Tata Investasi Dana Publik
Setelah menyelesaikan permasalahan di Asuransi Jiwasraya dan Asabri, Kementerian BUMN kembali mengungkap permasalahan tata kelola investasi di Dana Pensiun BUMN. Selain dugaan faktor kecurangan dan korupsi, masalah keahlian tim pengelola menjadi kendala utama (Bisnis Indonesia, “Dapen BUMN Bermasalah Dikelola Bukan Ahlinya”, 24 Januari 2023). Untuk mencegah terjadinya kerugian investasi dana publik karena korupsi dan salah investasi, dapat dilakukan dengan mengendalikan dua aspek proses investasi, yaitu: kebijakan alokasi aset dan pilihan strategi investasi. Kebijakan investasi alokasi aset mengatur jenis aset yang menjadi target investasi dan proporsinya. Kelas aset yang bisa menjadi pilihan investasi di antaranya: uang tunai/deposito, Surat Utang Negara (SUN), obligasi korporasi, saham, komoditas (seperti emas), dan tanah/properti. Selain itu, ada kelas aset investasi alternatif seperti private equity, venture capital, dan kepemilikan langsung di perusahaan non-publik. Informasi kelas aset finansial seperti Deposito, SUN, obligasi, saham, dan emas tersedia dengan sangat transparan dari bursa, regulator, dan media, serta mudah diakses untuk diverifikasi. Hanya saja, bila manajer investasi (MI) dana publik mempunyai diskresi atas transaksi instrumen, seperti saham, juga dapat menimbulkan kerugian besar. Ini yang terjadi di Jiwasraya, Asabri, dan Dapen Pertamina. Pertama, MI dana publik berinvestasi pada saham yang bermasalah karena konflik kepentingan (curang). Kedua, MI mengalokasikan porsi berlebihan pada saham bermasalah tersebut. Untuk mencegah tata kelola investasi saham yang buruk terjadi, maka strategi investasi yang diterapkan harus memenuhi kriteria sederhana, transparan, netral terhadap risiko pasar, konsisten, akuntabel, dan efisien secara biaya (paling murah). Portofolio reksa dana indeks transparan karena siapa pun dapat mengetahui saham-saham apa saja dan komposisinya dalam reksa dana sesuai indeks yang ada. Baik Direksi, Dewan Pengawas, dan Auditor dana publik mudah melakukan verifikasi apakah reksa dana mengikuti dengan baik indeks yang menjadi acuannya.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023