Antam Tagih Komitmen Investasi LG Energy
PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengejar realisasi komitmen investasi LG Energy Solution di industri baterai kendaraan listrik dalam negeri. Perwakilan kedua perusahaan itu bakal duduk bersama dalam waktu dekat untuk merealisasi komitmen tersebut. Antam dan LG Energy sebelumnya bersepakat membentuk perusahaan patungan guna mengolah nikel menjadi bahan baku baterai kendaraan listrik. Antam telah melepas 49 % saham anak usahanya di pertambangan nikel, yaitu PT Nusa Karya Arindo, demi kerja sama tersebut. Perusahaan ini bertugas menyuplai ore nikel berkadar rendah kepada LG untuk diolah di smelter (pabrik peleburan) di Halmahera Timur, Maluku Utara.
Pembentukan perusahaan patungan tersebut seharusnya sudah selesai pada Desember 2022. Namun kesepakatan belum bisa dicapai karena LG masih berkutat dengan perubahan struktur konsorsium mereka yang akan menjadi mitra Antam. "Anggota konsorsium LG ada perubahan, sedang difinalkan," ujar Direktur Utama Antam, Nicolas D. Kanter, di gedung Dewan Perwakilan Rakyat, kemarin. Konsorsium tersebut terdiri atas LG, Zhejiang Huayou Cobalt, LX International, dan Posco. (Yetede)
Impor Darurat Sebelum Terlambat
Kementerian BUMN masih berupaya memboyong rangkaian pengganti KRL Jabodetabek yang sudah tua lewat pintu impor. Wakil II Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, mengatakan opsi peremajaan armada lama alias retrofit baru bisa diterapkan mulai tahun depan bila menimbang durasi pengerjaannya. "Kami minta izin melakukan impor darurat saja. Sekitar 10-12 rangkaian untuk memenuhi kebutuhan 2023," ucapnya seusai rapat di Komisi BUMN Dewan Perwakilan Rakyat RI, Jakarta, kemarin. Kartika memastikan skema darurat ini masih serupa dengan skema impor yang sebelumnya direncanakan PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI. Artinya, pengganti KRL uzur nantinya tetap berupa kereta bekas dari Jepang yang dibeli dengan dana milik anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) tersebut.
“Skemanya sama, karena spesifikasinya sudah jelas. Jadi, ini masalah izin saja., ujar Kartika. KCI sempat akan mengimpor 29 rangkaian KRL tipe E217, yang terdiri atas 120 unit KRL untuk 2023 dan 228 unit untuk tahun berikutnya. Impor kian mendesak karena 10 rangkaian KRL yang berusia di atas 45 tahun harus diganti sebelum akhir tahun ini. KRL pengganti juga diperlukan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengguna KRL Jabodetabek yang diprediksi mencapai 273,6 juta orang pada 2023 dan 446 juta orang pada 2030.. (Yetede)
Kolaborasi BSI, PP Muhammadiyah, BP Tapera, dan Perumnas Maksimalkan Penyaluran KPR Syariah
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), PP Muhammadiyah, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), dan Perum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) menjalin kerja sama penyaluran pembiayaan kepemilikan rumah bersubsidi KPR Sejahtera FLPP kepada pegawai di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah. Dalam program ini, BSI mendukung program PP Muhammadiyah, yakni pengadaan rumah bagi guru-guru sekolah serta tenaga kesehatan di Amal Usaha Muhammadiyah di Indonesia. Kerja sama ini merupakan salah satu langkah dari BSI untuk memaksimalkan penyerapan kuota pembiayaan FLPP tahun 2023 lewat pro gram BSI KPR Sejahtera FLPP.
Menurut Dirutb BSI Hery Gunardi, kerja sama ini merupakan lanjutan kolaborasi yang terjalin sebelumnya antara BSI dan Muhammadiyah. BSI berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam memberikan solusi kepada masyarakat untuk memiliki hunian yang layak. BSI memberi kemudahan bagi anggota Amal Usaha PP Muhammadiyah yang ingin memiliki rumah, antara lain bebas premi asuransi dan PPN, cicilan tetap hingga 15 tahun, dan subsidi bantuan uang muka hingga sebesar Rp 4 juta. Selain itu, BSI juga memberikan program KILAU SURYA yang akan dilaksanakan selama periode 1 April - 30 Juni 2023 berupa subsidi biaya proses pembiayaan senilai Rp 1 juta. (Yetede)
Inflasi Inti AS Masih Panas
Harga-harga konsumen di AS hampir tidak naik pada Maret 2023 karena biaya BBM turun. Tetapi harga sewa hunian yang tinggi membuat tekanan terhadap inflasi tetap panas, sehingga dapat dipastikan The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga lagi awal bulan depan. Depnaker AS melaporkan pada Rabu (12/04) indeks harga konsumen (IHK) AS naik 0,1% bulan lalu, setelah naik 0,4% pada Februari. Sementara dalam rentang 12 bulan hingga Maret 2023, IHK naik 5,0%. Angka ini menunjukkan kenaikan tahunan atau year-on-year (yoy) terkecil sejak Mei 2021. IHK AS naik 6,0% yoy pada Februari 2023. IHK tahunan di AS memuncak di level 9,1% pada Juni tahun lalu. Yang merupakan kenaikan terbesar sejak November 1981. Tapi sejak itu terus menurun dan mencapai level 5,0% pada Maret 2023. Angka inflasi terakhir ini masih dua kali lipat target The Fed yang sebesar 2%.
“Ketika ekonomi melambat, harga konsumen akan melambat lebih jauh dan akan membawa inflasi lebih dekat menuju target jangka panjang The Fed sebesar 2%,” kata Jeffrey Roach, kepala ekonom AS di LPL Financial, kepada CNBC. Inflasi yang terus-terusan tinggi, pengetatan pasar tenaga kerja, dan tanda-tanda bahwa tekanan pasar keuangan telah mereda akan memungkinkan The Fed untuk terus memprioritaskan pemulihan stabilitas harga. Namun demikian, jalan menuju disinflasi kemungkinan akan bergelombang. Karena tekanan yang dating dari biaya jasa jauh dari hunian. Dalam 12 bulan hingga Maret 2023, IHK inti naik 5,6% setelah naik 5,5% di Februari. (Yetede)
IMF Ingatkan Kemungkinan Ekonomi AS Hard Landing
Dana Moneter Internasional atau IMF pada Rabu (12/04) mengingatkan bahwa potensi penurunan ekonomi AS tetap ada, meskipun data-data yang sudah keluar menggembirakan. Direktur Pelaksana Pertama IMF Gita Gopinath mengatakan, IMF terkejut dengan kekuatan pasar tenaga kerja AS dan belanja konsumen. Sehingga mendorong lembaganya untuk merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk AS. Komentarnya muncul tak lama setelah data inflasi AS terbaru menunjukkan tanda-tanda penurunan.
“Jika Anda melihat data terbaru, Anda melihat beberapa tanda pelemahan. Itu memberi kita kemungkinan bahwa kita bisa menghindari resesi,” kata dia kepada CNBC, di sela Pertemuan Musim Semi Bank Dunia-IMF di Washington, DC, AS. IMF pada Selasa (11/04) merilis laporan World Economic Outlook terbarunya, yang mana ekonomi AS diprediksi tumbuh sebesar 1,6% tahun ini, naik dari perkiraan 1% pada 2022. “Jika Anda melihat angka pertumbuhan, kami melihat angka partumbuhan yang sangat rendah untuk AS, sehingga risiko hard landing tetap ada,” kata Gopinath. (Yetede)
Mendag Minta Investor Asing Gandeng Pemasok Lokal
Mendag Zulkifli Hasan meminta investor asing meningkatkan kerja sama dengan para pemasok lokal serta turut memberi pembinaan kapasitas dan kapabilitas. “Investor yang membina pemasok lokal akan diuntungkan dengan konsistensi kualitas produk dan jumlah produksi. Pemasok Indonesia pun akan mendapatkan pengetahuan melalui transfer pengetahuan mengenai mutu barang yang terbaik sesuai standar nasional, standar Jepang dari PT Okabe, maupun standar internasional,” kata Zulhas dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (12/04). Dalam pertemuan yang dilakukan oleh Zulkifli dengan PT Okabe Hardware Indonesia (OHI) pada Selasa (11/04) dia menyampaikan dukungan dan mengapresiasi investasi PT OHI di Indonesia.
Investasi PT OHI diharapkan dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal seiring rencana ekspansi perusahaan tersebut melalui pembukaan cabang cabang baru. “Pembukaan galeri baru akan memberi dampak langsung bagi ekonomi sekitar,” kata dia. PT OHI pun mengajak Mendag meresmikan pembukaan Okabe Gallery yang pertama di Jalan Jalur Sutera 32A (Serpong Utara), Kota Tangsel, Banten. Pembukaan dan peresmian Okabe Gallery direncanakan pada 19 Mei 2023. PT OHI adalah perusahaan penanaman modal asing yang merupakan anak perusahaan Okabe Co Ltd Japan yang berpusat di Tokyo, Jepang. PT OHI bergerak di bidang eceran bahan bangunan dengan bidang usaha bahan konstruksi antara lain logam, porselen dan kayu, dan perlengkapan rumah tangga. (Yetede)
Kementerian BUMN Ngotot Impor Kereta Bekas Berlanjut
Polemik impor kereta bekas tampaknya bakal makin seru. Kementerian Badan Usaha Negara (BUMN) yang tetap ngotot untuk mengusulkan impor kereta bekas dari Jepang.
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menegaskan bahwa usulan impor kereta listrik bekas (KRL) bekas tetap berlanjut. "Impor dibutuhkan untuk mengatasi penumpukan penumpang di jam sibuk atau
peak hour," tandas Tiko, panggilan Wamen di DPR, kemarin. (12/4).
Bersamaan dengan itu, ada 29 rangkaian kereta yang harus pensiun hingga 2024. Walhasil, "Tahun ini, butuh 10-12
trainset
(rangkaian gerbong)," sebut Tiko.
Menurut Tiko, usulan impor kali ini berbeda dengan sebelumnya. Izin impor ini yang diusulkan bersifat darurat, tidak permanen. Sebab, kebutuhan KRL ke depan akan diproduksi BUMN, yakni PT INKA. "Ini sementara, setelah itu di 2024 dan 2025 produksi dari PT INKA," jelas Tiko.
Pro dan kontra impor KRL bekas menguar lantaran BPKP tak merekomendasikan impor KRL bekas. Deputi Bidang Koordinasi Pertambangan dan Investasi Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Septian Hario Seto mengatakan, rekomendasi BPKP itu karena impor kereta bekas dianggap tak mendukung pengembangan industri perkeretaapian nasional, tidak memenuhi kriteria barang modal bukan baru yang dapat diimpor sesuai PP No 29/ 2021.
Tren Kenaikan Penjualan Eceran Bakal Berlanjut
Kinerja penjualan ritel bulan Maret-April pada tahun ini diperkirakan bakal lebih moncer. Ini sejalan dengan adanya momentum Ramadan dan Lebaran.
Hasil Survei Penjualan Eceran yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) menunjukkan, bahwa Indeks Penjualan Riil (IPR) Maret 2023 sebesar 215,2. Indeks tersebut naik 6,95% dibanding bulan sebelumnya dan tumbuh 4,82%
year on year
(yoy). Capaian ini jauh lebih baik. Lantaran pada periode Ramadan tahun lalu yang jatuh di bulan April 2022, IPR tercatat 219,3, turun 0,5% yoy, meski secara bulanan tumbuh 6,8%
month on month
(mom).
Dari laporan BI, naiknya penjualan eceran terjadi pada seluruh kelompok. Terutama pada kelompok peralatan informasi dan komunikasi yang naik 7,2% mom, disusul kenaikan pada kelompok barang budaya dan rekreasi sebesar 4,1% mom, dan kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 7,5% mom.
Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono bilang, peningkatan penjualan kelompok-kelompok itu seiring periode Ramadan tahun ini.
Sementara secara tahunan, pertumbuhan IPR didorong oleh pertumbuhan penjualan beberapa kelompok, seperti kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang tumbuh 8,5% yoy, disusul barang budaya dan rekreasi sebesar 0,5% yoy, serta subkelompok sandang sebesar 17,3% yoy.
"Tren kenaikan belanja berlangsung sejak akhir Februari 2023 dan mengalami akselerasi seiring dimulainya bulan Ramadan di akhir Maret 2023," terang Head of Mandiri Institute Teguh Yudo Wicaksono kepada KONTAN, kemarin.
Ketua Komwasjak Tolak Pemisahan Ditjen Pajak
Usulan pemisahan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak dari Kementerian Keuangan (Kemkeu) kembali mencuat buntut dari terbongkarnya dugaan gratifikasi pejabat pajak dan transaksi mencurigakan di kementerian tersebut. Komisi XI DPR RI bahkan tengah menggali lebih lanjut terkait usulan pemisahan Ditjen Pajak dari Kemkeu.
Namun demikian, Ketua Komite Pengawas Perpajakan (Komwasjak) Amien Sunaryadi menolak, usulan pemisahan Ditjen Pajak dari kemkeu. Menurutnya, akan terjadi bencana besar bila keduanya dipisahkan.
Selain itu, Amien menilai, bahwa pemisahan Ditjen Pajak dari Kemkeu akan sangat berisiko tinggi lantaran nantinya, tak akan ada yang melindungi Ditjen Pajak. Bahkan, Ditjen Pajak akan semakin tidak mempunyai kekuatan.
PHK Marak, Klaim Jamsostek Membengkak
Badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di tanah air diprediksi masih akan terus berlangsung. Karena itu, BPJS Ketenagakerjaan harus bersiap merogoh kocek lebih dalam lagi.
Ini terlihat dari semakin meningkatnya klaim program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) yang harus ditanggung badan yang juga disebut BP Jamsostek itu. Deputi Bidang Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Oni Marbun mengatakan, pada Februari 2023 klaim JKP sebesar Rp 35,6 miliar. Angka ini jauh meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Lonjakan klaim JKP ini memang tidak terlepas dari meningkatnya PHK yang terjadi dalam setahun terakhir, mulai dari sektor teknologi hingga industri manufaktur. Artinya, PHK merambah sektor padat modal dan padat karya.
Di sisi lain, klaim Jaminan Hari Tua (JHT) juga mengalami kenaikan. Sebelumnya, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo menyebut, sekitar 61% peserta yang mengajukan JHT berusia 20 hingga 35 tahun. Adapun, sepanjang tahun 2022 hingga Oktober 2022, klaim JHT mencapai Rp 2,8 triliun.
Anggoro menyayangkan banyak peserta yang masih bisa bekerja, namun sudah mengajukan klaim JHT. Dia khawatir, mereka yang sudah mengajukan klaim, tidak akan memiliki tabungan lagi di saat memasuki usia pensiun.









