;

Jeli Memilih Saham

Jeli Memilih Saham

Pembagian dividen sejumlah emiten pada kuartal II/2023 menjadi angin segar bagi para investor di tengah kurang bergairahnya pasar saham. Kenaikan harga dan nilai transaksi turut mengerek indeks harga saham gabungan. Kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup naik 0,59% ke level 6.811,31 bila dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya. Selain karena sentimen positif dari aksi bagi cuan sejumlah emiten, penguatan juga didorong oleh kehadiran emiten baru. Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, dividen jumbo dialirkan oleh empat emiten bank kelas kakap, yakni PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) sebesar Rp20,95 triliun, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Rp24,7 triliun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Rp7,32 triliun, dan yang terbesar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) senilai Rp34,89 triliun. PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) yang dikenal sebagai emiten tambang batu bara yang royal menebar dividen, juga berencana mengalirkan US$474,63 juta atau setara dengan Rp7,07 triliun dividen tunai kepada para pemegang sahamnya. Dampak positifnya, harga saham beberapa emiten tersebut pun diperdagangkan di teritori hijau pada Selasa (11/4). BBCA misalnya naik 0,28% menjadi Rp8.825, BBRI naik 0,41% ke level Rp4.880, ITMG naik hingga 10,35% ke level Rp38.025 per saham. Bagi pemodal yang tidak memiliki strategi khusus atau sekadar ikut-ikutan, momen ini akan berdampak tidak baik karena dapat menimbulkan kerugian bila penurunan saham lebih tinggi dibandingkan dengan bagi hasil yang diberikan.

Tags :
#Opini
Download Aplikasi Labirin :