;

Alokasi TKD Harus Selaras dengan Kepentingan Pemda

Yuniati Turjandini 15 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Penyusunan kebijakan Transfer ke daerah (TKD) dan dana desa harus fokus dan selaras dengan kepentingan pemerintah daerah (pemda). Sementara itu, untuk Dana Desa, fokus utama pada upaya memberantas kemiskinan, kemiskinan esktrim, stunting, dan upaya ketahanan pangan. Dalam rancangan APBN 2024, pemerintah berencana mengalokasikan TKD di kisaran Rp 815 triliun sampai Rp 845 triliun. Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR Haerudin mengatakan, dalam menyusun anggaran 2024 diharapkan dapat mengakodasi kepentingan seluruh pihak. Sebab itu berikaitan dengan kepentingan yang terkait kesejahteran masyarakat. "Saya berharap pemerintah dapat mempertimbangkan usulan daerah yang paling strategis. Saya yakin setiap daerah mengusulkan masalah yang perlu ditangani segera," kata dia dalam Rapat Panitia Kerja (Panja) Kebijakan Transfer ke Daerah RAPBN 2024 di Gedung DPR pada Rabu (14/6/2024). Direktur Fasilistas Pemanfaatan Dana Desa Kemendes PDTT Luthfy Latief mengatakan, pada 2024 pihaknya mendapatkan tugas menggunakan Dana Desa untuk pemulihan ekonomi skala desa. Ketahanan pangan dan isu-isu lain yang men-support program prioritas nasional. (Yetede)

Stok Terbatas, Pemerintah Rencana Impor Bawang Putih 504.088 Ton

Yuniati Turjandini 15 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Pemerintah berencana mengimpor bawang putih dari Tiongkok sebanyak 504.088 ton untuk periode Mei hingga Desember 2023. Upaya ini diharapkan dapat menekan harga bawang putih menjadi di bawah Rp 36.000 per kilogram. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menjelaskan, kondisi stok bawang putih bawang pada awal 2023 mencapai 143.261 ton, ditambah realisasi  impor dari Januari-April 2023 mencapai 103.414 ton. Sementara itu, produksi dalam negeri hanya mencapai 23.300 ton per tahun. "Rencana impor Mei-Desember 504.000 ton. Kemudian total ketersediaan ada 774.000 ton. Kebutuhan tahunan 669.000 ton, sebulan rata-rata perlu 55.700 ton," ujar dia dalam Rapat dengan DPR, di Jakarta, belum lama ini. Dia mengungkapkan, mayoritas impor bawang putih saat ini masih berasal dari Tiongkok. Hingga 10 Juni 2023, hasil verifikasi Rekomondasi Impor Produk Holtikultura (RIPH) dari Kementerian Pertanian sudah 967.000 ton. Dia mengatakan, kenaikan bawang putih saat ini disebabkan oleh melonjaknya  harga bawang putih ditingkat global yang telah menembus US$1.300 per ton.  Adapun berdasarkan Panel Harga Bapanas per 13 Juni 2023, harga bawang putih secara rata-rata mencapai Rp37.480 perkg, naik 0,74% dibanding  tahun lalu. (Yetede)

DPR Dorong Indonesia jadi Pengendali Vale

Yuniati Turjandini 15 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-DPR mendorong pihak Indonesia menjadi pengendali setelah nanti mengambil alih 11% saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), sehingga kepemilikan bertambah dari 40,53% menjadi lebih dari  51%. Vale membuka peluang divestasi saham lebih dari 11% agar kepemilihan pihak Indonesia bertambah, guna memenuhi persyaratan perpanjangan kontrak karya berdasarkan  Undang-Undang Minerba No.3 Tahun 2020, yakni minimal 51% saham miik investor nasional atau Pemerintah RI. "Berdasarkan hasil rapat 4 Mei 2023 terkait divestasi, Vale membuka peluang divestasi saham milik investor nasional atau pemerintah RI. "Berdasarkan hasil rapat 4 Mei 2023 terkait divestasi, Vale membuka peluang divestasi saham lebih besar dari 11%, dengan syarat (tetap memilik) hak pengendalian operasional dan financial consolidation. Komposisi pemegang saham Vale Indonesia saat ini adalah Vale Canada Limited menguasai 43,79% BUMN MIND ID sebanyak 20%, Sumitomo Metal Mining Co 15,03%%, serta pemegang saham publik/masyarakat 21,18%," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif di Jakarta, dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR, Selasa (13/06/2023). 

Dua Kali Naik Lagi Hingga Akhir Tahun Ini

Yuniati Turjandini 15 Jun 2023 Investor Daily

Suku bunga acuan The Federal Reserve (The Fed) diperkirakan bertahan di kisaran 5,00%-5,25% pekan ini, Namun para pejabat The Fed selalu mengatakan masih perlu bukti bahwa laju inflasi terus melata menuju target 2%. Sementara inflasi yang menjadi preferensi The Fed masih tetap tinggi, sehingga kalangan analis memperkirakan ada dua kali lagi penaikan Fed funs rate (FFR) hingga akhir tahun ini. Jeda dari siklus menaikan suku bunga pada Rabu (14/06/2023) waktu setempat itu menjadi yang pertama kalinya sejak The Fed memulai putaran pengetatan kebijakan moneter yang agresif pada Maret 2022. Tapi, para kalangan analis, akan lebih baik untuk tidak menyebutnya pivot atau jeda. Para pejabat The Fed di akhir pertemuan dua hari mungkin memberi sinyal lebih banyak tentang kenaikan suku bunga yang akan datang. Setelah melalui waktu yang cukup untuk menilai bagaimana ekonomi AS berkembang, dan apakah sistem keuangan tetap stabil serta jika inflasi terus turun. "Kami mungkin membutuhkan sedikit pengetatan lagi, tetapi tidak jelas berapa banyak," kata Blerina Uruci, kepala ekonomi AS di divisi pendapatan tetap di T Rowe Price Associates, seperti dikutip Reuters, Rabu. (Yetede)

Risiko Terbengkalai Bus Listrik Bersubsidi

Yuniati Turjandini 15 Jun 2023 Tempo (H)

BUS listrik buatan PT Industri Kereta Api (Persero) sudah menghilang dari Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, sejak awal bulan ini. Armada setrum buatan manufaktur lokal yang dinamai Bus Merah Putih itu sempat dibanggakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di depan publik Kota Kembang pada 24 Desember 2022. Saat itu, Kang Emil—sapaan akrab Ridwan—mengenalkan delapan bus listrik Inka yang akan melayani rute Trans Metro Bandung Koridor 4, yaitu Terminal Leuwipanjang-Dago. “Hanya sempat beroperasi dua pekan sejak diresmikan,” ucap Permana, salah satu anggota staf Terminal Leuwipanjang, kepada Tempo, kemarin. Bus-bus itu sempat dipakai untuk mobilitas tamu Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Nusa Dua, Bali, pada November 2022. Armada anyar itu dirancang berbobot 8 ton dengan konfigurasi 19 tempat duduk. Kecepatan maksimalnya mencapai 100 kilometer per jam dengan baterai berkapasitas 180 kWh dan jarak tempuh 160 kilometer dari penuh hingga menyisakan 20 persen kapasitas baterai. Fasilitas pengisian daya Bus Merah Putih masih terlihat di terminal tipe A tersebut. Menurut Permana, fasilitas charging itu sehari-harinya hanya ditutup terpal agar tidak kotor dan rusak. Padahal bus listrik Inka ini masih antre untuk pengisian ulang baterai. Masing-masing unit membutuhkan 2-3 jam hingga baterainya terisi penuh. Tak ingin menyebutkan identitas, seorang petugas Perusahaan Umum Damri yang ditemui Tempo di terminal itu membenarkan bahwa delapan bus listrik itu kini disimpan di pul Damri, di Kecamatan Gedebage. “Sesekali dibawa keluar pul untuk pengisian daya,” ucap dia. Namun bus-bus itu dipastikan tidak lagi melayani penumpang. Damri sebelumnya memang didapuk sebagai operator program bus listrik berskema buy the service (BTS). Dalam BTS, pemerintah membayar jasa operator dengan satuan rupiah per kilometer. (Yetede)

Jalur Lambat Angkutan Umum Setrum

Yuniati Turjandini 15 Jun 2023 Tempo

JAKARTA – Proses adaptasi program kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di kalangan operator angkutan umum berjalan lebih lambat dibanding pengguna kendaraan pribadi. Penyedia transportasi publik menghadapi berbagai tantangan untuk beralih ke angkutan setrum. "Salah satunya biaya investasi untuk satu armada listrik yang masih tinggi," tutur Wakil Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, kepada Tempo, kemarin, 14 Juni 2023. Perusahaan taksi dengan logo khas berwarna biru muda ini sedang menggeber komitmen elektrifikasi kendaraan. Seperti entitas angkutan lainnya, Blue Bird ikut mengejar target pemangkasan 50 persen emisi karbon pada 2030. Sejauh ini, manajemen sudah mengelola 150 kendaraan listrik. “Tahun ini, kami akan menambah 500 kendaraan listrik untuk beberapa jenis layanan, yaitu E-Bluebird, E-Silverbird, dan E-Goldenbird.” Guna menyokong layanan itu, Blue Bird pun sudah berinvestasi untuk penyediaan 30 fasilitas pengisian daya. Meski tak membeberkan jumlah pengeluaran perusahaan untuk angkutan listrik, Adrianto membenarkan soal infrastruktur penunjang kendaraan listrik yang belum merata di Indonesia. Namun dia optimistis fasilitas krusial, seperti stasiun pengisian daya ataupun depot penggantian baterai, akan terus bertambah. Itu pun dengan pemenuhan syarat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang ketat. “Kami berharap biaya suku cadang yang saat ini mahal bisa berkurang,” ucap dia. (Yetede)

Proyeksi Bengkak di Akhir Tahun

Yuniati Turjandini 15 Jun 2023 Tempo

JAKARTA - Direktur Utama PT Pertamina, Patra Niaga Alfian Nasution, memprediksi penyaluran LPG tabung 3 kilogram tahun ini bakal membengkak lagi. Perusahaan memperkirakan realisasi penyaluran gas bersubsidi itu akan lebih tinggi 2,7 persen dari kuota tahun ini sebesar 8 juta metrik ton. "Prognosis kami, pada akhir Desember 2023 realisasinya sebesar 8,22 juta metrik ton," kata dia, kemarin. Tanda-tanda kelebihan kuota ini antara lain terlihat dari realisasi penyaluran LPG tabung 3 kilogram sejak awal tahun hingga Mei 2023 yang berlebih 8,4 persen dari kuota. Pertamina menetapkan kuota penyaluran LPG kemasan 3 kilogram hingga Mei 2023 sebesar 3,06 juta metrik ton, tapi realisasinya sebesar 3,32 juta metrik ton. Jika dibandingkan dengan data pada Januari-Mei 2022, terdapat kenaikan penyaluran sebesar 5,1 persen. Berdasarkan prognosis tersebut, Pertamina mengusulkan tambahan kuota LPG tabung 3 kilogram untuk tahun ini. Alfian mengimbuhkan, keputusan tersebut tak akan membebani negara. Pasalnya, biaya untuk mensubsidi 8 juta metrik ton LPG diperkirakan hanya menghabiskan Rp 85,45 triliun. Sedangkan anggaran untuk tahun ini dipatok sebesar Rp 117,84 triliun. "Kelebihan sekitar Rp 32 triliun ini akan bisa mengkompensasi kelebihan kuota LPG tadi," ujarnya.  Kelebihan anggaran tersebut dipicu penurunan harga minyak mentah. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2023, pemerintah menggunakan asumsi Indonesian Crude Price sebesar US$ 90 per barel. Sementara itu, per Mei lalu, harganya turun ke kisaran US$ 70 per barel. Penurunan harga minyak ikut menekan harga LPG.  (Yetede)

Amankan Profit, Dana Asing Mengempis di Bursa

Hairul Rizal 15 Jun 2023 Kontan (H)

Dana asing terus mengalir keluar dari bursa Indonesia. Dalam sepekan terakhir, asing membukukan penjualan bersih atau net sell Rp 1,45 triliun. Pengumuman suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve menjadi salah satu fokus investor pekan ini. Pasar berharap The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam kebijakan moneter teranyar yang dirilis Rabu (14/6) waktu AS atau Kamis (15/6) dini hari waktu Indonesia. Namun, Analis Infovesta Kapital Advisori, Fajar Dwi Alfian mengatakan, investor sudah mengantisipasi dan price-in terhadap kebijakan The Fed. Sehingga, keluarnya dana asing bukan disebabkan sikap antisipasi terhadap kenaikan bunga The Fed. "Warren Buffet juga ikut menaruh dana di Jepang, sehingga banyak investor lain yang ikut masuk ke Jepang," ujarnya, Rabu (14/6). Di sisi lain, penyebab hengkangnya dana asing adalah data Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia yang terendah dalam 6 bulan. Ini mengindikasikan tanda-tanda perlambatan ekonomi domestik. Hal itu didukung data inflasi yang turun lebih tinggi dari proyeksi konsensus, mengindikasikan pelemahan daya beli. Kepala Riset Surya Fajar Sekuritas, Raphon Prima mengatakan, keluarnya asing di saham bank big cap merupakan langkah fund manager mengamankan profit yang mereka akumulasi dalam beberapa bulan terakhir. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus mengatakan, arus dana asing punya peran penting terhadap pergerakan IHSG. Nah, jika kali ini Fed rate naik, ada potensi dana asing kembali keluar dari bursa. Tapi, Nico memperkirakan, IHSG masih berpeluang menguat di sisa tahun ini di rentang 6.875-6.950.

Saham Konsumer Berpotensi Tokcer

Hairul Rizal 15 Jun 2023 Kontan

Indikator ekonomi nasional terus membaik di kuartal II-2023. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan Mei 2023 sebesar 128,3. IKK ini lebih tinggi dibandingkan bulan April sebesar 126,1. Survei Bank Indonesia (BI) menyebutkan, menguatnya optimisme konsumen didorong meningkatnya keyakinan terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi terhadap ekonomi ke depan. Kondisi itu terpantau dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) pada Mei 2023 yang masing-masing tercatat 118,9 dan 137,8, lebih tinggi dari 116,6 dan 135,5 pada bulan sebelumnya. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Rio Febrian menilai, naiknya IKK Mei 2023 telah menunjukkan konsumsi masyarakat terus meningkat. Dia memperkirakan, kondisi ini masih terus berlanjut hingga akhir tahun 2023. Proyeksi tersebut juga didukung menggeliatnya aktivitas manufaktur domestik. "Indeks manufaktur (PMI) Indonesia pada Mei masih berada di level ekspansif, yakni di angka 50,3," kata Rio, Rabu (14/6). Menurut Rio, secara tidak langsung, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kinerja emiten sektor konsumer. Ini seiring konsumsi masyarakat Indonesia yang relatif kuat di sepanjang lima bulan pertama tahun 2023. Kepala Riset Surya Fajar Sekuritas, Raphon Prima menimpali, kenaikan IKK di bulan Mei tidak terlalu berpengaruh terhadap kinerja sektor konsumer. Sebab, tren penjualan barang konsumsi cenderung stabil tiap tahunnya.

Mulai Menikmati Hasil Akuisisi

Hairul Rizal 15 Jun 2023 Kontan

Prospek saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) masih akan positif di sepanjang tahun ini. Emiten farmasi ini mengaku akan mulai mendapat hasil dari akuisisinya di tahun sebelumnya. Research Analyst Reliance Sekuritas, Ayu Dian mengatakan, pada tahun ini KLBF akan menuai hasil dari akuisisi PT Aventis Pharma. Ini merupakan perusahaan dengan produk obat resep maupun obat bebas. Perusahaan yang dibeli KLBF pada 30 November 2022 ini terbukti menopang hasil kinerja KLBF pada kuartal I-2023. "Segmen obat resep mengalami pertumbuhan 27% secara tahunan menjadi Rp 1,95 triliun, kami melihat akuisisi ini akan meningkatkan kontribusi penjualan KLBF," ujar dia, Rabu (14/6). Di sisi lain, KLBF akan diuntungkan di tengah penurunan harga komoditas. Tapi Ayu menyebut, hingga kini, belum melihat dampak yang signifikan. Memang beban pokok pada setiap segmen masih meningkat. Margin laba kotor KLBF pada kuartal I-2023 juga masih turun menjadi 41%. "Kami melihat margin KLBF masih akan cenderung stabil di tengah risiko fluktuasi nilai tukar rupiah yang masih tinggi," kata dia. Analis UOB Kay Hian Sekuritas, Stevanus Juanda dalam riset 7 Juni 2023 menjelaskan, sejak mengakuisisi 100% saham Aventis Pharma dan memiliki hak distribusi produk resep Sanofi di Indonesia, kinerja KLBF makin tumbuh. Menurut Stevanus, margin dari tender JKN akan lebih besar. Sebab margin earning before interest dan tax (EBIT) produk generik dan biosimilar berlisensi sebesar 18%-20%. Sementara produk generik tidak bermerek hanya 8%-10%. Analis BRI Danareksa Sekuritas, Natalia Sutanto juga melihat akan ada perbaikan margin yang dialami KLBF pada tahun ini. Ini sebagai akibat dari kenaikan rata-rata harga jual alias average selling price (ASP) pada produk-produk tertentu mulai dari 3% hingga 5%. "Dikombinasikan dengan bauran produk yang lebih baik, ASP yang lebih tinggi mendukung margin laba kotor sebesar 40,9%," tulis dia dalam riset, Rabu 3 Mei 2023.

Pilihan Editor