Inflasi Amerika Mengerut, Pasar Saham Menggeliat
Harapan para pelaku di bursa saham akhirnya terwujud. Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) pada Kamis (13/7) dinihari waktu Indonesia, mengumumkan, laju inflasi negeri Paman Sam pada Juni 2023 turun ke 3% secara tahunan.
Sebagai pembanding, pada bulan Mei 2023, laju inflasi AS masih bertengger di angka 4%. Dus, penurunan laju inflasi AS ini merupakan yang terendah sejak Maret 2021 yang sempat menyentuh angka 2,6%.
Melandainya laju inflasi AS, menyebabkan pasar saham global sumringah. Tak terkecuali di Indonesia. Pada perdagangan saham kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,03% atau 2 poin ke 6.810,21.
Tak hanya IHSG yang menguat, mata uang Garuda juga tampil perkasa hingga akhir perdagangan Kamis (13/7). Kemarin, rupiah di pasar spot ditutup di level Rp 14.966 per dollar AS, naik 0,73% dibanding hari sebelumnya, yaitu Rp 15.075 per dollar AS.
Associate Director of Research and Investment
Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menilai, dampak dari laju inflasi di AS sangat besar terhadap pasar saham global.
Head of Research
Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan sepakat, penurunan inflasi AS yang lebih dalam dari perkiraan pasar, membangun keyakinan bahwa The Fed akan berada pada
track
kebijakan moneter yang diharapkan. Salah satu efek positif langsung ke Indonesia adalah penguatan nilai tukar rupiah.
Analis Investindo Nusantara Sekuritas Pandhu Dewanto menimpali, dengan tingkat inflasi AS rendah, akan membuat The Fed mengakhiri siklus kenaikan suku bunga acuannya. Bahkan, diperkirakan pada akhir tahun ini The Fed mulai menurunkan bunga.
Pendapatan Berulang Jadi Penopang
Kinerja PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) terus menunjukkan pemulihan. Saat penjualan properti cenderung stagnan, SMRA mendapat sokongan dari pendapatan berulang atau
recurring income
. SMRA juga akan mendapat katalis positif dari serah terima proyek dan pembukaan pusat perbelanjaan di semester kedua 2023.
Analis Henan Putihrai Sekuritas Jono Syafei mengatakan, pendapatan SMRA selama kuartal pertama 2023 mencapai Rp 1,5 triliun atau tumbuh 2% secara tahunan. Pencapaian positif ini didukung oleh pendapatan berulang yang lebih tinggi, terutama dari pusat perbelanjaan atau mal.
Segmen pusat perbelanjaan melonjak 30,2% secara tahunan menjadi Rp 588 miliar. Sedangkan, pendapatan dari segmen real estat sebesar Rp 911 miliar, lebih rendah 10,5% secara tahunan.
Jono mengatakan, pendapatan berulang SMRA akan lebih tinggi, termasuk dari dua mal baru yang akan beroperasi pada semester kedua tahun ini.
Segmen pendapatan berulang tersebut didukung tingkat kunjungan yang lebih ramai setelah pembatasan di masa pandemi dan prospek perekonomian yang lebih baik. Sementara, adanya musim serah terima produk real estat akan menjadi kabar baik bagi penjualan properti.
Analis Ciptadana Sekuritas Yasmin Soulisa juga menyoroti, porsi antara penjualan properti dan pendapatan berulang SMRA mulai bergeser.
Pilihan Menarik Saham Bank di Jajaran Lapis Dua
Prospek saham perbankan lapis kedua dan lapis ketiga menarik untuk ditelisik. Sejumlah harga saham di kelompok ini, bergerak cukup signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Masuk katagori saham tersebut adalah saham PT Bank Bumi Artha Tbk (BNBA), PT Bank Ganesha Tbk (BGTG), dan PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA). Walau pada penutupan Kamis (13/7) hanya BNBA bergerak positif sebesar 3,57%, namun ketiganya sama-sama naik tinggi dalam sepekan.
Mengutip data RTI, saham BNBA melesat 40,32% dalam sepekan dan meroket 103,91% dalam satu bulan terakhir. BGTG melonjak 32,86% dalam sepekan dan MAYA telah meningkat 24,47%.
Menurut Analis Investindo Nusantara Sekuritas Pandhu Dewanto, pergerakan saham lapis dua lebih banyak dipengaruhi aksi korporasi masing-masing bank. Misalnya, rencana bakal diakuisisi perusahaan besar atau ada rencana
rights issue
untuk memperbaiki struktur modal.
Pandhu melihat kenaikan saham BGTG karena pemegang saham lama yakni Equity Global International Ltd menambah porsi kepemilikannya secara signifikan. Harga saham bank lapis dua yang tergolong murah dengan
price to book value
(PVB) rendah, kata dia, bisa jadi alasan lain investor beli saham bank kecil.
Senior Investment Information
Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta menekankan bahwa membeli saham tidak bisa hanya berpatokan pada PBV saja. Dijajaran lapis dua, ia lebih merekomendasikan saham bank yang fundamentalnya lebih oke meski PVB-nya lebih tinggi yang lain. "Saya lebih merekomendasikan BRIS," ujar dia.
EFEK DOMINO PAMAN SAM
Inflasi Amerika Serikat yang melanjutkan tren penurunan mendapat respons positif dari pasar. Inflasi Negeri Paman Sam mencapai 3% atau hanya selisih 100 basis poin (bps) dari target bank sentral AS sebesar 2%. Artinya, perjalanan The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga sejak 2022 segera berakhir. Konsensus ekonom yang mengikuti survei Bloomberg memperkirakan bahwa suku bunga AS bisa mencapai rentang 5,5% pada dua kuartal terakhir tahun ini dan melandai mulai tahun depan. Inflasi yang landai juga bisa mengubah sikap keras bank sentral AS yang masih melihat potensi kenaikan suku bunga dua kali kesempatan dengan bobot total 50 bps pada tahun ini. Terlepas dari itu, pasar merespons positif inflasi Negeri Paman Sam itu. Indeks harga saham gabungan (IHSG) misalnya ditutup menguat begitu juga dengan rupiah, surat utang, dan emas. Macro Strategist Samuel Sekuritas Lionel Priyadi mengatakan penurunan inflasi umum dan inti AS yang berpihak pada ekspektasi pelaku pasar akan mengerek kinerja Surat Berharga Negara (SBN). Menurutnya, arus masuk modal asing yang sempat terhambat selama 3 minggu terakhir akan kembali berlanjut. “Akibatnya, yield SBN 10 tahun berpotensi turun ke 6%—6,1% bulan ini. Rupiah juga berpotensi terapresiasi ke level Rp14.800 per dolar AS,” kata Lionel kepada Bisnis, Kamis (13/7). Dihubungi terpisah, Chief Analyst DCFX Futures Lukman Leong mengatakan data inflasi memungkinkan untuk menekan potensi kenaikan suku bunga The Fed. Namun, menurutnya, kebijakan Bank Sentral AS tersebut belum saatnya melunak (dovish). “Data inflasi terakhir setidaknya akan memungkinkan bagi The Fed untuk lebih sedikit hawkish pada pertemuan FOMC di akhir Juli, walau saya melihat belum saatnya The Fed menjadi dovish,” ujar Lukman kepada Bisnis. Di tengah euforia pasar merespons inflasi landai, President & CEO Pinnacle Persada Investama Guntur Putra mengatakan setelah kabar inflasi AS yang turun, terdapat beberapa hal yang akan menjadi perhatian bagi investor berikutnya. Menurut Guntur, investor perlu mengikuti berita dan perkembangan terkini terkait kebijakan ekonomi. Selain itu, situasi ekonomi global, termasuk perang perdagangan, fluktuasi mata uang, dan gejolak politik, dapat berdampak signifikan terhadap pasar keuangan dan aset investasi. Chief Economist & Investment Strategist Manulife Aset Manajemen Indonesia Katarina Setiawan mengatakan pasar obligasi dan saham memberikan peluang. Obligasi, menurutnya, bisa menjadi pilihan bagi investor yang memiliki profil risiko konservatif karena kondisi makroekonomi yang positif akibat inflasi melandai dan suku bunga mencapai puncak. “Kondisi fiskal pemerintah yang sehat dengan kemungkinan penerbitan SBN dikurangi juga menjadi faktor positif bagi pasar obligasi,” kata Katarina.
Memperkuat Posisi Bauran Energi Hijau
Saat ini, pemerintah begitu gencar melakukan pengawasan terhadap proses transisi energi di Tanah Air. Beragam cara dilakukan demi mempercepat pemanfaatan energi ramah lingkungan. Hal tersebut tidak dapat dinafikan mengingat kondisi geografi dan sosial di Indonesia sangat kompleks. Proses transisi energi dipastikan memerlukan waktu dan kesiapan dari semua lini di sektor energi. Strategi yang dipilih untuk mempercepat transisi adalah melakukan bauran energi rendah karbon. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), target bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT) ditetapkan sebesar 23% pada 2025. Dalam proses transisi ini, sektor elektrifikasi dan transportasi menjadi perhatian utama. Program yang dijalankan sangat beragam. Beberapanya adalah implementasi biodiesel, co-firing, penggunaan refuse derived fuel (RDF) atau teknologi pengolahan sampah terpadu yang kemudian dapat dimanfaatkan menjadi bahan bakar. Upaya lain adalah konversi energi fosil ke ramah lingkungan, konversi teknologi pembangkit listrik, dan kapasitas terpasang EBT yang fokus pada jaringan Pembangkit Listrik Tenaga Surya, serta pemanfaatan nonlistrik/nonbiofuel seperti briket, biogas, dan pengeringan hasil pertanian. Masih berdasarkan data Kementerian ESDM, realisasi penyaluran bauran solar dengan 35% BBN berbasis minyak sawit atau biodiesel B35 hingga semester I/2023 belum mencapai 50% dari target 13,5 juta kiloliter. Per 6 Juli 2023, realisasi penyaluran bauran solar dengan BBN, baru mencapai 42,58% dari alokasi biodiesel program mandatori B35 yang dipatok pada angka 13,15 juta kiloliter (KL).
PENYELESAIAN PROYEK STRATEGIS NASIONAL : UJIAN KLASIK TATA RUANG & LAHAN
Persoalan klasik seperti pengadaan lahan dan tata ruang masih menjadi tantangan utama dalam percepatan penyelesaian proyek strategis nasional.
Kendati demikian, pemerintah optimistis mampu merampungkan sedikitnya 30 proyek strategis nasional (PSN) sampai dengan akhir tahun ini dengan nilai investasi hingga Rp288 triliun.Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo mengatakan bahwa, hingga 11 Juli 2023, terdapat lima proyek yang rampung. Dengan penyelesaian lima proyek itu, Wahyu menjelaskan pemerintah menargetkan 25 proyek tersisa bisa selesai akhir tahun.“Sudah selesai tahun ini lima proyek, jadi kita harapkan sekarang hingga Desember masih ada tambahan 25 proyek lagi yang selesai,” ujarnya, Kamis (13/7).Menurutnya, pemerintah telah menyelesaikan sebanyak 153 proyek dengan nilai mencapai Rp1.040 triliun sepanjang 2022.
“158 PSN status sampai 11 Juli lalu, di mana Cisumdawu sudah diresmikan Presiden. Sejak 2016 pertama kali PSN sampai dengan 11 Juli 2023, 158 proyek sudah selesai tuntas,” katanya.Wahyu menegaskan masih terdapat lima faktor yang masih menghambat penyelesaian PSN di antaranya pengadaan tanah hingga tata ruang. Dia menyatakan masalah pengadaan tanah dan tata ruang berdampak pada 61 proyek PSN. Selain isu kehutanan dan lingkungan, terdapat isu perizinan dan penyiapan karena adanya perubahan pembangunan dan desain yang dinilai dapat berdampak pada 43 proyek.
Khusus pembangunan jalan tol Getaci, Wahyu memastikan prosesnya akan dilanjutkan melalui dua tahap di antaranya pembangunan akan terlebih dahulu diprioritaskan dari Gedebage hingga Tasikmalaya.Sementara itu, Direktur Jalan Bebas Hambatan, Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Triono Junoasmono menuturkan proses lelang proyek jalan tol Getaci akan dilaksanakan setelah seluruh proses persiapan terpenuhi.“Proses tersebut [lelang proyek jalan tol Getaci] masih dilakukan pengkajian oleh Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur. Nanti setelah oke baru rencana dilelangkan,” jelasnya kepada Bisnis
KELOLA PLTMG : PLN NP Jamin Pasokan Listrik ke Kawasan Timur
PT PLN Nusantara Power, subholding pembangkitan PT PLN (Persero) resmi mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Flores dan Ternate. Pengelolaan itu diharapkan dapat memasok kebutuhan listrik di wilayah timur Indonesia.Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah mengatakan bahwa pengelolaan kedua PLTMG tersebut ditandai dengan penandatanganan Pekerjaan Jasa Operasi dan Pemeliharaan PLTMG Ternate dan PLTMG Flores pada 11 Juli 2023 di Jakarta.
Dia mengatakan keberadaan kedua PLTMG ini sangat penting apalagi untuk mendukung sektor pariwisata yang juga menjadi bagian dari unsur pertumbuhan ekonomi.
Adapun PLTMG Flores memiliki kapasitas 20 MW dan berlokasi di Rangko, Nusa Tenggara Timur. Hadirnya unit pembangkit ini akan menopang kelistrikan di NTT untuk mendorong pergerakan ekonomi khususnya sektor wisata di sekitar Labuan Bajo. PLTMG tersebut merupakan pembangkit terbesar yang berada di wilayah Nusa Tenggara Timur.
INDUSTRI MIGAS DAN EBT : INVESTASI SEKTOR ENERGI BERTAJI
Kegiatan investasi di sektor energi Tanah Air masih menjanjikan. Sejumlah investor memastikan untuk menggelontorkan penanaman modal hingga ratusan triliun, baik untuk sektor minyak dan gas maupun energi baru terbarukan. Komitmen investasi tersebut menjadi satu strategi meyeimbangkan tata kelola energi di Indonesia, baik yang masih bersumber dari migas maupun energi terbarukan.PT Pertamina Hulu Borneo, misalnya mengumumkan sebagai pengelola Wilayah Kerja Peri Mahakam bersama dengan Eni Peri Mahakam Ltd. Kontrak kerja sama ditandatangani pada 30 Mei 2023.Eni akan menjadi operator selama masa eksplorasi, lalu Pertamina akan menjadi operator untuk masa pengembangan. Kontrak kerja sama WK Peri Mahakam akan berlaku selama 30 tahun dengan menggunakan skema cost recovery.Nilai investasi pada 3 tahun pertama masa eksplorasi sebesar US$7,2 juta setara dengan Rp107,67 triliun (asumsi kurs Rp14.955 per dolar AS) yang meliputi kegiatan studi G&G, akuisisi, dan processing150 km2 data seismik 3D, serta pengeboran satu sumur eksplorasi.
Direktur Utama Pertamina Hulu Energi (PHE) Wiko Migantoro mengatakan pengelolaan WK Peri Mahakam akan menjadi salah satu fokus eksplorasi PHE demi menunjang ketahanan energi dan penguatan portofolio perusahaan.
WK Peri Mahakam yang berada di Kalimantan Timur memiliki posisi strategis dengan potensi besar untuk bersinergi dengan lapangan-lapangan migas lain di sekitarnya yang juga dioperasikan oleh Pertamina dan Eni. Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menjelaskan bahwa dalam rangka menjaga ketahanan energi Pertamina mendorong Anak Usaha sektor hulu meningkatkan produksi dan cadangan di lapangan Migas dalam Negeri, termasuk di Wilayah Kerja Peri Mahakam.
Dalam perkembangan lain, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan kerja sama pengembangan panas bumi dengan Selandia Baru. Nilai investasi yang digelontorkan senilai 15,6 juta dolar Selandia Baru atau sekitar Rp147,8 miliar.Direktur Panas Bumi ESDM Harris Yahya mengatakan komitmen pendanaan tersebut antara Indonesia dan Selandia Baru tidak dalam dalam bentuk uang tunai.
RESTRIKSI UNI EROPA : HARAP-HARAP CEMAS KOMODITAS
Pemerintah Indonesia menyodorkan adopsi sertifikasi lokal dalam verifikasi komoditas ekspor bebas deforestasi Uni Eropa guna mencegah potensi kerugian hingga Rp104 triliun. Sebanyak 17 juta pekebun asal Indonesia tengah harap-harap cemas dengan langkah pemerintah dalam merespons penerapan undang-undang baru antideforestasi yang disahkan Komisi Eropa. Regulasi baru bernama European Union Deforestation Free Regulation (EUDR) itu mewajibkan komoditas seperti minyak sawit, daging sapi, kayu, kopi, coklat, hingga karet tidak berasal dari lahan hasil deforestasi. Beleid EUDR yang diterapkan sejak 16 Mei 2023 dan berlaku efektif 18 bulan mendatang atau Desember 2024 bisa mengancam nasib 17 juta pekebun yang mengandalkan ekspor produk kehutanan ke Eropa. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyadari keresahan para pekebun itu. Dia mengatakan EUDR memang bisa berdampak langsung kepada 15 juta pekebun—17 juta pekebun Indonesia. Tak hanya itu, produk ekspor Indonesia senilai US$7 juta atau sekitar Rp104,7 triliun (kurs Rp14.962 per dolar AS) pada ekspor komoditas perkebunan dan peternakan Indonesia bisa menguap. Selain itu, negara juga akan diklasifikasikan menjadi tiga kategori berdasarkan risikonya, yaitu risiko tinggi (high risk), risiko standar (standard risk), dan risiko rendah (low risk). Dampak lainnya dari EUDR yaitu pengenaan bea tambahan produk sesuai dengan risiko deforestasi yaitu produk berisiko tinggi mendapatkan bea tambahan sebanyak 8%, risiko sedang 6%, dan risiko rendah 4%. Dalam kesempatan terpisah, Direktur Eksekutif Koordinator ESG PT Bank UOB Indonesia Susanto Lukman menuturkan sektor kelapa sawit masih memiliki prospek bisnis cerah di tengah risiko El Nino pada akhir 2023.Fenomena El Nino memang berisiko menurunkan suplai crude palm oil (CPO). Namun, di sisi lain juga berpotensi mengerek harga CPO lebih tinggi. Riset UOB memperkirakan harga CPO pada tahun ini akan tembus RM4.000 per ton.
Melacak Sosok di Balik Uang Rp 27 Miliar
Satu tim penyidik Kejaksaan Agung menggeledah kantor Maqdir Ismail & Partners di Jalan Latuharhary Nomor 6A, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin siang. Penggeledahan itu hanya beberapa saat setelah Maqdir Ismail menyerahkan uang Rp 27 miliar kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus. Maqdir adalah kuasa hukum dari Komisaris PT Solitechmedia Sinergy, Irwan Hermawan, yang saat ini menjadi terdakwa korupsi penyediaan infrastruktur base transceiver station (BTS) 4G di Kementerian Komunikasi dan Informatika. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, mengatakan uang Rp 27 miliar itu diduga berkaitan dengan perkara rasuah proyek BTS 4G. Berdasarkan keterangan Maqdir, uang tersebut diserahkan oleh seseorang berinisial S dalam bentuk pecahan US$ 100 dengan nilai total US$ 1,87 juta. Karena itu, Kejaksaan perlu melakukan penggeledahan untuk menelusuri sosok berinisial S tersebut.
Ketut tidak menjelaskan secara rinci tentang hasil penggeledahan di kantor Maqdir. Namun disinyalir, orang berinisial S itu hanyalah utusan. Sedangkan uang yang diserahkan kepada Maqdir diduga berasal dari Irwan Hermawan. Koran Tempo edisi 24 Juni 2023 bertajuk “Jejak Duit Kasus BTS Menuju Senayan” menulis bahwa Irwan meminta uang urunan kepada perusahaan konsorsium dan subkontraktor proyek BTS 4G. Dia menugasi orang kepercayaannya, Windi Purnama, untuk mengumpulkan uang itu. Setelah terkumpul Rp 243 miliar, uang itu disimpan dalam filing cabinet di kantor PT Solitechmedia Synergy, Jalan Terusan Hanglekir III Nomor 53, Jakarta Selatan. (Yetede)









