DIVESTASI INCO : MIND ID Tak Tambah Kendali
PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID menyebut akuisisi 14% sisa kewajiban divestasi PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) tidak menambah nilai strategis bagi holding perusahaan tambang pelat merah tersebut. Ini karena MIND ID tidak dapat mengendalikan keputusan strategis seperti penentuan proyek hilirisasi, struktur pendanaan maupun pembagian dividen kepada pemegang saham. Berdasarkan Investor Rights Agreement (IRA), MIND ID hanya dapat menambah kuota perwakilan pada dewan komisaris INCO lewat akuisisi tambahan 14% nantinya. “Dengan demikian nilai investasi 14% yang cukup besar tanpa menambahkan kendali atas keputusan strategis, MIND ID tidak mendapatkan manfaat tambahan dari investasi tambahan tersebut,” ujar SVP Corporate Secretary MIND ID, Heri Yusuf, Jumat (14/7). Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, membeberkan Vale Canada Limited (VCL) tetap memegang hak pengendali operasional untuk aset tambang milik INCO. Sebagai gantinya, belakangan INCO, lewat dua pemegang saham mayoritas asing mereka VCL dan Sumitomo Metal Mining Co. Ltd. (SMM), setuju untuk melepas porsi lebih besar mencapai 14% sebagai kewajiban divestasi syarat perpanjangan kontrak konsesi tambang yang bakal berakhir Desember 2025. Direktur INCO, Bernardus Irmanto, enggan memberi tanggapan. Menurutnya, negosiasi divestasi dan perpanjangan konsesi menjadi ranah pemegang saham.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023