Memadukan Bantuan Sosial
Bantuan sosial dikucurkan guna membantu masyarakat miskin dan
mempercepat pengentasan rakyat dari kemiskinan. Bantuan ini perlu dipadukan
dengan program lain. Bank Dunia mencontohkan, bansos bisa dipadukan dengan penciptaan
peluang yang lebih baik, dan memfokuskan sumber daya fiskal pada investasi yang
berpihak pada masyarakat miskin. Atau, dipadukan dengan inklusi keuangan yang membantu
rumah tangga bertahan dari guncangan ekonomi. Mengutip Wapres Ma’ruf Amin,
program itu bertujuan memberdayakan masyarakat agar semakin mandiri. ”Kalau
bansos ditambah dan diberikan terus, namanya melestarikan kemiskinan. Jadi,
bagaimana supaya lama-lama bansos ini semakin sedikit,” kata Wapres (Kompas,
6/1/2024).
Publikasi Bank Dunia pada Mei 2023 menyebutkan, separuh
penduduk Indonesia yang tak miskin rentan jatuh miskin saat kena guncangan.
Guncangan cukup besar terjadi pada 2020, yakni pandemi Covid-19. Saat itu, banyak
orang yang kehilangan pekerjaan atau waktu kerja berkurang sehingga pendapatan
merosot atau bahkan nol. Di sisi lain, dari 139,85 juta orang penduduk bekerja
di Indonesia pada Agustus 2023, sebanyak 59,11 % bekerja di sektor informal.
Umumnya, mereka tidak memiliki akses jaminan, kecuali mengupayakannya sendiri Di
Indonesia, per Maret 2023, ada 25,9 juta penduduk miskin atau 9,36 % dari
jumlah penduduk negeri ini. Jumlah penduduk miskin berkurang dibandingkan
dengan September 2020 atau enam bulan pascapandemi Covid-19 dimulai, yang
sebanyak 27,55 juta orang. BPS memberi catatan, penyaluran bansos mengurangi
beban pengeluaran masyarakat.
Alokasi anggaran perlindungan sosial dalam APBN 2024 sebesar
Rp 496,8 triliun, lebih besar dibandingkan 2023 yang Rp 439,1 triliun. Dalam
APBN 2024, target prioritas perlindungan sosial berupa program keluarga
harapan, program bansos sembako, asistensi rehabilitasi sosial, dan penyaluran
bantuan iuran jaminan kesehatan nasional. Ada pula program Indonesia pintar,
penyaluran subsidi bahan bakar minyak, subsidi bunga kredit usaha rakyat, dan
bantuan langsung tunai (BLT) desa. Bansos berperan penting meringankan beban
masyarakat miskin. Di masa pandemi, bansos sembako membantu mengurangi
pengeluaran masyarakat miskin untuk membeli sembako. Adapun BLT, misalnya, bisa
digunakan untuk menambah belanja makanan bergizi bagi rumah tangga miskin
penerima bantuan. (Yoga)
Formula Baru PPh 21 Tidak Tambah Beban Pekerja
Pemerintah resmi menerapkan formula baru penghitungan tarif Pajak Penghasilan atau PPh 21 mulai Januari 2024. Meski mekanismenya berubah, beban pajak pekerja tidak bertambah. Total jumlah pajak yang dipotong dari gaji pekerja setiap tahun tetap sama seperti sebelumnya. Bedanya, potongan pajak per bulan lebih rendah di 11 bulan pertama dan lebih tinggi pada bulan ke-12. Formula baru itu diatur dalam PP No 58 Tahun 2023 tentang Tarif Pemotongan PPh 21 atas Penghasilan Sehubungan dengan Pekerjaan, Jasa, atau Kegiatan Wajib Pajak Orang Pribadi. Pemerintah juga baru saja merilis aturan teknisnya lewat Permenkeu (PMK) No 168 Tahun 2023. Dengan aturan tersebut, pemerintah akan menerapkan mekanisme tarif efektif rata-rata (TER) untuk menghitung besaran pajak pekerja. Formula baru itu menyederhanakan cara penghitungan potongan PPh 21 yang selama ini berlaku sehingga memudahkan wajib pajak dan pemberi kerja saat mengurus pajak.
Selama ini skema pemotongan pajak karyawan dinilai terlalu rumit karena setiap bulan wajib pajak dan pemberi kerja harus menghitung ulang besaran potongan pajaknya dengan menimbang berbagai kompoen pengurang penghasilan bruto, seperti biaya jabatan, tunjangan pensiun, iuran BPJS, dan penghasilan tidak kena pajak (PTKP). Lewat formula TER yang baru, cara menghitung PPh dibuat lebih sederhana. Wajib pajak dan pemberi kerja tidak perlu lagi menghitung ulang setiap komponen itu setiap bulan. Pemerintah sudah mengatur besaran tarif yang ajek dan membaginya ke dalam tiga kategori, yakni A, B, dan C. Pengelompokan tarif efektif itu didasarkan pada besaran PTKP pekerja sesuai status perkawinan dan jumlah tanggungannya. Ada jenis tarif efektif bulanan (untuk pegawai tetap bergaji bulanan) serta tarif efektif harian (untuk pegawai tidak tetap). (Yoga)
Hilirisasi dan Upaya Menguasai Mineral Kritis
Pemerintah berambisi meningkatkan nilai tambah produk tambang
dalam negeri,termasuk nikel dan tembaga. Selain dengan mendorong pembangunan
smelter yang juga bagian dari regulasi, pemerintah berniat menggenggam saham
lebih besar di perusahaan tambang PT Vale Indonesia serta PT Freeport Indonesia.
”Deal” ditargetkan tercapai tahun ini. Hilirisasi berupa peningkatan nilai
tambah produk pertambangan terus didengungkan pemerintah. Pada komoditas nikel,
pemerintah telah melarang ekspor bijih (ore) nikel sejak 2020. Saat ini,
tahapan minimal nikel untuk diekspor adalah feronikel, nickel pig iron (NPI),
ataupun nickel matte yang diproduksi oleh PT Vale Indonesia (PTVI), yang telah
beroperasi hampir setengah abad. Kontrak karya PTVI, yang dulu bernama PT
International Nickel Indonesia (Inco), bakal berakhir pada 2025. Jika PTVI
hendak melanjutkan operasi-produksi di Indonesia, kontrak perlu diperbarui
menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK). Persyaratan yang harus dipenuhi
ialah pelepasan saham atau divestasi kepada Indonesia.
Pemerintah Indonesia menyambut penambahan saham PTVI bagi
Mind.id. Di sela-sela Konferensi KTT Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC)
2023 di San Francisco, AS, Jumat (17/11/2023) disaksikan Presiden Jokowi,
dilakukan penandatanganan perjanjian pendahuluan (heads of agreement) penambahan
saham untuk Indonesia. Lewat perjanjian awal tersebut, disepakati Mind.id akan menguasai
34 % saham PTVI atau yang terbesar. Sementara Vale Canada Limited (VCL)
memegang 33,9 % dan Sumitomo Metal Mining Co Ltd (SMM) 11,5 %. Adapun saham
PTVI yang selama ini dimiliki publik di Bursa Efek Indonesia 20,6 %. Pada komoditas
tembaga, pemerintah berencana menambah saham nasional 10 % di PT Freeport
Indonesia (PTFI). Itu bagian dari rencana perpanjangan IUPK PTFI, yang saat ini
berlaku hingga 2041 menjadi 2061 (perpanjangan 2 x 10 tahun). Namun, perlu
perbaikan regulasi untuk mewujudkan hal tersebut. Rencana peningkatan
penguasaan saham Indonesia, baik di PTVI maupun PTFI, menjadi harapan agar
sumber daya mineral bisa semakin dirasakan manfaatnya. (Yoga)
Pekerja Muda Enggan Bergabung ke Serikat Pekerja
Pekerja usia muda semakin enggan bergabung menjadi anggota
serikat pekerja. Disrupsi industri digital dan tren hubungan kerja yang
fleksibel menjadi factor yang melatarbelakanginya. ”Semua pekerja, sesuai UU No
13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, berhak memiliki serikat pekerja/serikat
buruh. Masalahnya, sistem bekerja saat ini berbeda dengan kerja konvensional.
Metode perekrutan ataupun penilaian kinerja karyawan sekarang mulai dipengaruhi
oleh teknologi digital,” ujar analisis Indonesia Labor Institute, Rekson
Silaban, di Jakarta, Senin (8/1/2024). Penduduk bekerja usia muda yang sekarang
semakin mendominasi pasar kerja, menurut Rekson, lebih menyukai hubungan kerja
yang tidak mengikat. Padahal, berjalannya serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB)
membutuhkan pekerja yang memiliki majikan tetap agar dapat diajak berunding.
Oleh karena itu, Rekson berpendapat, SP/SB perlu mereformasi
diri agar relevan dengan pasar tenaga kerja yang semakin didominasi pekerja sektor
jasa dan teknologi informasi. Pertama, federasi memerlukan SP/SB khusus pekerja
jasa dan teknologi informasi. Kedua, cara rekrutmen dan advokasi anggota SP/SB
diubah menjadi lebih menggunakan media digital. Dosen Fakultas Ekonomi
Universitas Katolik Parahyangan, Indrasari Tjandraningsih, menyatakan,
kaderisasi dari SP/SB yang ada saat ini masih lemah. ”Faktor seperti itu
membuat bergabung menjadi anggota serikat kurang populer di kalangan pekerja
usia muda. Hubungan kerja yang semakin fleksibel juga menuntut pekerja mementingkan
terus bekerja dan mengutamakan memperoleh pendapatan (dibandingkan berserikat),”
tuturnya. (Yoga)
Kuota Pertalite 2024 Sebesar 31,7 Juta Kiloliter
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menetapkan
kuota pertalite pada 2024 sebesar 1,7 juta kiloliter atau lebih rendah dari
2023 yang sebesar 32,5 juta kiloliter. Kepala BPH Migas Erika Retnowati dalam
konferensi pers penutupan Posko Natal dan Tahun Baru 2023-2024 Sektor Energi
dan Sumber Daya Mineral di Jakarta, Senin (8/1/2024), mengatakan, pada 2023
realisasi pertalite atau jenis bahan bakar minyak khusus penugasan ialah 30
juta kiloliter atau 92,24 persen dari kuota. (Yoga)
TRANSFORMASI BISNIS, Tanggap dan Jeli Merespons Perubahan
Jeli melihat perubahan zaman dan tren konsumsi masyarakat
menjadi salah satu kunci perusahaan agar bisa bertahan dan tumbuh
berkelanjutan. Menjawab kebutuhan masyarakat dan menggali potensi pasar juga
menjadi bagian integralnya. Demikian, pesan yang dibagikan Dirut PLN Icon Plus
Ari Rahmat Indra Cahyadi dan Wakil Presiden Direktur Asia Pulp Paper (APP) Suhendra
Wiriadinata pada acara CEO Talks Kompas100 CEO Forum 2023 Powered by PLN.
Masing-masing membagikan pengalamannya pada 1 Desember 2023 dan 17 November
2023. Ari menjelaskan, PT PLN Icon Plus adalah anak usaha PT PLN yang bergerak
di bidang penyedia jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi digital bagi
pelanggan. ”Jadi, kami punya major concern jadi value leverage ke publik dari layanan
digitalisasi kelistrikan,” ujar Ari. PLN Icon Plus sudah memiliki 45 juta dari
85 juta pelanggan listrik yang telah mengunduh dan menggunakan aplikasi PLN
Mobile untuk menikmati layanan ini. Digitalisasi, menurut Ari, sudah menjadi
tren global.
Namun, isu pemerataan akses internet masih belum dirasakan di
sejumlah daerah di Tanah Air. Berbekal infrastruktur kelistrikan dari PLN, PLN
Icon Plus hadir menyambung koneksi digital di daerah-daerah itu. ”Kami
menjangkau masyarakat suburban dan rural,” ujar Ari. Selain memperluas akses
internet ke daerah-daerah, pihaknya menggali potensi bisnis dengan
mengakomodasi perubahan tren konsumsi masyarakat akan internet yang tak sekadar
konten atau bermain gim, tetapi bagaimana masyarakat melihat seberapa jauh konsumsi
listrik dari solar panelnya atau CCTV-nya melalui jaringan internet. Pihaknya
juga bekerja sama dengan banyak perusahaan rintisan teknologi untuk menciptakan
permintaan akan layanan internet.
Suhendra menyatakan, perkembangan zaman, teknologi, dan tren
gaya hidup digital makin mengurangi penggunaan kertas. Ini adalah keniscayaan.
”Kita tidak bisa lari dari era digitalisasi, otomasi, dan sebagainya. Maka,
kami harus merespons segala perubahan itu,” ujar Suhendra. APP memanfaatkan
perkembangan teknologi dengan menggunakan otomasi mesin dari industri hulu
hingga hilir. Ini meningkatkan efisiensi dan daya saing produksi. Digitalisasi
menciptakan peluang baru yang dimanfaatkan perusahaan. Misalnya, seiring
maraknya perdagangan digital, meningkat pula kebutuhan kertas kemasan untuk membungkus
barang e-dagang. Pihaknya juga terus berinovasi menciptakan produk yang
dibutuhkan masyarakat, misalnya, tisu untuk lap tangan, yang juga untuk tisu dapur
dengan spesifikasi ramah lingkungan. (Yoga)
Pulau Arnavat, Tempat Wisata Baru Sekaligus Penghalau Abrasi di Demak
Warga Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jateng,
seolah mendapat hadiah berupa hamparan pasir di tengah perairan yang kemudian
dinamai Pulau Arnavat, yang dikembangkan menjadi tempat wisata, sekaligus
diharapkan bisa menghalau abrasi yang selama ini menggerus daratan. Matahari di
atas Pulau Arnavat bersinar cerah, Jumat (5/1/2024) siang. Sukoco (54), warga
setempat, sejak pagi hilir mudik menuju Pulau Arnavat untuk mengantar
pengunjung dengan kapalnya. Senyum lebar menghiasi wajah Sukoco. Pria itu menjadi
salah satu yang ketiban pulung dengan adanya Pulau Arnavat. Sudah lima tahun
terakhir Sukoco yang ”pensiun” dari aktivitas sebagai nelayan itu menjajal
usaha baru, yakni mengantar-jemput pemancing. Normalnya, Sukoco bolak-balik 3-4
kali sehari untuk mengantar pemancing.
Sejak Pulau Arnavat viral pada akhir 2023, Sukoco bisa bolak-balik
delapan kali sehari. Sekali jalan, kapal bermesin tempel 8 PK milik Sukoco mengangkut
tujuh penumpang. Setiap penumpang dikenai biaya Rp 10.000. ”Semoga Pulau
Arnavat bisa semakin ramai dikunjungi sehingga perekonomian masyarakat di
sekitar sini bisa ikut terangkat,” ucapnya. Kades Surodadi, Supriyanto,
mengatakan, setahun terakhir, muncul hamparan pasir di perairan 1 kilometer
dari daratan Surodadi. Pada Oktober 2023, hamparan pasir itu menetap dan terus
melebar hingga 60 hektar. Sejak saat itu, sejumlah kegiatan digelar di atas
hamparan pasir tersebut. Salah satunya, penanaman mangrove pada November 2023.
Acara digelar pemerintah desa setempat bersama Direktorat Polairud Polda
Jateng. Dari acara itu, tercetus ide untuk menamai pulau itu dengan nama
Arnavat, dari semboyan Polairud, yaitu Arnavat Dharpa Mahe, karena di laut kami
bangga.
”Setelah informasi terkait Pulau Arnavat ini viral, banyak
masyarakat yang berkunjung. Puncak kunjungan terjadi pada Desember 2023, di
mana ada ratusan orang yang berkunjung dalam sehari,” ujar Supriyanto Pada Rabu
(27/12/2023), Pemkab Demak meresmikan Pulau Arnavat sebagai destinasi wisata. SK
Pembentukan Desa Wisata Surodadi juga dikeluarkan oleh Pemkab Demak. Setelah
menjadi destinasi wisata, jumlah pengunjung ke Pulau Arnavat meningkat pesat.
Pada pergantian tahun, pengunjung di pulau itu mencapai 1.000 orang sehari. Pengunjung
hanya membayar parkir Rp 3.000 per kendaraan dan biaya menyeberang menggunakan
perahu untuk pergi-pulang ke Pulau Arnavat Rp 10.000 per orang. (Yoga)
JASA KEUANGAN, Risiko Kejahatan Siber 2024 Dinilai Masih Tinggi
Potensi risiko kejahatan siber masih menjadi ancaman yang
mengintai sektor jasa keuangan Tanah Air pada 2024. Berkaca dari tahun sebelumnya,
kapasitas sumber daya internal perusahaan dinilai perlu diperhatikan guna mengantisipasi
atau meminimalkan risiko terkait ancaman kejahatan siber. Indonesian Financial
Group (IFG) Progress, dalam Economic Bulletin Issue 43 bertajuk ”Potret Risiko
pada Sektor Jasa Keuangan dan Sektor Riil Tahun 2023” yang dirilis akhir tahun
2023, menemukan, aspek keamanan data dan informasi atau kejahatan siber menjadi
risiko tertinggi pada sektor jasa
keuangan, baik dilihat dari potensi maupun dampaknya terhadap bisnis. Senior
Research Associate IFG Progress Ibrahim Kholilul Rohman menyampaikan, survei tersebut
dilakukan jauh sebelum terjadi gejolak global, seperti konflik di Timur Tengah dan
gejolak menjelang tahun politik. Namun, berbagai risiko selama tahun 2023 juga
berpotensi terjadi pada 2024 dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi.
”Secara struktural, risiko 2024 dimungkinkan akan sama dibandingkan
dengan tahun sebelumnya, dengan kompleksitas yang lebih tajam, baik dari aspek
internal maupun eksternal. Risiko tersebut diharapkan dapat termoderasi dengan
adanya regulasi terkait keamanan siber, seperti implementasi UU PDP (UU
Pelindungan Data Pribadi),” tuturnya saat dihubungi dari Jakarta, Senin
(8/1/2024). Berdasarkan National Cybersecurity Index (NCSI) 2023, Indonesia
berada pada peringkat ke-49 di dunia dengan indeks 63,64 atau terpaut 31,17
basis poin dari Belgia yang menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan
tingkat keamanan siber terbaik. Terkait dengan keamanan siber sektor jasa
keuangan, kajian IFG Progress juga menemukan, keterbatasan kompetensi menjadi
tantangan terbesar dalam meningkatkan kapasitas internal.
Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi
(CISSReC) Pratama Persadha menyebutkan, sektor jasa keuangan menjadi salah satu
target utama para aktivis sekaligus peretas (hacktivist) untuk mendapatkan
akses pribadi, keuntungan finansial, prestise, tujuan politis, dan spionase. Ancaman
tersebut akan menimbulkan kegaduhan dan menjadi ancaman serius bagi stabilitas ekonomi
serta keuangan global mengingat sektor jasa keuangan tergolong dalam
Infrastruktur Informasi Vital (IIV). ”Selain kerugian finansial, serangan siber
memengaruhi kepercayaan public terhadap sektor jasa keuangan dan ekonomi secara
keseluruhan. Hilangnya kepercayaan masyarakat dapat mengganggu stabilitas
ekonomi, sosial, dan politik,” lanjutnya. (Yoga)
Amankan Penerimaan Pajak, Enam Strategi Disiapkan
Pemerintah telah menyiapkan setidaknya enam strategi untuk mengamankan realisasi target penerimaan pajak dalam APBN 2024 yang ditetapkan sebesar 1.988,9 triliun. Target ini lebih besar sekitar 6,4% dari angka sementara realisasi penerimaan pajak selama 2023 yang mencapai Rp1.869,23 triliun. Keenam strategi yang terwujud dalam kebijakan teknis pajak tahun 2024 itu meliputi pertama, perluasan basis pemajakan sebagai tindak lanjut UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) melalui tindak lanjut Program Pengungkapan Sukarela (PPS) dan impelementasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Wajib Pajak (NPWP). Kedua, penguatan kegiatan ekstensifikasi pajak serta pengawasan terarah dan berbasis kewilayahan dalam rangka menjangkau seluruh potensi di setiap wilayah.
Ketiga, fokus kegiatan perencanaan penerimaan yang lebih terarah dan terukur melalui implementasi penyusunan Daftar Sasaran Prioritas Pengamanan Penerimaan Pajak dan Prioritas Pengawasan atas wajib pajak super kaya beserta WP grup, transaksi afiliasi, dan ekonomi digital. Keempat, optimalisasi implementasi core tax system atau Sistem Inti Adminitrasi Perpajakan melalui perbaikan layanan perpajakan, pengelolaan data yang berbasis risiko, dan tindak lanjut kegiatan interoperabilitas data pihak ketiga. Kelima, penegakan hukum yang berkeadilan melalui optimalisasi pengungkapan ketidakbenaran perbuatan dan pemanfaatan kegiatan digital forensics. Keenam, insentif fiskal yang terarah dan terukur untuk mendukung transformasi ekonomi yang ditujukan untuk mendorong pertumbuhan sektor tertentu dan memberikan kemudahan investasi.(Yetede)









