;

DIALOG CAPRES BERSAMA KADIN : MEMPERKUAT INDUSTRI & IKLIM USAHA

Hairul Rizal 12 Jan 2024 Bisnis Indonesia

Calon Presiden Ganar Pranowo dan Anies Baswedan berkomitmen memperkuat industri dalam negeri serta iklim usaha tetap kondusif. Hal itu disampaikan keduanya saat mengikuti dialog capres bersama Kadin Indonesia. Sementara itu, capres Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri dialog bertema ‘Menuju Indonesia Emas 2045’ tersebut pada hari ini, Jumat (11/1). “Insyaallah Pak Prabowo besok jadinya jam 9.30 pagi di tempat yang sama,” ujar Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia Anindya Bakrie di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (11/1). Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo mendapatkan kesempatan pertama dialog, kemarin. Dia berkomitmen menjaga iklim usaha tetap kondusif yang tecermin saat menjawab pertanyaan Wakil Ketua Umum Bidang Investasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Tony Wenas terkait strategi mengerek rasio pajak Indonesia dan persaingan usaha tidak sehat lantaran ada pengusaha membayar pajak penuh dan ada yang tidak. Ganjar menyampakan bahwa intensifikasi dan ekstensifikasi pajak pajak menjadi jurus utama dalam mengerek rasio pajak terhadap produk domestik bruto (PDB) RI. “Intensifikasi itu optimalisasi bukan memeras, beda lho ini. Bahas ini enggak enak banget di pengusaha,” katanya. Sementara itu, intensifikasi melalui optimalisasi pajak bagi wajib pajak yang tidak bayar pajak agar dapat menciptakan persaingan usaha yang sehat.

Pasalnya, tercatat tingkat kepatuhan pajak per 2023 masih belum mencapai 100%. Pada kesempatan itu, Ganjar juga menyoroti ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan baku/penolong akan dibatasi tanpa mengganggu keberlangsungan usaha pelaku industri. Meskipun demikian, dia tidak menepis peran penting mitra strategis untuk perdagangan komoditas, sekaligus memenuhi kebutuhan industri dalam negeri. Di sisi lain, persoalan minimnya bahan baku industri farmasi dan alat kesehatan di Indonesia yang 90% masih impor juga menjadi perhatian. Ganjar menyinggung pentingnya peningkatan research and development (R&D). Sementara itu pada dialog kedua, capres nomor urut 1 Anies Baswedan menyatakan akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih berkualitas diiringi dengan pemerataan dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menginginkan pengusaha dalam negeri dapat menjadi tuan rumah yang gemilang tidak hanya di negeri sendiri, tetapi juga menjadi tamu yang mengesankan dan mempesona di negeri orang. Sementara itu, terkait upaya untuk memajukan industri farmasi, Anies menilai perlunya studi banding kebijakan atau benchmarking dari negara-negara lain guna memajukan industri farmasi dan alat kesehatan nasional.

PEREMAJAAN KERETA : KCI Butuh Dana Rp8,65 Triliun

Hairul Rizal 12 Jan 2024 Bisnis Indonesia

PT Kereta Commuter Indonesia membutuhkan dana sebesar Rp8,65 triliun untuk memenuhi upaya peremajaan dan penambahan armada kereta rel listrik hingga 2027. Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter Asdo Artriviyanto mengatakan peremajaan armada kereta rel listrik (KRL) dilakukan melalui sejumlah cara yakni impor, retrofit, dan juga pengadaan sarana trainset baru. Dari kebutuhan Rp8,65 triliun, dia menyatakan sekitar Rp3,65 triliun diperoleh melalui pinjaman bank, sementara sebanyak Rp5 triliun akan diperoleh melalui penyertaan modal negara (PMN). “Kebutuhan capex [capital expenditure] pengadaan KRL baik impor dan retrofit ini diajukan Rp 8,65 triliun, dari pemerintah itu PMN Rp5 triliun ke KAI yang akan dialirkan ke KCI,” jelasnya dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (11/1). Saat ini, KCI Commuter mengupayakan impor sebanyak tiga rangkaian kereta. Dia menuturkan trainset yang akan diimpor itu masing-masing akan terdiri atas 12 kereta. Asdo mengatakan KAI Commuter menargetkan tiga rangkaian kereta impor tersebut sudah diterima pada tahun ini sehingga dapat dioperasikan untuk melayani pelanggan. Saat ini, KAI Commuter menandatangani kontrak dengan Inka untuk pengadaan 16 trainset baru dalam rangka penambahan kapasitas yang akan dikirimkan secara bertahap pada periode 2025—2026. Direktur Utama Inka Eko Purwanto menuturkan mulai membuat 16 unit KRL pesanan KAI Commuter pada tahun ini.

Menata Pupuk, Mencapai Ketahanan Pangan

Yuniati Turjandini 12 Jan 2024 Investor Daily (H)
Pemerintah tengah memfinalisasi konsep dan skema tata kelola penyaluran subsidi pupuk bagi rantai yang hingga kini dinilai masih dalam kondisi carut marut. Langkah yang menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional tersebut. Setidaknya akan berpegang pada tiga prinsip hidup. Ketiganya meliputi pertama, mengubah kebijakan subsidi pupuk yang semula ditujukan kepada komoditas, selanjutnya akan diberikan langsung ke petani. Kedua, menggunakan data yang telah  dibenahi, paling mutakhir, dan terintegrasi. Sedangkan prinsip ketiga, pengembangan sistem baru ini semaksimal mungkin memanfaatkan digitalisasi atau teknologi informasi. Deputi Bidang Koordinasi pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian Dida Gardera mengatakan, arahan soal perlunya  perbaikan sistem tata kelola penyaluran subsidi pupuk telah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada Maret tahun lalu. (Yetede)

Pemerintah Kaji Revisi Kenaikan Pajak Hiburan

Yuniati Turjandini 12 Jan 2024 Investor Daily (H)
Pemerintah mengkaji revisi kenaikan tarif pajak hiburan dari 15% menjadi 40% dan maksimal 75%. Hal itu dilakukan setelah para pelaku usaha pariwisata memprotes keras kebijakan tersebut. Menteri pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraft) Sandiaga Salahudin Uno menjelaskan, seluruh kebijakan, termasuk pajak akan disesuaikan dengan tujuan penguatan sektor pariwisata, sehingga bisa menciptakan lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja. Apalagi, pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan sektor utama tranformasi ekonomi Indonesia dan berperan besar dalam pembentukan produk domestik bruto (PDB). "Kami dapat mengerti kekhawatiran para pelaku usaha. Tetapi jangan terlalu gusar dan khawatir, karena kami bekerja sama dengan industri sudah mencarikan solusi dan kami pastikan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan akan kami prioritaskan," ucap Sandiaga. (Yetede)

Premi Asuransi Jiwa Diprediksi Rebound

Yuniati Turjandini 12 Jan 2024 Investor Daily (H)
Tahun ini industri asuransi jiwa diperkirakan akan mencatat kinerja  yang lebih baik dibandingkan tahun 2023. Dimana pendapatan premi 2024 diperkirakan bisa rebound atau tumbuh positif, setelah mengalami pertumbuhan negatif  pada 2022-2023. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjamin, dan Dana Pensiun Jasa Otoritas Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono mengatakan, industri asuransi jiwa telah mengimplementasikan  Surat Edaran OJK (SEOJK)  terkait produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI), dan diharapkan berdampak positif pada kinerja tahun ini dan ke depannya. "Seiring dengan berakhirnya pandemi Covid-19 di Indonesia dan telah terbentuknya ekuilibrium baru untuk produk unitlink di tengah implementasi SEOJK PAYDI, premi asuransi jiwa pada tahun 2024 diproyeksikan tumbuh sebesar 4,4% dengan akumulasi premi sebesar Rp 165,92 triliun," ungkap Ogi. (Yetede)

Gabung TKN, Khofifah Tambah "Daya Gedor" Prabowo-Gibran di Jatim

Yuniati Turjandini 12 Jan 2024 Investor Daily (H)
Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengatakan bergabungnya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran akan menambah daya gedor sekaligus meningkatkan elektabilitas pasangan calon nomor urut 2 itu. Status Khofifah sebagai Gubernur dan tokoh masyarakat di Jawa Timur  dinilai akan memberikan keuntungan bagi Prabowo-Gibran serta diyakini akan mendongkrak elektabilitas pasangan tersebut. "Tentu dengan dukungan ke Prabowo-Gibran bisa mendongkrak elektabilitas mereka, karena posisi  gubernurnya itu menentukan dan sangat disukai oleh masyarakat Jawa Timur," tambah Ujang. Selain itu, latar belakang Khofifah sebagai ketua umum Muslihat Nahdatul Ulama (NU) juga diyakini mampu meraup ceruk suara warga nahdiyin di seluruh Indonesia.  (Yetede)

OJK Beri Peringatan kepada Waskita dan Wijaya Karya

Yuniati Turjandini 12 Jan 2024 Investor Daily (H)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan peringatakn keras kepada PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dan PT Wijaya karya (WIKA) yang melalaikan kewajiban mereka, baik terhadap kreditur perbankan maupun pemegang obligasi. Buntut dari perilaku indispliner tersebut, otoritas bursa menghentikan sementara atau suspensi perdagangan saham Waskita dan Wika. Bahkan, OJK mengingatkan agar emiten  BUMN Karya itu senantiasa memperhatikan kepentingan  para investor. Belum cukup sampai di situ, OJK juga meminta perbankan untuk senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian dan memerhatikan peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari manajemen risiko dalam menjalankan pemberian kredit, termasuk meminta bank untuk membentuk pencadangan kredit yang memadai dalam mengantisipasi potensi kerugian sesuai ketentuan yang berlaku," jelas Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. (Yetede)

UMKM Elemen Kunci Pengembangan Potensi Desa

Yuniati Turjandini 12 Jan 2024 Investor Daily (H)
Keberadaan UMKM sebagai kunci elemen dalam  mengembangkan dan mempertahankan vitalitas ekonomi, sosial, dan budaya di desa-desa seluruh Indonesia  sangat penting. UMKM menjadi bagian integral  dari produk dometik bruto (PDB), yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan nasional, juga penting berkontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi inklusif. "UMKM bukan sekedar bisnis, melainkan sumber kehidupan perekonomian dan jantung dari semangat kewirausahaan kita,"jelas Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Berdasarkan proyek Bank Dunia tahun 2023, dalam tiga tahun ke depan, ekonomi Indonesia diproyeksikan tumbuh lebih 0,1 setiap tahun. UMKM sebagai penggerak ekonomi Indonesia diproyeksikan akan  bertambah mencapai 83,3 juta pelaku  pada 2034, ini menjadi sebuah peluang bagi pengembangan UMKM untuk  terus mampu berkontribusi bagi perekonomian Indonesia. (Yetede)

Dihantui Defisit Beras

Yuniati Turjandini 12 Jan 2024 Tempo
Defisit beras nasional diperkirakan berlanjut pada kuartal pertama 2024. Pola panen padi yang tahun lalu terganggu oleh musim kering akibat perubahan iklim masih sulit pulih hingga saat ini. Landainya produksi tersebut kian krusial lantaran konsumsi beras justru akan naik pada tahun politik. “Ekor El Nino masih panjang dan sulit diantisipasi pemerintah,” kata pengamat pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Khudori, kepada Tempo, Kamis, 11 Januari 2024. 

Dalam kondisi normal, penanaman padi secara masif biasanya berlangsung pada Oktober, dengan perkiraan panen raya empat bulan setelahnya. Masa panen besar pada Februari hingga Mei umumnya sudah mewakili 60-65 persen produksi beras tahunan. Petani masih memanen dari musim gadu—periode tanam kedua tanpa pengairan—pada Juni-September untuk memasok sekitar 25 persen kuota produksi tahunan. Sedangkan sisa Oktober-Januari adalah paceklik atau minim produksi untuk persiapan tahun berikutnya. 

Khudori mengatakan melebarnya periode tanpa hujan—menembus 60 hari—pada pertengahan 2023 mendorong mundurnya musim tanam ke Desember 2023. Artinya, produksi beras dari Pulau Jawa ataupun sentra pangan di luar Jawa, seperti Lampung dan Sulawesi Utara, bakal tertunda hingga empat bulan. Masa panen diperkirakan mundur dari Februari menjadi Maret atau April 2024. Akibatnya, defisit kebutuhan beras bisa menjadi lebih panjang daripada biasanya karena panen raya mundur. (Yetede)

Beban Berat Proyek Tanggul Laut

Yuniati Turjandini 12 Jan 2024 Tempo
PEMERINTAH berambisi membangun tanggul pantai dan tanggul laut atau giant sea wall yang ditargetkan selesai pada 2030. Proyek ini diproyeksikan untuk membentengi Teluk Jakarta dari kenaikan permukaan air laut. Juru bicara Kementerian Koordinator Perekonomian, Haryo Limanseto, mengatakan keberadaan proyek tersebut sangat penting untuk melindungi aktivitas perekonomian. 

“Pembiayaan (proyek) dibagi secara bertahap sesuai dengan kebutuhan saat ini dan mendatang,” kata Haryo kepada Tempo, Kamis, 11 Januari 2024. Proyek GSW terbagi menjadi tiga bagian, yakni fase A, fase B, dan fase C. Pembangunan dua fase pertama membutuhkan anggaran Rp 164,1 triliun, sedangkan fase ketiga belum diketahui kebutuhannya. Pembangunan tahap satu diklaim sudah mulai berjalan. 

Pada fase pertama tersebut, pemerintah membangun tanggul pantai dan sungai sepanjang 120 kilometer yang menelan total dana Rp 16,1 triliun. Sumber anggarannya berasal dari dua institusi. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyumbang Rp 10,3 triliun serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutupi sisanya sebesar Rp 5,8 triliun. Pada tahap awal, pembangunan tanggul diprioritaskan di lokasi yang dianggap kritis sepanjang 44,2 kilometer. Dari jumlah itu, pemerintah mengklaim sudah membangun tanggul sepanjang 10,9 kilometer. (Yetede)

Pilihan Editor