;

Energi Surya di Sumsel Diharapkan Tumbuh dari Atap-atap

Yoga 29 Feb 2024 Kompas

Realisasi pemanfaatan energi surya di Indonesia,termasuk di Sumsel, masih jauh dibandingkan potensinya. Sejumlah tantangan masih mendera, seperti keterbatasan lahan dan investasi yang relatif belum menguntungkan. Namun, pembangkitlistrik tenaga surya atau PLTS diharapkan tumbuh setidaknya dari atap-atap untuk kebutuhan kelistrikan mandiri. Berdasarkan data Dinas ESDM Sumsel, kapasitas terpasang energi surya di Sumsel saat ini sebesar 7,75 megawatt-peak (MWp). Jumlah tersebut masih jauh di bawah potensi energi surya di Sumsel yang sebesar 17.233 MWp.

PLTS di kompleks Jakabaring Sport City, Palembang, dengan kapasitas terpasang 2 MWp, menjadi salah satu proyek yang menopang realisasi energi surya di Sumsel. PLTS yang terhubung dengan jaringan PLN atau on grid itu mulai beroperasi pada 2018 atau bersamaan dengan penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Ali Kartili, Manajer Operasi PT Sumsel Energi Gemilang (SEG) BUMD Sumsel yang juga operator PLTS Jakabaring, di Palembang, Selasa (27/2) mengatakan, proyek itu lebih bersifat prestise untuk Asian Games 2018. Proyek itu juga hasil dari joint crediting mechanism (JCM) antara Indonesia dan Jepang dalam pembangunan rendah karbon untuk pencegahan perubahan iklim.

”Proyek ini tidak menguntungkan karena tarif (harga jual listrik ke PLN) yang hanya Rp 889 per kWh (kilowatt jam). Kami perkirakan BEP (break even point/titik impas) setelah 17 tahun (sejak awal operasi). Ini lebih pada keuntungan ekologi,” ujar Ali di sela-sela kunjungan peserta Jelajah Energi Sumsel yang digelar Institute for Essential Services Reform (IESR). Kendati tidak ekonomis, pihaknya meyakini bisa mengoperasikan PLTS hingga mencapai BEP. Namun, di sisi lain,Ali berharap ada perbaikan tarif PLTS, misalnya jadi di atas Rp 1.000 per kWh, agar lebih menguntungkan. Tarif yang ideal, bagaimanapun, diperlukan oleh pelaku usaha. (Yoga) 

GoTo Andalkan Layanan ”On-Demand” dan Tekfin

Yoga 29 Feb 2024 Kompas

Lini bisnis layanan on-demand dan teknologi finansial menjadi andalan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dalam memperluas jangkauan dan monetisasi pasar selama 2024. Kedua lini bisnis ini juga dianggap bisa membantu perseroan mengejar laba. Direktur/Presiden Teknologi Finansial GoTo Hans Patuwo saat sesi paparan publik, Rabu (28/2) di Jakarta, mengatakan, laporan riset E-Conomy SEA2023 yang dirilis Google,Temasek, dan Bain & Company menunjukkan, layanan on-demand, seperti transportasi dan pengantaran makanan, di Indonesia diprediksi akan tumbuh sekitar 20 miliar USD pada 2030. Industri layanan pembayaran digital diperkirakan tumbuh 760 miliar USD dan pembukuan pinjaman digital tumbuh 40 miliar USD pada 2030. ”Riset itu menggambarkan potensi bisnis yang besar bagi segmen on-demand dan teknologi finansial,” ujarnya.

Menurut Hans, pada triwulan IV-2023, adjusted EBITDA, atau laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi yang disesuaikan, pada GoTo positif. Nilai adjusted EBITDA GoTo terus membaik dalam tujuh triwulan terakhir. Untuk memperkuat kinerja, GoTo menyusun strategi guna mencapai adjusted EBITDA grup positif tahun 2024. Pilar pertamanya adalah meningkatkan frekuensi pelanggan lamaserta terus memperluas jangkauan pasar, melalui produk-produk yang menjangkau konsumen dengan karakteristik suka memprioritaskan harga, seperti GoCar hemat, GoFood hemat, dan aplikasi GoPay. Pilar keduanya, meningkatkan monetisasi melalui produk teknologi finansial yang mampu menghasilkan take rate atau komisi lebih tinggi, seperti GoPayLater, GoPay Pinjam, dan GoPay Tabungan yang bekerja sama dengan Bank Jago. Di luar kedua pilar itu, perseroan juga berkomitmen disiplin mengelola beban usaha yang mencakup beban infrastruktur dan pengembangan teknologi informasi, beban operasional tetap, serta insentif dan promosi. (Yoga) 

Kisah ”Padi Lesus” di Tengah Limbung Beras

Yoga 29 Feb 2024 Kompas

Belum makan kalau belum ketemu nasi masih jadi prinsip sebagian besar masyarakat. Buktinya, kelangkaan gabah karena keterbatasan produksi yang menaikkan harga beras belakangan ini membuat geger masyarakat. Namun, situasi tersebut tidak banyak memengaruhi penikmat ataupun petani beras organik, yakni beras dari padi yang diklaim tahan lesus atau puting beliung dan bebas zat kimia. Hal ini diakui Bibong Widyarti, perempuan yang pernah memperkenalkan beras organik Indonesia ke Konferensi Perubahan Iklim COP28 di Dubai, awal Desember 2023. ”Beras organik tetap laku, petani juga masih bisa menyimpan stok gabah untuk konsumsi pribadi,” ujar pegiat produk organik dari Yayasan Alifa dan Rumah Organik ini, beberapa waktu lalu.

Beras yang dijual pelaku usaha organik lebih mahal daripada beras konvensional. Saat ini, harga beras organik ada di kisaran Rp 35.000 per kg, dua kali lipat lebih dari harga beras konvensional. Per Rabu (28/2) data Badan Pangan Nasional menunjukkan rata-rata harga beras premium Rp 16.410 per kg dan beras medium Rp 14.300 per kg. Harga beras organik itu bukan hanya layak untuk menutup biaya produksi petani, melainkan juga untuk menjamin kualitas beras yang dinikmati konsumen. Kualitas produk pun dipatenkan dengan sertifikasi Lembaga Sertifikasi Pangan Organik (LSPO) yang diakui oleh negara atau Penjaminan Organik Berbasis Komunitas (Participatory Guarantee System/PGS). ”Ada sistem kebersamaan dari kami, petani produsen dengan konsumen, karena yang dijual value dan kualitas,” ujarnya. (Yoga) 

Pertumbuhan Ekonomi 2023

Yoga 29 Feb 2024 Kompas
Lanskap Kota Jakarta yang dipenuhi dengan gedung bertingkat yang telah selesai dibangun terlihat pada Rabu (28/2/2024). Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, pada 2023 perekonomian Indonesia hanya tumbuh 5,05 persen secara tahunan. Capaian ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada 2022 yang mencapai 5,31 persen. (Yoga)

Sejumlah Bank Gelar Pameran Dorong Kredit Konsumer

Yuniati Turjandini 29 Feb 2024 Investor Daily (H)
Menggelar pameran masih menjadi salah satu strategi andalan perbankan untuk mendorong penyaluran kredit perbankan kredit konsumer. Seperti yang dilakukan PT bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Bank Mega Tbk yang awal tahun ini sudah menggelar pameran produk konsumer untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bank Indonesia (BI) dalam data uang beredar menunjukkan bahwa kredit konsumer pada januari 2024 tumbuh 9,5% secara year on year (yoy) menjadi Rp2.006,3 triliun, lebih tinggi  dibandingkan Desember 2023 sebesar 8,9% (yoy). Apabila dirinci, penyumbang pertumbuhan adalah kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit multiguna yang masing-masing tumbuh 12,6% (yoy) dan 7,3% (yoy) pada Januari 2024, dibandingkan Desember 2023 yang tumbuh 13,2% (yoy). (Yetede)

Petrindo Jaya Tuntaskan Akuisisi Tambang Batu Bara Indika Rp 3,2 Triliun

Yuniati Turjandini 29 Feb 2024 Investor Daily
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), emiten tambang batu bara milik konglomerat Prajogo Pangestu telah merampungkan proses akuisisi PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU) dari dua anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY) yakni PT Indika Indonesia Resources (IIR) dan Indika Capital Invesments Pte Lte (ICI). Dengan selesainya akuisisi ini, Petrindo telah mengambilalih  2.263.030.000 saham atau 100% dari seluruh saham yang telah disetor di dalam MUTU senilai US$ 203 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun, sesuai dengan kurs JISDOR sampai tanggal 23 Februari 2024. MUTU adalah perusahaan pertambangan batu bara termal dan batu bara metalurgi bituminous yang berlokasi di Kalimantan tengah memiliki PKP2B (Perjanjian Kontrak Karya  Pertambangan Batu Bara) generasi ke-3 dengan area konsensi yang luas mencapai 24.970 hektare. Sejak mulai produksi pada 2016, MUTU telah menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa dan mencapai laba tertinggi pada 2022. (Yetede)

Kemenhub Dorong Pembangunan Fasilitas Kendaraan Listrik Komersial

Yuniati Turjandini 29 Feb 2024 Investor Daily
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendukung dibangunnya fasilitas kendaraan listrik komersial pertama di Indonesia yang di garap oleh PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (TVKR) Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut dengan adanya fasiitas  ini percepatan adopsi kendaraan listrik atau electronic vehicles (EV) di Indonesia akan segera terwujud. Menurutnya dalam membentuk ekosistem  kendaraan listrik di Indonesia diperlukan sinergi dan kolaborasi dan dimulai dari kendaraan listrik komersial seperti bus, truk, dan taksi. "Apa yang kita lakukan ini satu tugas yang bukan kerjanya swasta saja, tetapi pemerintah berkewajiban untuk mendukung," kata Menhub. Pada kesempatan tersebut Budi Karya turut pula menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia untuk meningkatkan target penurunan emisi tanpa syarat dari 41% menjadi 43,20%. Target tersebut telah tertuang dalam dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC). (Yetede)

Bisnis Rumah Tapak Tetap Stabil

Yuniati Turjandini 29 Feb 2024 Investor Daily
Bisnis rumah tapak dinilai masih stabil mengingat permintaan masih besar dan beragam stimulus membanjiri pasar pada 2024. "Sektor rumah tapak bertahan menjadi sektor yang stabil memiliki performa positif, terindikasi dari para pengembang yang  terus meluncurkan produk-produk baru, juga kawasan perumahan skala besar baru di Bogor dan Tangerang," ujar Vivin Harsanto, head of Advisory JLL Indonesia. Pengembang asing juga aktif mencari kesempatan untuk bermitra dengan pengembang lokal yang sudah memiliki lahan siap bangun. Selain itu, tambah dia "Dampak positif dari insentif pemerintah yang dikleluarkan pemerintah perihal keringanan pajak bersyarat cukup terlihat dari peningkatan pasokan baru dari penjualan rumah tapak pada semester kedua (2023) yan tumbuh pesat," jelas dia. (Yetede)

Sepanjang 2023, Kilang Pertaina Mengolah Minyak 340 Juta Barel

Yuniati Turjandini 29 Feb 2024 Investor Daily
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) mengolah minyak mentah lebih dari 340 juta barel sepanjang tahun 2023. Realisasi ini meningkat dibandingkan pada 2022 lalu, yang mengolah 321 juta barel. Adapun target pengolahan tahun ini lebih tinggi dari 2023. "Tahun 2024 target akan semakin  meningkat seiring dengan  mulai selesainya peningkatan kapasitas produksi produk dengan kualitas tinggi setara dengan Euro 5," kata Direktur Utama KPI, Taufik Aditiawarman. Taufk menuturkan optimasi kilang dilakukan denan menghasilkan produk bernilai tinggi (high valuable product) sesuai dengan pergerakan  crack spread (perbedan antara harga bahan baku  minyak mentah dan produk yang dihasilkan kilang). "Optimasi kilang juga dilakukan dalam proses pengadaan crude. Kita diberikan fleksibilitas dalam mengolah crude agar dapat memberikan profitabilitas kilang yang lebih baik," jelas Taufik. (Yetede)

Penurunan Kinerja Ekspor Sawit Diprediksi Berlanjut

Yuniati Turjandini 29 Feb 2024 Investor Daily
Ekspor minyak sawit nasional sepanjang 2023 hanya US$ 30,32 miliar, atau anjlok 22,39% dibandingkan 2022 yang sebesar US$ 39,07 miliar. Merosotnya harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di pasar internasional hinga 28,7% lalu menjadi penyebab turunan ekspor komoditas  perkebunan tersebut. Kinerja ekspor yang jeblok itu diprediksi berlanjut tahun ini karena Indonesia mulai memberlakukan program biodiesel 35% (B35) secara penuh, di sisi lain situasi perekonomian global masih dibayangi ketidakpastian. Dalam data yang diolah Gabungan Pengusaha kelapa Sawit  Indonesia (Gapki), volume ekspor minyak sawit nasional tahun lalu 32,22 juta ton atau turun 2,82%  dibandingkan 2022 sebesar 33,15 juta ton. Dari sisi nilai, ekspor minyak sawit 2023 yang sebesar US$ 30,32 miliar, turun 22,39% dari 2022 yang sekitar  US$ 39,07 miliar. (Yetede)

Pilihan Editor