;

Izin Seni Pertunjukan Perlu Perbaikan

Yoga 27 Feb 2024 Kompas

Menparekraf Sandiaga Uno mengakui, proses dan skema perizinan di Indonesia masih perlu diperbaiki. Tak hanya itu, pendampingan bagi para promotor musik juga perlu dilakukan. ”Teman-teman event organizer/EO (promotor) harus difasilitasi, terutama sejalan dengan disetujuinya Indonesia Tourism Fund (ITF) yang kami harapkan bisa jadi sebuah langkah pendampingan bagi para EO,” ujarnya dalam konferensi pers mingguan di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (26/2). Berkaca dari penyelenggaraan konser musik internasional bintang dunia, Taylor Swift di Singapura, Indonesia mempunyai potensi yang sama dengan negara itu. Pemerintah Singapura mampu mengalokasikan sekitar Rp 250 miliar untuk memberi dana tunjangan dalam konser Taylor Swift yang berlangsung 2-4 Maret 2024 dan 7-9 Maret 2024.

”Indonesia ini jangan hanya jadi pasar, tapi kita juga harus mampu jadi host dari konser-konser besar dan event-event berkelas internasional,” kata Sandiaga. Menurut Co-Founder PK Entertainment Harry Sudarma, promotor-promotor Indonesia menghadapi dua tantangan besar ketika berencana mendatangkan bintang papan atas dunia. Pertama, promotor memperhitungkan dana yang harus dikeluarkan dan pada akhirnya dana itu bisa menghasilkan kembali, seperti prinsip dasar bisnis. Saat menggelar acara besar, risiko yang besar itu menjadi hambatan yang harus ditanggung. ”Ada artis-artis tertentu yang hitungannya tak masuk (anggaran). Jadi, kami berat juga kalau harus bawa (artis), kemudian harus rugi, misalnya,” ujar Harry. Isu kedua, birokrasi dan infrastruktur di Indonesia belum mendukung. Negara-negara lain memiliki birokrasi dan infrastruktur yang bisa diakses lebih mulus, baik dalam hal perizinan maupun lokasi. (Yoga) 

200 Hektar Sawah Cirebon Menganggur

Yoga 27 Feb 2024 Kompas

Sekitar 200 hektar sawah di Desa Jagapura Wetan, Kabupaten Cirebon, Jabar, masih menganggur karena kesulitan air. Kondisi ini berpotensi meningkatkan biaya produksi dan memperlambat masa panen padi di tengah lonjakan harga beras. Sawah yang belum ditanami padi itu, tampak di dekat Balai Desa Jagapura Wetan, Senin (26/2) siang. Lahannya masih berupa tanah kering yang belum diolah. Bahkan,traktor tidak bisa berfungsi maksimal karena minimnya air. Saluran irigasi tampak kering. Sejumlah sawah sudah tergenang air sisa hujan pada Minggu (25/2). Beberapa petak sawah juga menjadi tempat persemaian benih padi. Air itu dipasok dari kali setempat menggunakan mesin pompa. Namun, benih itu belum dipindahkan.

”Petani belum berani menanam karena air belum mengalir ke sawah. Di sini, kalau airnya enggak banyak, padinya habis dimakan tikus,” ujar Ma’ani (40), petani setempat. Menurut dia, sudah sekitar tiga minggu saluran irigasi Kedongdong belum memasok air ke sawah Jagapura Wetan. Padahal, katanya, petani biasanya mulai menanam padi pada Januari seiring musim hujan. Namun, hingga akhir Februari, hujan masih jarang turun. Sebagian besar petani pun baru menyiapkan lahan dan benih padi. ”Kalau enggak segera ditanam, benih padinya nanti tambah tua. Kalau begitu, padinya kurang bagus. Anakannya kurang dan butuh banyak pupuk,” kata Ma’ani. Saat ini, benihnya sudah berusia 23 hari. Benih itu harus ditanam pada umur maksimal 25 hari sampai 30 hari.

Oleh karena itu, penggarap sawah 1 hektar ini berencana menggunakan mesin pompa untuk memasok air ke sawah. Para petani, lanjutnya, akan bertemu aparat desa   hari ini untuk menyepakati harga sewa mesin pompa dan biaya solarnya. ”Kalau musim gadu (masa tanam kedua), harga sewa pompa sekitar Rp 2 juta per hektar. Biaya itu untuk mengolah lahan sampai panen. Bayarnya tiga kali,” ujar Ma’ani. Menurut dia, baru kali ini petani menggunakan sistem pompa saat musim tanam pertama. Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Desa Jagapura Wetan, Khumeidi mengatakan, sekitar 200 hektar dari total 498 hektar sawah di desanya kesulitan mendapatkan air. Pihaknya akan memfasilitasi petani menyewa mesin pompa dan surat rekomendasi pembelian solar bersubsidi. (Yoga) 

Jalan Tol Joglosemar Pacu Konektivitas di Trans Jawa

Yuniati Turjandini 27 Feb 2024 Investor Daily

PT Jasa Marga  (Persero) Tbk memaparkan perkembangan proyek jalan Tol Yogyakarta-Bawen dan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYAI Kulon Progo yang dikelola oleh  anak usaha milik Jasa Marga yakni PT Jasamarga Jogya Bawen (PT JJB) dan PT Jasa Marga Jogya Solo (PT JMJ). Direktur Utama Jasa Marga Subiyakti Sukur mengungkapkan  Jalan Tol Yogyakarta-Bawen  terbagi atas enam seksi, yakni Seksi  1 Yogyakarta-Simpang Susun (SS) Banyurejo, Seksi 2 SS Banyrejo-SS Borobudur, Seksi 3 SS Borobudur-Magelang-SSTemanggung, Seksi 5 SS Temanggung-SS Ambarawa-JC Bawen. Keenam seksi tersebut secara bertahap  telah memasuki tahap pembebasan lahan dan konstruksi. "Selain itu, Jalan Tol Yogyakarta-NYAI Kulon Progo merupakan bagian dari Jaringan Jalan Joglosemar (Joglo-Solo-Semarang). Diharapkan dengan tersambungnya jaringan jalan ini dapat menghubungkan berbagai  destinasi pariwisata disekitar wilayah Jogya-Solo-Semarang hinga memperlancar arus distribusi barang dan jasa di Pulau Jawa," kata Subekti dalan agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI di Yogyakarta beberapa waktu lalu. (Yeted)

Kredit Perbankan Melaju Kencang di Awal Tahun

Hairul Rizal 27 Feb 2024 Kontan

Penyaluran kredit perbankan di Tanah Air melaju kencang di awal 2024. Data Bank Indonesia (BI) mencatat, kredit perbankan pada Januari 2024 tumbuh 11,5% secara tahunan, mencapai Rp 7.009,9 triliun. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan periode Desember 2023, sebesar 10,38%. Secara tahunan, pertumbuhan kredit perbankan pada Januari 2024 juga lebih tinggi dibanding periode yang sama di 2023. Saat itu, penyaluran kredit tumbuh 10,2% mencapai Rp 6.284,6 triliun. Pertumbuhan kredit di Januari tahun lalu juga melampaui pencapaian selama empat tahun terakhir sejak Januari 2018. Data BI selaras dengan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam beberapa tahun terakhir, penyaluran kredit bank umum di awal tahun naik. Dalam catatan OJK, hanya pada Januari 2021 penyaluran kredit bank umum turun secara tahunan akibat efek pandemi. Lani Darmawan, Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), mengamini penyaluran kredit tumbuh signifikan di awal tahun ini. Bahkan, pertumbuhan kredit terjadi hampir di semua segmen. Dia mencontohkan kredit segmen usaha mikro, kecil dan menengah CIMB Niaga tumbuh hampir 10% secara tahunan per Januari 2024. Sementara itu di segmen ritel konsumer, khususnya kredit kendaraan bermotor, tumbuh 25% secara tahunan. "Namun, kredit korporasi CIMB Niaga pada awal tahun ini agak melambat di bawah 5%, meskipun masih tetap tumbuh," papar Lani kepada KONTAN, Senin (26/2). Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), sepakat, penyaluran kredit bank di awal tahun ini masih tumbuh positif. "Kalau kami lihat, kredit BCA di awal tahun ini cukup bagus, tidak seperti season sebelumnya," kata Jahja. Jahja juga yakin, pertumbuhan kredit akan terus berlanjut. Terlebih, pada Maret mendatang, ada momentum Ramadan dan lebaran di bulan April. Ini bakal mendorong aktivitas bisnis korporasi, terutama di segmen konsumsi dan jasa.

Bisnis TKIM dan INKP Masih Bisa Tumbuh Positif di Tahun Ini

Hairul Rizal 27 Feb 2024 Kontan

Industri kertas menunjukkan pertumbuhan yang positif sepanjang tahun lalu. Ini terlihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat pertumbuhan industri kertas dan barang dari kertas tumbuh 4,52% secara tahunan atau year on year (yoy) pada 2023, meningkat dari tahun sebelumnya dengan pertumbuhan 3,73%. Nah, tren ini diprediksi bakal berlanjut pada 2024. Ini seiring meningkatnya permintaan kertas, baik dari pasar domestik maupun pasar internasional. Senior Vice President, Head of Retail, Product Research and Distribution Division Henan Putihrai Asset Management Reza Fahmi Riawan menilai kinerja emiten kertas seperti, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) memiliki prospek yang baik di tahun 2024. "Kami memperkirakan kinerja INKP dan TKIM akan terus meningkat di tahun 2024, sejalan dengan rencana ekspansi kapasitas produksi, diversifikasi produk, dan peningkatan efisiensi operasional," kata Reza kepada KONTAN, Jumat (23/2). 

 Senada, Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Arinda Izzaty meyakini INKP memiliki prospek yang positif efek pemulihan harga pulp, potensi penurunan suku bunga acuan tahun ini, dan pertumbuhan ekonomi di Asia terutama di Tiongkok. INKP saat ini menerbitkan obligasi untuk membiayai pembangunan pabrik dengan nilai investasi US$ 3,6 miliar, menurutnya hal ini tidak mengganggu proses bisnis INKP karena posisi INKP sebagai market leader di industri kertas saat ini memiliki struktur modal yang kuat. Adapun prospek INKP secara jangka panjang juga terbilang cukup positif mengingat di tahun kemarin INKP sedang membangun pabrik kertas industri berkapasitas 3,9 juta ton di Karawang dan akan beroperasi di tahun 2025. Dengan pabrik baru tersebut, artinya total kapasitas terpasang pabrik kertas industri INKP akan naik menjadi 6,2 juta ton per tahun.

Usaha BUMN Karya Kurangi Beban Utang

Hairul Rizal 27 Feb 2024 Kontan

Sejumlah emiten saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya tengah berupaya memperbaiki kinerja keuangan. Caranya, lewat restrukturisasi utang untuk melancarkan arus kas. Teranyar, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) baru menggelar empat rapat umum pemegang obligasi (RUPO) pada 21-22 Februari 2024. Hasil RUPO itu menyetujui perpanjangan tanggal jatuh tempo dan besaran bunga utang, serta mekanisme pembayaran bunga untuk tiga obligasi yang diterbitkan WSKT. Yaitu, Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2018, Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2020, dan Obligasi Berkelanjutan III Tahap II Tahun 2018. Sementara, peserta RUPO Obligasi PUB III Tahap IV Tahun 2019 tidak menyetujui usulan WSKT. Maka WSKT berencana menggelar kembali RUPO untuk Obligasi PUB III Tahap IV Tahun 2019 pada 22 Maret 2024. Waskita menargetkan restrukturisasi utang akan efektif pada akhir kuartal I 2024 ini. Manajemen WSKT pun berupaya merealisasikan master restructuring agreement (MRA) dengan 21 kreditur. Namun, skemanya belum diketahui. "Diterimanya usulan restrukturisasi dalam RUPO diharapkan bisa membuat WSKT melakukan settlement atas suspensi saham perseroan," ujar Wiwi Suprihatno, Direktur Keuangan WSKT kepada KONTAN, Senin (26/2). Selain WSKT, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan 11 lembaga keuangan juga sudah menyepakati MRA dengan nilai outstanding Rp 20,58 triliun. Nilai ini setara 87,1% dari jumlah utang yang direstrukturisasi per 23 Januari 2024. "Kami konsisten membayar kupon obligasi dan sukuk yang sudah jatuh tempo," kata Mahendra Vijaya, Sekretaris Perusahaan WIKA kepada KONTAN, Senin (26/2). Sementara PT PP Tbk (PTPP) memilih mendivestasikan aset. Sekretaris Perusahaan PTPP Bakhtiyar Efendi menyatakan, PTPP berupaya menurunkan utang melalui divestasi aset senilai Rp 3 triliun di tahun ini. Divestasi dilakukan terhadap aset properti, pabrik precast, peralatan dan saham sejumlah cucu usaha. Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia Budi Frensidy melihat, masih susah memprediksi apakah langkah restrukturisasi BUMN karya, khususnya WSKT, bisa memperbaiki kinerjanya. Sebab sulit mengukur kekuatan dan kemampuan WSKT dalam membayar utangnya tersebut. Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas menilai, kemampuan keuangan masing-masing emiten BUMN Karya dalam membayar utangnya berbeda-beda. Ia melihat, rasio utang ADHI lebih kecil dari WIKA. Rasio utang WIKA pun lebih kecil dari WSKT.

Membidik Incaran Saat Pasar Sedang Goyang

Hairul Rizal 27 Feb 2024 Kontan

Barisan saham lapis kedua dan lapis ketiga kembali unjuk gigi saat saham blue chip melandai. Ini sejalan dengan koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sudah berlangsung dalam empat hari perdagangan beruntun. Mengawali pekan ini, IHSG merosot 0,15% ke posisi 7.283,82 pada Senin (26/2). Situasi ini seiring arus dana investor asing yang sejak beberapa hari sebelumnya mulai berbalik melakukan aksi jual. Pada perdagangan Senin, terjadi net foreign sell sebesar Rp 846,23 miliar. Analis Kanaka Hita Solvera Daniel Agustinus mengamati pelemahan IHSG beberapa hari terakhir terseret aksi profit taking pada saham blue chip, terutama saham perbankan yang sebelumnya sudah naik cukup signifikan. Meski begitu, Daniel melihat kondisi ini masih tergolong koreksi wajar. Analis Stocknow.id Emil Fajrizki mengamini, situasi sekarang masih bersifat koreksi wajar dengan indikasi terjadi jenuh beli pada saham keping biru. Sementara dari sisi teknikal Founder WH-Project William Hartanto menimpali, koreksi IHSG juga menjadi bagian dari pengujian support 7.300. Ia memprediksi uji support tersebut akan berlangsung hingga pergantian bulan di akhir pekan ini. Daniel menambahkan, lompatan pada saham lapis kedua dan lapis ketiga terjadi setelah momentum naik saham blue chip. Apalagi, investor cenderung dalam posisi wait and see menanti katalis penggerak pasar berikutnya, seperti kelanjutan musim rilis laporan keuangan dan pengumuman pembagian dividen. Momentum Ramadan, imbuh Emil, bakal membawa katalis penting yang bisa mendongkrak sejumlah saham lapis kedua. Secara historis, pasar juga merespons positif dengan kecenderungan penguatan IHSG pada awal bulan Ramadan. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas sepakat, harus tetap selektif memilah saham lapis kedua dan lapis ketiga. Dengan estimasi koreksi IHSG yang hanya sementara, saham lapis pertama sebenarnya masih layak menjadi prioritas, dengan mencermati saham blue chip yang penurunannya sudah terbatas. Namun sebagai alternatif, bisa melirik saham-saham lapis kedua dan ketiga dengan tetap mencermati faktor fundamental, prospek bisnis, valuasi serta sinyal teknikalnya. Pelaku pasar bisa mempertimbangkan saham di indeks SMC Liquid seperti ERAA, JSMR dan JPFA.

Susut Hampir 5%, Setoran Bea Cukai Rp 22,9 Triliun

Hairul Rizal 27 Feb 2024 Kontan

Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat, realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai pada Januari 2024 sebesar Rp 22,9 triliun. Realisasi tersebut setara dengan 7,1% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 yang sebesar Rp 321 triliun. Sama dengan pajak, setoran kepabeanan dan cukai tersebut juga menyusut 4,97% year on year (yoy). Pemicunya terutama karena penurunan bea masuk dan cukai. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, setoran bea masuk pada Januari 2024 hanya Rp 3,9 triliun, turun 4,64% yoy. "Penerimaan (bea masuk) sampai Januari berhubungan dengan impor kita yang sedikit mengalami pelemahan namun juga tarif efektif kita juga sebetulnya menurun," kata dia, belum lama ini. Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan, realisasi penerimaan bea keluar hanya tercatat Rp 1,2 triliun, naik tipis 3,44% yoy, karena faktor harga komoditas dan kebijakan pemerintah. Adapun penerimaan bea keluar tembaga sebesar Rp 1 triliun karena adanya relaksasi ekspor komoditas tembaga dan bea keluar produk sawit Rp 117,8 miliar yang dipengaruhi penurunan harga.

BBM dan Listrik Ditahan, Subsidi Energi Bengkak

Hairul Rizal 27 Feb 2024 Kontan

Baru dua bulan berjalan, pemerintah meramal defisit anggaran pada tahun ini bakal melebar. Bahkan, bisa ke kisaran 2,8% dari produk domestik bruto (PDB). Usai Sidang Kabinet Paripurna, Senin (26/2), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, defisit anggaran tahun ini berada di kisaran 2,3% hingga 2,8% dari PDB. Level ini melebar dari target APBN 2023 sebesar 2,29% PDB atau Rp 522,8 triliun. Melebarnya defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 lantaran pemerintah menambah sejumlah pos belanja tahun ini. Pertama, keputusan pemerintah tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif listrik hingga Juni, baik itu subsidi maupun nonsubsidi. Dengan keputusan tersebut, lanjut Airlangga, membutuhkan tambahan anggaran untuk Pertamina maupun Perusahaan Listrik Negara (PLN). "Itu akan diambil dari sisa SAL (Saldo Anggaran Lebih)" kata Airlangga kepada awak media, Senin (26/2). Kedua, pemerintah menambah anggaran subsidi pupuk sebesar Rp 14 triliun. Sehingga total anggarannya menjadi Rp 40,68 triliun. Ketiga, karena adanya tambahan program bantuan sosial (bansos) berupa bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 600.000 untuk 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Besaran anggarannya adalah Rp 11,25 triliun. Keempat, bantuan beras 10 kilogram (kg) yang ditambah telur dan daging ayam untuk keluarga yang memiliki balita. Bantuan ini diberikan pemerintah sampai Juni 2024 dengan anggaran Rp 17,5 triliun. Dengan adanya penambahan tersebut, maka total anggaran subsidi tahun ini membengkak menjadi Rp 297,76 triliun. Itu pun belum menghitung tambahan anggaran subsidi energi. Sementara itu, pemerintah mematok anggaran perlindungan sosial (perlinsos) sebesar Rp 496,8 triliun. Anggaran ini merupakan yang terbesar setelah anggaran perlinsos saat pandemi Covid-19 melanda, yakni Rp 498 triliun pada tahun 2020. Dalam kesempatan berbeda, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, defisit APBN 2025 kemungkinan ditargetkan sebesar 2,45%-2,8% dari PDB. "Dari sidang kabinet diputuskan paling tidak arahan bapak presiden dan kabinet adalah posturnya tadi dalam range bisa diterima dengan defisit 2,45%-2,8%," kata dia.

Akuisisi Yang Tidak Berujung ke Alih Kendali

Hairul Rizal 27 Feb 2024 Kontan (H)

Setelah melalui pembahasan yang panjang, divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) tuntas pada Senin (26/2). Hal ini ditandai dengan ditandatanganinya Dokumen Transaksi Pengambilalihan. Saham Divestasi Vale Indonesia oleh Mind Id, Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Industri Pertambangan, sebagai wakil Pemerintah Indonesia. Kesepakatan ini didapat setelah dua pemegang saham INCO, yakni Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining Co Ltd (SMM) bersedia melepas 14% saham mereka secara proprosional kepada Mind Id di harga Rp 3.050 per saham. Lewat divestasi ini, kini Mind Id menjadi pemegang saham mayoritas dengan porsi saham yang digenggam mencapai 34%, naik dari sebelumnya 20%. Mind Id pun tercatat sebagai pemegang saham terbesar INCO. Adapun komposisi kepemilikan saham terbaru paska divestasi ini, VCL menggenggam sebanyak 33,9% dan SMM 11,5%. Porsi saham keduanya menyusut dari sebelumnya masing-masing 43,79% dan 15,03%. Sekitar 20,6% saham INCO yang tersisa berada di tangan publik. Direkur Utama Mind Id Hendi Prio Santoso mengatakan, pihaknya harus merogoh dana sekitar US$ 300 juta untuk menebus saham Vale Canada dan Sumitomo tersebut. "Pembayaran di bulan Juni," terang Hendi, Senin (26/2). Menteri BUMN Erick Thohir turut menimpali sumber pendanaan akuisisi. Menurutnya, Mind Id memiliki banyak uang. Salah satu sumbernya adalah hasil dividen salah satu anggotanya, yakni PT Free-port Indonesia. "Banyak duitnya," ujar Erick dalam kesempatan yang sama. Catatan saja, sempat muncul proyeksi bahwa divestasi saham perusahaan tambang nikel itu akan berujung ke penurunan kepemilikan saham VCL dari 43,79% menjadi hanya 29,79%. Dalam skenario itu, Mind Id akan menjadi pemegang saham paling dominan di Vale Indonesia. "Padahal, pengendalian bisnis itu penting mengingat BUMN memiliki kewajiban untuk memberi dividen bagi negara," ujar Djoko Widajatno, Direktur Eksekutif Indonesia Mining Association (IMA), kemarin. Dalam konteks divestasi INCO, pengendalian juga penting karena Mind Id perlu mengantisipasi pergerakan harga nikel, yang tengah mengalami fluktuasi.

Pilihan Editor