Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )Korupsi Bansos : Juliari Terima Fee Rp 15,1 Miliar
JAKARTA, KOMPAS —Bekas Menteri Sosial Juliari Peter Batubara terbukti memerintahkan pejabat kuasa pengguna anggaran Kementerian Sosial Adi Wahyono dan pejabat pembuat komitmen Kemensos Matheus Joko Santoso memungut fee atau imbalan Rp 10.000 per paket sembako kepada perusahaan yang terlibat dalam pengadaan bantuan sosial untuk penanganan pandemi Covid19 pada tahun 2020.Saat itu Kemensos mengelola 1,9 juta paket bansos di wilayah Jabodetabek dengan nilai anggaran Rp 6,8 triliun.Tiap paket dianggarkan senilai Rp 300.000 dan disalurkan sebanyak 12 kali. Adapun total imbalan yang diterima Rp 32,4 miliar. Sebagian uang itu mengalir ke Juliari Rp 15,1 miliar. Uang itu juga mengalir ke sejumlah pejabat Kemensos untuk membeli dua sepeda Brompton, rumah, dan membayar uang muka mobil. Perbuatan Juliari itu dibacakan majelis hakim PengadilanTindak Pidana Korupsi Jakarta yang diketuai Muhammad Damis dalam pertimbangannya,sebelum menjatuhkan vonis hukuman terhadap Juliari sebagai terdakwa korupsi pengadaan bansos untuk penanganan Covid19,Senin(23/8/2021).
Adapun persidangan ini berlangsung secara daring.Dalam pertimbangannya,majelis hakim yang beranggotakan hakim Yusuf Pranowo dan Joko Subagyo menyebutkan, Juliari menyerahkan uang imbalan yang diterimanya,antara lain, kepada Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kendal Ahmad Suyuti sebesar Rp 508 juta saat Juliari melakukan kunjungan kerja ke Semarang, Jawa Tengah. Namun, uang itu sudah dikembalikan Ahmad Suyuti melalui penyidik KPK.Uang imbalan juga digunakan untuk sewa jet guna kunjungan kerja Juliari seperti ke Semarang dan Bali, membayar honor penyanyi dangdut Cita Citata pada acara makan malam pejabat Kemensos di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, dan membayar honor pengacara Hotma Sitompul untuk kasus kekerasan anak di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Adanya pungutan imbalan itu menyebabkan perusahaan pemenang pengadaan bansos bukanlah perusahaan kompeten. Pemenangnya ada dari perusahaan pupuk serta perusahaan suku cadang perkapalan. Atas perbuatannya, majelis hakim menjatuhkan hukuman12 tahun penjara kepada Juliari. Vonis itu lebih berat satu tahun daripada tuntutan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi. Juliari juga dihukum denda Rp 500 juta subsider 6 bulan penjara."Mengadili, menyatakan Juliari P Batubara terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," ujar Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis. Majelis juga memperberat hukuman Juliari dengan pidana tambahan membayar Rp 14,5miliar subsider dua tahun penjara sebagai pengganti kerugian keuangan negara. Hak untuk dipilih dalam jabatan publik juga dicabut selama empat tahun setelah selesai menjalani pidana pokok. Adapun unsur memberatkan, Juliari menyangkal perbuatan yang dilakukan. Majelis hakim juga mempertimbangkan perbuatan korupsi dilakukan dalam keadaan darurat pandemi Covid19. "Tindak pidana korupsi di wilayah hukum Pengadilan Tipikor Jakarta juga menunjukkan grafik meningkat, baik kuantitas maupun kualitasnya," ujar hakim Yusuf. Hal-hal yang meringankan adalah terdakwa dinilai menderita karena dicerca dan dihina masyarakat, padahal belum ada putusan pengadilan.Selama persidangan, terdakwa dinilai sopan dan kooperatif. Atas putusan itu, baik jaksa KPK maupun Juliari belum menentukan sikap. "Kami pikir pikir," ucap Maqdir Ismail, kuasa hukum Juliari.
Secara terpisah, PelaksanaTugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengapresiasi putusan majelis hakim yang menjatuhkan pidana tambahan kepada Jualiari. Ini dapat menjadi upaya asset recovery hasil tindakpidana korupsi.
IPW: Penjualan Rumah Jabodebek-Banten Naik 24,4 Persen
Indonesia Property Watch (IPW) mencatat penjualan rumah di kawasan Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) dan Banten menanjak pada kuartal II 2021.
Pasar perumahan menunjukkan pertumbuhan landai sejak akhir tahun 2020. Memasuki Q2-2021 pasar perumahan Jabodebek-Banten mengalami pertumbuhan nilai penjualan cukup tinggi sebesar 24,4 persen.
Berdasarkan harga rumah kenaikan tertinggi terjadi pada rumah segmen di atas Rp2 miliar yaitu hingga 125 persen. Lalu, segmen harga Rp500 juta-Rp1 miliar naik sebesar 26,2 persen. Sementara, penjualan untuk rumah sampai Rp500 juta-an turun 24 persen.
Adapun mayoritas komposisi penjualan rumah di Jabodebek-Banten adalah segmen Rp500 juta-Rp1 miliar sebesar 31,9 persen. Lalu, segmen di bawah Rp300 jutaan mengekor 29,9 persen.
Berikutnya, terjadi pergeseran yang cukup tinggi di segmen harga Rp300 juta-Rp500 jutaan dari 25,3 persen menjadi 16,7 persen. Sebaliknya, peningkatan komposisi terjadi pada segmen harga di atas Rp2 miliar yang naik dari 1,3 persen menjadi 9,7 persen.
Beleid Perlindungan Data Tak Kunjung Paripurna
Pembahasan Rancangan Undang Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) masih terus berjalan antara DPR dan pemerintah. Beleid yang telah dibahas sejak tahun 2020 lalu ini memuat sejumlah poin penting seperti jenis data yang perlu dilindungi, pemberian sanksi bila terjadi pelanggaran, penghapusan data oleh pengendali data bila pemilik data meminta data dihapus atau data sudah tak lagi berguna, kewajiban pengendali data untuk mengumumkan bila terjadi kebocoran data dan upaya pemulihannya, serta rencana membentuk lembaga otoritas pengawasan perlindungan data pribadi.
KSPI: Hampir 50 Ribu Pekerja Kena PHK Sejak Awal Tahun
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mencatat, sepanjang tahun ini, nyaris 50 ribu pekerja atau buruh mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi covid-19. "Kalau dikumpulkan (mulai awal 2021) hampir 50 ribu orang kena PHK," kata Presiden KSPI Said Iqbal pada konferensi pers daring, Senin (23/8). Said mengaku belum dapat merincikan angka PHK per sektor karena data sedang dihimpun. Namun, ia berjanji akan mempublikasikan data nanti beserta nama perusahaan yang melakukan PHK.
Secara garis besar, ia menjelaskan ada tiga sektor atau industri berorientasi ekspor yang paling banyak melakukan PHK, yakni tekstil, garmen, dan sepatu. Ia menyebut terjadi penurunan order dari konsumen di luar negeri yang kemudian berdampak pada kapasitas produksi. Dari sana lalu terjadi pengurangan jumlah karyawan.
Seribu Akal Bisnis Tes Usap
Bisnis pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) menjadi primadona di kala pandemi. Sebelum pemerintah menetapkan batas tarif tertinggi, pembentukan harga tes PCR dilakukan melalui mekanisme pasar atau ditentukan oleh pengusaha penyedia layanan tanpa aturan yang jelas.
Relawan LaporCovid-19, Amanda Tan, mengatakan komunitasnya menemukan klinik swasta yang menetapkan harga berlapis bergantung pada kecepatan hasil pemeriksaan, yaitu Rp 495 ribu untuk hasil tes PCR 24 jam, Rp 750 ribu untuk 16 jam, dan Rp 900 ribu untuk 10 jam.
Amanda berujar, LaporCovid-19 juga menemukan upaya penyedia layanan tes usap memangkas komponen biaya esensial demi memaksimalkan keuntungan dan menutup selisih harga yang harus ditanggung untuk pelayanan tes usap.
Peneliti dari Indonesia Corruption Watch, Wana Alamsyah, mengungkapkan, berdasarkan hitungan kasar lembaganya, bisnis tes usap telah menghasilkan perputaran uang yang fantastis. Dia menjelaskan, penghitungan biaya tes PCR dari periode Oktober 2020 hingga Agustus 2021 mencapai Rp 23,2 triliun. Jika dihitung hingga perubahan tarif, penyedia layanan tes PCR ditaksir telah mendapatkan keuntungan hingga Rp 10,46 triliun.
Penghitungan itu didasarkan pada dimulainya pemberlakuan tarif tes PCR tertinggi sebesar Rp 900 ribu pada Oktober 2020, hingga kemudian diberlakukannya tarif baru Rp 495-525 ribu pada Agustus 2021.
Ekspansi Emiten, Ambisi MSIN di Bisnis Game
Kinerja positif yang dibukukan PT MNC Studios International Tbk. (MSIN) hingga semester 1/2021 tak menyurutkan rencana ekspansi perusahaan. Teranyar,entitas anak Group MNC itu menjalin kolaborasi dengan produsen game online yang juga anak usaha perusahaan teknologi rekayasa Sea Ltd, Garena. Dalam keterangan resmi, Rabu (18/8), MSIN menyampaikan telah mencapai kesepakatan dengan PT Garena Indonesia, bagian dari Garena yang merupakan pengembang dan penerbit game online asal Singapura.
Garena terkenal sebagai produsen game ternama dunia, bersama e-commers Shopee, selain itu, kerja sama ini juga mencakup blocking program untuk acara ulang tahun ke-4 Free Fire, yang akan diproduksi oleh divisi game khusus MSIN. MSIN menyebut kolaborasi strategis dengan RCTI+ akan terbukti bermanfaat bagi lini operasi game ESI (Eksports Star Indonesia) kedepannya. Perseroan meyakini kemitraan tersebut bakal menarik perhatian penggemar game di deluruh dunia, yang diproyeksi tumbuh menjadi 577 juta pada 2024.
Pada Senin (16/8), MSIN pun telah menyatakan akan meluncurkan game pertamanya pada September 2021. Game berjudul Rapid Fire ini merupakan online militari shooting game. Bisnis ini mencakup tayangan sinetron, reality show, infotaiment, hingga management artis. Relatif positif bisnis MSIN juga tergambar dari proyeksi cerah PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN). "Pengiklan akan cenderung tentatif menganggarkan iklan, tergantung pada perekonomian, yang artinya pertumbuhan pemasukan iklan akan landai tidak sampai PPKM selesai. Namun segment digital, disisi lain, akan baik-baik saja dan melanjutkan pertumbuhan di tengah potensi kejatuhan tersebut," tulis Andreas dan Ignatius dalam publikasi risetnya, belum lama ini. Tak tertutup kemungkinan, kerja sama lanjutan dengan Garena mampu membawa pundi-pundi keuntungan yang lebih besar bagi MSIN dan group MNC. (YTD)
Disiapkan, IPO Empat Start-up MDI Ventures
Jakarta - MDI Ventures, anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), menargetkan tiga perusahaan portofolionya akan menyandang status unicorn atau memiliki valuasi di atas US$ 1 miliar pada tahun ini. Adapun sedikitnya empat start-up yang disponsori MDI Ventures akan melaksanakan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham dalam rentang dua tahun ke depan. Sejauh ini sudah ada dua perusahaan start-up MDI Ventures yang menjadi unicorn, yakni Nium dan Kredivo. Sementara, satu perusahaan lagi akan menyusul menjadi unicorn pada tahun ini.
Adapun saat ini MDI Ventures memiliki lebih dari 50 portofolio dengan 15 di antaranya berstatus centaur atau memiliki valuasi di atas US$ 100 juta sampai di bawah US$ 1 miliar. Terhadap perusahaan itu, MDI Ventures sudah menggelontorkan investasi tak kurang dari US$ 100 juta. MDI Ventures telah mendapatkan dana segar senilai US$ 500 juta, yang berasal dari kas internal Telkom untuk beberapa tahun ke depan. Pendanaan tersebut diharapkan dapat mewujudkan ambisi menjadi perusahaan modal ventura pertama di Indonesia yang memiliki dana kelolaan investasi lebih dari US$ 1 miliar.
Dana tersebut akan difokuskan pada pendanaan perusahaan teknologi di beberapa sektor, yang pada prinsipnya bisa mendukung ekosistem digital Telkom. Langkah tersebut bisa memicu MDI Ventures meraih pendapatan US$ 5-10 juta per tahun. MDI Ventures telah berinvestasi di lebih dari 44 start-up dari 12 negara, Investasi ini dikelola di bawah beberapa perusahaan ventura seperti MDI Ventures, TMI, Centauri dan Arise dengan investor, yang berasal dari internal Telkom maupun eksternal investor. Di Indonesia, MDI Ventures berperan penting dalam pertumbuhan sejumlah perusahaan rintisan antara lain Kredivo, Cermati, Tanihub, Nium, Alodokter, Fabelio, Bahaso, dan Paxel.
E-Sport Torehkan Sejarah - Jadi Cabor Eksibisi pada PON Papua 2021
E-SPORT resmi dipertandingkan dalam cabang olahraga (cabor) eksibisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, Oktober mendatang. Ini menjadi sejarah, karena untuk kali pertama akan dipertandingkan dalam multievent berskala nasional.
Penetapan E-sport sebagai cabang olahraga ekshibisi PON XX Papua 2021 beserta sembilan cabang olahraga lain berdasar SKKONI Pusat Nomor 67 Tahun 2021. Sekjen PBESI, Frengky Ong mengatakan, rencananya ada tiga nomor atau gim yang dipertandingkan dalam Eksibisi PON XX Papua 2021. Yaitu eFootball PES 2021. Mobile Legends dan Free Fire. Nomor pertandingan battle royale dan MOBA akan dilakukan secara beregu atau tim pada platform MOBA. Sementara sepak bola dilakukan secara perorangan maupun ganda pada platform konsol.
Bagi PBESI, Eksibisi PON XX Papua 2021 menjadi semacam wadah penyaringan atlet-atlet potensial yang nantinya mewakili Indonesia dalam turnamen atau kompetisi internasional. Para atlet E-sport dengan performa terbaik akan mendapat kesempatan menjalani pemusatan latihan di pelatnas dan dibina langsung oleh PBESI.
Mereka akan dipersiapkan untuk mengikuti turnamen-turnamen E-sports internasional dan mewakili Indonesia untuk mengikuti kejuaraan multievent, seperti SEA Games, Asian Games dan lainnya.
Harga Tes PCR Turun, Kinerja RS Terdampak
Polemik tingginya tarif layanan tes PCR untuk mendeteksi virus Covid-19 mulai terjawab. Presiden Joko Widodo meminta Menteri Kesehatan segera menurunkan tarif tes PCR dari kisaran Rp 850.000-Rp 1 juta menjadi Rp 495.000-Rp 525.000. Sebelumnya, harga tes PCR di Indonesia dianggap terlalu mahal dibandingkan negara lain, seperti India dan China. Kini, dengan aturan baru Surat Edaran Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/I/2845/2021 Tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR, Kementerian Kesehatan mengklaim harga tes PCR di Indonesia adalah termurah kedua di kawasan ASEAN setelah Vietnam. Adapun daftar harga Tes PCR di ASEAN meliputi Thailand di kisaran Rp 1.300.000 hingga Rp 2.800.000, Singapura Rp 1.600.000, Filipina pada kisaran harga Rp 437.000 - Rp 1.500.000, Malaysia senilai Rp 510.000, dan Vietnam di harga Rp 460.000. Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Abdul Kadir mengatakan, evaluasi harga ter PCR dilakukan bersama Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang dilakukan melalui perhitungan biaya pengambilan dan pemeriksaan RT-PCR terdiri dari komponen berupa jasa pelayanan/SDM, komponen reagen dan bahan habis pakai (BHP), komponen biaya administrasi, overhead dan komponen lainnya yang kita sesuaikan dengan kondisi saat ini.
Harga Buah Naga Makin Mahal di Medan
Stok buah naga di pasar mulai langka akhir-akhir ini, Kalau pun ada harga jualnya mahal yakni Rp 33.000 per Kg kualitas biasa dan Rp 39.000 kualitas baik. Menurut pantauan SIB, Jumat di pasar-pasar tradisional, buah naga sudah sulit ditemukan. Namun di pasar buah yang sudah punya nama di Medan, selalu ada dipajang dan harganya mahal.
Sementara itu penjualan buah naga lewat online, stok buah naga cukup banyak yakni produk lokal Sumut dan Jawa. Harga jualnya pun beda, buah naga dari Jawa lebih mahal.
Salah seorang pebisnis online yang dihubungi SIB lewat WA mengatakan, buah naga harus lebih dulu dipesan sehari sebelumnya. Stok disebutnya cukup banyak tapi paling sedikit 3 kg.
Disebutnya, harga buah naga lokal ukuran besar Rp 25.000 per Kg, sedangkan produk Jawa Rp30.000 per Kg. "Ukuran kecil Rp 20.000 per Kg lokal dan Rp 22.000 produk asal Jawa. Harga tersebut belum termasuk ongkos kirim," ujarnya.
Diakuinya memang, akhir-akhir ini peminat buah naga semakin meningkat.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









