Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10118 )Bijak Mengelola Tunjangan Hari Raya
Setelah dua tahun menahan diri, tahun ini pemerintah melonggarkan beberapa aturan seperti mudik dan buka bersama. Hal ini menjadi godaan besar bagi ”keamanan” THR yang diterima. Alokasi dana THR disarankan setidaknya untuk tiga pos wajib, Pertama, alokasi untuk zakat dan sedekah. Kedua, THR untuk pekerja dan angpau untuk keluarga. Dimana THR pekerja adalah kewajiban, sedangkan angpau adalah sedekah. Ketiga, kebutuhan Lebaran. Setiap rumah tangga memang memiliki kebutuhan dan keinginan yang bervariasi. Secara umum, kebutuhan Lebaran setiap keluarga dapat diidentifikasi terdiri dari kebutuhan makanan Lebaran serta pemberian THR dan angpau untuk keluarga. Prioritaskan penggunaan dana THR untuk hak ke pekerja dan persiapan hidangan Lebaran. Jika masih ada sisa, baru digunakan untuk belanja yang lain. Idealnya, penggunaan THR maksimal 30 % untuk pos pengeluaran ini karena pos mudik Lebaran belum dikeluarkan. THR sebaiknya tidak dihabiskan hanya untuk keperluan hari raya. Usahakan mengalokasikan kelebihan THR untuk dana darurat setelah dikurangi zakat dan sedekah. Lokasi penyimpanan dana darurat idealnya pada tabungan biasa yang mudah diakses.
THR juga sangat baik digunakan untuk menambah aset investasi. Berbagai impian seperti dana pendidikan anak, dana uang muka pembelian rumah, dan lainnya dapat dibantu dengan investasi dana THR. Pemilihan aset investasi sebaiknya tetap disesuaikan dengan jangka waktu berinvestasi dan profil risiko calon investor. THR juga bisa dialokasikan untuk kebutuhan tahun ajaran baru pada pendidikan anak. Jika tahun ini Anda tidak memperoleh THR, usahakan rumah tangga untuk mencari tambahan penghasilan dari berbisnis rumahan. Tidak perlu mengejar untung besar, asal dagangan laku dan ada keuntungan tipis. Keuntungan yang dikumpulkan ini bisa mengurangi beban rumah tangga bulanan sehingga penghasilan bulanan dapat dikelola untuk pengeluaran Lebaran. (Yoga)
Dampak Penipuan, Lingkaran Pelaku Terkena Getahnya
AJ (53) tak mampu menutupi rasa kesalnya terhadap Mohammad Iqbal Pangestu (29). Putra sulung yang seharusnya menjadi kebanggaan malah mencoreng nama baik keluarga. Satu setengah tahun ini, AJ mengurung diri di gubuk sederhana di Kabupaten Tangerang, Banten. Ia malu, tetangga mengecap Iqbal sebagai penipu. Anak sulungnya, Iqbal, menghadapi tuduhan penipuan berkedok cinta terhadap setidaknya empat perempuan. Modusnya dengan cara memanipulasi data diri ketika mendekati korban, lalu meminta supaya korban membuka pinjaman daring atau online. ”Polisi sudah ada yang datang ke sini. Ketua RT, RW, dan tetangga sekitar tahu. Saya sama sekali tidak tahu keberadaan Iqbal,” ucap AJ. Beban hidup AJ makin berat karena impitan ekonomi. Ia sudah lepas tangan menghadapi kelakuan anaknya. Dia khawatir, masa depan keluarganya berantakan karena kasus ini. Ia tidak mau terseret lebih jauh dan berusaha menyelamatkan keluarga
Tak hanya keluarga, penipuan berkedok cinta ini juga mencemarkan nama baik kampus dan instansi tempat mereka bekerja. Pihak Politeknik Maritim AMI Makassar (Polimarim) berkali-kali menerima laporan pengaduan atas mantan siswanya, Emirat Moniharapon (29). Dia dituduh menipu empat perempuan. Korbannya teperdaya Emirat yang terlihat religius dan bertubuh gagah. Sebagian korbannya terjerat bujuk rayu Emirat melalui Facebook dan Instagram. Staf pengajar Polimarim, Badaruddin, geram pada tingkah anak didiknya ini. Sebelumnya, seorang perempuan berinisial NT datang kekampus untuk mencari Emirat. ”Dia perempuan asal Malang, Jawa Timur. Jauh-jauh datang bersama orangtuanya hanya untuk mencari Emirat. Ia ditipu Rp 20 juta oleh Emirat,” ucapnya di Kampus Polimarim, Makassar, Sulsel. Badaruddin tidak menyangka dan langsung memanggil Emirat untuk dimintai penjelasan. Ia juga memanggil ibu Emirat supaya orangtua kedua belah pihak saling bertemu. ”Akhirnya kedua belah pihak membuat surat perjanjian yang meminta Emirat segera mengembalikan uang milik NT,” ujarnya. Badaruddin mengira masalah ini sudah selesai. Beberapa bulan setelah Emirat lulus, tiba-tiba Badaruddin ditelepon RK (43), ibu satu anak asal Bekasi, Jawa Barat. Ia mengaku ditipu Emirat Rp 180 juta lewat hubungan cinta palsu. Mendapat laporan itu, emosi Badaruddin memuncak. ”Anak ini ternyata mencoreng nama baik kampus. Ini masuk pelanggaran berat. Jika tahu akan begini, lebih baik tidak kami luluskan,” ujarnya.
Sementara itu, lembaga sosial Thisable Enterprise memberi klarifikasi setelah kasus Dewala viral di Twitter dan Instagram pada 2021. Lembaga itu membuat pernyataan supaya instansinya tidak ikut terseret dalam pusaran kasus Leonardus Wahyu Dewala (32). Sebelumnya, Dewala mencatut nama lembaga itu di situs LinkedIn, bahwa ia pernah bekerja di sana. Thisable Enterprise menyatakan, Dewala sudah tidak bekerja di sana sejak Oktober 2019. Pihak Thisable Enterprise tidak ingin dilibatkan dalam setiap pemberitaan miring tentang Dewala. Menurut mereka, pencantuman nama Thisable Enterprise di profil LinkedIn Dewala berada di luar kendali instansi.Klarifikasi Thisable disampaikan saat Dewala menghadapi tuduhan melakukan eksploitasi 74 perempuan yang dikenalnya melalui aplikasi Tinder dan Bumble sejak 2013-2021. (Yoga)
Kepastian Tahapan dan Anggaran Pemilu 2024 Kembali Mundur
Kepastian tahapan dan anggaran Pemilu 2024 menjadi dua hal krusial yang perlu segera disepakati Komisi II, pemerintah, dan penyelenggara pemilu. Namun, penyelenggaraan konsinyering dan rapat informal untuk membahas detail teknis Rancangan Peraturan KPU (PKPU) mengenai Tahapan, Program, dan Jadwal Pemilu 2024 justru mundur hingga setelah Lebaran. Sebelumnya, konsinyering mengenai Rancangan PKPU tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pemilu 2024 sedianya dilakukan pada 21-23 April 2022. Adapun DPR menjalani masa reses dari 15 April hingga 16 Mei 2022. Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung, mengatakan, rapat konsinyering ditunda karena alasan teknis, yakni menyesuaikan waktu dengan situasi reses di DPR. Pada masa reses, anggota DPR kembali ke daerah pemilihan masing-masing untuk menemui konstituen. Penyelenggaraan konsinyering juga diharapkan dapat diikuti oleh perwakilan fraksi-fraksi di Komisi II.
Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi Khoirunnisa Nur Agustyati menyayangkan penundaan jadwal konsinyering. Sebab, saat ini yang ditunggu publik ialah kepastian tahapan dan anggaran pemilu yang amat menentukan kepastian penyelenggaraan Pemilu 2024. Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengatakan, selama menunggu jadwal konsinyering, KPU mematangkan kembali materi untuk rapat informal tersebut. Namun, ia memastikan KPU tetap konsisten memulai tahapan pemilu pada 14 Juni 2022. Beberapa hal yang jadi perhatian KPU, antara lain, lamanya waktu kampanye yang berkaitan dengan penyediaan dan distribusi logistik.Hasyim mengingat- kan, perhatian (concern) KPU adalah menyediakan logistik pemilu tepat waktu,terutama surat suara dan formulir-formulir. (Yoga)
Usut Subsidi Minyak Goreng Kemasan
Serikat Petani Kelapa Sawit meminta Kejagung menguak mafia industri sawit dari hulu ke hilir. Tak hanya kasus gratifikasi izin ekspor, Kejagung juga perlu mengusut penyaluran subsidi minyak goreng kemasan sederhana dan premium yang pernah digulirkan pemerintah awal tahun ini. Sekjen Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Mansuetus Darto mengatakan, petani sawit mengapresiasi dan mendukung langkah Kejagun menuntaskan kasus dugaan gratifikasi izin ekspor CPO dan produk turunannya. Petani sawit pengelola
Head of Center of Food, Energy, and Sustainable Development Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra PG Talattov berpendapat, setiap kebijakan yang digulirkan pemerintah selalu memiliki celah munculnya kejahatan ekonomi dan risiko moral/aji mumpung. Kasus dugaan gratifikasi izin ekspor CPO dan produk turunannya menunjukkan masih ada kejahatan kerah putih yang menjadi momok bagi perekonomian nasional. Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) menekankan pentingnya membenahi tata niaga, terutama dalam pendistribusian. Selama ini belum ada sistem memadai untuk memantau pendistribusian produk-produk sawit itu. Direktur Eksekutif GIMNI Sahat Sinaga menuturkan, saat ini produsen-produsen minyak goreng anggota GIMNI dilibatkan menggulirkan program minyak goreng curah bersubsidi. GIMNI tak hanya bertanggung jawab memproduksi minyak goreng curah, tetapi diminta mengawasi pendistribusiannya hingga ke pengecer. (Yoga)
Pasar Apartemen Masih Lesu
Dari laporan Colliers Indonesia, pada triwulan I-2022 hanya ada 278 unit apartemen baru yang terjual di Jakarta. Permintaan terhadap apartemen menurun dibandingkan triwulan IV-2021 yang sebanyak 516 unit. Senior Associate Director Research Colliers Indonesia Ferry Salanto, Kamis (21/4) mengatakan, pembelian apartemen bukan prioritas utama dalam situasi sekarang. (Yoga)
Mudik dan Belanja Lebaran Ramai di Media Sosial
Daya tarik Lebaran di segi ekonomi terekam dalam perbincangan
warganet di media sosial dan pemberitaan media massa daring. Berdasarkan
pantauan Litbang Kompas melalui aplikasi Talkwalker selama sepekan (11-17 April
2022), terdapat 2.425.000 perbincangan warganet dari berbagai platform media social
terkait kata kunci ”Lebaran” dan ”Idul Fitri”. Perbincangan ini telah
menghasilkan interaksi sebanyak 1,1 juta akun pengguna media sosial. Selain
soal mudik, topik tertinggi ialah perbincangan seputar mode pakaian Lebaran yang
menjadi perhatian warganet. Momentum ini juga dimanfaatkan oleh lokapasar untuk
menyebarkan promosi di media sosial. Salah satu toko daring yang berhasil
memanfaatkan momentum ini ialah Lazada Indonesia yang menduduki urutan teratas
percakapan tertinggi di kalangan warganet. Lazada Indonesia berhasil menggaet 92,5
ribu interaksi warganet melalui video singkat di platform Tiktok. Di kanal
tersebut, Lazada Indonesia mempromosikan event Lebaran Mega Sale yang berisi
berbagai diskon untuk berbagai barang, khususnya pakaian, yang menjadi incaran konsumen
menjelang Lebaran.
Lokapasar lainnya yang juga gencar memanfaatkan momentum ini ialah Shopee Indonesia.Tagar#KetupatShopee menjadi tagar terpopuler yang digunakan warganet, terutama di Twitter. Sebab, setiap hari hingga hari raya nanti, Shopee Indonesia menggelar kuis berhadiah dan warganet yang terlibat wajib menyertakan tagar tersebut. Fenomena lainnya yang dapat dicermati di Twitter ialah semakin gencarnya para pemilik toko daring yang menjajakan foto barang jualannya secara sporadis, misalnya di kolom komentar suatu cuitan. Usaha promosi terselubung seperti ini juga diikuti oleh akun-akun dropshipper dan reseller dari berbagai toko daring. Tujuannya tentu sama, memanfaatkan momentum persiapan Lebaran untuk menarik pembeli. Gencarnya promosi jualan ti- dak hanya di sektor ritel pakaian, tetapi juga menjalar ke sektor jual beli kendaraan. Dalam rekaman kata kunci dan tagar terkait ”Lebaran” dan ”Idul Fitri”, terdapat cukup banyak tagar promo mobil bekas dan baru, khususnya tipe SUV (sport utility vehicle) yang cocok digunakan sebagai sarana mudik bersama keluarga. (Yoga)
Penipu Berkedok Cinta Berkeliaran di Dunia Maya
Penipu berkedok cinta atau love scammer di aplikasi kencan dan media sosial ternyata banyak berkeliaran di Indonesia, sedikitnya ada 91 korban yang mengalami eksploitasi finansial dan eksploitasi seksual. Korban umumnya terdampak berkepanjangan, seperti kesulitan ekonomi dan gangguan emosi. Pelacakan terhadap terduga penipu dan korban dilakukan sepanjang Maret-April 2022 di Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Jatim, DIY, dan Sulsel. Empat terduga yang terlacak adalah Faris Ahmad Faza (31), Muhammad Iqbal Pangestu (29), Leonardus Wahyu Dewala (32), dan Emirat Moniharapon (29). Dari empat terduga penipu berkedok cinta ini, tiga orang, kecuali Leonardus Dewala, sudah dilaporkan ke kepolisian atas dugaan penipuan. Sebanyak 17 korban dari tiga terduga penipu mengalami kerugian lebih dari Rp 1 miliar. Sementara ada 74 perempuan mengaku mengalami eksploitasi seksual Dewala, baik secara verbal maupun fisik. Faris Ahmad Faza diduga menguras uang hingga Rp 350 juta dari sembilan korban di Jatim dan Jateng. Para korban mayoritas perempuan berusia 25-33 tahun yang dijadikan pasangan lebih dahulu lewat cinta palsu dalam kurun 12 bulan (2021-2022). Empat dari sembilan korban Faza sudah melaporkan ke kepolisian di wilayah masing-masing atas dugaan penipuan.
”Dia posesif, melarang saya dekat dengan orang lain,” ujar CB (33), analis keuangan sebuah bank di Purwokerto, Jateng, yang kehilangan Rp 60 juta selama berhubungan dengan Faza. Di Purwokerto, Faza juga menipu seorang dokter berinisial IT. IT mengenal Faza dengan nama Areza di aplikasi Tinder. Setelah bertemu di Tinder, IT dan Faza berhubungan lewat Whatsapp. Kepada IT, Faza mengaku memiliki usaha yang tengah kolaps dan membutuhkan dana. IT tertipu hingga Rp 80 juta karena bualan Faza. Adapun Mohammad Iqbal Pangestu dilaporkan dua dari empat korbannya. Saat beraksi, Iqbal bergerak cepat, mendekati korban, mengeksploitasi,dan meninggalkannya begitu saja kurang dari dua pekan. Ini dilakukan pada WT (25), perempuan pekerja BUMN di Semarang, dan AM (26), pegawai swasta di Jakarta. Iqbal memperdaya WT lewat aplikasi Line, sementara AM lewat Bigo. Terduga lain yang dilaporkan ke polisi adalah Emirat Moniharapon. Dia dilaporkan atas dugaan penipuan oleh pengusaha perhiasan, RK (43). Ibu satu anak ini merasa dieksploitasi Emirat melalui hubungan palsu dengan kerugian materi Rp 180 juta. Sementara itu, meski tak menghadapi laporan polisi, Leonardus Wahyu Dewala menghadapi tuduhan mengeksploitasi seksual 74 perempuan. Dewala diduga memanipulasi data diri untuk memikat pasangan. Dewala aktif di aplikasi kencan Bumble, Tinder, dan OKCupid sepanjang 2018-2020. Korban-korbannya menuding dia berbohong sebagai lulusan salah satu kampus di Swiss.
Tak semua korban dengan mudah menceritakan nasibnya. Untuk dapat berkomunikasi dengan korban, harus melalui perantara, baik teman, kerabat, pendamping, maupun sesame korban lain. Menurut Ketua Kelompok Humas Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Natsir Kongah, tren kejahatan penipuan berkedok cinta di medsos dan aplikasi kencan semakin marak selama pandemi. Natsir menyebut penipuan ini membahayakan dan termasuk dalam salah satu kejahatan siber. Penipu tidak hanya menyasar korban di dalam negeri, tetapi juga korban di luar negeri. PPATK menemukan kerugian Rp 8,13 miliar penipuan berkedok cinta dalam rentang 2020 sampai 2022. (Yoga)
Pandemi Menggerus Upah Pekerja
Pada tahun 2020, upah pekerja laki-laki turun 6 % dari Rp 3,16 juta per bulan menjadi Rp 2,98 juta per bulan. Sementara penurunan upah pekerja perempuan, 4 %, dari Rp 2,45 juta per bulan menjadi Rp 2,35 juta per bulan. Pada tahun 2021, upah pekerja laki-laki masih turun menjadi Rp 2,96 juta per bulan. Sementara pada pekerja perempuan, upah yang diterima masih sama. Meski demikian, kesenjangan upah antara pekerja laki-laki dan pekerja perempuan tetap terlihat, yakni berkisar Rp 600.000 hingga Rp 700.000.
Akibat pandemi, penurunan upah terbesar pada tahun 2020 dialami oleh pekerja yang berpendidikan rendah (SD ke bawah), sebesar 8,3 % dari Rp 1,8 juta per bulan menjadi Rp 1,65 juta per bulan. Sementara pada pekerja lulusan perguruan tinggi, upah turun 6,8 % menjadi Rp 4,1 juta per bulan. Penurunan upah pada kelompokvini berlanjut pada 2021 menjadivRp 3,99 juta per bulan.Penurunan upah terjadi sebagai dampak dari lesunya perekonomian yang didera pandemi. Selain mengurangi jumlah karyawan, perusahaan juga mengurangi jam kerja karyawan. Hal itu berimbas pada pengurangan gaji/upah. Hingga tahun 2021 masih terdapat 27,67 juta buruh/karyawan/pegawai yang menerima upah rendah, yaitu kurang dari Rp 35,5 juta per tahun. (Yoga)
Penjabat Kepala Daerah, Pemilihan Tertutup Buka Ruang Korupsi
Proses pemilihan 272 penjabat kepala daerah rentan melahirkan praktik jual beli jabatan. KPK menaruh perhatian besar terhadap ancaman itu. Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Egi Primayogha (19/4), mengatakan, potensi konflik kepentingan dalam pemilihan penjabat kepala daerah sangat besar. Hanya ada satu pihak yang menentukan, yakni pemerintah pusat melalui Kemendagri. Jika proses itu tidak dilakukan secara terbuka dan menihilkan ruang partisipasi publik, potensi penyelewengan akan kian besar. Bentuk penyelewengan yang memungkinkan terjadi ialah praktik jual beli jabatan. ASN calon penjabat kepala daerah menawarkan uang kepada pihak yang berwenang menentukan penjabat agar dirinya dipilih. Praktik ini sudah kerap diungkap KPK, tetapi umumnya terjadi pada level jabatan di pemda. Jika praktik itu dibiarkan, korupsi lebih besar memungkinkan terjadi. ASN yang dipilih akan berpikir untuk balik modal saat menjadi penjabat. Akibatnya, APBD dikorupsi, bisa juga berkongkalikong dengan pengusaha, memuluskan perizinan ataupun memberikan proyek tertentu, dengan imbalan suap.
Menanggapi potensi korupsi itu, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, pihaknya akan memberikan atensi pada proses pemilihan penjabat kepala daerah tersebut. Salah satu yang menjadi kekhawatiran, menurut Plt Jubir KPK Ali Fikri, munculnya praktik jual beli jabatan dalam proses pemilihan penjabat. Ia membenarkan uang suap yang dikeluarkan bagi seseorang untuk bisa mendapat jabatan tertentu membuka potensi korupsi yang lebih besar saat orang itu menjabat. Banyak penyelenggara negara yang ditangkap KPK karena proses yang diwarnai dengan suap. Maka, KPK berharap proses pemilihan penjabat mampu mencegah praktik jual beli jabatan. Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni menuturkan, saat ini era keterbukaan, transparansi, dan akuntabilitas. Sebagai contoh, mekanisme perencanaan dan penganggaran pemda sudah terintegrasi dengan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) di Kemendagri. Hal ini ia klaim sudah bisa menutup celah bagi para penjabat kepala daerah dan pejabat lainnya untuk bermain anggaran. (Yoga)
Terlibat Suap, PT Merial Dihukum Bayar Uang Pengganti Rp 126 Miliar
PT Merial Esa divonis membayar denda Rp 200 juta dan mengganti kerugian negara Rp 126,135 miliar karena terbukti menyuap anggota DPR dan pejabat Badan Keamanan Laut untuk memenangkan tender proyek pengadaan satelit pemantau dan pesawat nirawak di Bakamla tahun 2016. Vonis ini lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum yang juga meminta penutupan seluruh atau sebagian perusahaan selama setahun. Putusan itu dibacakan majelis hakim Pengadilan Tipikor yang diketuai Surachmat, Selasa (19/4). Vonis hakim itu lebih rendah dibandingkan tuntutan jaksa KPK. Sebelumnya, jaksa KPK menuntut PT Merial Esa dengan pidana denda Rp 275 juta. Jaksa juga menuntut pidana tambahan berupa biaya pengganti kerugian negara Rp 133 miliar dan penutupan seluruh atau sebagian perusahaan selama satu tahun. Apabila pidana denda tidak dibayarkan paling lambat satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, harta benda milik PT Merial Esa dapat disita oleh jaksa untuk membayar denda itu. Jangka waktu pembayaran dapat diperpanjang sebanyak satu kali selama satu bulan. (yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









