Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )Kejati Papua Usut Proyek Listrik Tak Sesuai Standar
Kejaksaan Tinggi Papua tengah mengusut kasus dugaan korupsi anggaran pembangunan jaringan listrik di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, tahun anggaran 2017-2018. Kasus yang merugikan negara Rp 40 miliar tersebut telah menghambat layanan listrik bagi masyarakat setempat. Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana (24/6) mengatakan, pihaknya mendukung penuh kejaksaan mengungkap kasus korupsi anggaran pembangunan jaringan listrik di Kabupaten Pegunungan Bintang hingga tuntas.
Penyidik Kejaksaan Tinggi Papua menemukan pengadaan kabel untuk jaringan listrik tidak sesuai spesifikasi standar, yakni berbahan aluminium. Selain itu, panjang kabel hanya 3 kilometer. Seharusnya kabel yang disiapkan PT Nusa Power berbahan tembaga. Sementara kabel untuk pembangunan jaringan listrik sesuai kontrak tender sepanjang 17 kilometer. Spei mengungkapkan, mangkraknya pembangunan jaringan listrik menyebabkan masyarakat belum dapat menikmati layanan listrik selama 24 jam dalam sehari. Kini, layanan listrik baru beroperasi di Distrik Oksibil, ibu kota Pegunungan Bintang, dari pukul 17.00 hingga 02.00 WIT. (Yoga)
Dana PC-PEN Perkuat Subsidi
Kementerian Keuangan menyatakan, realisasi serapan anggaran Program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) hingga 17 Juni 2022 yang baru Rp113,5 triliun atau 24,9% dari pagu atau anggaran sebesar Rp455,62 triliun, lebih dikarenakan pandemi Covid-19 yang terkendali serta UMKM dan korporasi yang mulai bangkit. Dengan perkembangan ini, pemerintah pun mempunyai ruang untuk merelokasi dan mere-focusing sebagian anggaran PC-PEN ke pos-pos lain seperti penguatan bantuan sosial (bansos), subsidi energi dan pangan yang telah menjadi problem global. Sementara untuk klaster Penguatan Pemulihan ekonomi khususnya program-program kementerian/lembaga (K/L), mulai ada kemajuan setelah proses tender pengadaan selesai dilakukan. "Selanjutnya untuk program insentif, saat ini banyak UMKM atau korporasi sudah mulai pulih dan bangkit, sehingga fasilitas yang disediakan pemerintah pemanfaatannya relatif kecil," ucap Staf Ahli Kementerian Keuangan Bidang Pengeluaran Negara Made Arya. (Yetede)
Rem Lonjakan Subsidi BBM
Anggaran subsidi BBM dan elpiji hingga akhir Mei membengkak menjadi Rp75,4 triliun. Angka itu naik jauh dibanding pada tahun sebelumnya, yang sebesar Rp56,5 triliun. Selain karena perbedaan harga BBM di dalam negeri dan harga minyak dunia, lonjakan terjadi lantaran volume konsumsi BBM. "Ini yang perlu dikendalikan Pertamina," kata Sri Mulyani saat berbicara dalam konferensi pers terkait dengan APBN pada Kamis lalu. Hingga tanggal 31 Mei, realisasi BBM yang mendapat subsidi, seperti solar dan minyak tanah, naik dari 5 juta kiloliter secara tahunan, penyaluran solar diperkirakan mencapai Rp16 juta, lebih tinggi dari kuota awal yang ditetapkan 15,10 juta kiloliter. Estimasi kelebihan kuota tersebut membuat pemerintah harus menambah anggaran kompensasi dan subsidi energi. Dalam APBN 2022, pemerintah mengasumsikan Indonesian cruid price diangka US$ 63 per barel. (Yetede)
Kemkes : Ada 70 Kasus Hepatitis Misterius
Kementerian Kesehatan (Kemkes) melaporkan, per Jumat (24/6), ada 70 kasus hepatitis akut misterius di Indonesia. Sebanyak 16 kasus berstatus probable atau diduga terinfeksi hepatitis misterius.
Belum Putus Tarif Baru BPJS Kesehatan
Perkara penyesuaian besaran iuran peserta BPJS Kesehatan masih belum tampak kepastiannya, kendati pemerintah berencana menguji coba kelas rawat inap standar (KRIS) mulai 1 Juli mendatang. "Sampai sekarang kementerian dan lembaga masih melakukan kajian dan simulasi untuk memastikan keberlanjutan, peningkatan mutu, dan ekuitas program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional)," ujar anggota Dewan JKN, Muttaqien, kepada Tempo, kemarin. Juru bicara BPJS Kesehatan, Arief Budiman, menuturkan kajian yang dilakukan lembaganya bersama DJSN dan Kementerian Kesehatan tidak hanya menyoalkan iuran peserta. Secara umum, tiga lembaga ini tengah merumuskan definisi operasional kelas standar yang bisa berimbas tak hanya pada iuran, tapi juga kualitas layanan dan tarif INA-CBG's (pembayaran dengan sistem paket berdasarkan penyakit pasien). (Yetede)
KERUSAKAN HUTAN, Kemegahan Rimba dan Kemiskinan
Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang luasnya 1,389 juta hektar merupakan benteng terakhir berbagai jenis flora dan fauna endemis. Di sana tumbuh padma raksasa (Rafflesia arnoldii) dan bunga bangkai (Amorphophallus titanum) yang sangat langka. TNKS juga menjadi habitat harimau sumatera dan Gajah. Karena kekayaannya itu, sejak 2004 TNKS dan dua taman nasional lain di Sumatera, yakni TN Gunung Leuser dan TN Bukit Barisan Selatan, diakui sebagai situs warisan dunia hutan hujan tropis oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO).
Ison (43) bercerita, sebenarnya enggak ada yang mau jadi pembalak karena nyawa taruhannya. Namun, mau gimana lagi, itu demi makan anak dan istri. Ison mulai menebang kayu di hutan TNKS sejak usia 17 tahun. Awalnya, hanya untuk kebutuhan material saat keluarganya membangun rumah. Namun, lama-lama, dia juga mulai sering diupah para cukong (pemilik pabrik pengolahan kayu ilegal) untuk ke hutan menebang kayu jenis meranti. Di daerah Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi, Syahban berladang di wilayah TNKS, walau ia tahu itu dilarang, karena hanya bertani yang mereka bisa.
Persoalan yang sama dihadapi HN, petani bawang di sekitar Puncak Rakutak, Desa Sukarame, Bandung, Jabar. Setahun terakhir, HN menggarap lahan di kawasan Cagar Alam Kawah Kamojang. Meski menyadari melanggar aturan, aktivitasnya tetap dilakukan karena dia tak kebagian lahan di desanya. Ketimbang membeli lahan seharga puluhan juta per hektar, merambah kawasan cagar alam menjadi pilihan yang lebih realistis. Setahun lalu, HN membuka lahan dengan bantuan petani lain. ”Untuk 150 tumbak (2.100 meter persegi) ini, modalnya Rp 15 juta, mulai buka lahan sampai ke panen,” katanya.
Pelaksana Harian Kepala Balai Besar TNKS Teguh Ismail, Jumat (13/5), mengatakan, pembalakan dan perambahan hutan erat kaitannya dengan kebutuhan ekonomi warga. Karena itu, Balai Besar TNKS mengutamakan upaya pencegahan untuk menyelesaikan persoalan itu. Pelaksana Harian Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jabar Himawan Sasongko mengatakan, perlu pendekatan khusus untuk menurunkan perambahan dari kawasan Cagar Alam Kawah Kamojang. Menurut dia, memenjarakan perambah yang merupakan masyarakat kecil bukanlah solusi terbaik. (Yoga)
Dunia Ulurkan Tangan untuk Afghanistan
Sejumlah negara mulai mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Afghanistan. Di luar isu Taliban, persoalan kemanusiaan jadi perhatian utama saat Afghanistan diempas bencana. Setidaknya hingga saat ini lebih dari 1.000 orang dikabarkan tewas akibat gempa itu. Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, Kamis (23/6), menyatakan akan memberikan bantuan kemanusiaan sebesar satu juta USD atau Rp 14,8 miliar. Pemerintah Jepang juga bakal memberikan bantuan kemanusiaan ke Afghanistan. Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Seiji Kihara mengatakan dalam sebuah konferensi pers di Tokyo, pihaknya sedang mengoordinasikan langkah-langkah untuk memberikan dukungan kebutuhan segera ke Afghanistan. Jepang sedang mendiskusikan dan menganalisis kebutuhan lokal di lokasi bencana.
Sebelumnya, PBB menyatakan Program Pangan Dunia (WFP) mengirim makanan dan peralatan logistik ke daerah-daerah yang terkena dampak, dengan tujuan awalnya mendukung 3.000 rumah tangga. ”Rakyat Afghanistan sudah menghadapi krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya menyusul konflik selama beberapa dekade, kekeringan parah, dan perekonomian. Gempa bumi hanya akan menambah kebutuhan kemanusiaan yang sudah sangat besar yang mereka tanggung setiap hari,” kata Gordon Craig, Wakil Direktur Negara WFP di Afghanistan. AS juga bergerak membantu melalui lembaga bantuan internasional mereka, USAID, dan entitas pemerintah federal lainnya. Jake Sullivan, salah satu penasihat keamanan nasional pemerintahan Presiden Joe Biden, mengungkapkan, AS berkomitmen untuk melanjutkan dukungannya kepada rakyat Afghanistan. (Yoga)
Uang Ganti Pemusnahan Sapi Rp 10 Juta Per Ekor
Rapat yang dipimpin Presiden Jokowi membahas perkembangan dan penanganan penyakit mulut dan kuku menyetujui penyiapan ganti rugi Rp 10 juta dari setiap sapi yang terpaksa dimusnahkan. ”Pemerintah akan menyiapkan ganti, terutama untuk peternak UMKM sebesar Rp 10 juta per sapi,” kata Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto seusai rapat di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, yang diunggah kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (23/6). Rapat juga menyepakati, di sejumlah daerah akan ada larangan pergerakan sapi hidup. Larangan itu di level kecamatan yang terdampak PMK yang disebut ”daerah merah”. ”Daerah merah ini ada di 1.765 dari 4.614 kecamatan atau 38 %. Seluruhnya detail akan dimasukkan dalam instruksi mendagri,” ujar Airlangga.
Presiden Jokowi juga sudah menyetujui struktur satgas penanganan PMK yang akan dipimpin Kepala BNPB. Selaku wakil satgas, antara lain Dirjen Peternakan Kementan, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Deputi Kementerian Koordinator Perekonomian, serta Asisten Operasi Kapolri dan Panglima TNI. Menurut Airlangga, rapat juga menyetujui pengadaan vaksin yang khusus tahun ini sekitar 29 juta dosis dan seluruhnya dibiayai dari dana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). Presiden juga mengarahkan untuk terus menyiapkan obat-obatan. (Yoga)
Wapres Soroti Penanganan Desa Tertinggal
Pembangunan desa menjadi semacam pusat pertaruhan majunya pembangunan Indonesia pada masa depan. Di sisi lain, hampir 25 % dari 74.961 desa di Indonesia hingga tahun 2021 masih dalam kategori tertinggal dan sangat tertinggal. Kemendes PDTT diminta mengupayakan agar pada 2024 sudah tidak ada lagi desa tertinggal dan sangat tertinggal. ”Sampai tahun 2021 masih terdapat 23,24 % desa yang masuk dalam kategori tertinggal dan sangat tertinggal berdasarkan data Indeks Desa Membangun atau IDM. Saya meminta Kemendes PDTT bekerja keras agar pada 2024 sudah tidak ada lagi desa tertinggal dan sangat tertinggal,” kata Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Kamis (23/6).
Wapres Amin menuturkan hal tersebut pada sambutan Penghargaan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) BUMN/Swasta dan Promosi Desa Wisata Nusantara di Jakarta. Saat ini, desa menjadi titik awal pengungkit pemulihan ekonomi masyarakat sehingga pemerintah mendorong ekonomi desa terus bergerak. Oleh sebab itu, kata Wapres Amin, pemerintah bertekad terus meningkatkan dan memperbaiki penyaluran dana desa serta program pengembangan BUMDes dengan melibatkan tokoh penggerak desa. supaya desa semakin sejahtera. (Yoga)
Carilah Aset Aman dari Gempuran Resesi Baru
Resesi Amerika Serikat (AS) di depan mata. Para tokoh keuangan dan pebisnis AS seperti Nouriel Roubini, Goldman Sachs Group, sampai Elon Musk, melihat peluang resesi AS mulai terjadi tahun ini. Pasar modal Tanah Air juga terpengaruh. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menyentuh rekor penutupan tertinggi 7.262,77 pada April lalu, tak lagi melanjutkan penguatan. Selain soal resesi, pasar modal juga terpengaruh isu kenaikan suku bunga di berbagai negara. Analis Investindo Nusantara Sekuritas Pandhu Dewanto menuturkan. di tengah ancaman resesi, umumnya akan terjadi switching ke saham defensif.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









