Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )Jatuh Bangun Ketahanan Energi Indonesia
Sejalan dengan penanganan pandemi
yang membaik, aktivitas manusia mulai bergeliat, demikian pula industri, pusat
bisnis, dan komersial. Secara perlahan, harga minyak mentah merangkak naik.
Pada Januari 2022, jenis Brent tercatat seharga 86 USD per barel. Saat perang
Rusia-Ukraina meletus pada pekan terakhir Februari, harga minyak pada bulan
tersebut melonjak menjadi 96 USD per barel. Puncaknya, minyak mentah sempat
menyentuh harga 139 USD per barel pada awal Maret 2022. Sebagai negara net
importer minyak, Indonesia sama sekali tak diuntungkan dengan tingginya harga
minyak mentah kali ini. Pemerintah dipaksa menambah anggaran subsidi BBM,
khususnya jenis Pertalite (RON 90). PT Pertamina (Persero) menjual Pertalite
seharga Rp 7.650 per liter, sedangkan harga keekonomiannya saat ini di kisaran
Rp 12.000 per liter. Sementara jenis Pertamax (RON 92) dijual Rp 12.500 per
liter di saat harga keekonomiannya menyentuh Rp 17.000 per liter.
”Arus kas Pertamina menjadi negatif sejak awal tahun karena harus menanggung selisih harga jual BBM eceran,” ujar Menkeu Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Banggar DPR pada 19 Mei 2022. Pada Maret 2022 arus kas operasional Pertamina sudah negatif 2,44 miliar USD. Seperti data yang dipaparkan Sri Mulyani dalam rapat tersebut, jika tak ada tambahan penerimaan dari pemerintah (kompensasi atas selisih harga jual BBM eceran oleh Pertamina), pada akhir tahun ini kas Pertamina diperkirakan bisa defisit hingga 12,98 miliar USD. Situasi ini akan menurunkan peringkat kredit Pertamina. Tahun ini, subsidi energi (BBM, elpiji, dan listrik) yang diproyeksikan Rp 134 triliun membengkak jadi Rp 208,9 triliun. Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro (23/6) mengatakan, tingginya harga minyak mentah dunia saat ini sebenarnya bisa menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengoptimalkan sumber daya dalam negeri. Mengutip data SKK Migas, dari 128 cekungan di Indonesia, masih ada 68 cekungan yang belum diteliti mengenai kandungan sumber daya migasnya. (Yoga)
Jadi Korban Karena Lemah Perlindungan
Kakak adik itu masih anak-anak. Sang Kakak Khairil, 9 tahun dan adiknya, Hasril 5 tahun. Dalam usia sangat belia itu, mereka harus merasakan kenyataan hidup yang sangat pahit. Delapan bulan mereka mendekam di rumah tahanan imigrasi (Depot Tahanan Imigresen/DTI) Tawau, Sabah, Malaysia. Di tempat itu pula mereka kehilangan sang ayah yang selama ini menjadi sandaran hidup. "Kami temukan mereka di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan pada Oktober 2021," kata Koordinator Koalisi Buruh Migran Berdaulat (KBMB), Abu mufakir, kepada Tempo, kemarin.
"Mereka kami pulangkan ke rumah neneknya di Bulukumba, Sulawesi Selatan," Mereka dilahirkan di sebuah kawasan perkebunan sawit di Lahad Datu, Tawau, Sabah. Kelahiran mereka tak pernah tercatat dalam administrasi otoritas Sabah ataupun di Kabupaten Bulukumba tepat kelahiran bapak-ibunya. Pada Maret 2021 Aris mengajak kakak adik itu pulang ke Bulukumba. Nahas truk pengangkut sawit yang mereka tumpangi terjaring razia kepolisian Malaysia. Mereka dijebloskan ke DTI Tawau bersama puluhan imigran lain yang ikut terjaring. (Yetede)
Atlet Nasional Muhammad Abdurrahman Juarai Katagori Men Elite
Atlet nasional Muhammad Abdurrohman tampil sebagai juara katagori Men Elite dalam lomba balap sepeda Velocity Criterium di Central Park Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Minggu (26/6). Muhammad Abdurrahman meraih gelar juara pertama setelah menyelesaikan 10 lap dalam waktu 30 menit 07,072 detik. Peringkat kedua direbut Muhammad Gilang Persada, kemudian posisi ketiga direbut Muhammad Andy Royan dengan selisih waktu. "Acara berlangsung dengan kondusif. Para penonton sangat tertib dan fasilitas di lokasi pertandingan juga usah memadai," ujar Muhammad Abdurrahman kepada Investor Daily seusai pertandingan, Minggu (26/6). Pada katagori Men Master A, Anang Prabowo tampil sebagai juara pertama. Sedangkan Arri Pratama menduduki posisi kedua dan Bagus Hefnar menyusul di urutan ketiga. Pada katagori Men Master B, juara pertama diraih Zulkifli. Posisi runner up berhasil dicapai ferri Nanto dan urutan ketiga oleh Asep Suryaman. Katagori ketiga Men Master B menempuh jarak 13,8 km atau 6 sip. (Yetede)
Dipaksa Tabah Di tanah Sabah
Menjadi penghuni rumah detensi imigran (Depot Tahanan Imigresen/DTI) Papar Kimanis, Sabah, Malaysia, adalah kenangan terburuk bagi Rose. Di tempat itu ia dan ribuan buruh imigran Indonesia mendapat perlakuan tidak manusiawi. Bahkan ayahnya meninggal dalam keadaan yang mengenaskan. Rose bersama suami dan kedua orang tuanya tinggal di Sabah sebagai buruh imigran. Tiga anaknya turut dibawa kesana, bibinya juga ikut serta dengan mereka, Pada Maret 2020,satu keluarga itu ditangkap kepolisian Malaysia yang tengah menggelar operasi besar-besaran. Mereka langsung dijebloskan ke penjara selama tiga bulan tanpa putusan pengadilan. Sebulan menjalani hukuman Rose mendengar Ayahnya sakit. "Jari kaki Ayah diamputasi di klinik DTI" kata perempuan berusia 29 tahun itu, kemarin. Pada April 2020 sehari selepas idul fitri Rose mendengar Ayahnya meninggal, "Satu minggu kemudian jenazahnya baru bisa dikuburkan itu pun setelah suami saya memaksa meminta jenazah dari petugas," Keluarga Rose merupakan segelintir dari ribuan WNI yang mendapat perlakuan buruk dari rumah detensi imigrasi Malaysia. (Yetede)
KONSEP SENI NFT, Senyawa dalam ”Reconnection”
Karya bertajuk ”Reconnection” dari Dewa Gede Raka Jana Nuraga (30), seniman asal Gianyar, Bali, menghiasi halaman 1 Kompas edisi Senin (27/6). Raka menggambarkan seseorang yang mengenakan kacamata realitas berimbuh (augmented reality) sembari merayakan keberagaman budaya Indonesia. Latar belakang kerja sama ini tak lain kesamaan semangat yang sama-sama ingin beradaptasi dengan perubahan sembari tetap berpijak pada budaya Nusantara. Intinya, teknologi kekinian dan orisinalitas budaya sepatutnya bersenyawa.
Raka memandang perkembangan dunia yang mengarah ke Web3 sekarang ini dapat berjalan beriringan tanpa meninggalkan identitas budaya. Filosofi itu pula yang diyakini Kompas, teknologi terkini semestinya menjadi sarana bagi masyarakat untuk semakin terhubung dan menjalin ajang silaturahmi antar individu. Ilustrasi ini akan hadir juga sebagai NFT yang dapat menjadi bagian dari koleksi publik pada jejaring blockchain ethereum. ((Yoga)
Habis Pandemi Lowongan Marak Lagi
Gencarnya vaksinasi Covid-19 dan pelonggaran pembatasan sosial menambah keyakinan pelaku usaha terhadap pemulihan ekonomi. Iklan lowongan kerja marak lagi sejak tahun lalu. Namun, pelaku industri mewaspadai kondisi global di tengah ancaman resesi tahun ini. Tren pembukaan lowongan kerja baru antara lain terlihat di JobStreet.com Indonesia. Laman lowongan dan tempat melamar kerja itu dalam JobStreet Outlook Report 2022 menyebutkan, jumlah iklan lowongan kerja yang terpasang di JobStreet Indonesia pada 2021 naik dua kali lipat dibandingkan tahun 2020.
Sektor industri yang paling banyak memasang iklan lowongan kerja di platform JobStreet Indonesia sepanjang tahun 2021 antara lain manufaktur (22.700 iklan loker), ritel dan perdagangan (21.200 iklan). ”Kalau perusahaan sektor manufaktur memiliki iklan lowongan dan jumlah pelamar kerja terbanyak, itu selaras pernyataan pemerintah yang menyebut sektor manufaktur sebagai penopang pertumbuhan ekonomi,” ujar Country Marketing Manager JobStreet Indonesia Sawitri Hertoto (25/6). Sepanjang 2021, JobStreet Indonesia mencatat kenaikan volume pemasangan iklan loker khusus pemasaran digital sebesar 167 %. Porsi iklan loker spesialisasi itu mencapai 10,7 % total iklan yang masuk. (Yoga)
Beli Minyak Goreng Bisa Pakai Peduli Lindungi
Pemerintah dan ID Food atau Holding BUMN Pangan akan mengintegrasikan aplikasi Warung Pangan dengan Peduli Lindungi untuk memperluas distribusi minyak goreng curah. Dengan begitu, masyarakat dapat membeli minyak goreng curah Rp 14.000 per liter melalui aplikasi Peduli Lindungi. Dirut ID Food Frans Marganda Tambunan, Minggu (26/6) mengatakan, 3.900 warung, toko, dan koperasi mitra Warung Pangan telah mendistribusikan minyak goreng curah program pemerintah. (Yoga)
'PR' Lawas dan Berulang
Buruknya kondisi buruh migran Indonesia di rumah tahanan imigrasi di Sabah merupakan masalah yang berulang. Perusahaan harus memastikan bahwa komoditas yang dihasilkan bukan dari pola relasi kerja yang tidak adil. Temuan Koalisi Buruh Migran (KBMB) perihal buruknya kondisi buruh migran Indonesia yang terlantar di rumah tahanan imigrasi di Sabah, Malaysia, dinilai merupakan masalah lawas yang tak terselesaikan dan berulang. Ketua Bidang Advokasi dan Jaringan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Zainal Arifin, menilai pemerintah tak serius melindungi buruh migran, meski telah meratifikasi konvensi internasional perlindungan hak-hak pekerja migran serta anggota keluarganya. Konvensi itu kemudian disahkan melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2021. "Lemahnya pengawasan dan perlindungan sejak sebelum keberangkatan hingga sampai di negara tujuan menjadikan persoalan buruh migran seperti lingkaran setan dan berulang," ujar Zainal saat dihubungi kemarin. (Yetede)
Demam 2024
Pemilihan umum RI masih dua tahun lagi. Tetapi, sejak tahun lalu demamnya sudah marak. Gejala begini tidak baru. Juga tidak universal. Semangat berpolitik dibutuhkan demokrasi, asal tidak meluap jadi berlebihan, hingga nyaris pecah perang saudara. Panasnya suhu politik dua pemilu terdahulu (2014, 2019) berlanjut tahunan. Di sela-selanya ditambah panasnya pemilihan gubernur DKI Jakarta (2017). Dalam semua peristiwa itu, yang paling bersemangat bukan elite politik yang berebut jabatan, melainkan pendukung fanatic mereka. Banyak persahabatan hancur. Kerukunan keluarga jadi retak. Di Indonesia, pemilu seakan-akan menjadi pertarungan kekuatan ekstrem baik lawan ekstrem buruk. Disebut ”seakan-akan” karena kenyataan bisa sangat berbeda.
Setelah terpilih sebagai Presiden RI dan wakilnya (2019), Jokowi-Ma’ruf Amin mengajak pesaing mereka, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, bergabung dalam kabinet negara. Betapa mubazir persaingan dan kebencian antar pendukung mereka terdahulu yang sempat berbuntut huru-hara. Pihak yang kalah tidak menerima hasil pemilu. Kebencian antar kubu nyaris memecah keutuhan bangsa. Bukannya jera, gairah masyarakat umum tampaknya sudah terpacu menyambut Pemilu 2024. Seakan-akan hasil pemilu tidak penting. Agaknya berjuang habis-habisan mendukung elite dari satu kubu melawan elite kubu lain sudah cukup memberikan kenikmatan tersendiri. Mungkin karena semangat, gairah, dan tenaga di negeri ini berlimpah ruah. Perlu disalurkan. Pemilu 2024 masih dua tahun lagi tapi demamnya sudah marak. (Yoga)
Komunitas Lokal Perlu Dilibatkan dalam Restorasi Ekosistem Hutan
Upaya menurunkan emisi dengan merestorasi ekosistem hutan dan lahan perlu melibatkan peran serta masyarakat lokal sejak awal. Tujuannya, agar hasil yang diraih lebih optimal baik dari aspek lingkungan maupun ekonomi. Co-founder Rimba Raya Conservation Eka Ginting dalam webinar B20 side event tentang upaya dekarbonisasi melalui peran serta komunitas lokal, Jumat (24/6) mengemukakan, partisipasi komunitas lokal adalah syarat inti dalam pengembangan karbon hutan atau proyek untuk menghasilkan karbon kredit dari upaya perlindungan hutan.
Saat ini, Rimba Raya Conservation juga memiliki sejumlah program pemulihan ekosistem dan proyek karbon yang melibatkan langsung masyarakat lokal, salah satunya di Riau. Pelibatan komunitas lokal melalui proyek dekarbonisasi khususnya di hutan itu akan memberikan tiga manfaat. Manfaat pertama yaitu menghasilkan pendapatan tambahan, kedua meningkatkan kualitas hidup, dan ketiga mengembangkan inovasi,” ujarnya.
Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari KLHK Agus Justianto menyatakan, salah satu komitmen dan upaya pemerintah dalam menurunkan emisi di sektor kehutanan dan tata guna lahan dilakukan dengan menetapkan penyerapan karbon bersih atau FoLU Net Sink tahun 2030. Agus mengakui, upaya mencapai FoLU Net Sink 2030 membutuhkan dukungan semua pihak termasuk aspek pendanaan dan SDM. Implementasi ini diperkirakan membutuhkan dana lebih dari Rp 200 triliun dengan porsi kebutuhan terbesar untuk pembangunan hutan tanaman industri sekitar Rp 76 triliun. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









