Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )Pemimpin, Modal Manusia, dan Indonesia Raya
Agar menjadi negara bangsa modern yang besar, sesuai impian pendirinya, Indonesia harus dipimpin pemimpin besar dengan pikiran besar dan untuk kebesaran bangsanya. Pemimpin besar itu harus menjiwai kesadaran tentang arah bangsa ke depan dengan berkata jujur bahwa kita sedang dan akan mengalami masa-masa tersulit dalam kehidupan nasional. Di tengah situasi yang tersulit pun, pemimpin besar itu tampil ke publik untuk memberikan keyakinan penuh kepada rakyatnya bahwa bangsa ini akan mampu keluar dari masa-masa tersulit jika seluruh elemen kekuatan bangsa bersatu padu dan bergotong royong dalam membangun Indonesia. Hal ini sesuai semangat yang digelorakan pendiri dan proklamator RI, Soekarno, de samenbundeling van alle revolutionaire krachten in de natie (1963).
Pemimpin besar itu lebih memilih investasi pada modal manusia (human capital) daripada modal fisik (physical capital) untuk kemajuan Indonesia Raya, dengan falsafah kepemimpinan mikul duwur mengilhami pemimpin besar itu untuk memulai tradisi politik baru dengan memberikan apresiasi atas warisan para pendahulunya yang telah berinvestasi maksimal pada modal fisik, mulai dari jalan, jembatan, bandara, pelabuhan, sirkuit, bendungan, sampai infrastruktur lain, sehingga Indonesia diharapkan mampu mengatasi ketertinggalannya dari dunia maju dan negara lain di Asia Tenggara. Tanpa menafikan manfaat besar dalam berinvestasi pada modal fisik, pemimpin besar itu meyakinkan rakyatnya bahwa investasi maksimal pada modal fisik tanpa diiringi investasi yang maksimal pula pada modal manusia justru memperlemah kompetisi kualitas sumber daya manusia dalam rangka mempersiapkan generasi emas 2045.
Dengan memprioritaskan kualitas sumber daya manusia sebagai faktor penentu dan pembeda bagi terwujudnya impian Indonesia Emas di tahun 2045, TP Rachmat mengajak kita semua mengambil peran aktif dan konstruktif dalam ikhtiar kolektif dan konsisten untuk mewujudkan ”pendidikan yang utuh dan menyeluruh, yang beyond brain”. Inilah model pendidikan yang menjadi pintu masuk untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Akhirnya, pemimpin besar itu harus menyadari bahwa pengembangan pada aspek kualitas manusia menjadi pilihan investasi terbaik dan terpenting untuk Indonesia Raya dalam jangka panjang dan selama-lamanya semata-mata diperuntukkan demi kemakmuran, kesejahteraan, dan kualitas hidup rakyatnya. (Yoga)
Mudahnya Mencuri Kayu di Hutan Konservasi
Pembalakan liar dan perambahan hutan konservasi di sejumlah wilayah Indonesia terus dibiarkan. Investigasi harian Kompas di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Sumbar dan Jambi, Cagar Alam Cycloop Papua, serta Cagar Alam dan Taman Wisata Alam Kawah Kamojang, Jabar, mengungkap penyusutan kawasan hutan konservasi akibat perambahan dan pembalakan liar. Penelusuran di TNKS, Mei 2022, mendapati sejumlah lokasi pembalakan liar dan pembukaan hutan di areal taman nasional. Di salah satu bukit di Nagari Gambir Sungai Sako Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, mudah ditemukan pohon kamper atau borneo berdiameter 1,5 meter dan tinggi tegakan 20 meter yang ditebang dan ditinggalkan. Koordinat lokasi GPS di titik pembalakan tersebut jelas termasuk dalam kawasan TNKS.
Seorang pembalak, Ison (43), berkata, mereka bekerja dalam tim beranggota lima orang. Empat orang menebang pohon dan mengalirkan balok kayu, satu lainnya khusus membawa perbekalan, biasanya diupah Rp 350.000 untuk membawa chainsaw (gergaji mesin) dan bensin satu jeriken besar sampai ke titik penebangan. Para cukong biasa mengupah Ison dan temannya untuk mengambil 10 meter kubik kayu meranti. Artinya, mereka harus menebang empat pohon meranti. Semeter kubik kayu meranti dibeli cukong dengan harga Rp 1 juta. Pelaksana Harian Kepala Balai Besar TNKS Teguh Ismail mengatakan telah mengetahui informasi terkait sawmill (perusahaan pengolah kayu) yang mengambil kayu dari TNKS. Beberapa perusahaan pengolah kayu memang memiliki izin dari pemerintah. Aturannya, mereka hanya boleh mengolah kayu dari hutan produksi, masalahnya ada kayu (dari kawasan TNKS) masuk ke situ.
Di Cagar Alam (CA) Cycloop, dari dua lokasi yang ditelusuri November tahun lalu, ditemukan beberapa titik pembalakan liar. Pertama, di Distrik Heram, Kota Jayapura. Di sini pembalakan terlihat di sepanjang jalur pipa PDAM Jayapura. Lahan di kanan dan kiri pipa PDAM sudah berganti menjadi kebun pepaya dan pisang. Sementara di Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara, perkebunan warga sudah merangsek ke kawasan CA Cycloop. Hutan ditebang lalu berganti kebun nanas. Menggunakan kamera drone, terlihat jelas beberapa bukit di sekitar sumber air sudah gundul. Kepala Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Papua Edward Sembiring mengakui masih ada aktivitas pembukaan lahan di CA Cycloop, yang seluas 31.480 hektar (ha), dan berada di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. (Yoga)
Pastikan Baterai Bisa Didaur Ulang
Pengembangan baterai sangat dibutuhkan sebagai penyimpan energi dan merupakan salah satu teknologi inti dalam kendaraan listrik. Riset dan pengembangan baterai kendaraan listrik ini agar mengedepankan aspek berkelanjutan dan ramah lingkungan, dimulai dari penambangan material baterai, proses produksinya, hingga baterai dapat didaur ulang agar tak menimbulkan permasalahan baru di masa mendatang. Hal tersebut mengemuka dalam konferensi internasional tentang baterai untuk energi terbarukan dan kendaraan listrik (ICB-REV) 2022 secara daring, Rabu (22/6). Acara yang diselenggarakan Institut Penelitian Baterai Nasional (NBRI) pada 21-23 Juni ini menghadirkan sejumlah pembicara dan pakar dari sejumlah negara.
Profesor bidang material dari New University of Lisbon, Portugal, Rodrigo Martins, mengemukakan, pengembangan baterai yang berkelanjutan harus fokus pada sejumlah aspek. Baterai harus berasal dari sumber atau bahan yang bisa dipertanggungjawabkan, dibuat dari manufaktur berkelanjutan dan sirkular, serta dapat didaur ulang kembali. Kepala Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material BRIN Ratno Nuryadi mengatakan, peleburan seluruh lembaga penelitian ke dalam BRIN membuat pengembangan baterai dapat lebih terarah. BRIN terus fokus pada riset material dari hulu hingga hilir, termasuk untuk teknologi penambangan, sintesis prekursor, bahan aktif, hingga proses daur ulang. (Yoga)
Insentif Bahan Bakar Fosil Meningkat, Energi Terbarukan Menurun
Insentif Pemerintah Indonesia untuk bahan bakar fosil meningkat 30 % selama periode 2016-2020, sementara insentif untuk energi terbarukan justru menurun. Kondisi ini membuat Indonesia memiliki pekerjaan rumah besar untuk mencapai target terkait energi terbarukan. Demikian laporan International Institute for Sustainable Development (IISD yang disampaikan dalam diskusi daring ”Indonesia’s Energy Support Measures: Shifting Support from Fossil Fuels to Clean Energy”,Rabu (22/6). Dari 78 dukungan atau insentif yang diidentifikasi, karena keterbatasan data, hanya 29 yang dapat dikuantifikasi dalam riset itu.
Pengukuran dalam laporan itu menyasar minyak dan gas, kelistrikan, batubara, biofuel, energi terbarukan, serta kendaraan listrik dan baterai. Dari kalkulasi, 94,1 % insentif diberikan untuk produksi dan konsumsi bahan bakar fosil, sedangkan biofuel 4,97 %. Adapun energi terbarukan kurang dari 1 %. Senior Policy Advisor and Lead IISD Indonesia Lourdes Sanchez mengatakan, dalam rentang 2016 hingga 2020, peningkatan insentif (subsidi dan kompensasi) untuk bahan bakar fosil mencapai 30 % atau Rp 246 triliun. Sementara dukungan untuk energi terbarukan justru menurun dari Rp 3 triliun pada 2016 menjadi Rp 2 triliun pada 2020. (Yoga)
Manipulasi Takaran BBM di SPBU Diusut
FT (61), pemilik SPBU di Jalan Raya Serang–Jakarta Km 70, Kabupaten Serang, Banten, dan BP (68), manajer penjualan SPBU, ditetapkan sebagai tersangka manipulasi takaran bahan bakar minyak di SPBU. Kepala Subbidang I Industri Perdagangan dan Investasi pada Ditreskrimsus Polda Banten Komisaris Chandra Sasongko, Rabu (22/6/2022), menyatakan, dari tindakan yang dilakukan pada 2016-Juni 2022 itu, mereka meraup Rp 7 miliar. (Yoga)
SURVEI LITBANG ”KOMPAS”,: KEMISKINAN MASIH JADI PEKERJAAN RUMAH
Meski derajat penurunan kepuasan publik atas kinerja pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin dibidang kesejahteraan sosial relatif tidak dalam, tetapi penurunan didominasi anjloknya kepuasan mengatasi kemiskinan yang cukup dalam, yaitu turun 10 % ketimbang Januari 2022. Dari 59 % pada survei Januari 2022 menjadi 49 % pada survei Juni 2022. Survei Litbang Kompas selama periode pandemi Covid-19 dari Agustus 2020 juga menunjukkan kepuasan terhadap indikator mengatasi kemiskinan selalu mendapat apresiasi terendah dibandingkan dengan empat indikator kesejahteraan sosial lainnya. Pekerjaan rumah pemerintah dan kerja kabinet bidang kesejahteraan sosial tampaknya masih berat dalam upaya mengentaskan warga dari kemiskinan ini.
Baru saja perekonomian mulai bangkit setelah pandemi mereda, perekonomian nasional kembali diguncang konflik bersenjata Rusia-Ukraina yang berdampak pada ekonomi global. Rantai pasok sejumlah komoditas terganggu sehingga mengakibatkan kenaikan harga bahan bakar, listrik, dan transportasi. Dampak lebih luas dirasakan masyarakat dengan naiknya inflasi dan harga-harga bahan pokok. Ancaman dan tantangan di bidang ekonomi tersebut berimbas pada kesejahteraan sosial masyarakat. Naiknya harga BBM, harga minyak goreng yang melejit enam bulan terakhir dan naiknya beberapa harga bahan pangan, berpotensi meningkatkan angka kemiskinan. Padahal, angka kemiskinan berdasarkan laporan BPS September 2021, sudah mengalami penurunan 1,04 juta jiwa, dan persentasenya kembali menjadi satu digit (9,71 %). Ancaman lebih besar lagi justru pada angka kemiskinan ekstrem. (Yoga)
Derap Partai Saling Lobi
Partai Politik mengencangkan sabuk menuju Pemilihan Umum 2024. Mereka sibuk menjajaki komunikasi dengan partai lain untuk diajak berkoalisi demi memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold). Kemarin, Partai NasDem kembali kedatangan tamu. Setelah sebelumnya Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto, giliran Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu yang mampir ke NasDem Tower, Jakarta Pusat. "Ada banyak kesamaan pandangan dan pikiran yang sangat memungkinkan bagi kami untuk kolaborasi," kata Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh seusai pertemuan, Rabu, 22 Juni 2022. Nasdem menjadi partai pertama yang telah mengumumkan tiga bakal calon presiden yang akan diusung dalam pemilihan Presiden 2024. Mereka adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Yetede)
HUT KE-495 JAKARTA, Solid dan Bersama Wujudkan Visi Jakarta
Rabu (22/6), Provinsi DKI Jakarta merayakan ulang tahunnya yang ke-495. Di malam ulang tahunnya, karnaval digelar di Jakarta Fair Kemayoran atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) Ke-53 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakpus, Selasa (21/6). Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dalam sambutan di Jakarta Fair Kemayoran, Selasa malam, mengharapkan, warga kota Jakarta bisa solid dan bersama demi membangkitkan perekonomian. Warga bergerak maju dan berbenah sesuai dengan visi Jakarta. Seusai karnaval, perayaan semalam berlanjut dengan pesta kembang api dengan membawa harapan Jakarta kota maju, lestari, dan berbudaya yang warganya terlibat dalam mewujudkan keberadaban, keadilan, dan kesejahteraan bagi semua.
Peringatan HUT Ke-495 Jakarta pada tahun ini diisi dengan sejumlah rangkaian acara mulai 24 Mei hingga 25 Juni dengan tajuk ”Jakarta Hajatan”. Ini berarti perayaan seluruh pencapaian, kolaborasi, kemeriahan, dan pesta yang mengajak seluruh warga untuk aktif serta bersama membangun kota. Riza Patria mengemukakan, Jakarta hajatan mewujud dalam semangat kolaborasi, akselerasi, dan elevasi. Semangat itu membawa pesan optimisme dan bukti upaya yang telah, sedang, dan akan dilakukan menuju Jakarta sebagai kota global. Riza Patria turut mengajak seluruh warga untuk memeriahkan dan meramaikan Jakarta Fair Kemayoran, termasuk membeli produk lokal, pertanda kecintaan dan kebanggaan. Tidak lupa juga menikmati ragam kuliner, wahana bermain, diskon gede-gedean, dan keseruan lainnya. (Yoga)
Prabowo, Ganjar, dan Anies Tetap Teratas
Menhan Prabowo Subianto, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih konsisten berada di posisi teratas tokoh potensial calon presiden pilihan publik. Parpol mesti mempertimbangkan preferensi masyarakat dalam menetapkan capres jika tak ingin kehilangan pemilih, karena figur capres masih jadi magnet yang menentukan pilihan publik pada parpol. Kondisi itu juga menunjukkan masih lemahnya identifikasi kepartaian (party id). Publik belum bisa membedakan ideologi serta program antara satu partai dan partai lain sehingga ikatan psikopolitis dengan rakyat pun tidak terjalin kuat.
Survei Litbang Kompas pada 26 Mei hingga 4 Juni 2022 menunjukkan, Prabowo masih menduduki urutan teratas dengan elektabilitas 25,3 %. Ganjar Pranowo di urutan kedua dengan elektabilitas 22 %. Adapun Anies Baswedan memiliki tingkat keterpilihan 12,6 %. Posisi ini belum berubah jika dibandingkan dengan survei serupa Januari lalu. Namun, elektabilitas Prabowo dan Anies cenderung turun jika dibandingkan dengan survei Januari lalu. Elektabilitas mereka saat itu 26,5 % dan 14,2 %. Adapun elektabilitas Ganjar naik dibandingkan dengan survei Januari sebesar 20,5 %. Lewat survei itu juga terekam, kecenderungan publik dalam memilih parpol sangat dipengaruhi oleh pilihan capres. Dari 1.200 responden yang diwawancarai secara tatap muka, 31 % akan berpindah ke parpol lain jika capres yang diusung tidak sesuai preferensi pribadi mereka. (Yoga)
Megawati Ingatkan Kader PDIP untuk Tidak Melakukan Manuver Politik
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan peringatan keras kepada seluruh kader partai yang melakukan manuver politik untuk pencalonan presiden pada pemilu 2024."Kalian siapa yang berbuat manuver, keluar." kata Megawati dengan suara tinggi saat memberikan sambutan dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI Perjuangan Tahun 2021 di Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6). Dia pun meminta semua kader bersabar menunggu keputusannya dalam menentukan siapa sosok yang akan menjadi bakal calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres) dalam pemilu 2024. Dia mengingatkan kader PDIP untuk tidak terlena di zona nyaman, mengingat PDIP sering memiliki catatan positif terkait hasil survei elektabilitas partai politik. Dia bahkan mempersilahkan PDIP yang hanya menikmati zona nyaman untuk mengundurkan diri. "Mereka berpikir, saya masuk PDIP karena saya bisa merasakan nantinya ada zona nyaman di PDIP, maka saya akan selalu mengatakan orang itu mundur dari PDIP, tidak ada gunanya," tutur Megawati. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









