Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10118 )Uang Ganti Pemusnahan Sapi Rp 10 Juta Per Ekor
Rapat yang dipimpin Presiden Jokowi membahas perkembangan dan penanganan penyakit mulut dan kuku menyetujui penyiapan ganti rugi Rp 10 juta dari setiap sapi yang terpaksa dimusnahkan. ”Pemerintah akan menyiapkan ganti, terutama untuk peternak UMKM sebesar Rp 10 juta per sapi,” kata Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto seusai rapat di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, yang diunggah kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (23/6). Rapat juga menyepakati, di sejumlah daerah akan ada larangan pergerakan sapi hidup. Larangan itu di level kecamatan yang terdampak PMK yang disebut ”daerah merah”. ”Daerah merah ini ada di 1.765 dari 4.614 kecamatan atau 38 %. Seluruhnya detail akan dimasukkan dalam instruksi mendagri,” ujar Airlangga.
Presiden Jokowi juga sudah menyetujui struktur satgas penanganan PMK yang akan dipimpin Kepala BNPB. Selaku wakil satgas, antara lain Dirjen Peternakan Kementan, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Deputi Kementerian Koordinator Perekonomian, serta Asisten Operasi Kapolri dan Panglima TNI. Menurut Airlangga, rapat juga menyetujui pengadaan vaksin yang khusus tahun ini sekitar 29 juta dosis dan seluruhnya dibiayai dari dana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). Presiden juga mengarahkan untuk terus menyiapkan obat-obatan. (Yoga)
Wapres Soroti Penanganan Desa Tertinggal
Pembangunan desa menjadi semacam pusat pertaruhan majunya pembangunan Indonesia pada masa depan. Di sisi lain, hampir 25 % dari 74.961 desa di Indonesia hingga tahun 2021 masih dalam kategori tertinggal dan sangat tertinggal. Kemendes PDTT diminta mengupayakan agar pada 2024 sudah tidak ada lagi desa tertinggal dan sangat tertinggal. ”Sampai tahun 2021 masih terdapat 23,24 % desa yang masuk dalam kategori tertinggal dan sangat tertinggal berdasarkan data Indeks Desa Membangun atau IDM. Saya meminta Kemendes PDTT bekerja keras agar pada 2024 sudah tidak ada lagi desa tertinggal dan sangat tertinggal,” kata Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Kamis (23/6).
Wapres Amin menuturkan hal tersebut pada sambutan Penghargaan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) BUMN/Swasta dan Promosi Desa Wisata Nusantara di Jakarta. Saat ini, desa menjadi titik awal pengungkit pemulihan ekonomi masyarakat sehingga pemerintah mendorong ekonomi desa terus bergerak. Oleh sebab itu, kata Wapres Amin, pemerintah bertekad terus meningkatkan dan memperbaiki penyaluran dana desa serta program pengembangan BUMDes dengan melibatkan tokoh penggerak desa. supaya desa semakin sejahtera. (Yoga)
Carilah Aset Aman dari Gempuran Resesi Baru
Resesi Amerika Serikat (AS) di depan mata. Para tokoh keuangan dan pebisnis AS seperti Nouriel Roubini, Goldman Sachs Group, sampai Elon Musk, melihat peluang resesi AS mulai terjadi tahun ini. Pasar modal Tanah Air juga terpengaruh. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menyentuh rekor penutupan tertinggi 7.262,77 pada April lalu, tak lagi melanjutkan penguatan. Selain soal resesi, pasar modal juga terpengaruh isu kenaikan suku bunga di berbagai negara. Analis Investindo Nusantara Sekuritas Pandhu Dewanto menuturkan. di tengah ancaman resesi, umumnya akan terjadi switching ke saham defensif.
Pemimpin, Modal Manusia, dan Indonesia Raya
Agar menjadi negara bangsa modern yang besar, sesuai impian pendirinya, Indonesia harus dipimpin pemimpin besar dengan pikiran besar dan untuk kebesaran bangsanya. Pemimpin besar itu harus menjiwai kesadaran tentang arah bangsa ke depan dengan berkata jujur bahwa kita sedang dan akan mengalami masa-masa tersulit dalam kehidupan nasional. Di tengah situasi yang tersulit pun, pemimpin besar itu tampil ke publik untuk memberikan keyakinan penuh kepada rakyatnya bahwa bangsa ini akan mampu keluar dari masa-masa tersulit jika seluruh elemen kekuatan bangsa bersatu padu dan bergotong royong dalam membangun Indonesia. Hal ini sesuai semangat yang digelorakan pendiri dan proklamator RI, Soekarno, de samenbundeling van alle revolutionaire krachten in de natie (1963).
Pemimpin besar itu lebih memilih investasi pada modal manusia (human capital) daripada modal fisik (physical capital) untuk kemajuan Indonesia Raya, dengan falsafah kepemimpinan mikul duwur mengilhami pemimpin besar itu untuk memulai tradisi politik baru dengan memberikan apresiasi atas warisan para pendahulunya yang telah berinvestasi maksimal pada modal fisik, mulai dari jalan, jembatan, bandara, pelabuhan, sirkuit, bendungan, sampai infrastruktur lain, sehingga Indonesia diharapkan mampu mengatasi ketertinggalannya dari dunia maju dan negara lain di Asia Tenggara. Tanpa menafikan manfaat besar dalam berinvestasi pada modal fisik, pemimpin besar itu meyakinkan rakyatnya bahwa investasi maksimal pada modal fisik tanpa diiringi investasi yang maksimal pula pada modal manusia justru memperlemah kompetisi kualitas sumber daya manusia dalam rangka mempersiapkan generasi emas 2045.
Dengan memprioritaskan kualitas sumber daya manusia sebagai faktor penentu dan pembeda bagi terwujudnya impian Indonesia Emas di tahun 2045, TP Rachmat mengajak kita semua mengambil peran aktif dan konstruktif dalam ikhtiar kolektif dan konsisten untuk mewujudkan ”pendidikan yang utuh dan menyeluruh, yang beyond brain”. Inilah model pendidikan yang menjadi pintu masuk untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Akhirnya, pemimpin besar itu harus menyadari bahwa pengembangan pada aspek kualitas manusia menjadi pilihan investasi terbaik dan terpenting untuk Indonesia Raya dalam jangka panjang dan selama-lamanya semata-mata diperuntukkan demi kemakmuran, kesejahteraan, dan kualitas hidup rakyatnya. (Yoga)
Mudahnya Mencuri Kayu di Hutan Konservasi
Pembalakan liar dan perambahan hutan konservasi di sejumlah wilayah Indonesia terus dibiarkan. Investigasi harian Kompas di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Sumbar dan Jambi, Cagar Alam Cycloop Papua, serta Cagar Alam dan Taman Wisata Alam Kawah Kamojang, Jabar, mengungkap penyusutan kawasan hutan konservasi akibat perambahan dan pembalakan liar. Penelusuran di TNKS, Mei 2022, mendapati sejumlah lokasi pembalakan liar dan pembukaan hutan di areal taman nasional. Di salah satu bukit di Nagari Gambir Sungai Sako Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, mudah ditemukan pohon kamper atau borneo berdiameter 1,5 meter dan tinggi tegakan 20 meter yang ditebang dan ditinggalkan. Koordinat lokasi GPS di titik pembalakan tersebut jelas termasuk dalam kawasan TNKS.
Seorang pembalak, Ison (43), berkata, mereka bekerja dalam tim beranggota lima orang. Empat orang menebang pohon dan mengalirkan balok kayu, satu lainnya khusus membawa perbekalan, biasanya diupah Rp 350.000 untuk membawa chainsaw (gergaji mesin) dan bensin satu jeriken besar sampai ke titik penebangan. Para cukong biasa mengupah Ison dan temannya untuk mengambil 10 meter kubik kayu meranti. Artinya, mereka harus menebang empat pohon meranti. Semeter kubik kayu meranti dibeli cukong dengan harga Rp 1 juta. Pelaksana Harian Kepala Balai Besar TNKS Teguh Ismail mengatakan telah mengetahui informasi terkait sawmill (perusahaan pengolah kayu) yang mengambil kayu dari TNKS. Beberapa perusahaan pengolah kayu memang memiliki izin dari pemerintah. Aturannya, mereka hanya boleh mengolah kayu dari hutan produksi, masalahnya ada kayu (dari kawasan TNKS) masuk ke situ.
Di Cagar Alam (CA) Cycloop, dari dua lokasi yang ditelusuri November tahun lalu, ditemukan beberapa titik pembalakan liar. Pertama, di Distrik Heram, Kota Jayapura. Di sini pembalakan terlihat di sepanjang jalur pipa PDAM Jayapura. Lahan di kanan dan kiri pipa PDAM sudah berganti menjadi kebun pepaya dan pisang. Sementara di Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara, perkebunan warga sudah merangsek ke kawasan CA Cycloop. Hutan ditebang lalu berganti kebun nanas. Menggunakan kamera drone, terlihat jelas beberapa bukit di sekitar sumber air sudah gundul. Kepala Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Papua Edward Sembiring mengakui masih ada aktivitas pembukaan lahan di CA Cycloop, yang seluas 31.480 hektar (ha), dan berada di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. (Yoga)
Pastikan Baterai Bisa Didaur Ulang
Pengembangan baterai sangat dibutuhkan sebagai penyimpan energi dan merupakan salah satu teknologi inti dalam kendaraan listrik. Riset dan pengembangan baterai kendaraan listrik ini agar mengedepankan aspek berkelanjutan dan ramah lingkungan, dimulai dari penambangan material baterai, proses produksinya, hingga baterai dapat didaur ulang agar tak menimbulkan permasalahan baru di masa mendatang. Hal tersebut mengemuka dalam konferensi internasional tentang baterai untuk energi terbarukan dan kendaraan listrik (ICB-REV) 2022 secara daring, Rabu (22/6). Acara yang diselenggarakan Institut Penelitian Baterai Nasional (NBRI) pada 21-23 Juni ini menghadirkan sejumlah pembicara dan pakar dari sejumlah negara.
Profesor bidang material dari New University of Lisbon, Portugal, Rodrigo Martins, mengemukakan, pengembangan baterai yang berkelanjutan harus fokus pada sejumlah aspek. Baterai harus berasal dari sumber atau bahan yang bisa dipertanggungjawabkan, dibuat dari manufaktur berkelanjutan dan sirkular, serta dapat didaur ulang kembali. Kepala Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material BRIN Ratno Nuryadi mengatakan, peleburan seluruh lembaga penelitian ke dalam BRIN membuat pengembangan baterai dapat lebih terarah. BRIN terus fokus pada riset material dari hulu hingga hilir, termasuk untuk teknologi penambangan, sintesis prekursor, bahan aktif, hingga proses daur ulang. (Yoga)
Insentif Bahan Bakar Fosil Meningkat, Energi Terbarukan Menurun
Insentif Pemerintah Indonesia untuk bahan bakar fosil meningkat 30 % selama periode 2016-2020, sementara insentif untuk energi terbarukan justru menurun. Kondisi ini membuat Indonesia memiliki pekerjaan rumah besar untuk mencapai target terkait energi terbarukan. Demikian laporan International Institute for Sustainable Development (IISD yang disampaikan dalam diskusi daring ”Indonesia’s Energy Support Measures: Shifting Support from Fossil Fuels to Clean Energy”,Rabu (22/6). Dari 78 dukungan atau insentif yang diidentifikasi, karena keterbatasan data, hanya 29 yang dapat dikuantifikasi dalam riset itu.
Pengukuran dalam laporan itu menyasar minyak dan gas, kelistrikan, batubara, biofuel, energi terbarukan, serta kendaraan listrik dan baterai. Dari kalkulasi, 94,1 % insentif diberikan untuk produksi dan konsumsi bahan bakar fosil, sedangkan biofuel 4,97 %. Adapun energi terbarukan kurang dari 1 %. Senior Policy Advisor and Lead IISD Indonesia Lourdes Sanchez mengatakan, dalam rentang 2016 hingga 2020, peningkatan insentif (subsidi dan kompensasi) untuk bahan bakar fosil mencapai 30 % atau Rp 246 triliun. Sementara dukungan untuk energi terbarukan justru menurun dari Rp 3 triliun pada 2016 menjadi Rp 2 triliun pada 2020. (Yoga)
Manipulasi Takaran BBM di SPBU Diusut
FT (61), pemilik SPBU di Jalan Raya Serang–Jakarta Km 70, Kabupaten Serang, Banten, dan BP (68), manajer penjualan SPBU, ditetapkan sebagai tersangka manipulasi takaran bahan bakar minyak di SPBU. Kepala Subbidang I Industri Perdagangan dan Investasi pada Ditreskrimsus Polda Banten Komisaris Chandra Sasongko, Rabu (22/6/2022), menyatakan, dari tindakan yang dilakukan pada 2016-Juni 2022 itu, mereka meraup Rp 7 miliar. (Yoga)
SURVEI LITBANG ”KOMPAS”,: KEMISKINAN MASIH JADI PEKERJAAN RUMAH
Meski derajat penurunan kepuasan publik atas kinerja pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin dibidang kesejahteraan sosial relatif tidak dalam, tetapi penurunan didominasi anjloknya kepuasan mengatasi kemiskinan yang cukup dalam, yaitu turun 10 % ketimbang Januari 2022. Dari 59 % pada survei Januari 2022 menjadi 49 % pada survei Juni 2022. Survei Litbang Kompas selama periode pandemi Covid-19 dari Agustus 2020 juga menunjukkan kepuasan terhadap indikator mengatasi kemiskinan selalu mendapat apresiasi terendah dibandingkan dengan empat indikator kesejahteraan sosial lainnya. Pekerjaan rumah pemerintah dan kerja kabinet bidang kesejahteraan sosial tampaknya masih berat dalam upaya mengentaskan warga dari kemiskinan ini.
Baru saja perekonomian mulai bangkit setelah pandemi mereda, perekonomian nasional kembali diguncang konflik bersenjata Rusia-Ukraina yang berdampak pada ekonomi global. Rantai pasok sejumlah komoditas terganggu sehingga mengakibatkan kenaikan harga bahan bakar, listrik, dan transportasi. Dampak lebih luas dirasakan masyarakat dengan naiknya inflasi dan harga-harga bahan pokok. Ancaman dan tantangan di bidang ekonomi tersebut berimbas pada kesejahteraan sosial masyarakat. Naiknya harga BBM, harga minyak goreng yang melejit enam bulan terakhir dan naiknya beberapa harga bahan pangan, berpotensi meningkatkan angka kemiskinan. Padahal, angka kemiskinan berdasarkan laporan BPS September 2021, sudah mengalami penurunan 1,04 juta jiwa, dan persentasenya kembali menjadi satu digit (9,71 %). Ancaman lebih besar lagi justru pada angka kemiskinan ekstrem. (Yoga)
Derap Partai Saling Lobi
Partai Politik mengencangkan sabuk menuju Pemilihan Umum 2024. Mereka sibuk menjajaki komunikasi dengan partai lain untuk diajak berkoalisi demi memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold). Kemarin, Partai NasDem kembali kedatangan tamu. Setelah sebelumnya Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto, giliran Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu yang mampir ke NasDem Tower, Jakarta Pusat. "Ada banyak kesamaan pandangan dan pikiran yang sangat memungkinkan bagi kami untuk kolaborasi," kata Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh seusai pertemuan, Rabu, 22 Juni 2022. Nasdem menjadi partai pertama yang telah mengumumkan tiga bakal calon presiden yang akan diusung dalam pemilihan Presiden 2024. Mereka adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









