;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10118 )

Para Pelaju yang Tak Kenal Menyerah

20 Nov 2022

Jakarta masih menjadi magnet bagi jutaan orang. Tak kurang dari tiga juta warga yang tinggal di daerah Bogor, Bekasi, bahkan Maja, Banten, ikut mengais rezeki ke Jakrta. Mereka terpaksa tinggal jauh dari tempat kerja ka rena tak mampu membeli rumah dekat kantornya. Rini Soekarno (54), karyawan perusahaan penerbitan, terkantuk-kantuk di kereta komuter dari Stasiun Manggarai, Jaksel, menuju rumahnya di Bojonggede, Bogor pada sekitar pukul 22.45 pada Selasa (15/11) itu. Begitu sampai di Stasiun Bojonggede, ia dan para pelaju lain bergegas turun. ”Kalau di atas jam 10, angkot tak ada, mesti naik opang (ojek pangkalan). Perjalanan dari stasiun ke rumahnya di Tonjong, Bogor menjelang tengah malam dengan opang hanya 15 menit dengan ongkos Rp 20.000, lebih mahal Rp 5.000 daripada siang hari, sementara jika naik angkot hanya perlu membayar Rp 6.000, tetapi bisa lebih dari 30 menit sampai rumah. Di rumah, ibu dua anak itu tak bisa langsung istirahat. Ia mengurus suminya, Taufan Arianto (61), yang tergolek di ranjang karena stroke sejak tahun 2019. Ia harus menyediakan kebutuhannya, seperti ganti popok dan menyiapkan minum.  Setelah itu ia baru istirahat. Rata-rata ia hanya tidur  empat jam, sebab subuh ia harus bangun, shalat, lalu menyiapkan kebutuhan dua anak dan suaminya yang akan ia tinggal beraktivitas di luar rumah. Dengan kondisi itu, ia harus mencari penjaga buat suaminya dengan honor Rp 130.000 per hari. Sekitar pukul 07.00, ia sudah harus berada di stasiun kereta menuju Jakarta untuk berangkat kerja. Setelah suaminya terserang stroke, Rini yang biasa naik motor atau naik mobil pribadi bersama suami untuk bekerja harus beralih naik angkutan umum. Akibatnya, hampir setiap pagi ia harus kena macet panjang dari rumahnya ke stasiun. Lepas dari situ, ia harus berjubel di kereta komuter yang penuh sesak selama sekitar satu jam. Sebagai pekerja lapangan, ia setiap hari bisa berbeda tujuan di Jakarta, setiap hari ia bisa pindah ke tiga tempat. Ini membuat Rini baru bisa pulang ke rumah paling cepat pukul 19.00 sampai 20.00. Bahkan bisa lebih malam jika ada acara malam hari.”

Menjadi pelaju dengan naik sepeda motor menjadi pilihan Joko Andy Prastiyo (38) yang bekerja sebagai tenaga alih daya di Palmerah, Jakpus. Bagi Joko, naik motor lebih praktis dan cepat dari rumahnya di Citayam, Bogor, sekitar 36 km menuju Jakarta jika terkena shift kerja malam. Joko bekerja di bagian rumah tangga suatu perusahaan swasta selama 18 tahun sebagai pekerja kontrak. ”Pertama menjadi petugas kebersihan gajinya Rp 650.000 per bulan. Sekarang saya dapat gaji sesuai UMR (upah minimum regional) Rp 4,3 juta per bulan,” tutur Joko, yang tinggal di daerah Citayam, Bojonggede, Kabupaten Bogor. Sebelumnya, ia mengontrak rumah petak di Palmerah Rp 1,7 juta per bulan. Untuk menghemat pengeluaran, ia dan istri pindah ke Bojonggede yang sewa  kontraknya lebih murah pada 2017. Hanya sekitar Rp 600.000 per bulan. Selain itu, lokasinya dekat rumah orangtuanya. Tahun 2021, Joko bisa tinggal di rumah seluas 36 meter persegi yang dibelikan ayahnya. Keseharian Joko kini dihadapkan pada tantangan sebagai pekerja pelaju yang memilih naik motor saat mendapat giliran kerja malam. Perjalanan dari rumah ke tempat kerjanya sekitar satu jam. Jika di tengah jalan mengantuk, ia memilih menepi untuk tidur sebentar. Ia juga menghindari daerah rawan begal dengan memilih jalur jalan lebih ramai dan berpenerangan terang daripada jalur berlampu remang dan sepi. Ritme hidup seperti ini setiap hari dijalani jutaan orang di Jakarta. Survei komuter BPS tahun 2014  menyebut 68 % atau 2,4 juta komuter bergerak setiap hari menuju Jakarta (Kompas, 23 Maret 2017). Meski lelah, kenyataan hidup yang keras mengharuskan para pelaju menjalaninya pantang menyerah. (Yoga)


AI KUSMIATI: Inspirasi Pelari Pangalengan

20 Nov 2022

Napas Ai Kusmiati (22) belum sepenuhnya teratur setelah berlari 21 km dalam ajang half marathon putri dalam rangkaian Borobudur Marathon 2022 Powered by Bank Jateng di Magelang, Jateng, Minggu (13/11) pagi. Tidak hanya menjadi yang terdepan dengan 1 jam 30 menit 5 detik, Ai memecahkan rekor Chandra Dewi tahun lalu untuk kategori serupa dengan catatan 1 jam 49 menit 53 detik. Ai meraup hadiah Rp 15 juta dan bonus Rp 27 juta. ”Sebenarnya aku juga enggak tahu hadiahnya tuh di sini berapa. Yang penting latihan saja, finis. Tapi, enggak nyangka juga ini (dapat) rezeki,” ujar perempuan berhijab ini sambil tersenyum. Capaian anak pemetik teh itu tidak instan. Semua buah dari latihan bertahun-tahun di Agung Mulyawan Track Club (AMTC) di Pangalengan,  Bandung, Jabar, sejak 2018.

Lewat latihan keras, lima bulan di klub, Ai langsung naik podium juara kedua di ajang lari trail 17 km di Ciwidey, Bandung, akhir 2018. Setelah itu, satu per satu podium ia tapaki. Tahun 2019, misalnya, ia juara ketiga Run It Prasmul Olympics dan juara pertama ajang BNI-UI Marathon untuk kategori setengah maraton putri. Kini, nama Ai mulai diperhitungkan para pelari jarak jauh. Namun, ia menegaskan bukan nama besar yang utama. Ai menyebut ingin terus menjadi contoh baik bagi anak-anak di Pangalengan. Prestasi bisa dari mana saja, termasuk dari terus berlari. (Yoga)


Pemalsu Tiru Teknologi dan Kemasan Oli Resmi

19 Nov 2022

Kemasan pelumas atau oli palsu sepeda motor yang beredar di pasaran sebagian di antaranya semakin menyerupai produk resmi. Pembuat oli palsu tidak hanya meniru ciri-ciri pada kemasan, tetapi juga berupaya menjiplak teknologi label yang dikembangkan produsen oli merek ternama. Kompas membeli berbagai merek oli sepeda motor di sejumlah bengkel di Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Semarang sepanjang Oktober-November. Diantaranya oli MPX2 untuk sepeda motor matik yang diproduksi Astra Honda Motor (AHM). Merujuk materi edukasi yang disebarkan di laman resmi PT Wahana Makmur Sejati, dealer utama sepeda motor Honda di Jakarta, ciri produk oli resmi MPX2, antara lain kemasan botol oli AHM berwarna putih cerah sehingga masyarakat diminta waspada jika membeli oli baru, berbotol kusam. Ciri lain adalah jendela (bagian transparan untuk mengetahui volume oli dalam botol) pada botol asli berukuran sempit, sedangkan pada yang palsu umumnya lebih lebar, pada tutup botol terdapat kode pengaman yang sama dan sejajar, sedangkan di botol oli palsu tidak sejajar atau bahkan sama sekali tidak ada kode pengaman. Untuk memudahkan, konsumen dapat mengecek kode keamanan atau kode QR (quick response code) yang berada pada label kemasan di bagian belakang botol. Ketika dipindai, kode pada botol oli asli bakal menautkan ke situs beralamat ahm.to yang merupakan laman resmi AHM.

Pada sejumlah oli MPX2 yang dibeli di bengkel mandiri dan toko suku cadang di sejumlah lokasi, ciri-ciri pada kemasan, seperti warna botol,tutup botol, dan jendela botol, identik dengan oli MPX2 resmi. Bahkan, stiker label yang menempel di bagian belakang juga terdapat kode QR. Namun, saat kode QR itu dipindai akan terkoneksi ke laman ahmto.top – yang hampir sama dengan laman resmi  AHM, yakni ahm.to. Jika konsumen tidak teliti mengamati alamat laman yang tertera, akan terkecoh dan menganggap oli itu asli karena situs ahmto.top sangat mirip dengan tampilan situs resmi AHM yang memperlihatkan produk oli sekaligus nomor seri produk. ebagian oli MPX2 yang dibeli di sejumlah bengkel di Jakarta Barat, Kota Tangerang, dan Kota Semarang, Jateng, kode QR pada kemasan oli menautkan ke laman ahmto.top. Artinya, oli tersebut diduga kuat palsu. Kendati demikian, pengecekan oli dengan memindai kode pada kemasan tidak dapat menjadi patokan baku. Sebab, terdapat beberapa oli MPX2 palsu yang dibeli di salah satu bengkel di kawasan Larangan, Kota Tangerang, kode QR botol menautkan ke laman resmi AHM. Upaya pemalsu meniru kode QR oli AHM juga terlihat pada botol-botol oli palsu barang bukti penggerebekan polisi, seperti kasus pemalsuan oli di Kota Semarang, yang diungkap Oktober lalu. Kuasa hukum internal AHM, Edward, mengatakan, desain kemasan oli MPX2, termasuk di dalamnya teknologi kode QR yang menautkan ke laman resmi AHM, adalah bagian pembaruan desain dan teknologi kemasan oli AHM yang dirilis pertengahan tahun ini dengan biaya investasi untuk membuat desain kemasan, termasuk teknologi kode QR, mencapai puluhan miliar rupiah. Namun, inovasi itu kembali ditiru oleh para pemalsu, hanya dalam waktu dua bulan. (Yoga)


Efisiensi, GoTo Pangkas Jumlah Karyawan

19 Nov 2022

Setelah beberapa hari diterpa rumor, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akhirnya mengumumkan pemangkasan 12 % karyawan tetap atau1.300 orang. Pemangkasan karyawan ini dilakukan demi meningkatkan efisiensi. ”Layoff adalah salah satu bentuk perampingan biaya perusahaan. Ini hal yang normal dalam sebuah business cycle,” kata analis Sucor Sekuritas, Paulus Jimmy, di Jakarta, Jumat (18/11). Perampingan ini buruk bagi karyawan, tetapi dinilai baik bagi perusahaan. Seusai pengumuman pemangkasan karyawan itu, harga saham GoTo naik 2,6 % menjadi Rp 220 per  saham. Ketidakpastian global, kenaikan bahan bakar, pangan, dan kenaikan tensi geopolitik membuat perlambatan ekonomi. ”Situasi ini menyebabkan fenomena PHK termasuk di perusahaan teknologi. Di sisi lain, kenaikan suku bunga global untuk melawan inflasi jadi terkait satu sama lain,” ujar Nafan Aji Gusta, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas.

Kenaikan tingkat suku bunga cenderung berdampak buruk pada saham-saham di sector teknologi. Rasio harga saham terhadap pendapatan meningkat dan dividen menurun. Suku bunga tinggi memperlambat laju arus kas dan bisa jadi memangkas investasi untuk inovasi di perusahaan teknologi. Dalam keterangan tertulisnya, manajemen GoTo mengatakan, tantangan makroekonomi global berdampak signifikan bagi pelaku usaha. GoTo perlu beradaptasi untuk memastikan kesiapan perusahaan menghadapi tantangan ke depan. Pada akhir kuartal kedua 2022 GoTo menghemat biaya struktural sebesar Rp 800 miliar dari berbagai aspek, seperti teknologi, pemasaran, marke- ting, dan outsourcing. Tim manajemen GoTo juga sepakat mengembalikan sebagian gaji mereka untuk mendukung langkah penghematan itu. GoTo meyakini, langkah efisiensi ini tidak memengaruhi layanan kepada konsumen serta mitra pengemudi dan pedagang. (Yoga)


Diplomasi Pengaman Ekonomi

19 Nov 2022

Kita memaklumi bahwa inflasi dan resesi tengah menjadi momok dunia. Keduanya berkelindan dengan bara krisis pangan dan energi yang dikipasi aneka peristiwa global, khususnya perang Rusia-Ukraina. Tak mengherankan kemudian jika dua forum ekonomi penting seperti G20 yang baru saja tuntas digelar di Bali serta Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) yang sedang berlangsung di Bangkok, menaruh perhatian penting terhadap isu-isu tersebut. Selain strategi fiskal dan moneter yang lazim digunakan untuk mengatasi ragam tantangan ekonomi, kedua forum tersebut juga memberi porsi dalam pembahasan stabilitas keamanan dunia. Deklarasi Para Pemimpin G20 menyerukan bahwa perang Rusia-Ukraina harus segera diakhiri karena membuat masyarakat menderita serta menggoyang fondasi ekonomi dunia yang masih rapuh akibat diterjang pandemi. Naskah pernyataan itu mungkin bukan suara bulat semua anggota G20. Apalagi, deklarasi alias komunike yang selama ini lazim dihasilkan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pun bersifat tak mengikat anggotanya. Namun, bahwa ia menjadi produk resmi dari forum tertinggi G20 memberikan daya tawar tersendiri.

Biaya Kereta Cepat Bengkak: China Dibujuk Ikut Perhitungan RI

18 Nov 2022

Pemerintah Indonesia berharap Pemerintah China menyetujui biaya pembengkakan proyek kereta cepat Jakarta—Bandung sebesar US$1,45 miliar sesuai hasil reviu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia bakal mengikuti regulasi yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No.93/2021. Pada beleid itu, angka biaya pembengkakan atau cost overrun mengikuti hasil revieu dari BPKP. “Pemerintah China diharapkan bisa mengikuti juga angka hasil reviu BPKP,” ujarnya, Kamis (17/11). Sampai saat ini, negosiasi untuk menyamakan perbedaan angka cost overrun masih dilakukan antara Indonesia dan China. Temuan pihak China terkait dengan cost overrun justru lebih rendah yakni US$980 juta. Sebelumnya, KCIC melaporkan bahwa nilai proyek kereta cepat Jakarta—Bandung (KCJB) bengkak menjadi US$7,5 miliar (setara Rp117 triliun) akibat cost overrun senilai US$1,45 miliar. Awalnya, nilai proyek tersebut sebesar US$6,07 miliar. Menurut Dwiyana, ada beberapa perbedaan asumsi perhitungan biaya bengkak proyek. Misalnya, terkait dengan penyediaan sistem persinyalan kereta GSM-R yang gratis di China, tetapi harus berbayar di Indonesia kepada Telkomsel.

Kemenses: Tidak Ada Kasus Baru Gangguan Ginjal Akut pada Anak

18 Nov 2022

JAKARTA, ID - Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Mohammad Syahril, SpP, MPH menegaskan tidak ada kasus baru gangguan ginjal akut pada anak (GGAPA) dalam dua pekan terakhir. “Dilaporkan dalam dua pekan terakhir tidak ada kasus baru gangguan ginjal akut pada anak, bahkan kasus kematian juga terus menurun,” tegas dr Syahril dalam keterangan tertulis, Kamis (17/11). Sejak 2-15 November 2022, kata dr Syahril, jumlah kasus GGAPA tercatat ada 324 kasus dan tidak ada penambahan kasus baru sejak 2 November 2022. Kasus sembuh sebanyak 111 pasien dan kasus kematian 199. Sedangkan, pasien yang  masih dalam perawatan sebanyak 14 kasus. Kasus didominasi oleh anak usia 1-5 tahun. “Stadium 3 ini paling berat, dengan kerusakan ginjal yang cukup parah. Saat ini semua pasien masih dilakukan perawatan intensif di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Kita juga upayakan dengan pemberian Fomepizole, mudah-mudahan ini akan membantu,” kata dr Syahril. (Yetede)

Oli Palsu Dijual Bebas, Konsumen Dirugikan

18 Nov 2022

Investigasi harian Kompas mengungkap, oli palsu sepeda motor beredar dan dijual bebas di pasaran. Penelusuran di toko suku cadang, bengkel, lokapasar, serta rantai pasok oli palsu di Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Semarang sepanjang Oktober hingga November 2022 menunjukkan oli palsu sepeda motor ini dijual bebas di tengah masyarakat dengan harga beragam. Ada yang lebih murah dan ada yang menjualnya seharga produk asli. Oli palsu diidentifikasi berdasar ciri-ciri kemasan, seperti tutup botol tidak rapi, bentuk botol tidak presisi, dan hasil pemindaian kode keamanan atau kode QR tidak mengarah pada laman resmi produsen oli asli. Oli yang dibeli umumnya untuk sepeda motor matik, karena banyak permintaannya. Kompas membeli oli dari 11 tempat, baik bengkel, toko suku cadang, maupun distributor, di Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan Semarang, juga melalui lokapasar. Dari ciri-ciri kemasan dan kode QR yang juga dikonfirmasi kepada pihak produsen, oli sepeda motor yang dibeli tersebut diduga kuat palsu.

Salah satu produk oli sepeda motor merek MPX2 dibeli Kompas dari sebuah bengkel di Manyaran, Kota Semarang, Jateng, Rp 52.000 per botol dan terindikasi palsu  berdasar ciri-ciri pada kemasan. Pemilik bengkel menyampaikan oli di bengkelnya dipasok sales tepercaya. Kompas juga membeli oli MPX2 palsu dari toko sekaligus distributor besar di Cengkareng, Jakbar sebanyak satu dus (24 botol) seharga Rp 530.000. Padahal, oli MPX2 yang diproduksi secara resmi oleh Astra Honda Motor (AHM) dipasarkan Rp 1,27 juta per dus atau Rp 53.000 per botol. Hasil pengecekan ciri-ciri kemasan oli, termasuk memindai kode QR di bagian belakang botol, produk tidak terhubung pada laman resmi AHM. Namun, ketika ditanya, pihak toko meyakinkan kami bahwa oli tersebut asli. Padahal, hampir setiap hari toko tersebut selalu ramai didatangi konsumen yang membeli berdus-dus oli yang diangkut dengan sepeda motor, mobil, bahkan mobil boks. Pihak toko menyebutkan, oli di toko tersebut juga dipasarkan ke Tangerang, Serang, dan Tasikmalaya.

Hasil uji laboratorium PT Surveyor Indonesia, Bogor dengan 15 parameter serta spesifikasi pada kemasan menunjukkan oli tersebut tidak memenuhi sejumlah parameter. Indeks viskositas menunjukkan angka 111 poin, lebih rendah dari batas bawah 125 poin. Kekentalan oli di bawah suhu -25 derajat celsius 21.331 centipoise (cP), lebih tinggi dari ambang batas 7.000 cP. Hasil uji juga menyebutkan tidak adanya kandungan logam, seperti kalsium (Ca), magnesium (Mg), dan zink (Zn). Merujuk hasil laboratorium, Ketum Masyarakat Pelumas Indonesia Tri Yuswidjajanto mengungkapkan, oli tersebut hanya berisi base oil tanpa zat aditif yang ada pada oli resmi, yaitu antioksi detergen, dispersant, antikorosif, anti-wear, friction modifier, pour point depressant, anti-foam, dan viscosity improver. Kuasa hukum AHM, Edward memastikan oli MPX2 yang dijual di distributor di Cengkareng bukan produk AHM lantaran harganya jauh di bawah HET oli resmi mereka. Sementara gudang di Kabupaten Tangerang yang memasok oli ke toko di Cengkareng juga bukan gudang milik AHM. Saeful, menuturkan, sepeda motor Honda Supra X miliknya diduga pernah terdampak oli palsu pada 2019 lalu. Kondisi itu amat merugikan karena motor mesti turun mesin. Saeful bercerita, mesin motornya dibongkar pada Agustus 2019 karena tarikan sangat lemah. Padahal sudah turun mesin sembilan bulan sebelumnya. Ternyata jeroan mesinnya mengerak dan ada oli yang mengental. (Yoga)


Upah Minimum Harus Pertimbangkan Kondisi Riil

17 Nov 2022

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia atau KSPI Said Iqbal, dalam konferensi pers, Rabu (16/11) di Jakarta, mengatakan, penetapan upah minimum provinsi harus mempertimbangkan kondisi riil, terutama kenaikan inflasi. Pihaknya berharap pemerintah tidak menggunakan PP No 36 Tahun 2021, tetapi kembali ke PP No 78 Tahun 2015 atau mengeluarkan peraturan baru khusus upah minimum tahun 2023. UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja sebagai dasar cantolan PP No 36/2021 tentang Pengupahan telah dinyatakan inkonstitusional oleh MK. Artinya, kata Said, PP tersebut seharusnya tidak bisa dijadikan dasar hukum penghitungan dan penetapan upah minimum.

”Inflasi umum telah mencapai 6,5 %, lalu inflasi makanan tembus 15 %, transportasi 30 %, dan sewa rumah 12,5 %. Kenaikan upah minimum di bawah inflasi tersebut sangat tidak tepat,” ujar Said. Menurut dia, apabila penghitungan upah minimum kembali menggunakan PP No 78/2015, kenaikan upah minimum tahun 2023 bisa berkisar 13 %. Kenaikan ini diyakini mampu menutup daya beli pekerja yang sebelumnya sudah tergerus inflasi. Menurut Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia Timboel Siregar, kenaikan upah minimum tahun 2023 bisa saja tidak murni berlandaskan PP No 36/2021, tetapi ada kombinasi kebijakan lain. ”Kalau daya beli pekerja turun, akan memengaruhi pertum buhan ekonomi. Karena 52 % pertumbuhan ekonomi dikontribusikan oleh konsumsi,” ujarnya. (Yoga)


Menyoal Penyediaan Bioetanol dari Tetesan Tebu

17 Nov 2022

Ketika harga BBM fosil melambung tinggi dan rupiah terhadap dolar tertekan, sebagai negara nett importer, Indonesia terkena pukulan ganda. Pertama, subsidi BBM naik berlipat-lipat dan menggerus anggaran negara (APBN). Kedua, dengan impor BBM 18,9 juta kiloliter pada 2021, devisa yang melayang mencapai US$14,39 miliar atau Rp205,7 triliun (asumsi kurs Rp14.300 per dolar Amerika Serikat). Karena harga BBM fosil pada 2022 lebih tinggi dari tahun lalu, devisa yang melayang tahun ini dipastikan lebih besar. Tidak ingin tergantung sepenuhnya pada impor, pemerintah kini memperluas program bahan bakar nabati (biofuel) dengan menengok etanol sebagai campuran (blending) bensin. Rencana ini mengikuti program BBN dengan blending biodiesel dan solar yang kini dalam tahap uji coba B40 (40% biodiesel dan 60% solar). Mengacu pada surat Menko Perekonomian ke Menteri Sekretaris Negara, 19 September 2022, pada 2023 kebutuhan bensin non-PSO (public service obligation) 6.824.911 kiloliter dan produksi etanol 423.282 kiloliter, ada potensi bioetanol 6,2% (etanol 6,2% dan bensin 93,8%). Diproyeksikan, dengan produksi tebu nasional pada 2030 sebesar 110,1 juta ton akan dihasilkan tetes 4,95 juta ton. Jika semua by product tetes atau molases itu diolah menjadi etanol akan dihasilkan 1.239.283 kiloliter. Dengan kebutuhan bensin non-PSO pada 2030 sebesar 9 juta kiloliter, potensi bioetanol jadi 13,8%. Meskipun belum sebesar biodiesel 30%, bioetanol 13,8% tentu akan menekan kebutuhan impor bensin. Devisa untuk impor BBM bisa ditekan, yang diharapkan memperbaiki neraca perdagangan.

Masalahnya, justru integrasi kebijakan dan konsistensi eksekusi di lapangan secara rigid selama ini jadi tantangan terbesar integritas kebijakan pemerintah. Banyak kebijakan baik tetapi eksekusi karut marut. Target meleset. Pertama, produksi tebu 110,1 juta ton pada 2030 didasarkan pada proyeksi luas panen tebu PT Perkebunan Nusantara III—yang telah membentuk holding pabrik gula BUMN bernama PT Sinergi Gula Nusantara atau Sugar Co—mencapai 670.561 ha. Saat ini, total luas panen tebu PTPN III hanya 180.560 ha. Pertanyaannya, dari mana tambahan luas panen sebesar 490.001 hektare itu? Bukankah luas panen tebu pabrik gula (PG) BUMN terus turun? Rentang 2016—2021, luas panen tebu PG BUMN turun 53.247 ha, 48.763 ha di antaranya di Jawa. Kedua, produksi tebu 110,1 juta ton pada 2030 didasarkan pada asumsi rendemen PTPN III sebesar 9,2% dan produktivitas tebu 92,6 ton/ha. Ketiga, produksi etanol sebesar 1,24 kiloliter pada 2030 didasarkan asumsi semua tetes yang dihasilkan PTPN III (2,16 juta ton) dan swasta (2,79 juta ton) diproduksi jadi etanol padahal, tetes produksi swasta (juga PTPN III) selama ini sudah digunakan untuk bahan baku bumbu masak, alkohol, dan kosmetik. Keempat, program bioetanol kompetitif karena harga BBM fosil saat ini mahal. Mengacu pada harga indeks pasar BBN bioetanol dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Juni 2022, harga bioetanol Rp13.602/liter, lebih rendah dari Pertamax (Rp14.500/liter) dan Pertamax Turbo (Rp15.900/liter).