Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10118 )BOROBUDUR MARATHON, Pelari Antusias, Pelaku UMKM Dulang Rezeki
Borobudur Marathon 2023 Powered by Bank Jateng bakal digelar
di kawasan Borobudur, Magelang, Minggu (19/11). Sejumlah pelaku UMKM bidang kuliner
pun turut mendulang rezeki dari ajang tersebut Jumlah peserta lomba lari 10.000
orang dan terbagi ke dalam tiga kategori, yakni 10 kilometer, separuh maraton,
dan maraton. Pada Jumat (17/11) dan Sabtu (18/11) digelar race pack collection
atau pengambilan perlengkapan lomba Borobudur Marathon di Hotel Artos,
Magelang. Dalam kesempatan yang sama, digelar acara race expo yang menawarkan
beragam produk, termasuk sejumlah kuliner khas Magelang. Sejumlah pelari yang
ditemui saat race pack collection mengaku antusias mengikuti Borobudur
Marathon. Bahkan, beberapa pelari yang sudah tergolong lanjut usia pun menyatakan
siap memeriahkan Borobudur Marathon. Triono (65), salah seorang peserta
Borobudur Marathon kategori separuh maraton, mengaku siap berkompetisi dalam lomba
tersebut. Tahun ini merupakan kali kedua dirinya mengikuti Borobudur Marathon.
Tahun lalu, dia mengikuti kategori separuh maraton. Oleh karena itu, dia
menargetkan bisa finis dengan catatan waktu lebih baik pada tahun ini.
Sejumlah pelari memanfaatkan kesempatan mengikuti Borobudur
Marathon untuk berwisata. Arrahmana (27), pelari asal Tangerang Selatan, menyebut,
dirinya sempat berjalan-jalan dan menyantap sop senerek yang merupakan kuliner
khas Magelang. Sejumlah pelaku UMKM kuliner asal Magelang pun turut mendulang
rezeki dari antusiasme pelari yang mengikuti Borobudur Marathon 2023. Selama
berjualan di acara race expo Borobudur Marathon 2023, mereka mengaku mendapat pemasukan
yang lumayan. Salah satu UMKM asal Magelang yang ikut berjualan dalam acara itu
adalah Kupat Tahu Yu Nah. Pemilik usaha Kupat TahuYu Nah, KevinRivera (30),
mengatakan, antusiasme para pelari untuk membeli kuliner khas Magelang sangat
tinggi. ”Sampai saya enggak bisa duduk istirahat. Yang beli ada dari Lampung,
Banten, dan Kalimantan,” ujarnya. Kevin menuturkan, pada Jumat ada 74 porsi
kupat tahu terjual, dengan harga Rp 15.000 per porsi. Sementara pada Sabtu, ada
94 porsi terjual hingga siang. (Yoga)
Tak Cukup Buang Sampah pada Tempatnya
Pesan buang sampah pada tempatnya sudah tak lagi cukup.
Membuang saja tanpa disertai upaya pemilahan
sampah dari hulu, tetap berujung penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir.
Di tengah kondisi ini, sejumlah anak muda bergerak mencari penyelesaian. Rifqi
Dwantara (27) dan Yanuardi Satrio (28), alumnus Fakultas Teknik UGM, memilih membantu
warga mengurangi limbahnya dengan mengambil sampah plastik untuk didaur ulang. Di
bawah bendera Paste Lab atau Plastic Waste Laboratory yang dibangun sejak 2021,
Rifqi dan Satrio membangun usaha ekonomi sirkular yang salah satunya menyediakan
layanan jemput sampah plastik bagi masyarakat Yogyakarta. ”Kami berharap bisa
menjadi ruang edukasi bagi masyarakat dalam mengolah sampah. Dimulai dari mengklasifikasikan
sampah organik dan non-organik dari rumah serta tidak malu menggunakan produk
daur ulang.” Ujar Rifqi di Yogyakarta, Rabu (8/11).
Selain menjemput sampah, mereka bekerja sama dengan bank
sampah di Sleman dan para pemungut sampah. Nantinya, sampah plastik yang telah
dipisahkan dari hulu akan diubah menjadi produk yang unik dan bernilai. Produk
yang dihasilkan Paste Lab, antara lain, top table, meja kafe, kursi, stools, hingga
berbagai dekorasi rumah. Ada juga yang bersalin rupa menjadi aneka aksesori, seperti
kacamata, jam tangan, jam dinding, tempat gawai, gantungan kunci, asbak, dan tatakan
gelas. Setiap bulan, Paste Lab mampu mengolah hingga 540 kg sampah plastik. Ke depan
mereka berusaha mengolah lebih banyak
lagi. Selain menyelamatkan lingkungan, Paste Lab juga membuka peluang kerja
bagi 19 pemuda setempat dan para mahasiswa yang tengah menjajal pengalaman
magang. (Yoga)
Asa Pembelajaran Bangkit BerkatKepedulian Pembaca "Kompas"
Kepedihan mendalam dirasakan Ema Hermawati, Kepala Sekolah
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM Sarbini, saat gempa meluluh lantakkan
bangunan sekolahnya, 21 November 2022. Gempa saat itu juga menewaskan ratusan warga
dan mengakibatkan ratusan bangunan rusak. ”Bangunan rusak berat sehingga tidak
bisa digunakan lagi,” ujar Ema, Jumat (17/11) mengenang bencana hampir setahun
silam. Sebersit asa hadir bersama datangnya tim Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas
(DKK) yang melakukan penilaian terhadap kondisi gedung. Yayasan DKK lantas
memutuskan membangun gedung baru. PKBM Sarbini di Desa Sukamanah, Cianjur, Jabar,
rampung dibangun dan diresmikan Jumat pagi. Bangunan itu sumbangan dari pembaca
harian Kompas dan Kompas.id melalui Yayasan DKK. Peresmian gedung baru
dilakukan Pj Gubernur Jabar Bey T Machmudin.
”Terima kasih buat pembaca harian Kompas,” ucap Ema saat
acara peresmian. Keberadaan gedung baru itu untuk menggantikan gedung lama yang
rusak berat akibat gempa yang mengguncang Cianjur, tahun lalu.Gedung baru
berdiri di atas lahan seluas 2.000 meter persegi dengan luas bangunan 515 meter
persegi, terdiri dari 6 ruang kelas, 1 lab komputer, 1 ruang guru dan ruang
ketua yayasan, 1 ruang perpustakaan, mushala, dan 4 toilet, juga terdapat lapangan
upacara dan lapangan olahraga. Dalam sambutannya, Bey mengatakan, pendidikan
dan kesehatan merupakan pilar utama dalam menentukan kemajuan bangsa. ”Negara
yang maju saat ini adalah negara yang cepat responsif terhadap perkembangan
dunia, dan itu tentu harus ditopang oleh pendidikan,” katanya. Bey
mengapresiasi pembangunan PKBM tersebut. Atas semangat gotong royong itu, ia mengucapkan
terima kasih kepada para pembaca harian Kompas dan Kompas.id yang dengan ikhlas
telah memberikan sumbangsih melalui Yayasan DKK. (Yoga)
Daerah Belum Tetapkan Upah Minimum
Tantangan Optimalkan Kekayaan Bengkulu
Dengan segala potensi sumber daya alam, baik perkebunan,
pertanian, dan perikanan tangkap maupun budidaya, provinsi berpenduduk 2,06
juta jiwa itu masih tergolong sebagai daerah miskin di Sumatera. Data BPS pada Maret
2023, jumlah penduduk miskin di Bengkulu sebanyak 288.460 jiwa atau setara
14,04 %. Persentase penduduk miskin di Bengkulu menjadi terbesar kedua di Sumatera,
setelah Aceh. Pada triwulan III tahun 2023, perekonomian Bengkulu tumbuh 3,96 %
secara tahunan dengan besaran produk domestik regional bruto (PDRB) Rp 23,76
triliun. Struktur perekonomian Bengkulu didominasi lapangan usaha pertanian,
kehutanan, dan perikanan sebesar 28,9 %, Namun, laju pertumbuhan PDRB di sektor
penopang utama ekonomi di Bengkulu masih tergolong kecil, hanya 2,76 % secara
tahunan, lebih rendah dibandingkan beberapa sektor lain, di antaranya sektor penyediaan
akomodasi yang tumbuh 10,05 %, serta sektor informasi dan komunikasi yang
tumbuh 9,91 %.
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu,
Kamaludin berpendapat, lambatnya pembangunan di Bengkulu tidak semata karena factor
aksesibilitas yang sulit. Ia menilai belum ada terobosan pemda yang menghasilkan
lompatan bagi kemajuanBengkulu. Pergerakan ekonomi di Bengkulu lebih banyak terjadi
secara alami. Semestinya ada rancangan besar pengembangan ekonomi Bengkulu dari
sektor utamanya yang kemudian terdiferensiasi membentuk sektor baru. Hasil dari
sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi bahan baku sektor
perindustrian. Selanjutnya, hasil dari sector perindustrian menjadi barang utama
sektor perdagangan. Di sektor pariwisata, kekayaan alam berupa pantai, ombak, gunung,
hingga bunga Rafflesia arnoldii yang jadi ikon Bengkulu menjadi daya tarik yang
dapat dijual kepada wisatawan domestik dan mancanegara. ”Dibutuhkan jalan tol
dari Bengkulu menuju Lubuk Linggau, Sumsel, sehingga aksesnya menjadi lebih
cepat,” katanya. (Yoga)
Buruh Minta UMP Jakarta Naik 15 Persen
BOROBUDUR MARATHON, BERLARI SAMBIL MEMAJUKAN EKONOMI
Salah satu ajang wisata olahraga (sport tourism) yang
ditunggu masyarakat Indonesia ialah Borobudur Marathon 2023 Powered by Bank Jateng,
yang digelar di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jateng. Borobudur Marathon
tahun ini, yang bertajuk ”Voice of Unity”, dipastikan lebih semarak dengan
peserta yang semakin banyak. Pada tahun ini, Borobudur Marathon melombakan kategori
10 km, half marathon (21,0975 km), dan maraton (42,195 km). Dengan semakin
banyak kategori lomba yang dibuka, jumlah pesertanya pun kian bertambah.
Borobudur Marathon tahun 2023 ini diikuti lebih dari 10.000 pelari, dimana Borobudur
Marathon 2022, hanya menjaring 8.000 pelari. Jumlah pelari yang tembus 10.000
ini mirip dengan penyelenggaraan Borobudur Marathon tahun 2019 atau sebelum
pandemi Covid-19.
Tingginya animo pelari yang mengikuti Borobudur Marathon
2023 ini akan berdampak secara langsung bagi perekonomian daerah setempat. Banyaknya
peserta yang berasal dari daerah-daerah tentu akan berimbas pada belanja sektor
jasa di wilayah Magelang, terutama menjelang Borobudur Marathon 2023.
Setidaknya akan terjadi lonjakan jumlah pengunjung hotel atau penginapan,
konsumen rumah makan atau restoran akan meningkat, permintaan jasa transportasi
bertambah untuk mobilitas para peserta, dan obyek wisata kian ramai pengunjung.
Hal tersebut tentu akan berdampak bagi perekonomian di wilayah Magelang dan
sekitarnya. Apalagi, hampir semua peserta sudah mempersiapkan alokasi anggaran pribadinya
untuk mengikuti event lari di Magelang itu. Berdasarkan hasil survei Borobudur
Marathon tahun 2022, rata-rata uang yang dibelanjakan pelari berkisar Rp 4 juta
per peserta, untuk biaya pendaftaran peserta, biaya transportasi ke wilayah Magelang,
biaya rekreasi, biaya penginapan, konsumsi harian, transportasi selama di Magelang,
hingga belanja oleh-oleh. (Yoga)
Cuan Konser Musik Makin Memikat
Seiring normalnya aktivitas masyarakat paska pandemi Covid-19, keriuhan pertunjukan musik pun kembali hingar bingar. Bisa dibilang, 2023 menjadi tahun kembalinya festival musik dan konser setelah pandemi.
Sepanjang tahun ini tercatat tidak kurang dari 45 pertunjukan festival dan konser musik digelar di sejumlah daerah di Indonesia. Bukan saja musisi lokal, pentas musik itu juga banyak menghadirkan musisi papan atas dunia.
Terlebih banyak konser dan festival musik juga diwarnai dengan
line up
artis internasional. Terbaru, grup band ternama asal Inggris, Coldplay yang sukses menggebrak Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Rabu malam (15/11). Konser musik paling ditunggu ini berhasil menyedot 70.000 penonton.
Potensi perputaran uang dari pertunjukan band yang digawangi Chris Martin dan kawan-kawan ini disebut mencapai triliunan rupiah. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menargetkan, keuntungan hingga US$ 75 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,16 triliun (asumsi kurs Rp 15.503/Dolar AS) dari konser Coldplay
Music of the Spheres World Tour
tersebut.
Legitnya bisnis pertunjukan musik ini tentunya turut dinikmati para promotor musik yang berperan sebagai penyelenggara pertunjukan. Kendati berada di belakang panggung, peran mereka sangat penting di balik megahnya penyelenggaraan konser musik.
Salah satunya PK Entertainment yang sukses mendatangkan Coldplay ke Jakarta. Ketua Umum Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI), Dino Hamid mengakui, persaingan bisnis promotor musik semakin ketat. "Tapi (tetap sehat) karena masing-masing punya
captive market,"
ujarnya kepada KONTAN, Jumat (17/11).
Ia mencontohkan, saat digelarnya pertunjukan festival musik Soundrenaline dan Synchronize Festival pada hari yang sama. Pertunjukan tetap berlangsung ramai karena memiliki segmen penonton yang berbeda. Yang pasti, bisnis ini terus bertumbuh seiring permintaan pasar yang terus meningkat paska pandemi. Sehingga, membuka peluang pemain baru untuk terus bertumbuh menjadi semakin besar. Kondisi ini diprediksi terus berlanjut hingga tahun depan.
Mirna Gozal,
Corporate Secretary
PT Dyandra Media International Tbk menambahkan, pendapatan dari konser musik menyumbang sekitar 20%-30% terhadap total pendapatan perusahaan di segmen penyelengaraan acara/pameran di kuartal III 2023.
EFEK POSITIF RELAKSASI AS-CHINA
Momentum membaiknya hubungan dagang Amerika Serikat dan China menjadi bekal bagi Indonesia untuk memacu geliat ekonomi domestik dan penguatan daya saing industri yang lebih baik. Optimisme itu terlihat setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping berkomitmen menstabilkan hubungan ekonomi dan perdagangan. Sinyal perbaikan hubungan dagang AS-China menjadi highlight pada gelaran Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Summit di San Francisco pada Kamis (16/11). Normalisasi hubungan AS-China juga diperkirakan membuka peluang untuk memacu investasi di sejumlah industri strategis seperti kendaraan listrik dan ekosistemnya. Peneliti Departemen Ekonomi (Centre for Strategic and International Studies) CSIS Dandy Rafitrandi mengatakan Indonesia memang potensial mendapat benefit dari relaksasi hubungan AS-China, asalkan beberapa faktor seperti kemudahan investasi, kualitas logistik dan fasilitasi perdagangan dapat dipenuhi. Kendati demikian, momentum penting ini masih diragukan dapat memberi hasil konkret yang menguntungkan bagi ekonomi global. Pasalnya, masih banyak isu yang saling bertabrakan antara AS-China, seperti Taiwan, yang bisa memanaskan kembali perang dingin. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal mengatakan stabilisasi hubungan AS-China akan membuat perang tarif dan sikap proteksionisme kedua negara mereda. Menteri Keuangan Sri Mulyani yang ikut menghadiri konferensi tahunan APEC 2023 menjelaskan bahwa membaiknya hubungan AS-China diharapkan dapat berdampak positif bagi AS yang sedang mengalami tekanan inflasi. Tekanan tersebut dapat menyebabkan melonjaknya suku bunga untuk waktu lebih lama. Hal ini bisa berdampak pada kenaikan suku bunga dan penurunan aliran modal asing ke Indonesia. Sepanjang kuartal III/2023 saja, Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing baik di pasar obligasi maupun pasar modal cenderung berkurang dengan arus modal keluar masing-masing hingga US$972 juta atau setara Rp14,95 triliun dan US$1,52 miliar atau Rp23,37 triliun. Pada Oktober 2023, neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus US$3,48 miliar, naik dibandingkan dengan neraca dagang pada September 2023 sebesar US$3,41 miliar (month-to-month/MtM). Namun, nilai tersebut turun 2,12% (year-on-year/YoY) dibandingkan dengan Oktober 2022 sebesar US$5,59 miliar. Ekspor nonmigas Indonesia terbesar adalah ke China dengan nilai US$5,78 miliar, sedangkan AS merupakan pasar ekspor nonmigas terbesar ketiga Indonesia dengan nilai US$1,82 miliar. Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Andry Satrio Nugroho mengatakan pernyataan Presiden Biden soal 'diktator' yang merujuk pada pemimpin China seusai pertemuan bilateral, bisa berpotensi menjadi sumber tensi baru. Dalam perhelatan yang sama, Presiden Joko Widodo mendapat kesempatan untuk berbicara di depan eksekutif korporasi AS dalam APEC CEO Summit pada Kamis, sebuah peluang untuk menjaring investor terutama untuk mengisi kekosongan penanam modal di Ibu Kota Negara (IKN).
Tenaga Baru Sektor Ritel
Konsumsi masyarakat diyakini kembali bertumbuh seiring dengan dimulainya kampanye pemilihan umum 2024 pada akhir bulan ini, diikuti dengan perayaan Natal dan Tahun Baru. Kondisi itu, diharapkan mampu mendongkrak kinerja sektor ritel lebih tinggi lagi.Sebagaimana yang disampaikan oleh Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), sebagian besar pengusaha di sektor ritel telah mempersiapkan stok menyambut dua agenda besar menjelang akhir tahun ini.Aprindo memproyeksikan kinerja ritel modern sepanjang tahun ini bisa tumbuh hingga 4,2% secara year-on-year (YoY) atau lebih tinggi dibandingkan dengan 2022 yang hanya tumbuh 3,8%—3,9%.
Berdasarkan catatan Bisnis, alokasi belanja pemilu mencapai Rp11,52 triliun. Sementara itu, Kementerian Keuangan memperkirakan belanja masing-masing calon dalam pemilihan kepala daerah berkisar di angka Rp200 juta hingga Rp5 miliar.Besarnya dana yang mengalir di masyarakat diperkirakan dapat memengaruhi pengeluaran konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) 2023 sekitar 4,72%.
Hal tersebut terlihat dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Oktober 2023 yang mencapai 124,3, atau berada pada zona optimistis dan lebih tinggi dibandingkan dengan pencapaian pada September yaitu 121,7.Menguatnya keyakinan konsumen pada Oktober 2023 didorong oleh meningkatnya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi terhadap ekonomi ke depan. Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Oktober 2023 tercatat masing-masing sebesar 114,4 dan 134,2.Ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi 6 bulan ke depan juga terpantau menguat. Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Oktober 2023 yang tercatat berada dalam zona optimis (>100) sebesar 134,2, lebih tinggi dibandingkan dengan September sebesar 131,3.
Meski demikian, belanja pemerintah dan kegiatan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru dapat menjadi tenaga baru bagi industri ritel. Untuk itu, pelaku usaha harus mampu memanfaatkan peluang yang ada.
Dua agenda besar yang akan dilaksanakan menjelang penutupan tahun ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja industri ritel yang belum pulih pascapandemi Covid-19 karena kondisi geopolitik dan ekonomi global yang bergerak lambat masih memperberat kinerja.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









