Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )Tengkes, Tantangan Pemerintahan Baru
Tengkes menjadi tantangan pemerintahan baru hasil Pemilu 2024.
Hal itu karena pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin masih menyisakan masalah
tengkes. Presiden Jokowi telah mengeluarkan Perpres No 72 Tahun 2021 tentang
Percepatan Penurunan Stunting. Dalam perpres disebutkan, tengkes (stunting)
adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis
dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada
di bawah standar yang ditetapkan oleh menkes. Pasal 5 Ayat (1) Perpres memasang
target tengkes 14 % pada 2024. Namun, data Survei Kesehatan Indonesia tahun
2023 menunjukkan prevalensitengkes masih 21,5 %.
Merujuk data Survei Status Gizi Indonesia 2022, prevalensi
tengkes hanya turun 0,1 %. Artinya, angka prevalensi tengkes cenderung stagnan
(Kompas.id, 25/4/2024). Lambatnya penurunan prevalensi tengkes dievaluasi
berdasarkan pencapaian target sembilan indikator sasaran Perpres, hanya tiga
indikator yang mencapai target. Enam lainnya belum, salah satunya, persentase
anak berusia di bawah lima tahun (balita) gizi kurang yang mendapat tambahan
asupan gizi (90 %). Jokowi-Ma’ruf Amin hanya punya waktu lima bulan mengejar
target penurunan angka tengkes sebelum pelantikan Prabowo-Gibran pada Oktober
2024.
Prabowo-Gibran, yang dalam kampanyenya akan melanjutkan
program Jokowi-Amin, mesti menuntaskan target antara prevalensi tengkes sesuai
perpres. Dalam visi-misinya, Prabowo-Gibran merencanakan 8 Program Hasil
Terbaik Cepat yang dikawal langsung oleh Presiden dan Wapres dalam lima tahun,
yang nomor satunya ditujukan untuk menangani tengkes. Program nomor satu itu adalah
memberi makan siang dan susu gratis di sekolah dan pesantren serta bantuan gizi
untuk anak balita dan ibu hamil. Kita nantikan hasil dari program itu untuk menurunkan
prevalensi tengkes di Indonesia. (Yoga)
Potret Nelayan Natuna, Tersingkir di Laut Sendiri
Yuni (26) pada 16/4 mengarkan perahu ke laut yang berbatasan
dengan Serawak, Malaysia untuk meolong Deki (40) di koordinat sekitar 4 derajat
Lintang Utara dan 110 derajat Bujur Timur. Deki kehabisan oli mesin. Perahu
mereka terpaut jarak 30 km. Yuni dan Deki berasal dari Pulau Subi, Kabupaten Natuna,
Kepri. Di tengah jalan, Deki berteriak lewat radio komunikasi. ”Jangan ke sini!
Aku kena tarik,” kata Deki. Dua tahun belakangan, banyak nelayan Natuna
ditangkap aparat Malaysia di perairan itu. Dua hari kemudian, rekaman video memperlihatkan
Deki dan tujuh nelayan lain ditahan penjaga pantai atau Agensi Penguat kuasaan
Maritim Malaysia (APMM).
Konsul Jenderal RI (KJRI) di Kuching, Malaysia, Raden Sigit
Witjaksono, mengatakan, APMM menangkap tiga perahu dan delapan nelayan asal
Natuna. Mereka masuk ke perairan Malaysia sejauh 13 batu atau 20,9 kilometer. ”Kami
prihatin karena (penangkapan nelayan Natuna) ini sudah kesekian kalinya dalam
waktu berdekatan,” kata Sigit, saat konferensi pers daring pada Rabu (24/4). Sepanjang
2024 ada 14 nelayan Natuna yang ditangkap APMM di perairan Serawak. Selain
kasus Deki dan kawan-kawan, APMM juga menangkap dua nelayan pada 9 Februari dan
empat orang pada 9 Maret.
Empat orang yang ditangkap pada Februari 2024 telah dijatuhi
hukuman penjara 4-5 bulan. Selain itu, nakhoda dikenai denda Rp 3,3 miliar dan
anak buah Rp 1 miliar. Karena mereka tidak mampu membayar denda, pengadilan menjatuhkan
kurungan tambahan selama dua bulan. Menurut data Kompas, tiga perahu nelayan
Natuna itu ditangkap Kapal Tun Fatimah milik APMM di koordinat 4 derajat
Lintang Utara dan 110 derajat Bujur Timur. Lokasi itu wilayah abu-abu karena
ada tumpang tindih klaim zona ekonomi eksklusif (ZEE) antara Indonesia dan Malaysia.
KJRI belum mengantongi informasi koordinat penangkapan delapan nelayan Natuna
dari APMM.
Dedi (39), nelayan Pulau Bunguran, mengaku berkali-kali disergap
APMM di lokasi Deki dan kawan-kawan tertangkap. Beruntung ia tidak ditahan,
APMM hanya menyita seluruh ikan tangkapan. ”Di utara ikan dihabisi kapal
Vietnam, di timur nelayan ditakut-takuti aparat Malaysia. Sekarang kami harus
cari makan di mana lagi,” ujarnya. Darmazi (52), nelayan Pulau Subi,
mengeluhkan maraknya kapal cantrang asal pantai utara Jawa. Kapal-kapal berukuran
lebih dari 10 kali lipat perahu nelayan lokal itu sering menangkap ikan sampai
ke perairan yang berjarak kurang dari 7 km dari garis pantai. (Yoga)
Empat Promotor Judi Daring Ditangkap
Tim Penyidik Subdirektorat Siber Direktorat Reskrimsus Polda
Metro Jaya menangkap empat tersangka dugaan tindak pidana judi daring (on-line).
Para tersangka melakukan promosi slot judi daring melalui Youtube dengan omzet Rp
1 miliar per bulan. Empat tersangka yang ditangkap pada Rabu (24/4) malam di Depok
ialah Eko Purnomo atau EP (30), Benny Yudha Perdana atau BYP (37), Dimas
Aprianto atau DA (24), dan Teguh Ariyanto atau TA (40). Mereka mempromosikan slot
judi daring melalui akun Youtube Zakki Channel atau Bos Zaki. Dua tersangka (EP
dan BYP) berasal dari Depok, sedangkan DA dari Sragen dan TA dari Karanganyar.
”Tersangka telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Mereka
mem-posting video permainan gim daring Slot Higgs Domino dan Royal Dream,” kata
Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Ade Safri Simanjuntak, Jumat (26/4). Ade
mengatakan, dalam video terdapat deskripsi yang mempromosikan penjualan cip
atau alat taruhan judi. EP berperan sebagai pengelola dan pemilik akun yang
mengunggah video gim daring Slot Higgs Domino dan Royal Dream. BYP berperan
sebagai admin siaran langsung dan jual beli koin gim Slot Higgs Domino dan
Royal Dream. DA berperan sebagai admin siaran langsung Youtube dan jual beli
koin gim Slot Higgs Domino dan Royal Dream.
TA berperan sebagai admin siaran langsung dan jual beli koin
gim Slot Higgs Domino dan Royal Dream. ”Bosnya adalah EP, sedangkan yang lain merupakan
admin live streaming dan admin jual beli koin gim,” kata Ade. Ade menuturkan,
para tersangka sudah beraksi sejak 2021. Lokasi kegiatan di rumah sewa di
Perumahan Cimanggis Golf Estate Cluster Margatha Tapos, Kota Depok. Keempatnya
ditangkap di rumah itu. Dari kegiatan itu, tersangka mendapat omzet mulai dari
Rp 300 juta hingga Rp 1 miliar per bulan. ”Sejak pertama memulai, omzet hingga sat
ini sekitar Rp 30 miliar,” ucap Ade. (Yoga)
Setelah PDIP Memecat Jokowi
Inspirasi Menyala di Ruang Kerja Bersama
Ruang kerja bersama menjadi wadah kaum muda Kota Padang,
Sumbar, ”menyalakan” inspirasi agar hari-hari tetap produktif. Ruang-ruang itu
pun bertumbuh, baik melalui pemkot maupun swasta. Muhammad Fikri fokus di meja
kecil salah satu sisi ruangan. ”Saya sedang mengerjakan tugas akhir kuliah dan
beberapa pekerjaan lainnya,” kata mahasiswa Universitas Andalas itu di ruang
kerja bersama (co-working space) Bagindo
Aziz Chan (BAC) Youth Center, Padang, Sumbar, Kamis (25/4). Fikri adalah satu
dari ratusan pengunjung BAC Youth Center siang itu. Pengunjung yang sebagian
besar kaum muda sibuk dengan tugas dan pekerjaan masing-masing. Ada yang duduk
di kursi-meja aula lantai II, ada pula yang berlesehan di sayap lantai II. Meskipun
banyak pengun jung, suasana di ruang kerja bersama itu relatif tenang dan sejuk.
Yang paling penting Wi-Fi dan colokan listrik tersedia.
Mayoritas pengunjung betah berlama-lama sejak pagi. ”Dalam sepekan ini, sudah
tiga kali saya ke sini,” ujar Fikri. Ruang kerja bersama sudah jadi kebutuhan
Fikri beberapa tahun terakhir. Selain BAC Youth Center, ia juga kerap ke ruang
kerja bersama di tempat lain, termasuk di kafe-kafe. Berkegiatan di indekos
atau kampus kadang terlalu banyak distrak. Aktivitasnya di ruang kerja bersama
tak melulu mengerjakan tugas kuliah, tetapi juga terkait kerja-kerja sampingan yang
ia geluti. Tempat-tempat nyaman seperti ini dapat membuat inspirasi menyala. ”Pekerjaan
yang butuh berpikir lebih, butuh suasana tenang seperti ini. Melihat pengunjung
lain fokus dengan pekerjaannya, juga membuat saya terpancing untuk fokus,”
katanya.
Beraktivitas di ruang kerja bersama juga dilakoni Ihsanul Fajri
(30). Rabu (24/4) siang, ia tengah mengerjakan tugas dari kantor di ruang kerja
bersama yang disediakan oleh Cafe Merjer di Kecamatan Padang Barat. Didampingi
segelas kopi dan beberapa makanan, Ihsan fokus menatap laptopnya. Ruangan kecil
berkapasitas 25 orang ini tenang dan sejuk. Belasan pengunjung lainnya konsentrasi
dengan pekerjaan masing-masing. Afra Laila (20), pengunjung lain, mengungkapkan
hal senada. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas itu bisa tiga
kali sepekan berkunjung ke ruang kerja bersama, termasuk di Cafe Merjer.
”Suasananya tenang dan nyaman, pelajaran lebih mudah masuk,” ujarnya. Ruang
kerja bersama makin diminati kaum muda di Padang, sejalan dengan pergeseran
budaya kerja dan belajar, terutama pascapandemi Covid-19.
Bekerja dan belajar bisa dari mana saja. Pergeseran budaya
itu disadari pemda dan swasta. Ruang-ruang kerja bersama pun tumbuh, seperti yang
disediakan BAC Youth Center, Cafe Merjer, dan tempat-tempat lainnya di kota
ini. BAC Youth Center yang dikelola Dinas Pariwisata Kota Padang, diresmikan
pada 16 September 2022. Sebelumnya, bangunan ini merupakan bekas kantor dinas pendidikan.
Sejak dibuka, gedung yang beroperasi setiap hari pukul 08.00-20.00 ini mampu
menarik banyak pengunjung, sekitar 300 orang per hari. ”BAC Youth Center ini
ada sebagai wadah untuk generasi muda dalam menyalurkan minat bakat,” kata
Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Padang Wirdanis. BAC Youth Center
juga menyediakan fasilitas lain untuk menunjang kerja-kerja kreatif, seperti studio
podcast, studio foto, studio musik, ruang latihan tari, ruang rapat, mini teater,
dan galeri. Ruang-ruang itu dapat diakses secara gratis oleh komunitas yang
termasuk dalam 17 subsektor bidang ekonomi kreatif. (Yoga)
Judi Daring dan Korupsi Menggerogoti Militer Ukraina
Sebagian prajurit Ukraina kecanduan judi daring. Sebagian
dari mereka menjual pesawat nirawak untuk mendanai kecanduan tersebut. Masalah
itu menambah persoalan penyelewengan aset dan kekayaan negara Ukraina. Judi tak
dilarang di Ukraina. Menurut Ketua Asosiasi Judi Ukraina Anton Kuchukhidze,
nilai pajak judi Ukraina mencapai 300 juta USD (Rp 4,8 triliun) pada 2023. Mendiang
Sersan Pravlo Petrychenko dari Brigade LIX, dilaporkan Rabu (24/4) risau soal
judi daring di kalangan tentara. Pada Maret 2024, Petrychenko membuat petisi
soal kecanduan judi daring di antara prajurit Ukraina. ”Bagi banyak orang, judi
menjadi satu-satunya penghilang stres. Mereka menjadi kecanduan dan melemahkan pengendalian
diri,” tulisnya di petisi itu.
Masalah lain, sebagian laman judi daring itu, yaitu 30 %,
terdeteksi berasal dari Rusia. Petrychenko, yang tewas dalam pertempuran di
Donetsk, khawatir data prajurit yang mengakses laman judi daring itu bisa
dikumpulkan Rusia. Data itu termasuk lokasi para prajurit. ”Bisa mengancam
keamanan nasional,” ujarnya. Petrychenko meminta Presiden Ukraina Volodymyr
Zelenskyy melarang iklan judi daring menggunakan lambang angkatan bersenjata Ukraina.
Iklan judi daring yang menyebut adanya sumbangan dari penyedia layanan judi ke prajurit
juga harus dilarang. Ia menyebut sumbangan itu cuma cara menutupi kesalahan.
”Apa artinya 20 truk bantuan dibanding keuntungan para bandar,” tulisnya di
petisi.
Petisi itu dikirim ke laman kantor Kepresidenan Ukraina. Dari
kebutuhan minimal 2.500 pendukung, petisi itu disokong 26.000 orang. ”Saya
telah memerintahkan Unit Komunikasi Khusus Badan Keamanan Ukraina (SBU),
Kementerian Transformasi Digital, serta Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional
memeriksa isu ini dan mengusulkan solusi,” kata Zelenskyy merespons petisi itu.
Setelah pemakaman Petrychenko pada 19 April, Zelenskyy meneken dekrit untuk membatasi
judi daring. Dekrit itu, memerintahkan panglima angkatan bersenjata melarang
prajurit mengakses laman-laman judi daring. Kecuali sedang cuti, tentara
dilarang masuk kasino atau tempat perjudian lainnya. (Yoga)
Layanan Inklusif Mulai Bermunculan
Sejumlah perusahaan transportasi mulai menyediakan layanan
inklusif untuk kelompok rentan. Guna pengembangan lebih lanjut, perlu
kolaborasi dengan pemangku kepentingan lain, termasuk pemerintah. PT Blue Bird
Tbk, misalnya, meluncurkan layanan taksi inklusif bernama Lifecare Taxi di
Jakarta, Kamis (25/4). Sebagai awal, perusahaan memiliki lima unit, tiga unit
beroperasi di Jakarta dan dua unit di Bali. Dirut Blue Bird Adrianto
Djokosoetono menyatakan, permintaan terhadap layanan ini belum sebanyak layanan
taksi reguler. Sebab, masyarakat yang mengetahui program itu masih terbatas. Layanan
taksi inklusif ditujukan untuk kelompok rentan, antara lain, ibu hamil, lanjut
usia, serta penyandang disabilitas.
Namun, layanan ini bisa juga untuk pasien yang melakukan
rawat jalan. Blue Bird, misalnya, telah bekerja sama dengan RS Kanker Dharmais
di Jakarta. ”Jadi konsepnya, kami akan kerja sama dengan rumah sakit atau
instansi tertentu yang bisa memberikan rekomendasi kepada siapa yang membutuhkan
dengan harga lebih terjangkau,” ujar Adrianto. Masyarakat yang tak mampu menjangkau
tarif dapat mendaftar keringanan biaya di situs Blue Bird. ”Subsidi itu dari
kami, tetapi mekanismenya justru kami perlu (kerja sama) instansi terkait juga.
Makanya, kami belum bisa launch sekarang untuk fasilitas itu.
Namun, ke depan, kami akan launching fasilitas itu,” kata
Adrianto. PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta juga telah menyediakan moda
khusus hingga prasarana atau alat-alat bantu tak bergerak. Direktur Pelayanan
dan Bisnis Transjakarta Fadly Hasan mengatakan, pihaknya menyediakan fasilitas dan
layanan pendukung bagi kelompok rentan berupa jalur pemandu (tactile), peta
rute Braille, dan pin pelanggan prioritas Transjakarta.
Guna mempermudah masyarakat mengaksesnya, Transjakarta dan
Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Bank DKI Jakarta menerbitkan Kartu
Layanan Gratis. Kartu ini dapat digunakan khusus bagi pelanggan berkategori rentan
seperti penyandang disabilitas dan lansia. Saat ini, menurut Fadly, jumlah
pelanggan berkategori rentan masih 5 % dari total konsumen Transjakarta. Bus
khusus perempuan tersedia 20 unit yang tersebar di koridor Jakarta.
Transjakarta juga memiliki layanan khusus bagi penyandang disabilitas DKI
Jakarta, seperti jalur menuju halte Transjakarta ramah penyandang disabilitas. (Yoga)
Pengembang Harus Menerapkan Konsep ESG
Narkoba Jenis Baru dalam Berbagai Rupa
Menggantang Nasib Bisnis Properti
Banyak kalangan salah kaprah memprediksi ihwal kebijakan suku bunga acuan yang diputuskan oleh Bank Indonesia (BI) pada Rabu (24/4). Sejumlah analis, ekonom kawakan, hingga pelaku pasar sempat penuh percaya diri BI akan mengeksekusi pelonggaran moneter melalui pemangkasan suku bunga acuan (BI Rate). Kenyataannya justru 180 derajat berbeda. BI secara tak terduga menaikkan BI Rate 25 basis poin menjadi 6,25% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) itu. Biasanya, prediksi para analis dan pelaku pasar jarang meleset perihal dinamika BI Rate. Namun, apa lacur. Kenaikan BI Rate sekonyong-konyong mengubah konstelasi pasar keuangan di dalam negeri. Menaikkan suku bunga acuan berarti akan memberi dampak ke berbagai sektor. Ekspansi dunia usaha terhambat dan spending konsumen juga menciut. Industri keuangan juga menaruh waswas dalam memutar kredit. Keadaan ini dikhawatirkan dapat membuat geliat ekonomi kembali melempem pada 2024.
Apalagi, intervensi otoritas untuk penguatan rupiah belum banyak membuahkan hasil signifikan dan malah cenderung terus menggerogoti cadangan devisa (cadev) negara. Posisi cadev pada Januari 2024 masih sebesar US$145,1 miliar. Namun, posisi itu menyusut menjadi US$140,4 miliar pada Maret 2024. Industri properti, yang merupakan pilar penting perekonomian nasional, menjadi sektor yang dipastikan terpukul berat akibat kebijakan BI tersebut. Sebelumnya, sektor properti sudah terlilit oleh suku bunga KPR yang tinggi. Industri properti, yang secara langsung mendukung sektor riil dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi melalui 174 subsektor industri terkait, mulai menghadapi risiko penurunan serapan pasar. Padahal, properti memainkan peranan penting dalam penyerapan tenaga kerja, dengan sekitar 19 juta pekerja yang berkelindan. Kenaikan suku bunga pinjaman idealnya tidak melebihi rasio kenaikan BI Rate itu sendiri, untuk menghindari pembebanan yang berlebihan kepada konsumen. Namun, apabila kenaikan suku bunga KPR benar-benar terjadi, jumlah transaksi properti dipastikan merosot sehingga memperlambat pemulihan pasar perumahan yang belum stabil.
Dalam menghadapi tantangan tersebut, Harian ini berpendapat bahwa perluasan kebijakan insentif likuiditas makroprudensial yang dijadwalkan mulai 1 Juni 2024 dapat memberikan angin segar. Kebijakan ini bertujuan agar pertumbuhan kredit di sektor prioritas, termasuk real estat dan konstruksi tetap terjadi. Dengan memasuki periode suku bunga yang lebih tinggi, pasar properti mungkin akan mengalami penyesuaian. Namun, prospek penyaluran kredit, khususnya untuk segmen KPR, masih terbilang prospektif. Bank dan lembaga keuangan harus terus berusaha menemukan keseimbangan antara pertumbuhan kredit dan risiko kredit dalam kondisi pasar yang menantang.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









