Pengembang Harus Menerapkan Konsep ESG
Para pengembang harus menerapkan konsep environment, social, dan governance (ESG) atau ramah alam, bermanfaat secara sosial, serta tata kelola yang solid guna mengurangi kerusakan alam. Menurut Ignesjz, Kepala Badan kajian Strategi Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI), konsep ESG mau tak mau harus diterapkan pebisnis, baik dalam proses produksi maupun operasional menyusul makin meresahkannya pemanasan global dan perubahan iklim akibat emisi CO2 yang berlebihan. Dia menerangkan, fokusnya adalah bagaimana mengurangi konsumsi energi agar bisa mereduksi emisi gas rumah kaca, ditambah reduksi konsumsi air, pengolahan sampah dan limbah. "Pengembang tidak bisa hanya berorientasi profit, karena profit akan bisa dicapai kalau alamnya sudah rusak, dan sebaliknya. Pebisnis harus berpartisipasi mengurangi kerusakan alam itu," katanya. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023