;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10118 )

Satgas Selidiki Ribuan Rekening Mencurigakan

20 Jun 2024

Pemerintah menegaskan akan satu barisan memberantas judi daring. Berbagai strategi disiapkan satgas untuk memberantas judi daring, mulai dari menelusuri aliran uang dalam ribuan rekening mencurigakan, menyelidiki jual-beli rekening, hingga menutup penjualan isi ulang gim yang diduga terafiliasi dengan praktik perjudian. Penegasan itu disampaikan Menko Polhukam Hadi Tjahjanto seusai memimpin rapat perdana Satgas Pemberantasan Perjudian Daring di Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (19/6). Satgas Pemberantasan Judi Daring dibentuk berdasarkan Keppres No 21 Tahun 2024. Melalui keppres itu, Presiden Jokowi menunjuk Menko Polhukam menjadi ketua satgas, dibantu dua ketua harian.

Tugas sebagai Ketua Harian Pencegahan diberikan kepada Menkominfo, sementara Ketua Harian Penegakan Hukum diserahkan kepada Kapolri. Menurut Hadi, dalam rakor tingkat menteri tentang pemberantasan judi daring, semua instansi telah bertemu dan bersepakat untuk berjalan di koridor yang sama. Tidak akan ada lagi ego sektoral antarinstansi. ”Semua berpikir satu, untuk mengefektifkan, menyukseskan pemberantasan judi online. Dalam waktu dekat, yakni minggu ini dan juga minggu depan, kami akan laksanakan tiga operasi atau tiga penegakan hukum yang harus segera diselesaikan satgas,” ujar Hadi. Judi daring yang kian merajalela serta menelan korban menjadi keprihatinan pemerintah.

Data PPATK, sepanjang 2023 terdapat 3,2 juta warga di Indonesia yang bermain judi daring. Sekitar 80 % di antaranya berjudi dengan nilai di bawah Rp 100.000. Akumulasi perputaran uang judi daring pada 2023 mencapai Rp 327 triliun. Menurut Hadi, sejumlah langkah disiapkan untuk memberantas judi daring. Langkah pertama dalam penegakan hukum oleh Bareskrim Polri adalah menyelidiki 4.000-5.000 rekening mencurigakan yang ditemukan PPATK. Bareskrim Polri juga akan membekukan rekening itu dan mengumumkannya dalam kurun waktu 30 hari. ”Setelah 30 hari tidak ada yang melaporkan atas pembekuan tersebut dan juga berdasarkan putusan pengadilan negeri, maka aset uang yang ada di rekening tersebut akan kami ambil dan kami serahkan kepada negara,” ungkap Hadi.

Bareskrim Polri juga akan menelusuri dan memanggil para pemilik rekening. Satgas juga akan melibatkan babinsa dan bhabinkamtibmas dalam menelusuri jual-beli rekening karena diduga menyasar masyarakat lapisan bawah yang tinggal di perkampungan. Hadi menjelaskan, pelaku jual-beli rekening melancarkan aksinya dengan modus mendekati sejumlah warga untuk mendapatkan KTP mereka. Pelaku kemudian menggunakan KTP itu untuk membuka rekening secara daring. Setelah mendapatkan rekening, pelaku menjualnya kepada pengepul dan pengepul menjual rekening tersebut kepada bandar-bandar judi daring untuk transaksi. Satgas juga akan menutup aktivitas penjualan isi ulang atau top up gim online yang terbukti berafiliasi dengan judi daring. (Yoga)


Perang Lawan Judi Daring Sangat Minim

19 Jun 2024

Berbagai celah digunakan untuk menyusupkan tautan judi daring, tapi upaya pemerintah menghalaunya masih tak berdampak, masih banyak pesan singkat atau SMS dari nomor tak dikenal berisi iklan dan tautan judi daring. Upaya pemerintah lewat pembentukan Satgas Pemberantasan Judi Daring dinilai lebih tampak sebagai tabuhan genderang tanpa aksi nyata. Pemblokiran 5.000 rekening terkait judi daring pun dipandang belum diikuti penegakan hukum yang serius. Tak heran, alih-alih memperoleh apresiasi dari masyarakat, upaya Kemenkominfo yang menerapkan distribusi pesan pendek atau SMS massal (blast) berisi edukasi pencegahan praktik judi daring atau yang populer disebut ”judol” ini memperoleh kritik bernada sindiran. Sebelumnya, diungkapkan Menkominfo Budi Arie Setiadi, dikutip dari Antara, edukasi judi daring lewat SMS blast dilakukan setiap hari.

Di aplikasi X, sebagai contoh, penggunanya, @fantjoek, menilai, judi daring yang merugikan negara seharusnya sampai sekarang sudah diblokir pemerintah. ”Ini Kominfo dapet ide dari tukang tipu lewat SMS, kok idenya ga ngotak begini. Giliran X saja ada kepentingan mau diblokir, tetapi judi daring yang merugikan negara malah tidak diblokir sama sekali,” ujar akun itu. Bahkan, akun resmi organisasi nonprofit Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), Selasa (18/6) ikut berkomentar di X. Isinya, seseorang yang telah ketagihan judi daring tidak akan bisa mengambil keputusan rasional meskipun ada SMS ataupun Whatsapp blast terkait edukasi pencegahan judi daring. CISDI mencantumkan temuan riset untuk memperkuat argumennya itu.

Menurut pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies, Bambang Rukminto, upaya pemberantasan judi daring yang telah disampaikan pemerintah itu seperti hanya tabuhan genderang tanpa ada aksi perang yang sebenarnya. Padahal, judi daring sudah menjerat dan membahayakan banyak warga, bahkan aparatur negara. Sebut saja Letu Eko Damara (30), dokter di Satgas Pengamanan Perbatasan Mobile RI-Papua Niugini Yonif 7 Marinir ini tewas bunuh diri akibat terlilit utang untuk judi daring. Ada pula Briptu Fadhilatun Nikmah (28) yang membakar suaminya, Briptu Rian DW (27), karena Rian menghabiskan tabungan untuk judi daring. Dengan banyaknya warga yang terjerat judi daring, menurut Bambang, sudah semestinya dilakukan penegakan hukum yang serius karena aliran keuangan judi daring pun telah diungkap oleh PPATK. Menurut dia, penangkapan yang ada baru terbatas operator dan konsumen, namun transaksi oleh bandar besar judi daring belum tersentuh. (Yoga)


Jungkir Balik Pekerja Seni Tradisional

19 Jun 2024

Zaman berubah, pekerja seni pertunjukan tradisional harus jungkir balik, tak hanya agar ”the show must go on”, tapi juga agar ”dapur tetap ngebul”. Di sejumlah daerah, frekuensi pementasan selama beberapa tahun terakhir semakin anjlok. Akibatnya, pendapatan kelompok untuk kesinambungan pertunjukan kian surut. Tak ada cerita penghasilan dari manggung bisa diandalkan untuk keberlanjutan kehidupan seni. Di Jakarta, kelompok yang mendapatkan bantuan dari Pemprov DKI Jakarta sekalipun harus ”berakrobat” untuk menjaga kelangsungan kegiatan seni. Paguyuban Wayang Orang (WO) Bharata, misalnya, rutin mendapat bantuan dari Pemprov DKI Jakarta. Namun, menurut Ketua Paguyuban Bharata, Teguh ”Kenthus” Ampiranto, pemasukan itu hanya cukup untuk modal pementasan. Kelompok masih harus mencari sponsor dari pihak lain guna menampilkan karya. ”Pemasukan hanya dari Bharata tidak bisa diandalkan. Tidak cukup jika dihitung secara matematika,” kata Teguh di Jakarta, Selasa (18/6).

Beberapa anggota WO Bharata menyiasati keterbatasan itu dengan menerima ”tanggapan” di luar gedung pentas, seperti di acara perkawinan dan khitanan. Sejumlah pekerja seni menjadi pengemudi ojek daring. Sebagian lainnya membuka warung. Situasi jauh lebih sulit bagi kelompok yang tak mendapatkan dana bantuan ajek dari mana pun. Ini dialami mayoritas kelompok seni pertunjukan tradisional di Nusantara. Contohnya pertunjukan seni wayang topeng Malangan di Pedepokan Asmorobangun di Malang, Jatim. Menurut pengelola pedepokan, Ki Soleh Adi Pramono (73), penghasilan dari pentas tak bisa mencukupi kebutuhan hidup karena jarangnya frekuensi pentas. ”Penghasilan seniman tidak bisa untuk menghidupi. Contohnya anak-anak lulusan sarjana seni, kalau hanya mengandalkan pentas saja, tidak makan. Maka dia punya usaha ngajar tari, wiraswasta, budidaya lele, ayam,” katanya. (Yoga)


Kerja Keras Satgas Judi Daring

19 Jun 2024

Melalui tajuk rencana edisi Sabtu (20/4) kita menggarisbawahi bahwa judi dalam jaringan (daring) atau judi online sulit diberantas karena kementerian dan lembaga bekerja sendiri. Kita mendorong penanganan komprehensif untuk menyelamatkan produktivitas masyarakat dari judi yang menjerumuskan. Pada Jumat (14/6) Presiden Jokowi menerbitkan Keppres No 21 Tahun 2024 tentang Satgas Judi Daring, yang langsung berada di bawah Presiden. Presiden menunjuk Menko Polhukam jadi ketua satgas yang dibantu dua ketua harian. Ketua harian pencegahan dipegang Menkominfo. Ketua harian penegakan hukum dipegang Kapolri.

Satgas Judi Daring pada intinya bertugas mengoptimalkan pencegahan dan penegakan hukum perjudian daring secara efektif dan efisien. Setelah keppres itu terbit, Menkominfo Budi Arie Setiadi mulai mengupayakan edukasi pencegahan judi daring lewat SMS blast setiap hari dengan menggandeng operator telekomunikasi seluler. Dalam SMS blast terbaru, Kemenkominfo mengingatkan warga mengenai bahaya judi daring. Kita menyambut positif Presiden Jokowi bertindak atas judi daring yang meresahkan masyarakat. Korbannya tidak hanya rakyat kebanyakan yang mudah mengakses akun judi daring, tetapi juga sudah merasuk ke lingkungan aparat pemerintah, termasuk Polri yang semestinya bertugas memberantas judi daring.

Masalah yang dipicu judi daring juga bisa berakibat fatal, seperti kasus Briptu Fadhilatun Nikmah (28), anggota Polresta Mojokerto, Jatim. Fadhilatun membakar suaminya, Briptu Rian DW (27) yang bertugas di Polres Jombang, Jatim, hingga tewas, Sabtu (8/6), dipicu kekesalannya karena suami menghabiskan uang untuk judi daring. Satgas tidak punya waktu banyak mewujudkan harapan Presiden memberantas judi daring. Sesuai keppres, masa tugas satgas berakhir 31 Desember 2024. Masa tugas ini hanya efektif hingga 20 Oktober 2024 saat presiden baru dilantik. Dalam empat bulan ini, satgas diharap fokus bekerja keras memberantas judi daring, di tengah pekerjaan lain menjelang berakhirnya masa jabatan Presiden Jokowi. (Yoga)


Potensi Peningkatan Produksi Elpiji Dalam Negeri

19 Jun 2024

Pekerja terlihat sedang menata tabung elpiji yang baru tiba di pangkalan elpiji di kawasan Pasar Rebo, Jakarta, Selasa (18/6/2024). Satuan Kerja husus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mendorong peningkatan produksi elpiji dalam negeri. Dalam hal ini, SKK Migas bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah mengidentifikasi ada sekitar 1,5 juta metrik ton gas per tahun yang berpotensi dijadikan elpiji. (Yoga)

Gen Z Merombak Bisnis Olahraga

19 Jun 2024

Sebuah surat dari Direktur Komite Olimpiade Internasional Mark Adams termuat di rubrik Letter to Editor di Financial Times akhir Mei lalu, mengklarifikasi tulisan yang mengkritik komunikasi Olimpiade Paris 2024. Mark pun menjelaskan bahwa Komite Olimpiade Internasional (IOC) terus beradaptasi. Ada olahraga baru yang bakal ditampilkan di Paris, yaitu skateboard, panjat tebing, BMX gaya bebas, bola basket 3x3, dan tari patah (break dance). Semuanya berusaha menghadirkan penonton baru, lebih muda, tetapi juga tetap terhubung dengan penggemar lama. Mark memaparkan bahwa penonton yang lebih muda pasti memilih cara berbeda untuk mengonsumsi olahraga, melalui berbagai platform digital. Namun, dia mengingatkan, jika fundamentalnya bagus, jumlah penontonnya juga bagus. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, pertandingan Olimpiade Tokyo 2020 ditonton lebih dari 3 miliar penggemar individu melalui berbagai kanal.

Jumlah view mencapai 28 miliar di platform resmi atau naik 139 % dibanding Olimpiade Rio 2016. Sementara, ada lebih dari 6 miliar view di media sosialnya. Panitia Olimpiade juga menyadari keinginan penonton muda. Mereka inilah yang menunjukkan ke mana arah olahraga harus dikembangkan. Mereka itu sering kali bermain di luar stadion dan di jalanan. Generasi Z ini lebih bersifat urban, lebih segar, lebih inklusif, dan lebih berpikiran berkelanjutan. Olimpiade tak bisa menghindar dari perkembangan ini sehingga mereka mengikutinya. Cabang olahraga lama tentu masih dipertahankan, tetapi kenyataan baru memang harus diadopsi. Contohnya tari patah yang memberi suasana lebih segar. Beberapa kalangan mungkin kagok dan melihat perubahan itu terkesan aneh, termasuk soal bagaimana menentukan tari patah itu sebagai pertandingan olahraga. Ada aturan dalam penilaian cabang olahraga yang satu ini. Atlet mendapatkan poin untuk kreativitas, kepribadian, teknik, variasi, performativitas, dan musikalitas.

Keberhasilan dalam olahraga ini memerlukan penggabungan gerakan tarian dari tiga kategori dasar: top rock, down rock, dan freeze. Tari patah dipastikan akan makin menarik para penonton muda dengan melihat gerakan-gerakan dinamis dan menantang. IOC harus melakukan perubahan yang drastis karena Budaya fandom tengah hadir. Fandom diartikan sebagai komunitas atau kelompok penggemar yang memiliki antusiasme yang tinggi terhadap orang, hobi, atau kegiatan yang sama, termasuk olahraga. Sebuah lembaga bernama Youth Lab membuat beberapa saran. Preferensi gen Z terhadap konten berukuran kecil di media sosial menandakan pentingnya membuat konten yang ringkas yang dapat dengan mudah dikonsumsi dan dibagikan. Mereka mendambakan keaslian dan mencari akses di balik layar pada kehidupan atlet. Mereka juga sadar pada isu-isu sosial. Merek perlu berkolaborasi untuk memperkuat jangkauan dan keterlibatan gen Z. (Yoga)


Harga Gula Masih Tinggi kendati Produksi Berlimpah

19 Jun 2024

Harga rata-rata nasional gula konsumsi di tingkat eceran masih tinggi meskipun produksi gula pada musim giling tebu tahun ini berlimpah. Penyebabnya diperkirakan gula hasil produksi tersebut masih di pedagang dan belum didistribusikan secara merata. Berdasar Panel Harga Pangan Bapanas, per 18 Juni 2024 pukul 14.15 WIB, harga rerata nasional gula konsumsi di tingkat eceran Rp 18.220 per kg. Harga itu masih tinggi kendati mulai turun 0,55 % dibanding harga rerata Mei 2024 yang sebesar Rp 18.360 per kg. Namun, secara tahunan, harganya naik 19,9 %. Harga gula tertinggi berada di Papua Tengah, yakni Rp 40.000 per kg, jauh di atas harga acuan penjualan (HAP) sementara gula konsumsi di tingkat eceran di wilayah Papua, Maluku, dan daerah tertinggal, terdepan, terpencil, dan perbatasan (3TP) Rp 18.500 per kg.

Harga gula terendah berada di Jatim, yaitu Rp 16.660 per kg, di bawah HAP sementara gula konsumsi di tingkat eceran untuk wilayah di luar Papua, Maluku, dan daerah 3TP. Tenaga ahli Asosiasi Gula Indonesia (AGI), Yadi Yusriadi, Selasa (18/6) mengatakan, harga rerata nasional gula konsumsi di tingkat eceran memang masih tinggi. Penyebabnya diperkirakan bukan pada produksi, melainkan lebih karena gula hasil produksi Mei-medio Juni 2024 berada di pedagang dan belum didistribusikan secara merata. ”Dari sisi produksi relatif tidak ada masalah karena hampir semua pabrik gula (PG) mulai menggiling tebu sejak Mei 2024. Dalam sebulan, rerata produksi gula nasional berkisar 400.000-450.000 ton.

“Kalau untuk memenuhi kebutuhan bulanan gula, yakni sebanyak 240.000-250.000 ton, seharusnya cukup,” ujarnya. Bapanas memang menaikkan harga acuan pembelian (HPP) gula petani dari Rp 12.500 per kg menjadi Rp 14.500 per kg. Namun, seiring dengan mulai masifnya produksi gula nasional, harga gula petani justru turun dan cenderung berada di bawah HPP. Dalam lelang gula yang sudah dilakukan sejumlah PG, harga gula petani yang sempat tembus Rp 14.900 per kg, saat ini berada di kisaran Rp 14.200-Rp 14.500 per kg. ”Jadi, penyebab harga gula masih tinggi lebih pada distribusinya yang belum merata, karena itu, pemerintah diharapkan bisa mendorong agar distribusi gula semakin merata, terutama di wilayah timur Indonesia dan 3TP,” kata Yadi. (Yoga)


Pengeringan Ebi Terganggu

19 Jun 2024

Seorang anak terlihat sedang memisahkan kotoran dari ebi (udang kering) milik orang tuanya yang dijemur di Pantai Kampung Lere, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (18/6/2024). Anomali cuaca yang terjadi dalam sepekan terakhir di wilayah itu membuat pengeringan ebi yang mengandalkan sinar matahari terganggu hujan. Hal ini mengakibatkan harga ebi naik dari Rp 30.000 per kilogram (kg) menjadi Rp 50.000 per kg. (Yoga)

Isrodin Napas, Pendidikan di Lereng Gunung Slamet

19 Jun 2024

Prihatin atas fenomena putus sekolah dan buta aksara di lingkungannya, Isrodin (42) mengabdikan dirinya di bidang pendidikan. Ia berikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga tak mampu di lereng Gunung Slamet, Banyumas, yang ia lakukan sejak masih kuliah di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto. Saat itu, tahun 2006, ia mendirikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Satria Tama. Setelah itu, ia aktif di beberapa kegiatan literasi. Belakangan, pada 2013, ia mendirikan sekolah gratis berbasis sukarelawan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pakis di Desa Gununglurah, Banyumas, Jateng, 18 km sebelah barat laut Alun-alun Purwokerto. Isrodin menceritakan bagaimana ia tergerak mendirikan MTs Pakis.  “Secara pribadi, saya bisa kuliah lalu melihat ada anak tidak sekolah sama sekali, SMA tidak, SMP tidak, rasanya tidak adil saja bagi saya. Masak mereka tidak punya kesempatan, rasanya tidak tega,” kata Isrodin di MTs Pakis, Selasa (4/6).

Bagi Isrodin, pendidikan bukan hanya soal seseorang lulus SD, SMP, dan SMA, melainkan juga soal bagaimana kita bisa hidup. Karena itu, pembelajaran yang dirintis Isrodin bagi siswa-siswinya juga beranjak dari persoalan kehidupan sehari-hari yang biasa ditemui para siswa di sekitar desanya yang berada di pinggir hutan. Soal perburuan burung, diatasi dengan mengajak siswa belajar fotografi, bukan dengan menembak mati atau menangkap burung itu untuk dijualbelikan. Hasil jepretan foto lalu dijadikan desain kaus yang bisa dijual. Sejumlah foto burung karya siswa-siswi dan sukarelawan MTs Pakis juga dipakai di novel berjudul Perahu Negeri: Catatan Sekolah Pinggir Hutan. Di novel karya para siswanya itu, ada foto burung takur tohtor (Psilopogon armillaris), bubut besar (Centropus sinensis), bentet kelabu (Lanius schach), dan elang jawa (Nisaetus bartelsi).

MTs Pakis ini dirintis Isrodin bersama para murid program Paket C di PKBM Argowilis di Baturraden yang Isrodin ajar sejak 2011.Ada sekitar 20 murid berusia 20-25 tahun mengikuti paket C dan tinggal di asrama Boarding School Bangun Desa, tempat Isrodin menjadi kepala sekolah di sana. Prihatin pada kasus putus sekolah, termasuk akibat pernikahan dini di Gununglurah, dia akhirnya mendirikan sekolah itu. ”Mohon maaf ada kecenderungan mereka yang putus sekolah, kalau perempuan biasanya menjadi ART, yang laki-laki menjadi buruh kasar,” kata Isrodin. Tidak ada guru tetap yang mengajar di sekolah ini kecuali Isrodin yang merangkap sebagai penjaga sekolah sekaligus kepala sekolah di MTs Pakis. Sehari-hari sekolah ini terbuka terhadap sukarelawan, seperti mahasiswa dan dosen, untuk mengajar di sekolah ini. ”Sekolah ini berbasis relawan, 60 % praktik di lapangan, 40 % lainnya belajar teori di kelas,” katanya.

Dalam menerapkan pembelajaran berbasis agroforestry ini, selain pengamatan burung sebagai praktik lapangan, sekolah ini juga memiliki peternakan kambing, budidaya kopi, dan produksi gula aren. ”Rohnya adalah bagaimana membangun desa, bukan pendidikannya saja, melainkan benar-benar membangun masyarakat, membangun SDM,” katanya. Pendidikan ini sangat berpengaruh pada nalar peserta didik, baik di sisi ekonomi maupun pergaulannya. Hingga kini ada 200 anak yang pernah belajar di MTs Pakis, 80 orang di antaranya berhasil lulus lalu melanjutkan ke pendidikan lebih tinggi. Ada juga yang berhenti di tengah jalan lantaran harus bekerja membantu orangtuanya atau menikah. MTs Pakis di lereng Gunung Slamet menjadi oase bagi warga setempat, terutama anak-anak dan keluarga yang terbatas secara ekonomi. Mereka dapat mengenyam pendidikan selepas SD sekaligus belajar tentang kehidupan. (Yoga)


HAK PARTISIPASI : BUMD Kepri Siap Kempit North West Natuna

19 Jun 2024

Hak partisipasi atau participating interest (PI) sebesar 10% Blok North West Natuna siap dimiliki oleh badan usaha milik daerah (BUMD) energi Provinsi Kepulauan Riau. PT Pembangunan Kepri North West Natuna—anak dari PT Pembangunan Kepri—akan segera menerima pengalihan PI dari PT Bumi Pratiwi Hulu Energi (Prima Energi). Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kepri M. Darwin, Selasa (18/6). Dia mengungkapkan bahwa pihaknya telah bertemu dengan Bumi Pratiwi selaku Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang mengelola kegiatan usaha di hulu minyak dan gas (migas) di Blok North West Natuna (NWN) di Hotel Pullman, Central Park, Jakarta, baru-baru ini. Dia menambahkan bahwa besaran PI yang akan dikelola BUMD juga termasuk dalam pokok bahasan kesepakatan. “Pembahasan akan segera dilakukan oleh KKKS dengan BUMD. Besaran PI akan tergambar di sana. Mereka akan saling melihat data, rencana produksi, biaya produksi, harga minyak, dan beberapa faktor lain. Faktor itu yang akan menentukan berapa bagian pemerintah daerah,” jelasnya. Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan keterlibatan daerah dalam pengelolaan wilayah kerja migas melalui PI 10% memberikan banyak manfaat. “Untuk itu, dalam pengelolaan dana PI 10% wilayah kerja migas di Kepri, kami butuh BUMD yang sehat, berinovasi, dan kami harus mengikuti perkembangan zaman yang makin hari makin maju” katanya.