;
Kategori

Ekonomi

( 40498 )

Pengembang Siasati Kenaikan Biaya Produksi

24 Oct 2023

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap USD yang berlanjut diprediksi berimbas pada kenaikan biaya produksi yang dapat mendorong peningkatan harga properti. Meski demikian, pengembang akan menyiasati kenaikan biaya produksi guna menekan kenaikan harga rumah. Ketua Umum Dewan Pimpinan  Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Joko Suranto mengemukakan, fluktuasi nilai tukar rupiah merupakan hal biasa terjadi,tetapi depresiasi nilai tukar rupiah kali ini dinilai tinggi sehingga dapat berdampak pada kenaikan biaya produksi di sektor properti. Pelemahan nilai tukar rupiah dinilai tak akan berdampak signifikan pada rumah segmen menengah bawah karena 80 % komponen biaya produksi tidak menggunakan bahan impor.

Meski demikian, dampaknya akan terasa jika terjadi kenaikan harga bahan bakar yang memengaruhi biaya logistik dan bahan bangunan. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengantisipasi dampak pelemahan rupiah terhadap kenaikan harga bahan bakar. Joko menambahkan, pengembang properti berupaya melakukan efisiensi biaya guna mengantisipasi kenaikan biaya produksi. Hal itu guna menjaga pasar properti tetap tumbuh di tengah tekanan daya beli. ”Pengembang akan berupaya efisienkan biaya sebisa mungkin agar biaya  produksi tidak naik. Kami ingin tumbuhkan animo dan kepercayaan masyarakat bahwa ini saat terbaik membeli properti,” ujarnya, saat dihubungi di Jakarta, Senin (23/10). (Yoga)

OJK Luncurkan Peta Jalan Perasuransian 2023-2027

24 Oct 2023
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi meluncurkan Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Perasuransian Indonesia 2023-2027 pada Senin (23/10/2023) di Jakarta. Peta jalan ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi OJK, asosiasi, serta industri perasuransian dalam menyusun strategi pengembangan dan penguatan hingga lima tahun ke depan. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi. (Yoga)

Warga Tolak Pajak Ojek dan Toko Daring

24 Oct 2023
Wacana pengenaan pajak bagi pengojek daring dan toko daring muncul setelah Komisi C DPRD DKI Jakarta mengingatkan Bapeda DKI Jakarta untuk mengoptimalkan pemungutan retribusi daerah melalui sistem daring pada 2024. Sekda DKI Jakarta Joko Agus Setyono menyampaikan, banyak potensi pajak daerah luput dari pengawasan. Salah satunya, pajak bagi pengojek daring dan toko daring. Potensi ini akan dibahas dengan pemerintahan pusat. Nasrul (30), pengojek daring di Jaksel, menolak wacana itu. Pengojek daring itu mitra, bukan karyawan kontrak atau tetap. ”Untuk kebutuhan harian saja pas-pasan,” ujarnya, Senin (23/10). Hal senada diungkapkan anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Karyatin Subiantoro. (Yoga)

Suku Bunga Berpotensi Naik Lagi

24 Oct 2023
JAKARTA,ID-Suku bunga acuan BI-7 Day Reserve Repo Rate (BI7DDR), berpotensi naik lagi sebesar 25 basis points (bps) menjadi 6,25% tahun ini, seiring terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Selain itu, bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federel Reserve (The Fed), diprediksi menaikkan suku bunga acuan Federal Funds Rate (FFR) 25 bps menjadi 5,5-5,75% pada pertemuan  FOMC Desember 2023 untuk menjangkar inflasi ke sasaran, sebesar 2%. BI perlu menjaga spread ideal BI7DDR dan FFR untuk mencegah pelarian modal asing di tanah Air. Kemarin, nilai tukar rupiah di pasar spot melemah 0,6% ke level Rp15.949 per dolar AS, terendah sepanjang 2023. Pemicu utamanya adalah sentimen eksternal  yang kian memburuk, terutama dari reli  imbal hasil obligasi AS, US Treasure (UST) tenor 10 tahun, yang terus menguji level psikologis 5% dalam dua tahun terakhir. (Yetede) 

Ekonomi Global Masih Menjadi Tantangan

24 Oct 2023
JAKARTA,ID-Upaya pemerintah dan otoritas moneter untuk menjaga stabilitas sistem keuangan domestik masih dibayangi oleh ketidakpastian ekonomi global. Saat dunia belum selesai menghadapi dampak perang Rusia-Ukraina, ketegangan juga terjadi dengan adanya krisis geopolitik di Timur Tengah antara Israel-Palestina. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI)  Juda Agung mengatakan, ketegasan politik tersebut  mendorong kenaikan harga  pada komoditas energi dan pangan. Hal tersebut memberikan efek domino terhadap kenaikan inflasi global hingga di Eropa dan Amerika Serikat. Kenaikan laju inflasi diantisipasi melalui kebijakan moneter termasuk di Amerika Serikat yang kemudian  mendorong tetap tingginya suku bunga di global. "Apalagi, saat ini Amerika Serikat memerlukan pendanaan termasuk untuk perang. (Menteri keuangan AS) Janet Yellen secara eksplisit sudah menyebutkan bahwa akan membackup perang yang terjadi baik di Rusia mau pun Timur tengah, sehingga memerlukan pembiayaan politik, pembiayaan keamanan ini mendorong kenaikan yield suku bunga di AS," kata Juda. (Yetede)

Menangkal Gangguan Siber ke Sistem Keuangan

24 Oct 2023
JAKARTA,ID-Upaya antisipasi terhadap peningkatan risiko siber dalam sistem keuangan perlu dilakukan, seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat. Oleh karena itu, Bank Indonesia (BI) memperkuat pertahanan sistem keuangan dari sisi kebijakan bank sentral maupun dari sisi industri. Dalam Kajian Stabilitas Keuangan Nomor 41 September 2023 yang dipublikasikan BI ada Senin (23/10/2023), BI menilai ketahanan sistem  keuangan perlu mengantisipasi risiko yang berkembang dari sisi digital. Sejalan dengan perkembangan  digitalisasi dalam transaksi  keuangan, serangan siber menjadi resiko yang harus  diwaspadai oleh pelaku industri, baik bank maupun lembaga selain bank. Serangan siber didefinisikan sebagai segala kegiatan yang bersifat malicious yang ditujukan untuk mendapatkan, mengganggu, mendelegasikan dan/atau merusak sumber daya sistem informasi dan/atau informasi. (Yetede)

Efek Ekonomi Global Seret Turun IHSG ke Level 6.741

24 Oct 2023
JAKARTA,ID-Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi dalam hingga 1,57% ke posisi 6.741 pada perdagangan Senin (23/10/2023). Merosot IHSG hingga  ke level terendah di bulan Oktober ini, akibat efek domino dari berbagai sentimen negatif global, dan diperparah longsornya rupiah ke level Rp 15.943 per dolar Amerika Serikat (AS). "Pelemahan IHSG lebih kepada efek domino dari sentimen kenaikan US Treasure Yields sehubungan dengan dinamika suku bunga the Fed, serta dinamika di Kawasan Timur Tengah," kata Senior Invesment Information Mirea Assset Nafan Aji Gusta kepada Investor Daily, Senin (23/10/2023). Senada dengan Nafan, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilanus Nico Demus menilai, rontoknya IHSG kemarin tidak lepas dari melemahnya Wall Street pada perdagangan Jumat (20/10/2023) akibat makin meluasnya risiko konflik antara Israel dan Hamas, serta ancaman tingkat suku bunga AS yang diekspektasikan meningkat dalam jangka panjang. Buntut semua itu, membuat bursa asia kompak melemah. (Yetede)

Menangkal Gangguan Siber ke Sistem Keuangan

24 Oct 2023
JAKARTA,ID-Upaya antisipasi terhadap peningkatan risiko siber dalam sistem keuangan perlu dilakukan, seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat. Oleh karena itu,  Bank Indonesia (BI) memperkuat ketahanan sistem keuangan dari sisi kebijakan bank sentral maupun dari sisi industri. Dalam kajian Stabilitas Keuangan Nomor 41 September 2023 yang dipublikasikan BI pada Senin (23/10/2023), BI menilai ketahanan sistem keuangan perlu risiko yang berkembang dari sisi digital. Sejalan dengan perkembangan digitalisasi dalam transaksi keuangan, serangan siber menjadi risiko yang harus diwaspadai oleh pelaku industri, baik bank maupun lembaga selain bank. Serangan siber didefinisikan sebagai segala kegiatan yang bersifat malicious yang ditujukan untuk mendapatkan, mengganggu, mendegadrasikan dan/atau merusak sumber daya sistem informasi dan/atau informasi. (Yetede)

Penetrasi Rendah Asuransi Indonesia

24 Oct 2023
JAKARTA – Penetrasi asuransi di Indonesia dinilai masih rendah. Kepercayaan masyarakat yang minim menjadi tantangan utama bagi pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan. Ketua Dewan Asuransi Indonesia Rudy Kamdani mencatat penetrasi asuransi baru 2,28 persen hingga akhir 2022. Artinya, hanya sekitar 7 juta dari 275 juta penduduk yang mengantongi asuransi.  "Angka ini masih jauh di bawah negara-negara tetangga kita," kata dia, kemarin. 

Angka tersebut sebenarnya sudah lebih baik ketimbang data ASEAN Insurance Surveillance Report 2022 yang melaporkan bahwa penetrasi asuransi Indonesia pada 2021—tidak termasuk asuransi wajib atau sosial—hanya 1,4 persen. Sementara itu, di Vietnam sebesar 2,2 persen, Filipina 2,5 persen, Malaysia 3,8 persen, Thailand 4,6 persen, dan Singapura 12,5 persen. 

Staf Ahli Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal Kementerian Keuangan Arief Wibisono mengatakan rendahnya penetrasi tersebut tecermin pula pada rendahnya kontribusi industri asuransi terhadap produk domestik bruto (PDB). "Masih di bawah 10 persen dari PDB," tuturnya. Rendahnya literasi hingga produk asuransi yang terbatas menjadi pemicunya. (Yetede)

Kendala Bertubi-tubi LRT Jakarta

24 Oct 2023
JAKARTA – Pengembangan jalur lanjutan light rail transit (LRT) Jakarta rute Velodrome-Manggarai menghadapi berbagai ganjalan sebelum akhirnya dilanjutkan kembali pada paruh kedua 2023. Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Haris Muhammadun mengatakan tender kontraktor LRT Jakarta Fase 1B tersebut sempat gagal akibat sepi pendaftar. “Sempat tidak ada vendor konstruksi yang submit (mendaftar tender) sehingga proyeknya terlambat lagi,” ucapnya kepada Tempo, kemarin.

Pemerintah DKI Jakarta sebetulnya sempat menjadwalkan peletakan batu pertama LRT rute Velodrome-Manggarai itu pada Agustus 2023. Sebelumnya, Pemerintah DKI telah menetapkan trase, menerbitkan laporan analisis mengenai dampak lingkungan, dan beberapa perizinan pendukung. Dengan jalur sepanjang 6,4 kilometers, proyek sepur yang diserahkan kepada PT Jakarta Propertindo atau Jakpro ini akan menyinggahi lima stasiun dari gelanggang olahraga Velodrome di Rawamangun, Jakarta Timur, menuju Kelurahan Manggarai di Jakarta Selatan.

Namun, dalam proses lelang LRT Jakarta Fase 1B tersebut, tidak ada grup kontraktor yang berani menyodorkan dokumen jaminan pelaksanaan proyek. Dari informasi yang didapat Haris, Pemerintah DKI menargetkan jangka waktu konstruksi yang singkat sehingga tidak disanggupi kontraktor. "Periode proyeknya sempat dipatok hanya 18 atau 21 bulan, saya lupa persisnya." (Yetede)