;
Kategori

Ekonomi

( 40600 )

Harga Peranti Elektronik Impor Terdampak Rupiah

30 Oct 2023

Harga barang impor berupa barang elektronik dan telekomunikasi, seperti laptop, naik sebagai imbas melemahnya nilaitukar rupiah terhadap dollar AS dalam enam bulan terakhir. Jumat (27/10) mata uang rupiah ditutup melemah 19 poin ke posisi Rp 15.938. Persaingan pedagang ritel di toko luring kian ketat dengan pedagang daring dan adanya lonjakan impor produk murah asal China. Toko penjualan laptop Gamer.id di Pusat Grosir Cililitan, Jaktim, misalnya, telah menyesuaikan harga sejak Oktober. Rizky, salah satu pramuniaga di toko itu, mengatakan, kenaikan harga itu lebih meluas daripada kenaikan harga sebagai dampak pandemi Covid-19, karena depresiasi rupiah juga membuat harga barang-barang aksesori laptop meningkat.

”Harga laptop bisa naik ratusan ribu rupiah. Itu lumayan juga. Kebanyakan pembeli juga cari laptop di bawahRp 10 juta,” ujar Rizky, yang ditemui pada Sabtu (28/10). Selain itu, angka penjualan di toko laptop baru berbagai merek rendah karena sepinya pengunjung pusat perbelanjaan. Pedagang laptop dan aksesori lainnya di mal yang sama, Hendro, juga mengakui kesulitan menggerakkan penjualan karena makin mahalnya barang elektronik baru dan bekas serta rendahnya kunjungan pembeli. ”Dua bulan lalu sudah menaikkan harga beberapa barang. Sebenarnya tergantung supplier, kamiikut doang,” ujar pria yang sudah enam tahun membuka toko itu. Layar laptop, misalnya, naik Rp 50.000 sampai dengan Rp 100.000 per buah. Laptop bekas dari pasar gelap, seperti dari Batam, Kepri, yang ia jual lagi, juga ikut naik 10-15 %. Padahal, laptop bekas itu kalau dijual kembali jatuh harganya. (Yoga) 

Menakar Masa Depan Bitung

30 Oct 2023

Sepanjang Januari-September tahun ini produksi perikanan tangkap di 13 kabupaten/kota bahari di Sulut sudah 272.691 ton, melampaui 258.976 ton yang tercatat pada 2019 sebelum pandemi Covid-19. Selama semester I-2023, sekitar 21.100 ton ikan yang didominasi cakalang dan tuna sirip kuning alias madidihang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bitung oleh 935 kapal. Jumlah itu kurang dari setengah total tangkapan 2022 yang mencapai 57.900 ton, tetapi Julius yakin produksi terus naik sampai akhir tahun ini. ”Masa panen biasanya Maret-Juni, kemudian Juli-Agustus tangkapan sedikit karena musim ombak. Saya duga, panen sudah dimulai sekarang,” tutur Julius, ketika ditemui di sebuah warung di PPS Bitung, Jumat siang.

Namun, ada satu hal yang bikin Julius khawatir akan masa depan nelayan Bitung, yaitu kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT) yang diwacanakan KKP sejak 2022. Para nelayan di Bitung menolak keras kebijakan itu, tetapi pemerintah meresmikannya dengan PP No 11 Tahun 2023. Julius setuju dengan filosofi PIT untuk menjaga sumber daya kelautan dan perikanan negeri dengan sistem kuota. Namun, menurut dia, pemerintah bertindak kontradiktif dengan membuka pintu investasi bagi kapal perikanan asing dengan skema yang berlaku paling cepat awal 2024. ”Kapal-kapal lokal enggak mungkin saingan sama asing. Kapal lokal paling tinggi 300-an GT (gros ton), di Jawa pun enggak lebih dari itu. Kalau kapal asing, misal purse seine (pukat cincin), bisa ribuan ton!” ujar Julius, mewakili 57 pemilik kapal dalam Gerakan Nelayan Perkasa Indonesia (GNPI). Ia curiga, PIT jadi akal-akalan pemerintah untuk membisniskan sumber daya perikanan negeri kepada pemodal asing. Dari empat zona yang dikhususkan untuk industri, ditawarkan kuota sebesar 4,89 juta ton ikan per tahun dengan nilai Rp 120,6 triliun. (Yoga) 

Melemahnya Rupiah

30 Oct 2023

Melemahnya rupiah akhir-akhir ini sudah berdampak pada transaksi perdagangan, terutama barang-barang impor dan sangat berdampak terhadap berbagai lini usaha. “Awal bulan, komputer dan perantinya mengalami kenaikan harga. Harga laptop naik ratusan ribu rupiah. Kenaikan harga juga di aksesori, seperti mouse dan lainnya. Kenaikan bisa Rp 50.000-Rp 100.000 per item. Saat depresiasi rupiah, kenaikan harga bercabang ke aksesori. Ini membuat berkurang penjualan. Jualnya susah, orang malas datang (ke toko offline), jadinya lari ke online,” kata Rizky (28), Penjual Toko Laptop Gamer.id.

Timoti Tirta (32), Pelaku Usaha Ascenta Tour, Jakarta, mengatakan, “Menjelang akhir tahun, memang biasanya rupiah melemah. Jadi, kebiasaan pelanggan kalau mau ke luar negeri pada akhir tahun, dia sudah menukarkan uangnya sebelum Desember. Cuma ketika ada pembayaran yang belum lunas, seperti maskapai atau hotel, kami memang pasti akan kurangi keuntungan. Jadi, ketika membuat paket perjalanan di awal, biasanya ada spare untuk perubahan kurs. Pengeluaran perjalanan ke negara Asia enggak terlalu terasa ketika dollar AS melemah dibandingkan ke negara Barat”.

Unit usaha wisata agak terpengaruh depresiasi rupiah karena harga kebutuhan sehari-hari makin mahal sehingga cadangan rekreasi berkurang. Akibatnya, beberapa program yang sudah terencana menjadi tertunda. Kebanyakan (klien) memilih memakai uang mereka untuk keperluan sehari-hari dulu dan menunda perjalanan rekreasi mereka, ujar Budi Kusumaningsih (50), Pelaku Usaha Wisata, Yogyakarta. (Yoga) 

93 UMKM Binaan Bank Mandiri Unjuk Gigi di Bazaar UMKM Sarinah

30 Oct 2023
JAKARTA,ID-Bank Mandiri kembali menggelar Bazaar UMKM Sarinah 2023 bekerja sama dengan Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Berlangsung pada Kamis hingga Minggu, 26-19 Oktober 2023, pameran ini sudah diikuti oleh 103 UMKM dari rumah BUMN yang terdiri dari 93 UMKM binaan Bank Mandiri konsisten mendorong pelaku usaha UMKM untuk meningkatkan kapasitas daya saing usaha seingga dapat mendorong  pertumbuhan ekonomi serta penyerapan tenaga kerja. Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha menyatakan Rumah UMKM harus menjadi tempat sarana belajar dan membina para pelaku UMKM untuk bisa naik kelas dan berkualitas. Hal ini merupakan bentuk konsitensi Bank Mandiri dalam pengembangan UMKM di tanah air agar dapat mengakselerasi bisnisnya. "Saat ini, Bank Mandiri memiliki lebih dari 10.000 UMKM binaan aktif yang tersebar di seluruh Indonesia. Perlibatan UMKM pada kegiatan bazaar seperti ini merupakan  salah satu bentuk dukungan Bank Mandiri terhadap upaya peningkatan akses pemasaran UMKM karena Sarinah merupakan salah satu pusat keramaian di ibu kota," ujar Rudi pada Minggu (29/10). (Yetede)

Indonesia Terus Akselerasi Kenaggotaan Penuh di OECD

30 Oct 2023
JAKARTA,ID-Pemerintah terus mendorong Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organisation for  Economic Co-operaton and Development/OECD) untuk mengakselerasi keanggotaan penuh Indonesia . Dengan keanggotaan penuh tersebut, Indonesia akan menjadi bagian dalam menentukan arah kemajuan perdagangan dan ekonomi global. Kali ini dilakukan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan saat melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal OECD  Mathias Cormann di Osaka, Jepang, pada Sabtu (28/10). Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Djatmiko Bris Witjaksono dan staf Khusus Menteri Perdagangan Bara K Hasibuan. "Kami mengharapkan dukungan agar proses aksesi Indonesia dalam OECD hendaknya lebih inklusif  dengan melibatkan lebih banyak negara berkembang," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (29/10/2023). (Yetede)

Berkolaborasi Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh Tinggi

30 Oct 2023
JAKARTA,ID- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai pemegang otoritas fiskal dan Bank Indonesia (BI) sebagai pemangku  otoritas moneter mengaku  terus berkolaborasi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap tinggi melalui inovasi sejumlah  kebijakan. Kedua instansi ini menyadari, pertumbuhan yang tinggi mutlak diperlukan agar Indonesia tidak tergelincir keluar dari jalur untuk menggapai status negara maju pada 2045. Untuk memitigasi resiko  dari ketidakpastian ekonomi global dan geopolitik yang meningkat, Kemenkeu akan memanfatkan ruang fiskal yang tersedia guna menjaga daya beli  masyarakat, sehingga konsumsi domestik bisa terus  diandalkan sebagai penopang pertumbuhan ekonomi.  Dengan posisi yang hingga 30 September 2023 tercatat masih surplus Rp67,7 triliun atau 0,32% dari PD. (Yetede)

2027, Industri Gim RI Tembus US$ 3 Miliar

30 Oct 2023
JAKARTA,ID-Pendapatan dan nilai pasar gim elektronik (video games dan e-sports) di Indonesia (RI) diproyeksikan tumbuh tahunan secara konsolidasi (compounded annual growth rate/CAGR) 13,8% menjadi US$ 3,1 miliar pada 2027 dari tahun 2022  masih US$ 1,6  miliar. Pertumbuhannya ditopang terutama oleh akses internet  yang semakin membaik dan minat generasi muda, sehingga menjadikan perkembangan pasar gim di Tanah Air tercepat ketjuh di dunia. Indonesia punya potensi pasar gim yang sangat prospektif dilihat dari proyeksi pertumbuhannya. Namun, proyeksi nilai dasar gim Indonesia itu masih kecil karena hanya sekitar 1% dibandingkan total global  yang diproyeksikan US$ 312 miliar pada 2027 dibandingkan tahun 2023 sekitar US$ 277, atau dengan pertumbuhan CAGR 7,9%. "Konektivitas dan periklanan digital  tetap menjadi kontributor terbesar bagi hiburan dan media Indonesia. Meskipun demikian, pertumbuhan pesat sektor games menandakan prospek menarik," ungkap PwC Indonesia Telecomonications, Media and Technology Leader Triono Soedirdjo di Jakarta, pekan lalu. (Yetede)

IHSG Diprediksi Bergerak Mixed to Higher

30 Oct 2023
JAKARTA,ID-Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bergerak bervariasi  dengan kecenderungan menguat (mixed to higher) pada pekan ini, setelah minggu lalu ditutup naik 0,66% ke level 6.758. Banyaknya rilis data penting dn berpotensi  menjadi sentimen utama pasar, baik dari luar maupun dalam negeri, akan menjadi penentu laju IHSG sepanjang pekan ini. "IHSG diprediksi bergerak mixed to higher dengan support 6.740-.656 dan resistance 6.771-6.792," kata Senior Information Investment Mirea Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta kepada Investor Daily, Minggu. Nafan mengatakan, pergerakan IHSG pekan ini akan dipengaruhi melandainya hasil pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS, yang diharapkan  dapat meredam kekhawatiran terkait dengan potensi penerapan kenaikan suku bunga the fed. "Peluanganya lebih banyak kalau the Fed menahan suku bunganya di level saat ini, jadi ini akan bagus untuk pasar," ujar dia. (Yetede)

J&T Mengakali Aturan Investasi

28 Oct 2023
Transparansi adalah prinsip utama yang mesti dipenuhi korporasi bila ingin menjadi perusahaan terbuka. Inilah yang dilakoni J&T Global Express Ltd, perusahaan kurir asal China yang memulai usaha di Indonesia dengan bendera PT Global Jet Express. Kemarin, J&T Global Express sukses melaksanakan initial public offering (IPO) di Bursa Hong Kong (27/10). Perusahaan yang didirikan Jet Jie Li ini berhasil meraup dana segar HKD 3,92 miliar atau  US$ 500 juta (setara Rp 7,95 triliun) di IPO itu. Di ajang itu, J&T mengeluarkan 327 juta saham yang harganya HKD 12 per saham. Rupanya, aksi J&T Global Express tersebut membuka tabir bagaimana J&T Global Express menjalankan bisnis di Indonesia. J&T mengakui terbentur dengan aturan di Indonesia. Namun melihat potensi bisnis yang besar di negeri ini, J&T mencari cara bisa masuk ke pasar logistik di dalam negeri. Dalam prospektus juga disebutkan kalau mereka juga terbentur dengan Undang-Undang Pos Indonesia. Yakni perusahaan pos asing dapat membeli saham ekuitas di perusahaan jasa kurir di Indonesia, dengan catatan tidak terlibat dalam operasi di luar ibukota provinsi di Indonesia. Praktisi hukum bisnis Frank Hutapea menyebutkan J&T terlihat berusaha mengakali aturan-aturan di Indonesia. Terutama di Undang-Undang Penanaman Modal Pasal 33 dan Undang-Undang Pos. Karena di aturan ini  pelaku usaha dilarang membuat perjanjian bisnis menggunakan nama orang lain. Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Yuliot Tanjung menjelaskan aktivitas pos dan kurir masuk dalam lingkup KBLI 53100. Artinya, bidang ini sesuai Perpres 49/2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal, termasuk dibatasi kepemilikan asing maksimal 49%.

MTDL Kejar Target Pertumbuhan 8%

28 Oct 2023
Emiten Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Digital, PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) masih berupaya untuk mencapai target pertumbuhan bisnis di tahun ini. Sejalan dengan tren perkembangan bisnis sepanjang tahun ini, MTDL optimistis bisa mencapai target pertumbuhan pendapatan dan laba bersih sebesar 8% hingga akhir tahun nanti. "Melihat situasi makroekonomi dan tren bisnis IT di Indonesia tahun ini, kami masih menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba sebesar 8%," ungkap Direktur Metrodata Electronics, Randy Kartadinata kepada KONTAN, Senin (23/10) lalu. Pertumbuhan bisnis MTDL tahun ini masih ditopang oleh dua lini bisnis utama perusahaan, yakni lini bisnis distribusi komersial serta solusi dan konsultasi. Menurut Randy, dua lini bisnis tersebut mengalami pertumbuhan yang cukup solid sepanjang tahun ini. Kontributor pertumbuhan lini bisnis tersebut didorong segmen korporasi, seiring meningkatnya kebutuhan TIK dari para pelaku bisnis. Secara keseluruhan, MTDL membukukan laba bersih sebesar Rp 402 miliar hingga kuartal III 2023. Laba bersih itu meningkat 8,2% yoy, dengan total pendapatan konsolidasi stabil di kisaran. "Mayoritas dana capex tahun ini digunakan untuk pembelian produk IT yang akan disewakan ke segmen minyak dan gas bumi. Sedangkan sisanya digunakan untuk peningkatan IT internal perseroan serta pembangunan gudang," ujarnya. Khusus bisnis solusi dan konsultasi, MTDL cukup gencar melakukan inovasi layanan. Beberapa solusi layanan yang mengalami pertumbuhan kinerja cukup kuat adalah layanan cloud, cyber security, dan data & artificial inteligence (AI). Solusi layanan ini memberikan pijakan yang kokoh dalam menopang pertumbuhan kinerja MTDL. Susanto Djaja Presiden Direktur MTDL mengatakan, diversifikasi produk dan layanan TIK, serta basis pelanggan yang besar dan loyal membuat MTDL bisa bertumbuh secara sustainable.