;
Kategori

Ekonomi

( 40498 )

BSI Bidik Pembiayaan Tumbuh hingga 17%

01 Nov 2023
JAKARTA,ID-PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meraih kinerja positif diatas industri perankan  pada kuartal III-2023. Pembiayaan bank syariah terbesar di Indonesia ini tumbuh 15,95% secara year on year (yoy) menjadi Rp 231,68 triliun, dan diharapkan bisa tumbuh hingga 17% (yoy) di akhir tahun ini. Pertumbuhan pembiayaan BSI hampir dua kali dari kredit  industri yang hanya tumbuh 8,96% (yoy) per September 2023. Hal ini didukung oleh kinerja segmen  konsumer yang tumbuh 17,59% (yoy) menjadi Rp 16,77% (yoy) menjadi Rp66,25 triliun, dan pembiayaan kepada segmen UMKM sebesar Rp40,08 triliun atau meningkat 9,82%. Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, portfolio BSI saat ini mayoritas masih berasal dari konsumer dan ritel sebesar 70% dari total portfolio. Sedangkan korporasi dijaga agar tidak lebih dari 30% terhadap total pembiayaan. (Yetede)

Guyup Politik dan Komitmen Kuat pada Demokrasi

01 Nov 2023
JAMBI,ID-Ketua Rembuk Indonesia Arrifudin Hamid menyatakan Presiden Joko Widodo telah menunjukkan sikap negarawan saat mengundang tiga bakal calon presiden (capres) makan siang bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/10/2023). Arrifudin menjelaskan undangan itu merupakan sikap negarawan Jokowi ditengah berbagai rumor dan tudingan dinasti politik. Bahkan, lanjutnya, pertemuan itu menjadi penting untuk menegaskan netralitas presiden di tengah politik. "Semua pihak berharap Pemilu 2024 berjalan dengan aman dan damai," kata Arifuddin dalam keterangan tertulis yang diterima di jakarta, Selasa (31/10/2023). Rambuk Indonesia merupakan bagian dari masyarakat sipil yang berkomitmen untuk Indonesia. Apalagi, sebagai anak muda yang punya  mandat sejarah untuk kontribusi kebangsaan. (Yetede)

Chandra Asri Cetak Pendapatan Rp 26,41 T

01 Nov 2023
JAKARTA,ID-PT Candra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), emiten  petrokimia terintergrasi milik konglomerat Prajogo Pangestu mencatatkan pendapatan sebesar US$ 1,66 miliar atau setara Rp26,41 pada Januari-September 2023. Perseroan sukses menekan rugi  periode berjalan yang atribusikan kepada pemilik entitas induk hingga 80,83 menjadi US$ 21,38 juta pad sembilan bulan 2023, dibandingkan periode sama tahun  lalu US$ 111,55 juta. "Selama sembilan bulan di 2023, kami mencatat pendapatan bersih sebesar US$ 1,66 miliar dan ABITDA sebesar US$  11,1 juta untuk periode sama 2022, menandai peningkatan 881%. Kami juga terus menjaga liquidity pool yang kuat pada kuartal III-2023 sebesar US$ 2,34 setara kas, US$ 1,09 miliar surat berharga , dan fasilitas commited revolving credit sebesar US$ 415,0 juta," kata Direktur Chandra Asri Suryandi dalam keterangan resminya, Selasa (31/10/2023). (Yetede)

Tapak Usia ke 25, Bank Mandiri Persembahkan Rekor Aset Rp2.007 Triliun

01 Nov 2023
JAKARTA,ID-Bank Mandiri berhasil menorehkan rekor sebagai bank pertama di Indonesia dengan total aset konsolidasi yang menembus Rp2.007 triliun per September ber 2023 atau tambah 9,11% bila dibandingkan periode tahun sebelumnya atau year on year (YoY). Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, kenaikan total aset tersebut  ikut didorong oleh laju pertumbuhan kredit dan pihak ketiga (DPK) yang mampu tumbuh positif. Tercatat, Bank  Mandiri berhasil menyalurkan kredit secara konsolidasi sebesar Rp1.315,92 triliun pada September 2023 dari posisi setahun sebelum sebesarnya Rp 1.167,51 triliun atau tumbuh 12,71% YoY. "Dalam mendorong pertumbuhan bisnis, Bank Mandiri terus berfokus dalam peningkatan pelayanan dengan memberikan solusi keuangan yang sesuai dengan  kebutuhan masyarakat dan nasabah. terutama dengan mendorong sektor yang prospektif disetiap wilayah," ujar Darmawan. (Yetede)

Musim Kinerja Warnai Laju Bursa Saham

01 Nov 2023
Musim laporan kinerja keuangan emiten saham kuartal III-2023 mewarnai pergerakan pasar saham, terutama dorongan kinerja emiten blue chips yang tergabung dalam indeks LQ45. Seperti diduga para analis, kinerja emiten di kuartal ketiga tahun ini cenderung melandai akibat volatilitas harga komoditas dan depresiasi rupiah. Sektor saham yang sensitif terhadap pergerakan harga komoditas global, terutama emiten saham sektor energi, sebagian besar mencetak penurunan laba bersih pada sembilan bulan pertama tahun ini. Misalnya, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang labanya turun dua digit. Sementara kinerja emiten saham perbankan relatif masih solid, dipimpin oleh Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang mencatat pertumbuhan laba bersih tertinggi. Bank plat merah ini menorehkan kenaikan laba bersih sebesar 27,4% secara tahunan menjadi sebesar Rp 39,1 triliun.Berbeda nasib dengan perbankan, emiten saham teknologi masih boncos. Pada kuartal III-2023, emiten teknologi masih membukukan nilai kerugian yang signifikan kendati mulai tampak perbaikan dari sisi pendapatan. Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Fajar Dwi Alfian mengatakan, pelemahan rupiah menjadi penekan kinerja emiten pada kuartal III-2023. Salah satu sektor saham yang mendapatkan tekanan besar dari pelemahan kurs rupiah adalah sektor kesehatan. Maklum, mayoritas emiten saham kesehatan masih mengandalkan bahan baku impor, sehingga volatilitas kurs berpengaruh terhadap beban keuangannya. Toh, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus memberi catatan khusus untuk saham perbankan. Ia menilai, kendati mengalami penurunan harga dan banyak dijual asing, saham perbankan berpeluang berbalik arah alias naik lagi.

Laba Bersih AMMN Melorot 91,57%

01 Nov 2023
Kinerja PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) berada dalam tekanan hingga akhir kuartal III-2023. Pada periode itu, AMMN meraup penjualan bersih US$ 1,15 miliar, turun 41,62% secara tahunan. Penjualan bersih AMMN berasal dari penjualan tembaga US$ 697,07 juta dan penjualan emas senilai US$ 453,68 juta. Dalam periode yang sama, beban operasional AMMN juga meningkat 20,45% menjadi US$ 90,40 juta. Hasil ini membuat laba operasional AMMN terpangkas 60,67% secara tahunan dari US$ 1,04 miliar menjadi US$ 411,12 juta. Alhasil, laba bersih tercatat sebesar US$ 62,67 juta per September 2023. Angka ini melorot 91,57% secara tahunan.

Segera Benahi Karut Marut Pupuk

31 Oct 2023
JAKARTA,ID-Masalah pupuk di Indonesia, khususnya pupuk bersubsidi dinilai sangat rumit, mulai hulu hingga hilir, yakni pasokan serta harga gas untuk pabrik pupuk, ketersedian yang belum memadai untuk petani, hingga masalah distribusi. Pemerintah masih melakukan  terobosan untuk membenahi karut marut pupuk  ini, yang dinilai dengan audit khusus dalam rangka mengevaluasi secara menyeluruh, selain audit yang dilakukan secara rutin yang dilakukan oleh inspektorat dan BPK. Anggaran yang terbatas dari pemerintah sangat memengaruhi jumlah pupuk yang bisa disubsidi bagi 50% kebutuhan pupuk petani. Untuk tahun ini, besaran alokasi subsidi yang  dianggarkan pemerintah pada 2023 mencapai Rp 24 triliun, padahal kebutuhannya mencapai  Rp24 triliun, padahal kebutuhannya mencapai Rp 70 triliun. "Petani memang selalu bermasalah dengan pupuk. Ketika petani butuh, pupuknya belum ada, sedang tidak butuh malah ada. Bagi petani, kondisi ini akhirnya dianggap sebagai hal yang wajar (masalah pupuk)," kata Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University Dwi Andreas Santosa, yang juga Ketua Umum Asosiasi Bank Benih dan teknologi Tani Indonesia, kepada Investor Daily. (Yetede)

OJK 'Pede' Target Kredit 2023 Tercapai

31 Oct 2023
JAKARTA,ID-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai industri perbankan Indonesia tetap solid dan resilen ditengah tingkat suku bunga Amerika Serikat (AS) yang tinggi dan diyakini akan berlangsung lebih lama  dari perkiraan semula (higher for longer). Hingga Kuartal III-2023, perbankan telah menyalurkan kredit Rp6.837,3 triliun, tumbuh 8,96% secara year on year (yoy) yang ditopang oleh kelompok bank umum swasta domestik.  Kepala Eksekutif  Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengungkapkan, kinerja intermediasi cenderung melambat dibandingkan posisi Agustus 2023 yang tumbuh 9,06% (yoy) karena pembanding kinerja sebelumnya adalah masa pandemi Covid-19. "Kalau dilihat saat ini, jangan dibandingkan tahun lalu. Karena tahun lalu itu proses pertumbuhan yang sangat berat karena sedang Covid-19, ada recovery Covid, jadi low based effect, dasar perhitungan rendah. Jadi kelihatan pertumbuhan spike. Karena pertumbuhan ekonomi setelah Covid berakhir kalau dibandingkan dengan itu turun, tapi situasi saat ini tidak begitu," ungkap Dian 

Bisnis Sinetron Dongkrak Pendapatan Multivision Plus

31 Oct 2023
PT Triper Multivision Plus Tbk (RAAM) atau MTV berhasil membukukan kinerja positif  sepanjang Januari-September 2023 dengan total pendapatan Rp231 miliar, naik dari Rp 227 miliar di periode sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut disumbang dari beberapa lini bisnis perseroan, terutama segmen sinetron yang mengontribusi hampir setengah dari total pendapatan perusahaan. "Kontributor pendapatan tertinggi adalah sinetron yang menghasilkan Rp 109  miliar pada sembilan bulan 2023, naik 25%, dibandingkan tahun sebelumnya, diikuti oleh film sebesar Rp 50 miliar, dan digital sebanyak Rp35 miliar," kata Presiden Direktur  dan CEO RAAM Whora Anita Raghunath dalam keterangan resminya, Senin. Anita menyebutkan, pendapatan lainnya disumbang dari tiket serta makanan dan minuman (F&B) yang masing-masing memberikan kontribusi sebesar Rp 28 miliar dan Rp 9 miliar. (Yetede)

Grundbreaking Kedua IKN Bukti Tingginya Kepercayaan Investor

31 Oct 2023
JAKARTA,ID-Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan, peletakan batu pertama  atau groundbreaking  tahap kedua yang akan dilakukan pada 1-3 November 2023 merupakan bukti tingginya kepercayaan pemodal berinvestasi di Ibu Kota IKN). "Kegiatan ini menunjukkan bahwa bukan hanya  pertumbuhan pembangunan yang terjadi di IKN, namun juga bergulirnya  pertumbuhan ekonomi yang sebagai bukti minat dan kepercayaan  yang tinggi dan investor swasta dan pemerintah di IKN," jelas Kepala OIKN Bambang Susantono dalam keterangan tertulis. Dia menjelaskan, 10 proyek melakukan peletakan batu pertama  tersebut akan dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo di IKN Nusantara pada 1-3  November 2023. Kegiatan ini merupakan kegiatan peletakan batu utama tahap dua dari  kegiatan yang sudah dilakukan pada September lalu. (Yetede)