;
Kategori

Ekonomi

( 40600 )

OJK: Industri Jasa Keuangan Solid

01 Nov 2023
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar pada konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK, Senin (30/10/2023), menyatakan, industri jasa keuangan nasional solid dan berdaya tahan. Perbankan, misalnya, ditopang oleh tingkat permodalan yang tinggi sebesar 27,41 persen atau di atas rata-rata negara lain. Pasar saham mencatatkan penghimpunan dana yang masih tinggi, yakni Rp 204,14 triliun dengan emiten baru yang tercatat sebanyak 68 emiten per 27 Oktober 2023. (Yoga)

PGE Raih Rp 11,3 Miliar dari Bursa Karbon

01 Nov 2023
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk atau PGE meraih pendapatan sekitar Rp 11,3 miliar dari partisipasi perdana perusahaan di bursa karbon. Di pasar karbon domestik, PGE menerbitkan 864.209 ton karbon dioksida ekuivalen pada September 2023. ”PGE sudah berpengalaman mengelola proyek kredit karbon sejak 2011,” ujar Direktur Operasi PGE Ahmad Yani, Selasa (31/10/2023). Hingga triwulan III-2023, produksi listrik PGE dari pembangkit listrik tenaga panas bumi sebanyak 3.586 gigawatt jam (GWh). (Yoga)

Pembangunan Pasar UMKM di Lampung

01 Nov 2023
Pemerintah Provinsi Lampung bekerja sama dengan 14 badan usaha mikro, kecil, dan menengah di bawah Kementerian BUMN memulai pembangunan pasar UMKM di kompleks Pusat Kegiatan Olahraga Way Halim, Bandar Lampung. Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Selasa (31/10/2023), mengatakan, saat ini ada 273.457 unit usaha UMKM di provinsinya. Pembangunan pasar itu untuk memajukan para pengusaha UMKM itu. (Yoga)

Ekonomi Sirkular di Kampung Bandeng

01 Nov 2023

Sejak pagi, sejumlah pedagang ikan bandeng hilir mudik di lingkungan RT 017 RW 004, di Desa Kalanganyar, Sidoarjo, Jatim. Mereka mengantarkan ikan-ikan segar kepada para ibu yang tengah berdiam di rumah masing-masing, Minggu (29/10).  Zulfa (40), salah satu ibu rumah tangga, mengatakan sehari bisa mengerjakan jasa cabut duri pada 25-30 ikan bandeng segar dengan upah Rp 1.500 per ekor. Jika dikalkulasi, penghasilannya Rp 45.000 per hari. Hampir setiap hari ada pedagang ikan yang memanfaatkan jasanya. ”Di sini ibu-ibu sudah punya pelanggan pedagang ikan. Lumayan buat nambah uang belanja kebutuhan rumah tangga,” ujar Zulfa yang sudah 13 tahun bekerja sebagai pencabut duri ikan di rumah.

Koordinator Kucari, akronim dari Kampung Cabut Duri Desa Kalanganyar, Ahmad Arif Wibowo  mengatakan, di lingkungan RT 017 RW 004 saja terdapat 36 usaha cabut duri dari total 40 keluarga.  Usaha itu dikelola para perempuanibu rumah tangga dengan bekerja di sela kesibukan mengurus suami, anak-anak, rumah, dan kehidupan sosial masyarakat. ”Para ibu rumah tangga ini bisa memiliki penghasilan sendiri dan menambah pendapatan keluarganya,” ucap Arif. Anggota BPD Kalanganyar ini menambahkan, selain di RT 017 RW 004, usaha cabut duri juga ditekuni sebagian besar ibu rumah tangga di desanya. Mereka tidak hanya melayani pedagang ikan, tetapi juga para pemancing ikan di wisata kolam pemancingan. Wisata pemancingan ikan jadi salah satu destinasi wisata unggulan di Desa Kalanganyar. Obyek wisata ini terintegrasi dengan wisata kuliner ikan bakar dan aneka makanan olahan bandeng, seperti otak-otak, bandeng presto, bandeng asap, sambal bandeng asap, serta kerupuk ikan bandeng. (Yoga)

Perbaiki Perencanaan dan Pengawasan Distribusi Pupuk

01 Nov 2023
JAKARTA,ID-Proses distribusi secara luas dinilai sebagai titik krusial yang menentukan pupuk bersubsidi bisa tersalur secara tepat sasaran ke petani yang berhak tanpa penyelewengan. Oleh karena itu, kebijakan penyaluran  pupuk bersubsidi, terutama dari sisi perencanaan data  hingga pengawasan, perlu dilakukan kebaikan. Perlu perbaikan proses distribusi pupuk bersubsidi itu juga diakui oleh pemerintah. "Pertama, pupuk itu  sebenarnya tersedia barangnya, tinggal tentunya penggunaan dari pada pupuk  yang disubsidi  dan distribusi sampai berapa," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Selasa (31/10/2023). Ia menyatakan hal tersebut menjawab pertanyaan Investor daily seputar pangkal persoalan karut-marut persoalan  penyaluran pupuk subsidi yang selama ini hampir selalu muncul di saat musim tanam serta upaya pemerintah untuk menyelesaikannya. (Yetede)

BSI Bidik Pembiayaan Tumbuh hingga 17%

01 Nov 2023
JAKARTA,ID-PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meraih kinerja positif diatas industri perankan  pada kuartal III-2023. Pembiayaan bank syariah terbesar di Indonesia ini tumbuh 15,95% secara year on year (yoy) menjadi Rp 231,68 triliun, dan diharapkan bisa tumbuh hingga 17% (yoy) di akhir tahun ini. Pertumbuhan pembiayaan BSI hampir dua kali dari kredit  industri yang hanya tumbuh 8,96% (yoy) per September 2023. Hal ini didukung oleh kinerja segmen  konsumer yang tumbuh 17,59% (yoy) menjadi Rp 16,77% (yoy) menjadi Rp66,25 triliun, dan pembiayaan kepada segmen UMKM sebesar Rp40,08 triliun atau meningkat 9,82%. Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, portfolio BSI saat ini mayoritas masih berasal dari konsumer dan ritel sebesar 70% dari total portfolio. Sedangkan korporasi dijaga agar tidak lebih dari 30% terhadap total pembiayaan. (Yetede)

Guyup Politik dan Komitmen Kuat pada Demokrasi

01 Nov 2023
JAMBI,ID-Ketua Rembuk Indonesia Arrifudin Hamid menyatakan Presiden Joko Widodo telah menunjukkan sikap negarawan saat mengundang tiga bakal calon presiden (capres) makan siang bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/10/2023). Arrifudin menjelaskan undangan itu merupakan sikap negarawan Jokowi ditengah berbagai rumor dan tudingan dinasti politik. Bahkan, lanjutnya, pertemuan itu menjadi penting untuk menegaskan netralitas presiden di tengah politik. "Semua pihak berharap Pemilu 2024 berjalan dengan aman dan damai," kata Arifuddin dalam keterangan tertulis yang diterima di jakarta, Selasa (31/10/2023). Rambuk Indonesia merupakan bagian dari masyarakat sipil yang berkomitmen untuk Indonesia. Apalagi, sebagai anak muda yang punya  mandat sejarah untuk kontribusi kebangsaan. (Yetede)

Chandra Asri Cetak Pendapatan Rp 26,41 T

01 Nov 2023
JAKARTA,ID-PT Candra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), emiten  petrokimia terintergrasi milik konglomerat Prajogo Pangestu mencatatkan pendapatan sebesar US$ 1,66 miliar atau setara Rp26,41 pada Januari-September 2023. Perseroan sukses menekan rugi  periode berjalan yang atribusikan kepada pemilik entitas induk hingga 80,83 menjadi US$ 21,38 juta pad sembilan bulan 2023, dibandingkan periode sama tahun  lalu US$ 111,55 juta. "Selama sembilan bulan di 2023, kami mencatat pendapatan bersih sebesar US$ 1,66 miliar dan ABITDA sebesar US$  11,1 juta untuk periode sama 2022, menandai peningkatan 881%. Kami juga terus menjaga liquidity pool yang kuat pada kuartal III-2023 sebesar US$ 2,34 setara kas, US$ 1,09 miliar surat berharga , dan fasilitas commited revolving credit sebesar US$ 415,0 juta," kata Direktur Chandra Asri Suryandi dalam keterangan resminya, Selasa (31/10/2023). (Yetede)

Tapak Usia ke 25, Bank Mandiri Persembahkan Rekor Aset Rp2.007 Triliun

01 Nov 2023
JAKARTA,ID-Bank Mandiri berhasil menorehkan rekor sebagai bank pertama di Indonesia dengan total aset konsolidasi yang menembus Rp2.007 triliun per September ber 2023 atau tambah 9,11% bila dibandingkan periode tahun sebelumnya atau year on year (YoY). Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, kenaikan total aset tersebut  ikut didorong oleh laju pertumbuhan kredit dan pihak ketiga (DPK) yang mampu tumbuh positif. Tercatat, Bank  Mandiri berhasil menyalurkan kredit secara konsolidasi sebesar Rp1.315,92 triliun pada September 2023 dari posisi setahun sebelum sebesarnya Rp 1.167,51 triliun atau tumbuh 12,71% YoY. "Dalam mendorong pertumbuhan bisnis, Bank Mandiri terus berfokus dalam peningkatan pelayanan dengan memberikan solusi keuangan yang sesuai dengan  kebutuhan masyarakat dan nasabah. terutama dengan mendorong sektor yang prospektif disetiap wilayah," ujar Darmawan. (Yetede)

Musim Kinerja Warnai Laju Bursa Saham

01 Nov 2023
Musim laporan kinerja keuangan emiten saham kuartal III-2023 mewarnai pergerakan pasar saham, terutama dorongan kinerja emiten blue chips yang tergabung dalam indeks LQ45. Seperti diduga para analis, kinerja emiten di kuartal ketiga tahun ini cenderung melandai akibat volatilitas harga komoditas dan depresiasi rupiah. Sektor saham yang sensitif terhadap pergerakan harga komoditas global, terutama emiten saham sektor energi, sebagian besar mencetak penurunan laba bersih pada sembilan bulan pertama tahun ini. Misalnya, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang labanya turun dua digit. Sementara kinerja emiten saham perbankan relatif masih solid, dipimpin oleh Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang mencatat pertumbuhan laba bersih tertinggi. Bank plat merah ini menorehkan kenaikan laba bersih sebesar 27,4% secara tahunan menjadi sebesar Rp 39,1 triliun.Berbeda nasib dengan perbankan, emiten saham teknologi masih boncos. Pada kuartal III-2023, emiten teknologi masih membukukan nilai kerugian yang signifikan kendati mulai tampak perbaikan dari sisi pendapatan. Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Fajar Dwi Alfian mengatakan, pelemahan rupiah menjadi penekan kinerja emiten pada kuartal III-2023. Salah satu sektor saham yang mendapatkan tekanan besar dari pelemahan kurs rupiah adalah sektor kesehatan. Maklum, mayoritas emiten saham kesehatan masih mengandalkan bahan baku impor, sehingga volatilitas kurs berpengaruh terhadap beban keuangannya. Toh, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus memberi catatan khusus untuk saham perbankan. Ia menilai, kendati mengalami penurunan harga dan banyak dijual asing, saham perbankan berpeluang berbalik arah alias naik lagi.