;

ERAA Petik Hasil Penambahan Gerai

Ekonomi Hairul Rizal 03 Nov 2023 Kontan
ERAA Petik Hasil Penambahan Gerai
Pemulihan ekonomi selepas pandemi Covid-19 berdampak terhadap kinerja PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). Emiten ritel ini mencatatkan penjualan sebesar Rp 42,81 triliun pada kuartal III-2023. Angka ini melonjak sebesar 22,53% dibandingkan dengan penjualan pada periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 34,94 triliun. Djunadi Satrio, Head of Corporate Communications Erajaya Group mengatakan, ada dua hal yang membuat penjualan meningkat. Pertama, penambahan jaringan gerai ritel sehingga bisa menjangkau semakin banyak pelanggan untuk berbelanja, baik secara langsung (offline) maupun online. Kedua, peningkatan kinerja juga ditopang oleh aksi ekspansi dengan merambah bisnis baru. Namun, kendati penjualan naik, laba bersih ERAA sampai dengan kuartal III-2023 ini tercatat menurun sebesar 27,26% secara year on year (yoy) menjadi sebesar Rp 494,83 miliar. Pada periode sama tahun lalu, ERAA berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 680,28 miliar. Dengan bertambahnya jumlah toko otomatis kebutuhan biaya untuk operasional menjadi meningkat dibandingkan sebelumnya. Terutama kebutuhan biaya sewa dan penambahan jumlah karyawan. Salah satu strategi yang dilancarkan adalah dengan menggelar program promo. Terkait ekspansi menjelang tutup tahun ini, ERAA memilih lebih berhati-hati dalam melakukan penambahan jaringan tokonya. ERAA kini fokus memantau kondisi dan situasi sebelum memutuskan membuka gerai baru. Sepanjang sembilan bulan pertama  tahun 2023, ERAA telah menyerap belanja modal atau capital expenditure (capex), sebesar Rp 712 miliar. "Dana capex digunakan untuk ekspansi bisnis Erajaya, terutama pembukaan gerai-gerai baru," ungkap Djunaidi. Untuk membiayai ekspansi jaringan ritel tersebut, ERAA tahun menganggarkan capex sekitar Rp 700 miliar. Artinya, penyerapan capex hingga kuartal III 2023 telah melampaui anggaran yang dialokasikan di awal tahun.
Download Aplikasi Labirin :