Ekonomi
( 40498 )Pendapatan Berulang Topang Pengembang
Kinerja Terus Tumbuh, BSI Dorong Peningkatan Market Share Bank Syariah
Peningkatan pangsa pasar pembiayaan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) hingga kuartal III/2023 mendorong pertumbuhan laba perseroan pada periode tersebut. Emiten dengan kode saham BRIS ini mampu mencatatkan per tumbuhan pangsa pasar pembiayaan sebesar 3,26% pada kuartal III/2023 secara tahunan (year-on-year/YoY). Pencapaian ini merupakan sinyal positif di tengah peningkatan market shareindustri perbankan syariah di Indonesia sebesar 7%.Pada kuartal III/2023, perseroan sukses mencetak laba sebesar Rp4,2 triliun atau naik 31,04% YoY. Salah satu penopang dari pertumbuhan laba yang pesat tersebut adalah meningkatnya volume pembiayaan yang mampu mendorong pendapatan margin bagi hasil tumbuh 15,74% YoY.
Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan bahwa kinerja yang tangguh ini menunjukkan bahwa BSI resiliencedan mampu membuktikan diri sebagai bank syariah yang memberikan kontribusi economic value yang sangat baik, di samping penciptaan social valueyang terus dilakukan untuk kemaslahatan umat.
Dia memandang bahwa sektor keuangan syariah, khususnya perbankan syariah, memiliki ciri khas dan keunikan produk yang relatif tahan terhadap goncangan ekonomi. Padahal, kondisi makro ekonomi dan situasi global yang tidak menentu saat ini menjadi tantangan tersendiri, termasuk bagi perbankan syariah.
Oleh karena itu, BSI telah menyiapkan sejumlah strategi fokus pada pembiayaan yang sehat dan orientasi jangka panjang, akselerasi business process, dan disiplin dalam monitoring kualitas pembiayaan.
Generasi Z Tunggu Arah Industrialisasi
Bonus demografi atau dominasi penduduk berusia produktif,
yang puncaknya diperkirakan pada 2030, menjadi faktor krusial dalam mewujudkan
Indonesia maju pada 2045. Namun, kesiapan kapasitasnya harus disiapkan sejak
dini. Segala upaya perlu diawali dengan menentukan arah industrialisasi yang diambil
Indonesia. Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Yogyakarta, Amirullah
Setya Hardi, Senin (30/10) mengatakan, Indonesia tidak akan kekurangan jumlah
sumber daya manusia (SDM) sampai dengan 2035. Tantangannya adalah pada kualitas
dan kompetensinya. Menyiapkan SDM di bidang industri, menurut Amirullah, harus
spesifik dan tidak bisa seketika. Untuk itu, kesiapan generasi Z mengisi
kebutuhan industri harus dipastikan sejak dini.
”Perguruan tinggi dengan berbagai level pendidikannya akan
bisa (turut menyiapkan). Namun, yang terjadi di Indonesia selama ini,
kurikulumnya lebih banyak trial and error. Dicoba, tidak cocok, kemudian diubah
lagi. Ke depan harus terintegrasi dengan kebutuhannya. Di industri, yang paling
kentara ialah kebutuhan untuk sertifikasinya,” ujar Amirullah. Oleh sebab itu,
perlu desain tepat mengenai pendidikan hingga sertifikasi dalam menyiapkan
kebutuhan SDM industri. Ia mencontohkan, lulusan perguruan tinggi akan kalah bersaing
dengan lulusan sekolah teknik yang memiliki sertifikat juru las. Sejalan dengan
itu, Amirullah menekankan, penting untuk menentukan arah industrialisasi
Indonesia. Ini akan mendasari upaya peningkatan kontribusi industri manufaktur
terhadap PDB yang saat ini masih 18,25 % total perekonomian nasional. Idealnya
28-30 % terhadap PDB. (Yoga)
Danau Toba untuk Destinasi Wisata Olahraga
Destinasi superprioritas di Indonesia didorong untuk
berkembang dan mendongkrak wisatawan melalui ajang internasional. Pariwisata
Danau Toba di Sumut, sebagai salah satu destinasi superprioritas, terus dikembangkan
dengan konsep wisata olahraga, di antaranya melalui kejuaraan perdana Aquabike
Jetski pada 22-26 November 2023. Menpora Dito Ariotedjo mengemukakan, Kejuaraan
Dunia Aquabike Jetski diharapkan mendongkrak pariwisata Danau Toba dan
Indonesia di dunia internasional. Acara ini bakal diselenggarakan di empat
daerah di sekitar Danau Toba, yakni Kabupaten Toba, Kabupaten Karo, Kabupaten
Dairi, dan Kabupaten Samosir. Kejuaraan Dunia Aquabike Jetski merupakan
perlombaan air internasional kedua yang digelar di Danau Toba setelah kejuaraan
dunia perahu motor Formula 1 (F1) Powerboat yang digelar 24-26 Februari 2023.
”Kejuaraan internasional di Danau Toba ini akan mendongkrak
wisata Danau Toba dan Indonesia. Saya yakin, karena melihat dari F1 Powerboat
yang diselenggarakan sebelumnya, semua hotelnya penuh, semua daerah juga penuh
di sekitar (area) penyelenggaraan,” ujar Dito, yang juga Ketua Penyelenggara
Kejuaraan Dunia Aquabike Jestki, dalam Konferensi Pers Kejuaraan Dunia Aquabike
Jetski Danau Toba, secara hibrida, di Jakarta, Selasa (31/10). Dito
menambahkan, ajang itu juga akan diisi kejuaraan perahu naga (dragon boat) yang
merupakan kejuaraan olahraga prestasi. Kolaborasi antara penyelenggara pusat
dan kepala daerah sebagai pengampu sangat penting untuk penyelenggaraan
rangkaian kegiatan tersebut. (Yoga)
Kota-kota Baru di Sepanjang Rel Kereta
Pemerintah akan meningkatkan penataan Stasiun Rangkasbitung
dan Stasiun Maja, Lebak, Banten. Hal ini sejalan dengan rencana Presiden Jokowi
memprioritaskan Maja untuk dibangun sebagai kota baru. Stasiun Rangkasbitung
tahap pertama telah dimulai sejak 2022. Saat ini, pembangunan berlanjut pada
tahap kedua yang ditargetkan tuntas pada Agustus 2024. Dalam sehari, sekitar
40.000 hingga 50.000 penumpang dari Banten dan sekitarnya pergi menuju Jakarta,
artinya, 15 % penduduk di daerah Lebak, Banten, memanfaatkan kereta api. Menhub
Budi Karya Sumadi di Lebak, Senin (30/10) menyatakan, peningkatan Stasiun
Rangkasbitung akan menambah daya tampung stasiun. Harapannya, keselamatan serta
kenyamanan pengguna jasa kereta api akan membaik.
Sekitar 21 km dari Stasiun Rangkasbitung, pemerintah juga
sedang menggarap kawasan berorientasi transit atau transit oriented development
(TOD) di Maja, Lebak, Banten. Proyek ini melibatkan pengembang swasta. Maja
digadang-gadang menjadi kota baru sehingga sejumlah infrastruktur akan dibangun
di lokasi itu. Beberapa di antaranya Tol Serpong-Balaraja dan Serang Panimbang,
instalasi pengelolaan air minum di Rangkasbitung, serta Bendungan Karian. Budi
Karya Sumadi menambahkan, Maja berpotensi jadi kota karena aksesibilitas kereta
api yang mudah. Hal itu pula yang meyakinkan pihaknya membangun di kawasan tersebut,
apalagi Presiden Jokowi telah memprioritaskan Maja sebagai pembangunan kota
baru, yang tertuang dalam Perpres No 52 Tahun 2023 tentang Rencana Kerja
Pemerintah Tahun 2024 pada Lampiran I.
Wakil Ketua Forum Angkutan Jalan dan Kereta Api Masyarakat
Transportasi Indonesia (MTI) Deddy Herlambang berpendapat, kawasan TOD didesain
atas titik-titik simpul stasiun-stasiun kereta api. Makin padat stasiunnya,
permintaan perumahan pun juga akan semakin banyak. Jarak antara permukiman dan
stasiun paling jauh 800 meter. Hal ini
mendorong masyarakat untuk berjalan kaki atau bersepeda,” katanya, Selasa (31/10).
Maja menjadi pengembangan wilayah berikutnya dari pertumbuhan kawasan Jabodetabek.
Beberapa tahun silam, pengembangan kota mengikuti rel kereta telah berlangsung di
sepanjang rel kereta yang melalui Kota Tangsel. Simpulnya adala Stasiun Pondok
Ranji, Stasiun Jurang Mangu, Stasiun Sudimara, Stasiun Rawa Buntu, dan Stasiun
Serpong. (Yoga)
OJK: Industri Jasa Keuangan Solid
PGE Raih Rp 11,3 Miliar dari Bursa Karbon
Pembangunan Pasar UMKM di Lampung
Ekonomi Sirkular di Kampung Bandeng
Sejak pagi, sejumlah pedagang ikan bandeng hilir mudik di
lingkungan RT 017 RW 004, di Desa Kalanganyar, Sidoarjo, Jatim. Mereka
mengantarkan ikan-ikan segar kepada para ibu yang tengah berdiam di rumah
masing-masing, Minggu (29/10). Zulfa
(40), salah satu ibu rumah tangga, mengatakan sehari bisa mengerjakan jasa cabut
duri pada 25-30 ikan bandeng segar dengan upah Rp 1.500 per ekor. Jika
dikalkulasi, penghasilannya Rp 45.000 per hari. Hampir setiap hari ada pedagang
ikan yang memanfaatkan jasanya. ”Di sini ibu-ibu sudah punya pelanggan pedagang
ikan. Lumayan buat nambah uang belanja kebutuhan rumah tangga,” ujar Zulfa yang
sudah 13 tahun bekerja sebagai pencabut duri ikan di rumah.
Koordinator Kucari, akronim dari Kampung Cabut Duri Desa
Kalanganyar, Ahmad Arif Wibowo mengatakan, di lingkungan RT 017 RW 004 saja terdapat
36 usaha cabut duri dari total 40 keluarga. Usaha itu dikelola para perempuanibu rumah
tangga dengan bekerja di sela kesibukan mengurus suami, anak-anak, rumah, dan
kehidupan sosial masyarakat. ”Para ibu rumah tangga ini bisa memiliki
penghasilan sendiri dan menambah pendapatan keluarganya,” ucap Arif. Anggota
BPD Kalanganyar ini menambahkan, selain di RT 017 RW 004, usaha cabut duri juga
ditekuni sebagian besar ibu rumah tangga di desanya. Mereka tidak hanya
melayani pedagang ikan, tetapi juga para pemancing ikan di wisata kolam pemancingan.
Wisata pemancingan ikan jadi salah satu destinasi wisata unggulan di Desa
Kalanganyar. Obyek wisata ini terintegrasi dengan wisata kuliner ikan bakar dan
aneka makanan olahan bandeng, seperti otak-otak, bandeng presto, bandeng asap, sambal
bandeng asap, serta kerupuk ikan bandeng. (Yoga)
Perbaiki Perencanaan dan Pengawasan Distribusi Pupuk
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









