;
Kategori

Ekonomi

( 40478 )

Prospek Emiten Emas Ikut Berkilau

04 Dec 2023
Harga emas masih terus menanjak. Prospek emiten yang memiliki lini bisnis emas pun ikut mengkilap. Per Selasa (6/8), harga emas menyentuh US$ 1.463,70 per ons troi. Ini merupakan level tertinggi dalam enam tahun terakhir. Sepanjang tahun ini, harga emas sudah naik 14%. Beberapa emiten yang mengandalkan pendapatan dari emas, antara lain PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan pemain baru PT United Tractors Tbk (UNTR). Selain itu, emiten perhiasan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) sudah menikmati berkah kenaikan harga emas. ANTM merupakan salah satu emiten yang kinerjanya bersinar karena kenaikan harga emas. Pada semester satu lalu, ANTM mendulang penjualan emas Rp 9,61 triliun. Kontribusinya 67% terhadap pendapatan ANTM yang sebesar Rp 14,43 triliun, akhir Juni lalu. Total pendapatan ANTM naik 22% year on year. Harga emas batangan ANTM juga kian mengkilap. Kemarin (6/8), harga emas ANTM ukuran 1 gram Rp 739.000, naik Rp 15.000 dalam sehari. Sepanjang 2019, harga emas Antam sudah naik 11%. "Tentu saja ANTAM tetap berkomitmen terhadap upaya peningkatan kinerja produksi dan penjualan komoditas emas," kata Direktur Utama ANTM Arie Prabowo Ariotedjo. UNTR yang baru mengoperasikan tambang emas Martabe di Tapanuli Selatan akhir 2018 mulai merasakan kontribusi bisnis emas. Berkah dari emas sangat membantu di saat bisnis intinya di batubara thermal turun. "Kami berharap, bidang usaha non-batubara dapat mengompensasi sebagian penurunan di bidang usaha lain," ujar Investor Relations UNTR Ari Setiyawan. MDKA juga akan menggenjot produksi seiring melejitnya harga emas. Manajemen MDKA pernah mengatakan kepada KONTAN, mereka menargetkan produksi emas 180.000 ons-200.000 ons. Angka ini lebih tinggi 7,46%-19,39% dibanding realisasi produksi 2018 sebanyak 167.506 ons. Kenaikan harga emas juga membawa rezeki bagi HRTA. Jika harga emas naik, perusahaan peritel emas ini akan mendulang permintaan perhiasan kadar muda atau kadar rendah lebih banyak. Di antarabeberapa emiten yang meraup berkah dari kemilau harga emas, Vice President Research Artha Sekuritas Frederick Rasali merekomendasikan saham ANTM dan MDKA, karena bisnis intinya adalah emas. Adapun ANTM dinilai lebih menarik karena price to book value (PBV)-nya sudah 1,07 kali, dan secara teknikal dapat mencapai Rp 985. Kemaren, ANTM ditutup di harga Rp 940 per saham.

Tanda-Tanda Likuiditas Bank Mulai Ketat

04 Dec 2023

Kepemilikan perbankan atas surat berharga negara (SBN) mulai menyusut. Gejala ini terjadi sejalan dengan likuiditas bank yang tak selonggar tahun lalu. Likuiditas perlahan mulai mengetat, tercermin dari loan to deposit ratio atau rasio pinjaman (LDR) yang sudah naik ke level 83,92% per September dari 78,78% pada Desember 2022. LDR meningkat sejalan penyaluran kredit yang mengalir lancar, tumbuh 8,99% per Oktober 2023. Bandingkan dengan dana pihak ketiga (DPK) hanya tumbuh 3,43%. Menurut data Kementerian Keuangan, penempatan dana perbankan di SBN sampai 28 November 2023 mencapai Rp 1.571,20 triliun, turun  13,1% dari Rp 1.808,64 triliun di periode yang sama di 2022. Direktur Treasury & Capital Market Bank CIMB Niaga John Simon menyebut, kepemilikan bank di SBN turun lantaran likuiditas memang sudah tak selonggar sebelumnya. LDR CIMB Niaga per September 2023 berada di level 86,4%.   "Kami memperkirakan penempatan dana di SBN ke depan akan stabil, kurang lebih sama dengan level sekarang. Kami akan atur supaya seimbang, tetapi penyaluran kredit pasti akan selalu kami jaga," kata John kepada KONTAN, Jumat (1/12). Senada, penempatan Bank Mandiri pada surat berharga juga menurun. Per Oktober 2023, jumlah surat berharga yang dimiliki bank ini tercatat Rp 224 triliun, berkurang 13,85% secara tahunan. VP Corporate Communications Bank Mandiri Ricky Andriano menuturkan, posisi LDR Bank Mandiri naik ke 87,33% per Oktober 2023, dari 80,04% pada periode yang sama tahun lalu.  "Peran intermediasi keuangan Bank Mandiri semakin baik. Kami selalu mengedepankan penyaluran kredit," kata dia. EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengungkapkan, penempatan dana di surat berharga merupakan langkah menjaga keseimbangan antara kecukupan likuiditas dengan ekspansi kredit yang sehat.

Raksasa Hutan Tropis Tegaskan Komitmen

03 Dec 2023

Di sela perundingan utama Konferensi Perubahan Iklim Ke-28 atau COP28 di Dubai, Uni Emirat Arab, Indonesia menegaskan kembali upaya penurunan emisi di sektor kehutanan dan  tata guna lahan. Upaya pengelolaan hutan untuk pengendalian perubahan iklim ini juga melibatkan dua negara dengan hutan tropis terbesar, yakni Brasil dan Republik Demokratik Kongo. Wamen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong menyatakan, Indonesia memiliki pengalaman dalam menurunkan emisi di sektor kehutanan dan tata guna lahan (FOLU), terutama dalam mengurangi deforestasi. Bahkan, penurunan deforestasi sudah sampai pada angka terendah. ”Atas capaian ini, kita seharusnya berhak menerima result-based payment (pembayaran berbasis hasil). Faktanya, saat ini Indonesia memang sudah menerima dari Global Climate Fund, kemudian dari Kerajaan Norwegia, dan kerja sama dengan Bank Dunia,” ujarnya di Dubai, Uni Emirat Arab, Sabtu (2/12/2023).

Pada 2019, emisi Indonesia di sektor FOLU mencapai 922 juta ton emisi setara karbon dioksida (CO2e) akibat adanya kebakaran hutan dan lahan. Emisi ini turun menjadi 183 juta ton CO2e pada 2020. Kemudian, tahun 2021 emisi kembali naik menjadi 224 juta ton CO2e dan tahun 2022 turun menjadi 222 juta ton CO2e. Guna meningkatkan upaya pengelolaan hutan dalam penurunan emisi, Indonesia juga menjalin kerja sama dengan Brasil dan Republik Demokratik Kongo. Ketiga negara ini dikenal memiliki hutan hujan tropis terbesar di dunia dan kerap menghadapi permasalahan deforestasi. Kerja sama trilateral ini telah terjalin dalam COP26 di Glasgow, Skotlandia, pada 2021. Kerja sama bertujuan untuk memperkuat posisi ketiga raksasa hutan tropis ini dalam negosiasi iklim, termasuk mendorong peningkatan pendanaan berbasis hasil untuk pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan plus (REDD+). Alue menekankan bahwa negara-negara maju jangan hanya meminta Indonesia dan negara lain untuk menjaga hutan tropisnya. Namun, mereka juga perlu berkomitmen untuk memberi dukungan sumber daya melalui pendanaan iklim global sebesar 100 miliar USD per tahun.

Di sela-sela World Climate Action Summit, rangkaian kegiatan COP28 di Dubai, Jumat, Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan PM Norwegia Jonas Gahr Støre. Keduanya membahas sejumlah isu, di antaranya kerja sama lingkungan hidup. Menurut siaran pers KLHK, Støre mengumumkan lanjutan kontribusi Norwegia sebesar 100 juta USD untuk kinerja penurunan deforestasi Indonesia periode 2017-2018 dan 2018-2019. Kontribusi ini merupakan pembayaran kedua. Pada Oktober 2022, Pemerintah Norwegia membayar 56 juta USD untuk kinerja penurunan deforestasi 2016-2017. Terkait pembayaran 100 juta USD dari Norwegia ini, Bustar Maitar, CEO Yayasan EcoNusa, menyatakan, itu bukanlah hadiah, melainkan penghargaan atas kerja keras Pemerintah Indonesia menurunkan angka deforestasi Indonesia secara drastis, dari 1,09 juta hektar pada 2014-2015 jadi 115.500 hektar pada 2019-2020. (Yoga)

Kantormu Bukan Keluargamu

03 Dec 2023

Delapan jam sehari dihabiskan oleh rata-rata pekerja urban di kantor atau pabrik, setidaknya lima kali sepekan. Tak jarang ada acara tambahan di akhir pekan atau di hari libur nasional. Belum lagi nongkrong bersama kolega seusai jam kerja untuk menunggu kema-cetan terurai atau mendinginkan pikiran setelah berkutat mengejar target. Disatukan pekerjaan, ada rasa senasib yang mempererat relasi antar karyawan. Banyak perusahaan melihat itu sebagai peluang dan menarasikan rasa senasib dan akrab itu pada level lebih intim, yaitu keluarga. Acara piknik karyawan sering dibalut dengan tema ”Temu Keluarga Besar PT A” atau ”Selamat bergabung dengan keluarga besar kami” kala menyambut karyawan baru. Bekerja memang tak selalu sebatas mencari uang. Dengan konsep keluarga, perusahaan menciptakan suasana kerja yang hangat dan memikat. Bibit konflik atau pertentangan diyakini lebih mudah diatasi.  Joshua A Luna dalam artikelnya di Harvard Business Review, dua tahun silam, menyatakan, kultur sebagai keluarga memang bisa membuat kantor menyenangkan. Tapi, kultur itu membuat atasan berhak tahu atas segala hal tentang karyawannya.

Penulis buku Ask a Manager, Alison Green, dalam wawancara dengan The New York Times, mengatakan, sisi buruk perusahaan yang menerapkan konsep keluarga adalah potensi mengeksploitasi karyawan menjadi lebih besar. Perusahaan yang meminjam konsep keluarga justru cenderung menuntut komitmen serta loyalitas tidak pantas kepada para karyawannya. Ia menggaris bawahi, tuntutan komitmen dan loyalitas berlebihan dapat berakhir pada disfungsi manajemen dari profesional menjadi eksploitatif. Jika telanjur memilih jalur ”keluarga”, manajemen harus pintar mengelola batas aturan, menetapkan target, serta menerapkan penilaian kerja yang realistis, logis, dan manusiawi. Pilihan lain, mengganti pengelolaan perusahaan menjadi lebih profesional. Pekerja jangan larut dalam kondisi beracun “keluarga”, tetap profesional, memahami hak dan kewajibannya, mampu bekerja sama dengan baik, serta meningkatkan kemampuan yang berguna bagi perusahaan ataupun diri sendiri. (Yoga)

Cerita Tali di Karama

03 Dec 2023

Desa Karama di Kecamatan Tinambung, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, punya kisah tentang tali. Ini tentang limbah tali yang diolah kembali menjadi tali baru dan sebagian besar dikerjakan kaum perempuan, yang sudah dilakoni sebagian warga selama puluhan tahun. Konon, penamaan Paotere, pelabuhan pendaratan ikan terbesar di Makassar, terinspirasi dari pekerja tali ini. ”Otere bahasa Makassar yang berarti tali. Paotere adalah pembuat tali. Ini merujuk pada pembuatan tali yang saat itu banyak dilakukan warga Tinambung di Paotere. Dulu, mereka mengerjakan tali di sana. Lama kelamaan dibawa pulang dan dikerjakan di kampung,” kata Ridwan Alimuddin, pegiat literasi yang juga kelahiran Tinambung. Limbah tali yang diolah umumnya tali bekas kapal yang berasal dari berbagai pelabuhan. Tali diurai untuk dipisahkan bagian yang rusak. Membuat tali baru dilakukan dengan memilin bagian yang masih bagus menjadi untaian tali kecil.

Selanjutnya tali kecil ini dipilin lagi dan disatukan hingga menjadi tali berukuran besar. Pengerjaan ataupun alat yang digunakan sederhana. Di Desa Karama, kaum perempuan berperan besar dalam usaha limbah tali ini. Mereka bekerja berkelompok dengan jumlah 6-8 orang per kelompok, sejak pagi hingga pukul 17.00, rata-rata setiap kelompok menyelesaikan belasan hingga puluhan rol tali per hari. Satu rol berukuran panjang antara 80-100 meter. Umumnya limbah tali didatangkan oleh juragan atau pemilik usaha tali. Mereka yang mengupah para pekerja dan kemudian memasarkan tali baru yang dihasilkan. Tali dari limbah ini dikirim ke berbagai daerah di Indonesia untuk kebutuhan rumpon serta peruntukan lain. Upah pekerja tali umumnya Rp 50.000-75.000 per hari, bergantung berapa rol yang diselesaikan. Bagi perempuan di Karama, upah ini sangat berharga untuk membantu keuangan keluarga terutama saat suami-suami mereka melaut berbulan-bulan ke pulau lain. (Yoga)

Kopi Gayo Punya Cerita

03 Dec 2023

Lubang-lubang untuk menanam kopi telah disiapkan di kaki bukit di Desa Paya Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Aceh. Doa mendaras dari mulut sejumlah warga dan tamu undangan yang ikut menanam bibit kopi siang itu, Sabtu (25/11). Dalam dekapan udara sejuk segar Gayo, tanaman kopi yang di kawasan itu diberi nama Siti Kewe ditanam dengan rasa hormat. Begitulah tradisi menanam kopi di kawasan Gayo yang diawali dengan ritual sederhana, Dua Ni Kupi. Ritual ini melambangkan doa dari orangtua kepada anaknya agar ia tumbuh besar dan kelak berguna bagi keluarga serta orang-orang di sekitarnya. Di sini, Siti Kewe dianggap bukan sekadar tanaman, melainkan anak kesayangan.

Ritual Dua Ni Kupi masih ada yang melakukannya hingga sekarang, terutama para orang tua. ”Mereka percaya sekali kalau bibit yang didoakan bakal tumbuh subur,” ujar Hardiansyah, pendamping Program Peningkatan Kebudayaan Desa Paya Tumpi Baru. Hardiansyah selaku pegiat seni dan budaya Gayo mencoba menghidupkan lagi proses menanam Siti Kewe dengan ritual Dua Ni Kupi. Tujuannya, agar terjalin hubungan yang erat antara petani muda dan Siti Kewe. Ia memanfaatkan Festival Panen Kopi Gayo 2023 sebagai panggung besarnya. Tahun ini, Festival Panen Kopi Gayo yang diprakarsai oleh Komunitas Gayo Kultural Lab menjadi perhelatan ke-6. Dengan dukungan pembiayaan dari Kemendikbudristek, festival digelar ditiga desa, yakni Desa Kelitu, Bukit Sama, dan Paya Tumpi Baru. Berbagai seni tradisi pun dihadirkan.

Kopi tidak bisa dilepaskan dari kehidupan orang Gayo. Dari kopilah, sebagian besar warga Gayo hidup. Tidak heran jika kopi begitu disayang. Tahun 2020, menurut data BPS Aceh, produksi kopi arabika Gayo di Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues mencapai 65.793 ton biji kopi (green beans). Produksi ini 40 % dari total produksi kopi arabika nasional. Sebagian besar produksi kopi arabika Gayo diekspor ke luar negeri, terutama AS, Eropa, dan beberapa tahun belakangan ini China. Para pembeli dari negara-negara itu berani menyerap dan membeli mahal kopi arabika Gayo di atas standar harga internasional. Lewat Festival Panen Kopi Gayo, diharapkan tradisi budaya Gayo diperkenalkan lagi agar dikenal banyak orang. (Yoga)

Indonesia Butuh Dana Pihak Lain untuk Atasi Krisis Iklim

02 Dec 2023

Upaya mengatasi krisis iklim memerlukan kerja sama yang kolaboratif dan inklusif berupa aksi-aksi nyata dari semua pihak. Indonesia pun berkomitmen mengatasi krisis iklim dengan dukungan pendanaan dari pihak lain. Posisi Indonesia untuk terus mendorong pendanaan iklim, khususnya terkaittransisi energi, disampaikan langsung Presiden Jokowi dalam pembukaan World Climate Action Summit (WCAS) di Dubai, Uni Emirat Arab, Jumat (1/12) WCAS merupakan salah satu agenda dalam Konferensi Para Pihak tentang Perubahan Iklim Ke-28 (COP28) di Dubai.

”Target Kesepakatan Paris dan net zero emission (nol emisi karbon) hanya bisa dicapai jika kita bisa menuntaskan masalah pendanaan transisi energi ini. Dari situlah masalah dunia bisa diselesaikan,” ujarnya. Presiden mengatakan, semua upaya mengatasi perubahan iklim membutuhkan pembiayaan besar. Negara-negara sedang berkembang tidak mungkin mampu melakukannya sendiri. Indonesia membutuhkan investasi lebih dari 1 triliun USD untuk net zero emission 2060. ”Indonesia mengundang kolaborasi dari mitra bilateral, investasi swasta, filantropi, dan dukungan negara-negara sahabat. Kami memiliki platform pembiayaan inovatif yang kredibel, bursa karbon, mekanisme transisi hijau, sukuk dan obligasi hijau, pengelolaan dana lingkungan hidup dari result based payment (pembayaran berdasarkan hasil),” ucap Presiden. (Yoga)

Produsen Elektronik Lokal Belum Jadi Tuan di Negeri Sendiri

02 Dec 2023

Pelaku industri barang elektronik merek lokal membutuhkan dukungan agar bisa bersaing di sektor pasar barang elektronik dalam negeri. Dengan masyarakat membeli dan menggunakan barang elektronik produk lokal turut mendorong pertumbuhan pabrik lokal dan memperluas kapasitas atau menambah tenaga kerja yang pada akhirnya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Direktur Operasional PT Adi Pratama Indonesia Tri Isyanta mengatakan, saat ini pelaku industri barang elektronik merek lokal hanya mendapatkan 2 % pasar barang elektronik dalam negeri. Selebihnya masih dikuasai barang elektronik merek global atau asing. Tri menambahkan, pelaku industri barang elektronik merek lokal membutuhkan dukungan keberpihakan negara dan diberikan kesempatan lebih luas untuk meningkatkan volume penjualannya.

”Beri kesempatan dan kepercayaan kepada merek lokal barang elektronik ini. Kualitasnya bisa bersaing dengan merek global,” ujar Tri saat ditemui di kantornya di Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (1/12). PT Adi Pratama Indonesia merakit dan memproduksi berbagai barang elektronik, seperti laptop, televisi, CCTV, dan interactive flat pannel (IFP). Dengan membeli dan menggunakan produk elektronik merek lokal, lanjut Tri, bisa membantu pelaku industri ini untuk terus bertumbuh. Melalui peningkatan kapasitas produksi dan bisnis, pelaku industri merek lokal ini bisa berekspansi dan menambah serapan tenaga kerja sehingga harapannya bisa mendorong perekonomian nasional. (Yoga)

Asuransi Kredit Meningkat Signifikan

02 Dec 2023

Kinerja asuransi kredit pada kuartal III-2023 mengindikasikan adanya tren peningkatan penyaluran kredit sekaligus perbaikan kualitas kredit. Di sisi lain, perbankan tetap menjaga kualitas kredit yang diberikan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian. Mengutip data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), premi dicatat industri asuransi umum pada lini asuransi kredit, terutama kredit jangka panjang, meningkat signifikan sebesar 28,7 % secara tahunan menjadi Rp 13,86 triliun pada kuartal III-2023. Di sisi lain, klaim asuransi kredit juga meningkat 21,2 % secara tahunan menjadi Rp 9,81 triliun.SeniorResearchAssociate IndonesiaFinancial Group (IFG) Progress Ibrahim Kholilul Rohman mengatakan, kredit usaha rakyat (KUR) atau kredit UMKM menjadi segmen terbesar dalam asuransi kredit.

”Sampai dengan kuartal III-2023, alokasi KUR utamanya pada sektor perdagangan, pertanian, industri  pengolahan, dan jasa-jasa. Sementara itu, dari sisi pelaku asuransi kredit, Askrindo (PT Asuransi Kredit Indonesia) dan Askrida (PT Asuransi Bangun Askrida) memiliki proporsi yang besar,” katanya saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (1/12). Berdasarkan data OJK, outstanding penyaluran kredit oleh Bank Umum kepada segmen UMKM meningkat dari Rp 1.332 triliun pada awal 2023 menjadi Rp 1.466 triliun pada September 2023. AAUI melaporkan, rasio klaim lini asuransi kredit yang dibayar asuransi umum tercatat sebesar 70,8 %. Capaian ini lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni 75,2 %. ”Artinya, kualitas kredit meningkat. Kemudian, debitor juga mampu mengelola kredit yang diterima untuk keberlangsungan aktivitas bisnisnya sehingga tidak bangkrut,” lanjut Ibrahim. (Yoga)

Bisnis Menara Mitratel Diperluas ke Luar Jawa

02 Dec 2023
Perusahaan infrastruktur telekomunikasi, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel, berencana untuk terus memperluas pangsa pasar dari menara telekomunikasi di luar Jawa. Ekspansi ini sejalan dengan tren peningkatan kebutuhan internet di Indonesia. Demikian disampaikan Direktur Utama PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk Theodorus Ardi Hartoko, Kamis (30/11/2023), di Jakarta. (Yoga)