;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

Ekspor RI Tertekan Perlambatan Global

16 Jan 2024

Kinerja ekspor Indonesia pada 2023 menurun dibandingkan tahun 2022. Harga komoditas unggulan yang turun, ditambah perlambatan ekonomi global, memicu turunnya permintaan dari negara tujuan ekspor. Mengutip data BPSk, total nilai ekspor Indonesia pada Januari-Desember 2023 mencapai 258,82 miliar USD, turun 11,33 % dibandingkan tahun 2022 senilai 275,96 miliar USD. Kontributor ekspor masih didominasi oleh ekspor nonmigas sebesar 242,89 miliar USD atau 93,85 % dari total ekspor, sisanya berasal dari ekspor migas yang nilainya 15,92 miliar USD. Dalam paparan kinerja ekspor-impor 2023, di Jakarta, Senin (15/1) Deputi bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menjelaskan, sepanjang 2023, ada sejumlah fenomena yang memengaruhi kinerja ekspor Indonesia. Harga komoditas unggulan penyumbang ekspor mengalami penurunan.

Harga minyak sawit yang pada Desember 2022 berada pada level 940,4 USD per metrik ton, akhir Desember 2023 turun jadi 813,5 USD per metrik ton. Dampaknya, kinerja ekspor lemak dan minyak hewani/nabati pada 2023 merosot 23,42 % dibandingkan 2022. Nilai ekspor komoditas ini pada 2023 sebesar 28,45 miliar USD, turun dibandingkan nilai ekspor pada 2022 di 35,15 miliar USD. Padahal, komoditas ini berkontribusi 11,71 % pada ekspor nonmigas atau 10,99 % dari total ekspor. Harga batubara pada Desember 2023 senilai 141,8 USD per metrik ton, merosot dari 379,2 USD per metrik ton pada Desember 2022, membuat kinerja ekspor batubara menurun 19,09 % secara tahunan. Padahal, kontribusinya 13,38 % total ekspor Indonesia.

Perlambatan ekonomi negara tujuan juga menurunkan permintaan ekspor. Perekonomian China, misalnya, yang pada triwulan tiga 2023 tumbuh 4,9 % turun dibandingkan triwulan dua, sebesar 6,3 %. Padahal, China adalah mitra dagang utama RI dengan kontribusi ekspor 25,66 %, senilai 62 miliar USD. Ekonom Bank Danamon, Irman Faiz, mengatakan, kendati mencatat penurunan ekspor, Indonesia masih mencatat surplus neraca perdagangan, 44 bulan terakhir. Namun surplus turun dari 3,92 miliar USD pada 2022 menjadi 3,31 miliar USD pada 2023. (Yoga)

Perjuangan Menahun Menagih Hak Tanah Garapan

16 Jan 2024

Setiap pergantian kepala daerah dan presiden, Gede Sutape (71), petani Kampung Bukit Sari, Desa Sumber Klampok, Kabupaten Buleleng, Bali, selalu gundah. Petani eks transmigran Timor Timur itu takut kehilangan lahan garapan seluas 0,5 hektar yang menjadi sumber hidup keluarganya. Lahan itu belum resmi jadi miliknya kendati sudah dia garap sejak 24 tahun lalu. Lahan itu ia tanami jagung, cabai, rumput gajah, dan kacang-kacangan. Sutape mengaku, hasil panen dari lahan itu satu-satunya sumber penghasilan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. ”Jika lahan ini diambil karena ada perubahan kebijakan, saya sekeluarga hidup dari apa?” kata bapak enam anak dan kakek empat cucu itu di sela rehat menanam cabai, Selasa (9/1). Nengah Kisid (60) dihantui kekhawatiran serupa. Bercocok tanam di lahan yang belum jadi hak milik membuat hidupnya tidak tenang. Pemanfaatan lahan di kawasan hutan produksi terbatas (HPT) itu sewaktu-waktu bisa dialihkan dari rakyat untuk keperluan lain. Jika itu terjadi, masa depan anak cucu bisa terkatung-katung.

”Untuk itu, kami meminta agar pemerintah menerbitkan sertifikat lahan garapan itu atas nama warga eks transmigran Timor Timur. Lahan itu penting bagi hidup kami saat ini hingga anak cucu nanti,” ucap Nengah. Sutape dan Nengah merupakan bagian dari 107 keluarga transmigran Bali yang ditempatkan di Timor Timur. Pascareferendum atau lepasnya Timor Timur dari Indonesia pada 1999, Pemerintah Indonesia meminta mereka kembali ke Bali. Lantaran sudah tak punya tanah keluarga, eks transmigran itu ditempatkan di tempat transit Kantor Transmigrasi, Kabupaten Buleleng. September 2000, mereka dipindahkan ke kawasan HPT yang saat ini dikelola KLHK. Di lokasi yang berbatasan dengan Taman Nasional Bali Barat itu, setiap keluarga mendapatkan tanah seluas 54 are atau 0,54 hektar (ha), sebanyak 0,04 ha di antaranya untuk permukiman dan 0,5 ha untuk pertanian.

Per 4 November 2021, KLHK menetapkan Peta Indikatif Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan untuk Provinsi Bali. Dalam peta itu, kawasan eks transmigran Timor Timur ditetapkan 157,5 ha, terdiri dari 54 ha untuk permukiman dan fasilitas sosial dan umum serta sekitar 104 ha untuk lahan pertanian. Lalu pada 30 Desember 2022, KLHK melepas 7,98 ha kawasan HPT untuk sumber tanah obyek reforma agrarian masyarakat eks transmigran Timor Timur. Namun, pelepasan itu baru mencakup permukiman dan pekarangan, tak termasuk lahan garapan. Saat ini, masyarakat eks transmigran Timor Timur didampingi Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) meminta pemerintah melepas tanah sisanya yang seluas 149,52 ha, mengingat tanah tersebut, terutama lahan pertanian, merupakan sumber utama penghasilan masyarakat eks transmigran Timor Timur. (Yoga)

Ekspor Terpukul Harga Komoditas

16 Jan 2024
Nilai ekspor Indonesia turun 11% menjadi US$ 258 miliar pada 2023, dibandingkan tahun 2022 sebesar US$ 291 miliar. Ekspor terpukul oleh pelemahan harga komoditas dan ekonomi mitra dagang. Sejalan dengan itu, surplus neraca perdagangan Indonesia tergerus 33% menjadi US$ 36,94 miliar sepanjang 2023 dari 2022 sebesar US$ 54,4 miliar. Namun, patut dicatat, Indonesia sukses mencetak surplus perdagangan selama 44 bulan beruntun. Tahun 2023, impor Indonesia turun 3,8% menjadi US$ 221 miliar dari sebelumnya US$ 237 miliar. Perinciannya, impor migas naik 5,35% menjadi US$ 35 miliar, sedangkan nonmigas turun  5,5% menjadi US$ 186 miliar. Imbasnya, ekspor bahan bakar mineral turun 20,7 % menjadi US$ 43,5 miliar, sedangkan minyak hewani/nabati turun 19% menjadi US$ 28 miliar pada 2023. (Yetede)

OJK Bakal Rilis 27 Ketentuan Sektor Perbankan

16 Jan 2024
Otoritas jasa keuangan (OJK)  terus mendukung perkembangan industri perbankan ke depannya. Dimana tahun ini OJK akan menerbitkan sejumlah ketentuan di sektor perbankan,  sehingga bank dapat meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian. Adapun ketentuan tersebut berupa Peraturan  OJK (SEOJK). "Pada 2024 OJK akan menerbitkan 27 ketentuan sektor perbankan, terdiri atas 18 POJK dan 9  SEOJK," ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. Salah satu ketentuan yang kemungkinan besar akan diterbitkan tahun ini adalah POJK (RPOJK) Transparan dan Publikasi SBDK bagi Bank Umum Konvensional (BUK). Pasalnya, pada 13 November 2023, OJK mengeluarkan Rancangan POJK dan meminta tanggapan kepada masyarakat umum sebelum menerbitkan POJK SBDK. (Yetede)

Meningkat 2% ULN Masih Terkendali

16 Jan 2024
Bank Indonesia (BI) mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada November 2023 sebesar US$ 400,9 miliar, atau tumbuh 2,0% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 0,7% (yoy). Perkembangan ULN terutama disebabkan oleh transaksi ULN sektor publik. Kepala Departeman Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, posisi ULN pada November 2023 juga dipengaruhi oleh faktor pelemahan mata uang dolar AS terhadap mayoritas mata uang global yang berdampak pada  meningkatnya angka statistik ULN Indonesia valuta lainnya dalam satuan dolar AS.  Posisi ULN pemerintah di bulan November 2023 sebesar US$ 192,6 miliar atau tumbuh 6,0% (yoy), meningkat dari pertumbuhan bulan sebelumnya 3,0% (yoy). ULN pemerintah tetap terkendali dan terkelola secara terukur dan akuntabel. Perkembangan ULN terutama disebabkan peningkatan penempatan  investasi portfolio di pasar Surat Berharga Negara  (SBN) domestik dan internasional, dalam bentuk sukuk global, seiring sentimen positif kepercayaan  pelaku pasar sejalan dengan mulai meredanya ketidakpastian pasar keuangan global. (Yetede)

Baja RI Tembus Pasar Kanada

16 Jan 2024
Pada awal 2024, perusahaan baja PT Gunung Raja Paksi (GRP) melakukan pelepasan ekspor baja struktur sebanyak 1500 Metric Tons (MT) ke Kanada, dengan nilai sekitar US$ 2 juta. Selama 2023, GRP telah membukukan capaian ekspor sebesar US$ 25 miliar. Presiden Direktur GRP Fedaus menyampaikan, produk baja struktural yang diekspor GRP pada awal tahun ini untuk mendukung pembangunan proyek Yukon Bridge di Kanada. Dengan Weather Resistance Grade, produk ini mengandung penambahan nikel untuk ketahanan korosi, menjadikannya pilihan ideal untuk konstruksi jembatan dalam cuaca ekstrem," jelas Fedaus. Melalui ekspor baja struktural ini, lanjut Fedaus, GR berupaya untuk menciptakan prestasi baru dan memperkuat  posisi Indonesia di panggung global. (Yetede)

Program Tol Laut Perlancar Distribusi Logistik

16 Jan 2024
Program jalan Tol Laut diharapkan masih tetap dilanjutkan pada tahun 2024. Hal tersebut bertujuan untuk memacu distribusi logistik di Tanah Air. PT Pelayaran Naisonal Indonesia atau Pelni (Persero) menyatakan masih mampu menyerap  pelaksanaan Program Tol Laut. Program Tol Laut yang bergulir sejak 2015 ini diharapkan bisa terus berjalan  memperlancar distribusi logistik antar wilayah dan menjamin ketersediaan  bahan kebutuhan pokok penting di daerah tertinggi, terluar, terdepan, dan perbatasan (3TP). Kepala Kesekretariatan Pelni Evan  Aryanto  mengatakan sebagai operator  Program Tol Laut, pihaknya mendengarkan aspirasi  langsung dari masyarakat. Dari sisi pelaku usaha, biaya pengiriman  dengan Kapal Tol laut jauh lebih murah. "Ini fakta-fakta  langsung yang kami dengar di lapangan sehingga mereka berani memperbesar skala bisnisnya karena  menggantungkan harapannya ke program ini sehingga bisa mendorong UMKM di daerah lebih berkembang," ujarnya kepada Investor Daily. (Yetede)

Melonjak 613% Impor Beras RI Tembus 3 Juta Ton di 2023

16 Jan 2024
Indonesia mengimpor beras 3,06 juta ton pada 2023, atau meningkat pesat hingga 613,61 dibandingkan 2022 yang hanya 429.210 ton. Sebanyak 1,38 juta ton atau 45,12% dari impor beras tahun lalu itu berasal dari Thailand, sisanya didatangkan dari Vietnam, Pakistan, Myanmar, dan lainnya.  Sementara itu, pemerintah telah merencanakan impor beras sebesar 2 juta ton untuk tahun ini. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, impor beras pada 2023 yang sebesar 3,06 juta ton tersebut menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Impor beras pada 2019 mencapai 444.510 ton, lalu turun menjadi 356.290 ton pada 2020, kemudian meningkat lagi menjadi 407.740 ton pada 2021, dan terealisasi sebesar 429.210 ton pada 2022. "Selama lima tahun terakhir, impor beras pada 2023 menjadi yang terbesar yaitu 3,06 juta ton atau mengalami peningkatan 613,61% dibandingkan 2022," ungkap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan jasa BPS Pudji Ismartini. (Yetede)

Ancang-ancang Lonjakan Tarif Kargo

16 Jan 2024
Terganggunya jalur perdagangan utama di Laut Merah berpotensi mendongkrak biaya logistik dari hulu ke hilir. Ketua Umum Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno mengatakan biaya angkut kargo menuju kawasan Eropa serta destinasi ekspor di pesisir Laut Mediterania melonjak 12-15 persen dari tarif reguler. Lonjakan tarif jasa pelayaran itu membuat ongkos tanggungan eksportir semakin tinggi, yang pada akhirnya bisa berpengaruh terhadap harga barang di tingkat konsumen. "Semakin panjang gangguannya, semakin negatif dampaknya," katanya kepada Tempo, kemarin.

Pelayaran barang di Laut Merah dari Terusan Suez belakangan terganggu oleh serangan beruntun kelompok Houthi, pemberontak di Yaman, yang bertujuan menghentikan agresi Israel ke Jalur Gaza, Palestina. Rute tersebut lazim dipakai untuk mengekspor barang manufaktur asal Indonesia, dari tekstil dan pakaian jadi, furnitur, elektronik, komponen otomotif, serta produk turunan minyak sawit mentah (CPO). Milisi Houthi tercatat sudah menyerang 27 kapal komersial yang melintas di Laut Merah. Akibatnya, banyak kapal dagang dari Asia yang memakai rute alternatif ke Tanjung Harapan, Afrika Selatan, untuk mengekspor barang ke belahan bumi barat.

Tarif layanan kargo kini meningkat drastis karena tambahan kebutuhan bahan bakar. Berbeda dari biasanya, kata Benny, pelayaran kini hanya memasang harga untuk pengiriman selama sebulan. Karena kondisi operasional yang dinamis, penyedia kapal tidak berani mematok harga untuk layanan pengiriman pada bulan berikutnya. Alasan serupa pun membuat kuota pemesanan kontainer kosong dibatasi. "Akibatnya, eksportir juga belum bisa memberikan harga kepada pembeli (produsen barang) untuk pengiriman setelah sebulan," tuturnya. (Yetede)

Utak-atik Perpanjangan Trayek Kereta Cepat

16 Jan 2024
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyiapkan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya (KCJS) dengan mengkaji perpanjangan trayek dan layanan Jakarta-Surabaya. KCIC sempat membuka tender terbuka untuk pengadaan jasa konsultan penyusunan studi kelayakan atau feasibility study perpanjangan trayek dan layanan kereta cepat Jakarta-Surabaya pada Rabu, 3 Januari lalu. Tepat seminggu kemudian, KCIC membatalkan tender senilai Rp 27,52 miliar itu. 

Berdasarkan dokumen yang diperoleh Tempo, manajemen KCIC menjelaskan alasan pembatalan tender. “Perlu ada evaluasi dan penyesuaian terkait dengan ruang lingkup pekerjaan sehingga diperlukan perbaikan dokumen pengadaan,” demikian yang ditulis manajemen pengadaan KCIC tertanggal 10 Januari 2024. Studi kelayakan perpanjangan trayek dan layanan KCJS nantinya meliputi analisis permintaan serta kajian awal teknis dan desain kereta cepat Jakarta-Surabaya. Jangka waktu studi kelayakan berlangsung selama tujuh bulan.

Ditanya soal pembatalan tender pengadaan jasa konsultan tersebut, General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa tidak menjelaskan dengan tegas. Dia hanya mengatakan semua pemangku kepentingan mengkaji perpanjangan layanan trayek. “Masih dalam proses diskusi dan berkoordinasi, seperti Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), BUMN, Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, serta Kementerian Perhubungan, untuk membahas ruang lingkupnya,” katanya. (Yetede)