Ekonomi
( 40460 )INDUSTRI PERBANKAN : BANK DIGITAL CICIPI SEGMEN KORPORASI
Sejumlah pemain bank digital di Indonesia mulai melebarkan sayap bisnisnya dengan menyasar pemberian kredit kepada segmen korporasi.
PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR), misalnya, siap untuk melakukan diversifikasi portofolio kredit dengan memasuki segmen korporasi dan komersial sebagai target pasar baru. Senior Vice President of Finance Amar Bank David Wirawan mengatakan langkah itu dilakukan untuk menyeimbangkan portofolio kredit. Dengan diversifi kasi, perseroan dapat menyusun portofolio yang seimbang dan mengurangi risiko konsentrasi dalam satu segmen. Dia melanjutkan risiko kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) yang ditanggung perbankan cenderung lebih rendah kendati bunga di segmen itu lebih kecil daripada segmen konsumer.
Terkait fokus segmen industri yang disasar, David mengatakan perseroan membuka peluang pada seluruh segmen industri, dengan terus selektif memilih perusahaan yang punya kualitas kredit baik. Sejauh ini, Bank Amar melakukan pendekatan yang berfokus pada inovasi yang disebut Collaborative Embedded Banking and Finance. Dengan Inovasi itu, imbuhnya, berbagai pemain non-perbankan dapat menyematkan layanan perbankan digital ke dalam platform ekosistem digital mereka.
Tak hanya AMAR, geliat membukukan profi t juga dilakukan oleh PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB). Direktur Bisnis BNC Aditya Windarwo mengakui ada sejumlah keuntungan kala membidik segmen korporasi.
Dia memberikan pandangan bahwa dengan menyasar segmen korporasi dengan ukuran pinjaman yang lebih besar dan tenor yang lebih panjang, bank dapat mengoptimalkan pendapatannya. “Satu loan size corporate itu langsung di atas Rp50 miliar, Rp100 miliar. Lalu, kalau nature consumer loan itu tenornya pendek, misal satu, tiga lalu enam bulan. Sementara korporat [tenor] minimal 12 bulan,” ucapnya. Ke depan, menurut Aditya, dengan diversifikasi portofolio ini akan terjadi penyesuaian margin bunga bersih (net interest margin/NIM) dan perbaikan laba sebelum pajak alias profi t before tax (PBT).
Direktur Utama Allo Bank Indra Utoyo mengatakan, dalam mengembangkan bisnis ini, bank membangun sinergi dengan Group CT Corpora dan mitra bisnis strategis lainnnya dalam mengembangkan ekosistem digital.
Adapun, BBHI merupakan lini bisnis perbankan yang dikuasai Chairul Tanjung melalui Mega Corpora. Selain Allo Bank, konglomerat ini juga memiliki bank lain secara langsung maupun tidak langsung, yaitu PT Bank Mega Tbk. (MEGA), PT Bank Mega Syariah, Bank Sulteng, dan Bank Sulutgo.
Sementara itu, Senior Faculty Lembaga Pengembangan PerbanKan Indonesia (LPPI) Moch. Amin Nurdin tak menampik fakta bahwa segmen ini menjadi sangat menggiurkan, utamanya di era suku bunga yang tinggi.
Selama ini, mayoritas bank digital Indonesia masih berfokus pada segmen ritel atau konsumer, baik langsung maupun dengan skema channeling. Amin mencatat bank besar sudah menjadi pemain awal yang menjajaki segmen korporasi dengan layanan digitalnya, seperti Kopra Mandiri.
Besarnya potensi segmen korporasi tercermin dari survei Bank Indonesia (BI) yang mencatat permintaan kredit dari segmen korporasi terus melaju pada Maret 2024. Bahkan, permintaan kredit korporasi masih menjanjikan dalam tiga bulan mendatang. Berdasarkan Survei Penawaran dan Permintaan Pembiayaan Perbankan yang dirilis oleh BI, kebutuhan pembiayaan korporasi pada Maret 2024 terindikasi meningkat tecermin dari saldo bersih tertimbang (SBT) pembiayaan korporasi sebesar 25,3%, meningkat pesat dibandingkan SBT 11,1% pada Februari 2024.
AKSI KORPORASI : SOLA Siap Garap Proyek PLN
Emiten yang bergerak di sektor energi, PT Xolare RCR Energy Tbk., siap membidik proyek pembangkit listrik milik PT PLN setelah sukses menyelesaikan pembAngunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Raja Ampat sebesar Rp25,53 miliar. Direktur Utama PT Xolare RCR Energy Tbk. (SOLA) Mochamad Bhadaiwi mengatakan SOLA telah merampungkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) melalui anak usaha PT Bumiraya Energi Hijau (BEH) senilai Rp25,53 miliar. Menurutnya, PLTS berkapasitas 495 KWp dan 2.000 kWh baterai yang dikerjakan oleh anak usaha SOLA tersebut dimiliki oleh perusahaan pertambangan nikel di Pulau Gag, yakni PT Gag Nikel.
Nantinya, keberadaaan PLTS tersebut menjadi sumber listrik bagi kebutuhan town site pertambangan nikel perusahaan yang dikendalikan oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) tersebut. Optimalisasi pemanfaatan sumber listrik dari tenaga surya itu diyakini bisa mengurangi konsumsi bahan bakar pada generator diesel berkapasitas 3x250 kWh. Bahkan, Bhadaiwi menyatakan bahwa penggunaan PLTS sebagai sumber energi terbarukan tersebut bisa menghasilkan listrik sebesar 876.76 MWh per tahun, sehingga bisa mengurangi emisi CO2 mencapai 527,83 tCO2 per tahun.
Saat ini, dia mengungkapkan SOLA menargetkan pengerjaan sejumlah proyek Independent Power Producer (IPP) PLTS di PT PLN (Persero) dan PLTS Atap untuk konsumen komersial/industrial dan residensial dengan skema zero capex. Selain itu, Perseroan juga tengah membidik proyek-proyek konstruksi pembangunan PLTS di Indonesia, sejalan dengan komitmen SOLA untuk menjadi salah satu pemain utama di bisnis EBT.
erlebih lagi, tegas dia, kegiatan operasional perseroan sejauh ini juga tidak terlepas dari upaya mendukung program pemerintah yang terkait dengan pembangunan infrastruktur energi, terutama pengembangan solar PV. Seperti diketahui, energi surya menjadi salah satu sumber energi alternatif. Berdasarkan data Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat potensi energi matahari di Indonesia mencapai 4,8 KWh/m2 atau setara 112.000 GWp. Akan tetapi, Kementerian ESDM mencatat pemanfaatannya hanya sebesar 10 MWp.
ATURAN LARTAS : URAI KONGESTI, BELEID IMPOR DIREVISI LAGI
Pemerintah akhirnya merevisi lagi aturan pengetatan izin impor barang di Indonesia guna menyelesaikan tertahannya 26.000 boks peti kemas di pelabuhan utama Tanah Air. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan memfokuskan penyelesaian permasalahan izin impor dan kongesti di pelabuhan akibat tertahannya 26.000 boks kontainer. Menurutnya, jumlah kontainer yang tertahan belum bisa mengajukan dokumen impor karena belum terbitnya perizinan impor (PI) dan peraturan teknis (pertek). Jumlah kontainer terbanyak berada di Pelabuhan Tanjung Priok sebesar 17.304 boks kontainer dan Pelabuhan Tanjung Perak sebanyak 9.111 boks kontainer. Menurutnya, komoditas yang tertahan terdiri atas besi baja, tekstil, produk tekstil, produk kimia, produk elektronik, dan komoditi lainnya yang untuk importasinya memerlukan perizinan impor (PI dan pertek). Untuk menyelesaikan kedua permasalahan tersebut,
Airlangga yang menggantikan sementara Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang sedang bertugas ke Peru, mengatur kembali Revisi Permendag No. 36/2023. Airlangga melaporkan telah mengundangkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No.8/2024 yang merupakan revisi dari Permendag No. 36/2023, yang sebelumnya juga telah direvisi melalui Permendag No. 3/2024 dan No.7/2024. Airlangga yang bertindak sebagai Mendag Ad Interim menegaskan ketetapan tersebut merupakan hasil rapat dirinya bersama Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jumat (17/5). Sejak pemberlakuan Permendag No. 36/2023 jo. 3/2024 jo. 7/2024 per tanggal 10 Maret 2024, terdapat kendala dalam proses perizinan impor, sehingga mengakibatkan penumpukan kontainer di beberapa pelabuhan utama. Menurutnya, Jokowi memberi arahan segera dilakukan revisi terhadap Permendag No.36/2023 yang telah direvisi menjadi No.3/2024 dan No.7/2024.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakrie mengatakan transparansi pembagian kuota yang minim menjadi musabab. Selama ini, rekomendasi impor diberikan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dari hasil pertimbangan teknis yang memverifikasi kemampuan produksi industri dan kebutuhan nasional. Pertek menjadi langkah awal untuk mendapatkan persetujuan impor (PI) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang mengatur larangan terbatas (lartas) impor melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 36/2023 yang direvisi menjadi Permendag No. 3/2024.
PENGUATAN MODAL TEKFIN : Investree Dapat Sinyal Injeksi Dana
Platform teknologi finansial, PT Investree Radhika Jaya mendapat sinyal akan meraih suntikan dana dari JTA Holding. Co-Founder dan Director of Investree Singapore Pte. Ltd. Kok Chuan Lim sebagai perwakilan Investree mengatakan, proses investasi telah mulai dijalankan. “Pencairan dana dari JTA Holding diproyeksikan segera rampung, dan saat ini kami berada dalam proses pengecekan prosedur kelayakan skema JV,” kata Lim Jumat (17/5), dikutip dari bisnisindonesia.id. Persiapan untuk penggalangan dana dari JTA Holding itu sudah lama dipersiapkan. Pada 2023, kedua pihak sepakat membuat JV bernama JTA Investree Consultancy berbasis di Doha, Qatar.
INVESTASI MANUFAKTUR : China Tanam Rp245 Triliun
Total investasi China di sektor manufaktur Indonesia mencapai US$15,4 miliar atau setara dengan Rp245 triliun dalam 4 tahun terakhir atau pada periode 2019-2023. Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko S. Cahyanto mengatakan bahwa besaran tersebut setara dengan 54% dari realisasi investasi China senilai US$28,4 miliar atau Rp451,7 triliun.
Pihaknya berupaya mempertemukan pengusaha RI dan China dalam Trade and Industrial Cooperation Seminar and Business Matching.
PENYELUNDUPAN BENIH LOBSTER : Baharkam Amankan Rp19 Miliar
Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri berhasil menggagalkan penyelundupan benih bening lobster (BBL) senilai Rp19 miliar di Bogor. Kasubditgakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Kombes Donny Charles menyampaikan pihaknya telah mengamankan 91.246 BBL di lokasi penggerebekan. Jumlah itu terbagi menjadi dua jenis BBL yaitu lobster jenis pasir dan mutiara dengan harga yang berbeda di pasaran. “Kalau dikonversikan jumlah ini dengan harganya, maka kami tim gabungan dari Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri beserta PSDKP mengamankan kerugian negara sebesar Rp19 miliar lebih,” ujarnya, Jumat (17/5), dikutip dari bisnis.com.
Setelah dilakukan pemeriksaan, benih Lobster itu diambil dari Pelabuhan Ratu dan tempat lainnya yang masih dilakukan pendalaman. Kepolisian masih belum mengetahui soal tujuan distribusi benih lobster ini. Kendati demikian, Donny menekankan bahwa pihaknya akan terus mendalami dan mengembangkan kasus yang terkait penyelundupan BBL ini. Atas perbuatannya, ketiga tersangka itu terancam dijerat dengan UU perikanan No.45/2009 Pasal 92 jo Pasal 20 Pasal 16 dengan ancaman pidana 8 tahun dan denda Rp1,5 miliar.
Pemerintah China Beli Rumah untuk Warga
Saham-saham perusahaan properti di China melonjak. Perubahan kebijakan soal pembelian rumah menjadi pemicunya. Pemerintah daerah di sana diminta membeli rumah-rumah kosong, lalu disewakan kepada warganya. Dalam rapat, Jumat (17/5) Wakil PM China He Lifeng mendorong pemda membeli rumah kosong di daerah masing-masing dengan harga yang tak merugikan pemerintah ataupun pengembang. Langkah itu adalah kebijakan baru pemerintah mengatasi krisis sektor properti China. Dampaknya, Hang Seng Mainland Properties Index mencatat kenaikan 14,3 % dibandingkan dengan hari sebelumnya. Saham salah satu pengembang itu, Sino-Ocean, melonjak 88,2 %. Sementara saham CIFI, pengembang lain, naik 47,59 %. Dilaporkan media China, Global Times, ada tiga kebijakan penting soal pembelian rumah di China.
Pertama, Bank Sentral China memangkas acuan bunga kredit pemilikan rumah (KPR). Pada akhir Februari 2024, bunga acuan KPR ditetapkan 3,95 % atau turun 25 basis poin. Kebijakan kedua, pemda diizinkan membeli rumah-rumah yang belum laku di sejumlah kota. Selanjutnya, rumah-rumah itu bisa disewakan kepada warga yang belum mampu membeli rumah. Pemerintah Kota Hangzhou di Zhejiang, China, misalnya, menganggarkan hingga 1 triliun USD untuk membeli rumah-rumah kosong. Mayoritas rumah yang dibeli berada di Distrik Lin’an. Sebelumnya, Hangzhou juga mengumumkan pembelian rumah kosong di distrik lain. Hangzhou merupakan pusat Alibaba dan raksasa otomotif Geely. ”Pembelian rumah, lalu disewakan kepada warga, akan menyelesaikan beberapa persoalan sekaligus. Kebijakan itu akan mengatasi masalah pendanaan di sejumlah pengembang. Kebijakan tersebut juga menyelesaikan masalah keterbatasan rumah bagi banyak warga,” tutur Song Ding, peneliti di China Development Institute. (Yoga)
Wacana Empat Hari Kerja dalam Sepekan
Kementerian BUMN ramai diperbincangkan publik karena menjadi instansi pertama di Indonesia yang mencetuskan sistem kerja empat hari dalam sepekan. Dalam skema sistem kerja tersebut, pegawai Kementerian BUMN yang selama empat hari telah bekerja lebih dari 40 jam dapat mengambil jatah libur pada hari Jumat sehingga total libur menjadi tiga hari selain Sabtu dan Minggu. Deputi Bidang Manajemen SDM, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata mengatakan, saat ini lembaganya tengah melakukan sejumlah persiapan untuk menerapkan skema empat hari kerja. Dua hal yang perlu dimatangkan adalah regulasi dan kesiapan platform digital terkait sistem kerja.
”Dari segi regulasi sedang kita matangkan. Selain itu, secara sistem juga perlu dipersiapkan untuk kemudian dapat diselaraskan,” ujarnya. Gagasan penerapan sistem kerja empat hari seminggu muncul sebagai jalan tengah upaya meningkatkan produktivitas pegawai. Namun, di saat bersamaan, pegawai juga memiliki keseimbangan dalam menjalankan kehidupan dan pekerjaan (work-life balance). Apa yang dicanangkan Kementerian BUMN dalam dunia bisnis global lazim disebut pemampatan jam kerja (compressed work schedule). Skema kerja ini sudah lumrah diterapkan oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di AS, Uni Eropa, Inggris, Kanada, Australia, hingga Jepang. Mengutip situs resmi Department of Commerce (DOC) AS, compressed work schedule merupakan jadwal kerja ketika seorang pegawai dapat menyelesaikan target kerja dua minggu dalam waktu kurang dari sepuluh hari.
Terdapat beberapa skema pemampatan waktu kerja. Umumnya terdapat dua skema yang diterapkan perusahaan-perusahaan di dunia, yakni skema 4/10 yang berarti 4 hari kerja dengan 10 jam kerja per hari, atau skema 9/80 yang berarti karyawan dituntut bekerja selama 9 hari dalam dua pekan untuk memenuhi 80 jam kerja. Sedikitnya ada 21 negara yang menjadi lokasi beroperasinya perusahaan yang mengimplementasikan sistem empat hari kerja sepekan. Belgia menjadi negara pertama di Uni Eropa yang membuat UU atuaanr bekerja empat hari dalam seminggu. Sejak Maret 2022, karyawan di Belgia berhak memutuskan untuk bekerja empat atau lima hari dalam sepekan, dengan konsekuensi jika memilih bekerja empat hari dalam sepekan, jam kerja harian akan bertambah untuk mengejar target mingguan. (Yoga)
Penyelundupan Benih Lobster Berulang
Polri bersama KKP menggagalkan penyelundupan benih bening lobster di Kabupaten Bogor, Jabar, sebanyak 91.246 benih dan menangkap tiga tersangka. Penyelundupan masih marak pada saat pemerintah membuka keran ekspor benih bening lobster baru-baru ini. Kasubdit Penegakan Hukum Korps Perairan dan Udara Badan Pemeliharaan Keamanan Polri Kombes Donny Charles Go, dalam jumpa pers, Jumat (17/5) mengatakan, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara bersama Polres Bogor serta Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) menggerebek sebuah gudang berukuran 5 x 5 meter di Kabupaten Bogor pada 14 Mei lalu. Di sana, aparat menemukan aktivitas perikanan ilegal tanpa izin.
”Gudang ini ternyata merupakan packing house untuk menampung sementara benih bening lobster yang didapatkan dari para nelayan. Mereka mengemas benih bening lobster yang ada dalam bentuk kemasan sehingga bertahan hidup untuk didistribusikan ke daerah lain,” tutur Donny. Dalam penggerebekan itu, aparat menangkap tiga tersangka beserta barang bukti berupa 19 kotak berisi 91.246 benih bening. Dari pemeriksaan, benih tersebut berasal dari Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jabar, dan beberapa lokasi lain.
Jenis benih bening lobster yang diamankan aparat adalah mutiara yang di pasaran harganya mencapai Rp 250.000 per ekor dan jenis pasir yang harganya mencapai Rp 200.000 per ekor. Jika ditotal, harga benih yang diamankan mencapai Rp 19 miliar. Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan Abdul Halim menilai, kebijakan membuka keran ekspor benih bening lobster bukanlah solusi untuk pemanfaatan benih di Indonesia secara berkelanjutan. Sementara itu, tata kelola pemanfaatan dan pengawasan jalur pengiriman benih bening lobster yang lemah membuka lubang penyelundupan (Kompas, 10/5/2024). (Yoga)
Pasar Domestik Topang Pertumbuhan Kredit
Sektor-sektor yang berbasis pada pasar domestik diperkirakan dapat menjadi penopang penyaluran kredit perbankan pada 2024. Meski perbankan kini mulai lebih berhati-hati, penyaluran kredit akan tetap tumbuh dalam sasaran target 9-11 %. Penyalurankredit perbankan pada Maret 2024 tercatat Rp 7.245 triliun atau tumbuh 12,4 % secara tahunan. Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi tumbuh paling tinggi, yakni 14,83 % secara tahunan, sedangkan nominal terbesar ada pada kredit modal kerja yang mencapai Rp 3.273,27 triliun atau tumbuh 12,3 % secara tahunan. Di sisi lain, likuiditas perbankan yang tecermin dari indikator alat likuid per noncore deposit (AL/NCD) dan alat likuid per dana pihak (AL/DPK) tetap solid, masing-masing sebesar 121,05 % dan 27,18 %. Selain itu, risiko kredit perbankan tetap terjaga rendah tecermin dari rasio nonperforming loan (NPL) sebesar 2,25 %.
Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, mengatakan, pertumbuhan kredit tersebut tidak lepas dari aktivitas ekonomi yang meningkat pada kuartal I-2024 dengan pertumbuhan ekonomi 5,11 % secara tahunan. Meningkatnya konsumsi masyarakat didorong oleh momentum Ramadhan dan aktivitas belanja terkait kegiatan pemilu. ”Kami melihat sektor-sektor berbasis pasar domestic yang sifatnya non-cyclical dan tidak sensitif terhadap suku bunga, seperti industri makanan dan minuman, sektor perdagangan, dan sektor-sektor jasa, seperti informasi dan komunikasi, serta transportasi dan akomodasi memiliki prospek untuk penyaluran kredit tahun ini,” katanya, Jumat (17/5). Selain itu, permintaan kredit juga akan didorong oleh aktivitas investasi dan produksi produk dari berbagai industri, seiring ekspektasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 yang diperkirakan 5,0-5,1 %. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









