Ekonomi
( 40554 )Bima Sakti Alterra Sukses Digitalisasi 100 Perusahaan Air Minum
NTT DATA Bangun Pusat Data Jakarta 2
NTT DATA , perusahaan inovator global dalam layanan bisnis dan teknologi yang merupakan bagian dari Grup NTT dan berkantor pusat di Tokyo, Jepang, sedang membangun Pusat Data Jakarta 2 Annex (JKT2A) di Indonesia. Pembangunannya dijadwalkan selesai pada awal 2026. Sebagai bagian dari kompleks Jakarta 2 NTT DATA, JKT2A dirancang untuk memenuhi kebutuhan hyperscalers dan korporasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Pembangunannya merupakan bagian rencana investasi pusat data lebih dari US$ 10 miliar di seluruh dunia tahun 2023-2027. CEO dan Presiden Global Data Center NTT DATA Doug Adams pembangunan JKT2A menegaskan posisi kepemimpinan NTT di Indonesia, terutama dengan pertumbuhan jejak pusat data global kami yang bertujuan untuk memenuhi permintaan pasar. "Kami siap menyediakan desain faslitas yang fleksibel agar klien dapat mencapai tujuan bisnis mereka. Kami berkomiten menyediakan kecukupan kapasitas data untuk mendukung ekonomi digital Indonesia," ujar Adams. (Yetede)
Rileksasi Harga Masih Berlaku, Jagung Petani Terserap 16 Ribu Ton.
SCBI Bidik Pertumbuhan Ritel Hingga 400%.
Indonesia Serukan Perairan Berkelanjutan di WWF 2024
Pabrik Gula Diimbau Beli Tebu Petani Rp 690 Ribu per Ton
Lesu Darah Industri Sepatu
Siap-Siap, Waktu Belanja Saham Segera Tiba
Usai dilanda tekanan jual, pasar saham dalam negeri kembali bergairah. Dalam tiga hari beruntun sepanjang pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anteng di zona hijau. Indeks saham pun mengakumulasi kenaikan hingga 3,22% dalam sepekan dan kembali ke atas level 7.300. Apakah waktu belanja saham sudah tiba (time to buy). Sebagai gambaran, dua hari perdagangan terakhir, dana investor asing juga mulai kembali masuk ke pasar saham. Alhasil, sejumlah saham mulai berbalik arah dari tren pelemahan sebelumnya. Tak bisa dipungkiri, laju IHSG juga didongkrak dua saham emiten milik Prajogo Pangestu. Sepanjang pekan lalu saham BREN menguat 11,40% dan TPIA naik 14,11%. Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Fajar Dwi Alfian mengatakan, salah satu agenda penting di pekan pendek ini adalah keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung 21-22 Mei 2024.
Konsensus analis memperkirakan, BI akan mempertahankan suku bunga di level 6,25%. Pidato Ketua Fed Jerome Powell akan memberikan petunjuk mengenai arah suku bunga di negara dengan ekonomi terbesar di dunia tersebut. Belum lagi, akan ada Federal Open Market Committee FOMC minutes pada Kamis (23/5) mendatang. Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee menambahkan, inflasi CPI AS yang lebih baik dari perkiraan telah menaikkan potensi pemangkasan suku bunga The Fed.
Hal inilah yang membuat IHSG menguat pada pekan lalu. Pelaku pasar pun berharap pemotongan suku bunga dua kali dapat dimulai pada September mendatang. Alhasil, Hans memperkirakan IHSG pekan ini berpeluang konsolidasi dengan kecenderungan menguat. Support ada di 7.200 sampai 7.052 dan resistance di level 7.356 hingga 7.454. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta juga meyakini, pasar saham berpeluang melanjutkan penguatannya. Terutama jika pejabat Fed menunjukkan sikap dovish. Reza Priyambada, Investment Consultant Reliance Sekuritas memperkirakan, IHSG di pekan pendek ini akan menguji support di 7.190-7.238 dan resistance di 7.378-7.396. Selain saham-saham yang berkaitan dengan suku bunga, Reza merekomendasikan sejumlah saham yang sudah mulai berbalik arah untuk menguat. Contohnya, saham BBCA, BMRI, ASII, PGAS dan ISSP.
Relaksasi Izin Impor untuk Atasi Penumpukan Peti Kemas
Sebanyak 17.304 peti kemas tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dan 9.111 peti kemas di Tanjung Perak, Surabaya. Bea dan Cukai akan mengeluarkan peti kemas tersebut secara bertahap. Pemerintah menerbitkan Permendag No 8 Tahun 2024 untuk merelaksasi perizinan impor demi mengatasi penumpukan peti kemas di beberapa pelabuhan. Beleid itu hanya mengatur barang-barang komersial, sedangkan barang penggunaan pribadi dikeluarkan dari regulasi tersebut. Dengan adanya regulasi ini, Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai bisa segera melepas komoditas yang telah diatur dalam permendag terbaru.
”Dengan arahan Pak Presiden kemarin, untuk menyelesaikan permasalahan perizinan impor, telah diterbitkan Permendag No 8/2024 dan hari ini diharapkan kontainer yang tertumpuk bisa segera diselesaikan,” ujar Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakut, Sabtu (18/5). Rabu lalu, dalam rapat di Istana Kepresidenan, dibahas langkah reformasi Ditjen Bea dan Cukai yang akan dilakukan secepat-cepatnya sebelum masa jabatan Presiden Jokowi berakhir pada Oktober 2024. Pemerintah akan mengevaluasi lembaga tersebut untuk merespons berbagai kasus yang viral dan keluhan yang menyeret institusi tersebut. Perbaikan yang dilakukan mulai dari merevisi berbagai regulasi lintas kementerian/lembaga, membuat sistem dan prosedur operasi standar baru, sampai mengevaluasi kinerja petugas di lapangan.
Dalam permendag terbaru ini, komoditas besi dan baja serta turunannya, juga tekstil dan turunannya, yang masuk pada 10 Maret 2024 dikecualikan dari ketentuan pengaturan impor sehingga hanya perlu memenuhi laporan surveyor (LS). Komoditas lain, seperti tas dan elektronik, akan mendapat relaksasi impor pula. Jika sebelumnya perlu persetujuan impor melalui peraturan teknis (pertek) dan LS, saat ini hanya butuh LS. ”Sabtu, Minggu, dan hari libur tetap bekerja. Jadi, supaya semua bekerja 24 jam, mengeluarkan barang sekitar 17.000 peti kemas sampai barang ini selesai. Jadi, walau itu hari Minggu, walau ada libur, arahan Presiden supaya barang ini dapat segera dikeluarkan,” tutur Airlangga. (Yoga)
Arab Saudi Gelar Peragaan Baju Renang
Arab Saudi untuk pertama kali menggelar ajang peragaan busana yang menampilkan model-model baju renang di Pulau Ummahat, kawasan resor Laut Merah, Jumat (17/5). Bagi negara yang beberapa tahun silam hanya mengenal busana abaya bagi warga perempuan di area publik, terobosan Arab Saudi tersebut menjadi lompatan sejarah yang berani. Digelar di tepi kolam renang, ajang peragaan itu menampilkan karya-karya desainer Maroko, Yasmina Qanzal. Sebagian besar model yang memamerkan baju renang dengan warna beragam tampil dengan bahu terbuka. Sebagian dari mereka memperlihatkan perut dan bagian bawah tubuh mereka. ”Benar, negara ini sangat konservatif, tetapi kami berupaya memperlihatkan baju renang elegan yang mencerminkan dunia Arab,” ujar Qanzal kepada kantor berita AFP.
”Ketika datang ke sini, kami paham bahwa peragaan busana baju renang di Arab Saudi ini menjadi momen bersejarah karena baru pertama kali ini ajang tersebut digelar di sini,” lanjutnya. Qanzal mengaku merasa terhormat terlibat dalam peragaan busana itu. Peragaan tersebut berlangsung pada hari kedua ajang perdana Red Sea Fashion Week di St Regis, kawasan resor Laut Merah, di pantai barat Arab Saudi. Kawasan resor ini merupakan bagian dari megaproyek Red Sea Global, jantung program reformasi bidang sosial dan ekonomi dalam Visi Arab Saudi 2030 yang digulirkan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman (MBS). MBS, berada di peringkat pertama untuk menggantikan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud pada 2017. Sejak itu, ia menginisiasi serangkaian reformasi dramatis di bidang sosial. Hal ini dia lakukan untuk mengubah citra puritan dan konservatif Arab Saudi, yang sebelumnya lekat dengan ajaran-ajaran Wahabi.
Perubahan yang digulirkannya, antara lain, menghapus polisi agama yang biasa mengusir para penduduk laki-laki dari mal-mal agar mau shalat, lalu memperbolehkan kembali hiburan bioskop, dan menggelar festival-festival musik yang boleh ditonton bersama-sama oleh warga pria ataupun perempuan. MBS juga mengizinkan perempuan menyetir sendiri kendaraan dan bekerja di sektor-sektor publik. Ajang ini merupakan bagian dari upaya Arab Saudi membuka diri kepada dunia luar serta upaya mengembangkan industri busana dan sektor pariwisata. Data Komisi Fashion Arab Saudi yang dirilis pada tahun 2023 menunjukkan, nilai industri fashion negara itu pada 2022 mencapai 12,5 miliar USD atau 1,4 % dari PDB nasional. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









