Ekonomi
( 40733 )TRANSPORTASI UMUM : Jerman Danai Pembangunan KRL Surabaya—Sidoarjo
Pemerintah berhasil mengamankan pendanaan dari bank pembangunan dan investasi Jerman, Kreditanstalt für Wiederaufbau atau KfW untuk membangun jaringan kereta rel listrik lintas Surabaya—Sidoarjo. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia dan KfW sedang merampungkan studi terkait dengan elektrifi kasi jalur kereta Surabaya—Sidoarjo. Meski demikian, dirinya tidak memperinci kapan proyek tersebut akan mulai dibangun. “Yang sudah dekat [pembangunannya] itu KRL [Kereta rel Listrik] Surabaya—Sidoarjo. Studinya juga sudah jalan, dan akan bekerja sama dengan KfW,” katanya, Selasa (21/5).
Dalam kesempatan terpisah, Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) meminta pemerintah untuk melakukan elektrifi kasi pada layanan kereta api perkotaan melalui pengoperasian KRL di beberapa wilayah untuk mendorong mobilitas masyarakat. Ketua Umum MTI Tory Damantoro menyebut, beberapa daerah yang sudah layak mendapatkan elektrifi kasi lintasan kereta api adalah di Bandung, Semarang, Surabaya, dan Medan. Elektrifikasi tersebut, kata dia, perlu dilakukan guna meningkatkan frekuensi perjalanan, serta pelayanan angkutan perkeretaapian di daerah tersebut.
“Jaringan lintasan rel yang telah dielektrifi kasi ini dapat memaksimalkan pergerakan masyarakat di perkotaan. Kami mendorong Kementerian Perhubungan untuk melakukan elektrifi kasi layanan KA di daerah, seperti Bandung, Semarang, Surabaya, dan Medan,” katanya.
SENGKETA PILEG 2024 : Permohonan PPP Ditolak Hakim MK
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terkait dalil pergeseran puluhan ribu suara ke Partai Garuda di enam daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat. Hal itu disampaikan Ketua MK Suhartoyo dalam sidang putusan dismissal sengketa hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 perkara nomor 100-01-17-12/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024, Selasa (21/5). “Dalam eksepsi, satu, menolak eksepsi termohon berkenaan dengan kewenangan Mahkamah; dua, mengabulkan eksepsi Termohon dan eksepsi pihak terkait berkenaan dengan permohonan pemohon kabur. Dalam pokok peRmohonan, menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima,” katanya saat membacakan amar putusan di Ruang Sidang Pleno Gedung MK, Jakarta Pusat. Dalam pertimbangannya, Mahkamah menilai bahwa PPP selaku Pemohon hanya memberikan uraian kehilangan suara di Dapil Jabar l dan Dapil Jabar V. Sementara itu, untuk Dapil Jabar II, Jabar VII, Jabar IX, dan Jabar XI, PPP disebut hanya mencantumkan tabel persandingan perolehan suara tanpa diikuti oleh penjelasan dan uraian yang jelas serta memadai.
Dalam putusan lainnya, permohonan perkara selisih suara Pileg DPR RI PPP di Dapil Jateng III dan dapil Papua juga ditolak.
Peningkatan Kualitas SDM di Daerah Tambang
PT Freeport Indonesia (PTFI) selain berkontribusi nyata di bidang ekonomi, juga memiliki komimen kuat mendukung program pemerintah dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal ini tercermin dalam program pengembangan masyarakat di sektor pendidikan, kesehatan, pengembangan masyarakat, dan infrastruktur. Sejak 1992-2023, dana yang PTFI keluarkan untuk investasi sosial dalam hal pengembangan masyarakat mencapai US$ 2,1 miliar. "Pada 2023, nilai investasi sosial PTFI mencapai hampir Rp 2 triliun dan akan terus bertambah sekitar US$ 100 juta dolar AS per tahun sampai dengan 2041.
Menurut studi LPEM UI tahun 2018, operasional PTFI berkontribusi terhadap 79,27% PDRB Kabupaten Mimika dan 33% PDRB Provinsi Papua," kata EVP External Affairs PTFI Agung laksamana kepada Investor Daily. Dikatakannya PTFI adalah bagian dari Papua. Ia menerangkan komitmen PTFI adalah untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Papua, dan secara umum tentunya berkontribusi bagi bangsa dan negara Indonesia. PTFI tidak hanya meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, tapi juga meningkatkan kualitas SDM. (Yetede)
Menggairahkan Bursa Karbon
Sudah lebih dari enam bulan sejak peluncuran bursa karbon, namun bursa ini belum memperlihatkan perannya dalam membantu mencapai target penurunan emisi karbon nasional. Kesimpulan ini terlihat dari sepinya transaksi di bursa karbon yang berakibat tidak terjadinya proses pembentukan harga. Keberadaan bursa karbon seharusnya tidak hanya memenuhi formalitas sebatas cheklist kelengkapan terkait perangkat dalam mencapai tercapai penurunan karbon nasional.
Bursa karbon memiliki peran strategis dalam mendorong pelaku usaha (terutama pada sektor penghasil emisi karbon kelas berat) untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan dari aktivitas operasinya. Peran strategis tersebut dapat terpenuhi jika bursa karbon yang aktif terbentuk. Logika pembentukan bursa karbon sangatlah sederhana dan mudah dipahami. Masalah perubahan iklim yang saat ini terjadi merupakan bentuk kondisi eksternalitas. Secara sederhana eksternalitas terjadi saat pihak yang melakukan tindakan negatif tidak menanggung konsekuensi secara langsung dampak negatif dari tindakannya. (Yetede)
Jumlah BPR IPO Diperkirakan Masih Sedikit
Saham Vale Indonesia Kian Berkilau
PT Vale Indoenesia Tbk (INCO) makin yakin menatap masa depan, setelah adanya kepastian divestasi 14% saham ke MIND ID, yang membuat pemerintah Indonesia akhirnya memberikan restu perpanjangan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) hingga 28 Oktober 2035. Dorongan tambahan juga datang dari harga nikel dunia yang mencapai posisi tertinggi selama setahun terakhir. Tak ayal, saham perseroan berkode INCO ini telah melesat 12,47% dalam satu pekan terakhir, dan diperkirakan berlanjut menuju Rp5.850. "Kami meningkatkan rekomondasi untuk saham INCO dari hold menjadi buy dengan target harga yang lebih tinggi di Rp 5.850," kata Analis Indo Premier Sekritas Ryan Winipta dan Reggie Parengkuan.
Ryan mengungkapkan, harga nikel di London Metal Exchange (LME) naik menjadi US$ 21 ribu per ton, yang merupakan posisi tertinggi dalam setahun. Lonjakan harga komoditas ini disebabkan sangsi terhadap nikel Rusia dan kerusuhan sosial yang terjadi baru-baru ini di Kaledonia Baru, pemasok 2% nikel global. "Kerusuhan itu cukup menyulitkan, sehingga menurut kami harga komoditas (termasuk nikel) akan tetap kuat, karena kita berada dalam fase siklus akhir komoditas akhir, dengan nikel LME sebagai preferensi utama kami," ujar dia. (Yetede)
Libur Panjang Bisa Gerus Minat Investor Asing
Merger Nobu dan MNC Bank Tetap Terwujud
RI Bidik Pasar Timur Tengah
Kemenhub Pacu Penggunaan Bus Listrik
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









