RI Bidik Pasar Timur Tengah
Pasar tekstil dan produk tekstil (TPT) di kawasan Timur Tengah diperkirakan akan terus tumbuh signifikan sampai 5 tahun ke depan. Pertumbuhan tahunan sebesar 7%, dan nilai pasar fesyen diperkirkaan sebesar US$ 89 miliar atau Rp 1,42 kuadriliun. Pelaksana tugas (Plt) Direktur jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKTF) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Taufiek Bawazier menjelaskan, Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi menyumbang hampir setengah dari pasar industri fesyen di Timur Tengah, serta Qatar yang terus meningkat konsumsinya. Kemenperin mencatat, Indonesia mengeskpor tekstil dan pakaian ke negara-negara Timur Tengah sekitar 5,4% dari total ekspor TPT nasional atau senilai US$ 753 juta. "Artinya baru memiliki market share 1,5%. Oleh karena itu, upaya peningkatan ekspor di negara-negara Timur Tengah menjadi sebuah langkah yang penting." ucap dia
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023