;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

lnflasi Terjaga, Presiden Ajak Waspadai Tantangan Iklim

15 Jun 2024

Presiden Jokowi menyebut inflasi tahunan Indonesia pada Mei 2024 di 2,84 % merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Pencapaian ini dinilai patut diapresiasi karena inflasi pada satu dekade lalu masih di angka 9,6 %. Pertumbuhan ekonomi pun baik, berada di angka 5,11 %. ”Ini segar, segar kalau seperti ini. Tapi, kita harus tetap waspada, hati-hati, tidak boleh lengah. Tantangan ke depan tidak mudah. Saya kira, Bapak, Ibu, emuanya sudah mendengar warning Sekjen PBB bahwa dunia menuju pada neraka iklim. Ngeri,” ujar Presiden Jokowi dalam Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2024 dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/6). Dalam TPID Award tersebut, provinsi yang meraih kinerja terbaik tahun 2024 adalah Kepri, Jateng, Kalsel, Sultra, dan NTB.

DKI Jakarta tergolong provinsi dengan inflasi rendah. Adapun kabupaten/kota berkinerja terbaik adalah Pekanbaru, Madiun, Banjarmasin, Bone, dan Mataram. Presiden menyebut tantangan iklim ini sebagai neraka ik lim karena suhu akan mencapai rekor tertinggi pada lima tahun ke depan. ”Hati-hati, satu tahun terakhir ini kita rasakan betul adanya gelombang panas, periode terpanas. Di India bahkan sampai 50 derajat, di Myanmar 45,8 derajat, panas sekali,” tambahnya. Menurut Presiden, Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) bahkan memprediksi situasi dunia akan mengalami kelaparan berat pada 2050 jika kondisi seperti saat ini dibiarkan.

Bencana kelaparan ini harus mulai diantisipasi karena 50 juta petani akan kekurangan air yang berdampak pada kekurangan pangan. ”Jangan main-main urusan kekeringan, urusan gelombang panas. Larinya bisa ke inflasi. Begitu stok tidak ada, produksi berkurang, artinya harga pasti akan naik. Hukum pasarnya seperti itu,” kata Presiden. Dalam tiga bulan terakhir, Kementan serta Kementerian PUPR diperintahkan bekerja sama dengan TNI untuk secepatnya memasang 20.000 pompa di sentra produksi beras. Pompanisasi diperlukan sebagai antisipasi kekeringan pada musim kemarau yang diperkirakan berlangsung mulai Juli hingga Oktober. (Yoga)


Bantu Urai Isu Sampah, Plastic Odyssey Singgah di Ambon

15 Jun 2024

Masalah sampah jadi isu yang hingga kini belum terpecahkan di banyak daerah, termasuk di Kota Ambon, Maluku. Jumlah sampah yang terus meningkat tidak diiringi peningkatan kapasitas pengelolaan sampah menyebabkan kualitas lingkungan di pesisir Teluk Ambon tercemar. Kapal Plastic Odyssey dari Perancis berlabuh di Ambon, Jumat (14/6) menawarkan solusinya. Kadis Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon Alfredo Hehamahua menjelaskan, sampah plastik memang menjadi pergumulan besar Kota Ambon. Sebanyak 220 ton sampah dihasilkan per hari dengan 185 ton berakhir di TPA. Sisanya terbuang ke laut atau dibuang sembarangan di mana saja. Kehadiran kapal Plastic Odyssey dari Perancis ini disambut baik karena memberi solusi persoalan sampah plastik di ibu kota Provinsi Maluku ini.

Ambon menjadi kota pertama yang disambangi kapal dengan fasilitas pengolahan sampah tersebut. Selanjutnya, kru kapal akan singgah di beberapa kota lain Indonesia, seperti di Makassar, Sulsel; dan Jakarta. ”Masalah sampah plastik di Ambon belum terpecahkan oleh pemda. Jumlah sampah terus meningkat seiring penambahan jumlah penduduk,” ujarnya di Ambon, Jumat. Selain penambahan penduduk, pemicu darurat sampah di Ambon, adalah sarana dan prasarana yang minim. Masyarakat juga belum memiliki pengetahuan yang tepat soal pengelolaan sampah. Ambon pun kerap menerima sampah dari wilayah Kabupaten Maluku Tengah yang tidak memiliki angkutan sampah memadai.

Persoalan sampah tak hanya di darat, tetapi hingga pesisir Teluk Ambon. Di kota ini, terdapat 104 saluran terbuka berupa sungai kecil yang bermuara ke Teluk Ambon sehingga sampah yang tidak terangkut masuk ke laut. Ditambah, perilaku buang sampah sembarangan ke sungai. ”PAD dari retribusi sampah tidak signifikan. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan untuk mencari solusi,” ujarnya. Pendiri Plastic Odyssey, Simon Bernard, menjelaskan, kehadiran kru kapal Plastic Odyssey di Kota Ambon adalah untuk membekali masyarakat lokal dengan alat dan pengetahuan baru mengenai pengelolaan sampah, untuk menciptakan kota yang lebih bersih.

Dengan pendekatan daur ulang, sampah plastik dapat diolah menjadi barang dengan nilai ekonomi tinggi, seperti meja dan kursi. Penerapan teknologi daur ulang skala lokal ini dapat dimulai dengan peralatan yang harganya cukup terjangkau. Selanjutnya, teknologi ini dapat direplikasi oleh pengusaha lokal sehingga bisa memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Pemilihan Ambon sebagai tujuan ekspedisi karena kota ini sedang menghadapi tantangan besar dalam mengelola sampah plastik. Dari situs resmi Plastic Odyssey disebutkan, setiap menit ada 19 ton sampah plastik dibuang ke laut. Jika tidak ada langkah konkret menangani sampah, terutama sampah plastik, pada 2050 ada lebih banyak plastik daripada ikan. (Yoga)


Audit Berjenjang Keamanan di Kawasan IMIP

15 Jun 2024

Jaminan keamanan dan keselamatan pekerja di kawasan PT IMIP, Morowali, Sulteng, kembali disorot setelah terjadi semburan uap panas, Kamis (13/6) pukul 22.00. Lokasi kecelakaan di salah satu area tungku smelter PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel atau ITSS, yang meledak akhir Desember 2023. Dua pekerja terluka sehingga harus dirawat intensif. Ironisnya, kecelakaan kerja ini terjadi saat karyawan berusaha membersihkan lantai tungku yang meledak akhir tahun lalu. Ketua Serikat Buruh Industri, Pertambangan, dan Energi (SBIPE) IMIP Henry, Jumat (14/6), menyampaikan, dua pekerja yang terluka adalah Jekmaryono dan Yudarlan. Keduanya kini dirawat di RSUD Bungku. Saat hendak mencairkan gumpalan baja yang membeku, pekerja diperintah supervisornya untuk menyiram lelehan panas dengan air. Saat proses menyiram, ledakan terjadi.

Kejadian ini menambah panjang kecelakaan kerja di kawasan PT IMIP. Hal ini menunjukkan tidak adanya perbaikan berarti yang dilakukan perusahaan. Situasi tersebut membuat perlindungan terhadap buruh berkurang sehingga kecelakaan terulang, bahkan di bagian dan tempat sama. ”Karena itu, sangat penting dilakukan audit menyeluruh melalui tim independen yang melibatkan serikat buruh sebagaimana yang kami sampaikan saat tragedi ITSS pada Desember 2023,” ucap Henry. Pemerhati kesehatan dan keselamatan kerja (K3) Andi Erwin memberikan pendapat yang sama. Agar tidak terjadi kecelakaan lagi, menurut dia, perlu dilakukan audit berjenjang, mulai dari penerapan regulasi keselamatan, sistem manajemen K3 yang dibangun oleh pengelola kawasan, hingga penerapan SOP di lapangan.

Media Relations Head PT IMIP Dedy Kurniawan menjelaskan, kecelakaan kerja terjadi di sekitar tungku yang meledak Desember 2023. Karyawan sedang membersihkan tungku yang menurut rencana digunakan kembali dan sudah berjalan tiga hari. Pada Kamis malam, sejumlah pekerja ditugasi membersihkan lantai pabrik dari lelehan kerak baja yang mengeras dengan alat serupa las. Saat pembersihan, ada inisiatif menyiram kerak baja dengan air. Saat disiram, terjadi semburan uap panas yang mengenai dua pekerja. Dedy membantah insiden itu berupa ledakan. ”Ini adalah semburan uap panas dari pembersihan kerak baja,” katanya. Tim saat ini berusaha mengumpulkan informasi dan menyelidiki kejadian tersebut. Idealnya, pembersihan tidak dilakukan dengan menyiramkan air yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. (Yoga)


Daniel Boinbalan Menjaga Tradisi dengan Sirih

15 Jun 2024

Menginang sudah menjadi tradisi masyarakat Timor, NTT. Sayangnya sirih, komponen penting menginang, belum mendapat perhatian serius masyarakat. Daniel Boinbalan (35) melihat peluang untuk membudidayakan sirih sekaligus menjaga tradisi menginang. Minggu (2/6) siang, Daniel mengurus tanaman sirih di kebunnya di Kampung Sokon, Kupang, NTT. Di kampong yang terpencil itu, Daniel membudidayakan sirih. Tanaman itu berderet rapi, batangnya memanjat jaring atau para-para. Ia siram tanaman itu tiga kali sepekan agar batang sirih tetap lembab dan terus menghasilkan buah. Daniel membudidayakan tanaman hortikultura sejak 2012. Ia mendirikan kelompok tani Oetun, yang berarti ’tunas air’. Anggota Oetun yang ia ketuai saat ini 25 orang.

Kelompok ini pernah dikirim Pemkot Kupang untuk studi banding dua pekan di Makassar, Sulsel, pada 2014. Akan tetapi, budidaya hortikultura buat mereka sangat rumit. Pada 2017, Daniel mulai menanam 10 batang tanaman sirih dsamping rumahnya. Hasilnya   untuk memenuhi kebutuhan menginang bagi tetamunya. ”Sebagai ketua RT, saya memiliki banyak tamu. Setiap ada urusan, saya harus menyajikan sirih, pinang, dan kapur kepada mereka. Biaya membeli bahan-bahan ini sampai Rp 100.000. Makanya saya tanam sirih dan pinang,” kata Daniel. Tanaman sirih itu menarik perhatian warga Sokon yang datang dan membelinya untuk menginang. Belakangan, pedagang sirih dan pinang di Kota Kupang juga datang dan membeli hasil panen kebun Daniel. Ia menjual tujuh buah sirih Rp 5.000 kepada warga Sokon, kepada pedagang ia menjual Rp 5.000 per tiga buah.

Melihat sirihnya laku dijual, Daniel memutuskan berhenti membudidayakan tanaman hortikultura dan beralih menanam sirih. Kini, ia memiliki 320 batang tanaman sirih. Dia bisa mendapat untung Rp 4 juta-Rp 6 juta per bulan dari penjualan buah sirih. Tanaman itu pun bisa berbuah sepanjang tahun. Setiap batang muncul dan menjalar, di situ pula muncul buah baru. Setiap bulan selalu ada uang masuk. Menanam sirih pun mudah. Tinggal tancapkan stek di tanah. Perawatannya sederhana dibandingkan tanaman hortikultura. Cukup disiram rutin saat musim kemarau. Dalam 3-4 bulan tanaman baru sudah bisa berbuah. Proses panen bahkan tak perlu biaya besar. Kini, ia memiliki 250 pelanggan tetap. Buah sirih yang bagus dijual Rp 10.000 per lima buah. 

Buah kurang bagus dihargai Rp 10.000 untuk 15 buah. ”Dua pekan sekali saya antar ke lapak pedagang yang memesan. rata-rata tiap lapak membeli 2 kg sirih segar. Saya juga punya 200 pohon pinang. Sebagian pohon sudah bisa dipanen satu tahun lagi. Pedagang sedang menunggu pinang ini,” katanya. Peracik jamu pun menjadi pelanggannya, untuk membeli daun sirih. Setiap 20 lembar daun sirih dihargai Rp 10.000. Namun, Daniel membatasi penjualan daun agar tanaman sirih tetap berbuah normal. ”Kami tidak butuh uang, tetapi sirih pinang. Ini bagian dari adat nenek moyang kami. Jika perempuan dihargai dengan uang, itu seperti kami menjual anak gadis,” kata Herman Klau, warga Malaka. Karena itu, membudidayakan tanaman sirih dan pinang bagi Daniel adalah salah satu usaha untuk melestarikan budaya turun-menurun masyarakat Timor. Ia berharap langkahnya bisa diikuti warga lain. (Yoga)


BI Intervensi Hingga Tarik Portofolio Asing

15 Jun 2024
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kemarin ditutup melemah tajam. Rupiah anjlok 142 poin ke level Rp 16.412 per dolar AS. Bahkan, rupiah memimpin pelemahan mata uang Asia terhadap dolar AS, dengan penurunan 0,86% dibanding penutupan perdagangan sehari sebelumnya. Disusul yen Jepang yang melemah 0,40%, lalu won Korea melemah 0,38%, dolar Singapura melemah 0,13%, ringgit Malaysia melemah 0,12%, peso Filipina melemah 0,08%, yuan China melemah 0,04%, dolar Taiwan melemah 0,03%, dan baht Thailand melemah 0,03% terhadap dolar AS. Untuk itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Wariyo mengatakan, bank sentral terus melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar rupiah. Mulai melakukan intervensi hingga menarik portofolio asing, termasuk devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA).

Utang Luar Negeri Indonesia Turun Lagi

15 Jun 2024
Bank Indonesia (BI) melaporkan, posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada April 2024 sebesar US$ 398,3 miliar, turun dibandingkan dengan posisi Maret mencapai US$ 404,8 miliar. Secara tahunan, posisi ULN ini juga terkontraksi 1,5% year on year (yoy), setelah tumbuh sebesar 0,2% yoy pada Maret 2024 lalu. "Penurunan tersebut bersumber dari ULN sektor publik dan swasta," kata Asisten Gubernur BI Erwin Haryono dalam keterangan tertulis, Jumat (14/6). Adapun kondisi ULN pemerintah, juga menunjukan tren penurunan. Pada April 2024, ULN pemerintah tercatat sebesar US$ 189,1 miliar, turun dibandingkan dengan posisi Maret 2024 mencapai US$ 192,2 miliar. Secara tahunan, ULN pemerintah terkontraksi 2,6% yoy, lebih dalam dibanding kontraksi 0,9% yoy pada bulan sebelumnya. Penurunan posisi ULN pemerintah terutama dipengaruhi oleh penyesuaian penempatan dana investor nonresiden pada surat berharga negara (SBN) domestik ke instrumen investasi lain. Ini seiring dengan peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global.

Laba 2023 Meroket, BRPT Siap Menyebar Dividen

15 Jun 2024

Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) siap menyebar dividen sebesar US$ 5 juta dari laba bersih tahun buku 2023. Dengan menggunakan asumsi kurs pada penutupan pasar Jumat (14/6) Rp 16.412 per dolar Amerika Serikat, nilai dividen yang dibagi BRPT setara Rp 82,06 miliar. Pembagian dividen tersebut sudah direstui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BRPT yang digelar pada Jumat (14/6). Jika dihitung, rasio dividen BRPT jumlahnya setara 19,15% dari laba bersih tahun 2023 sebesar US$ 26,11 juta, naik dari US$ 1,75 juta pada 2022. Sekretaris Perusahaan & Direktur Barito Pacific David Kosasih bilang, para pemegang saham juga menyetujui alokasi sebesar US$ 20,85 juta sebagai laba ditahan untuk membiayai kegiatan usaha. Ini setara 79,85% dari laba bersih tahun buku 2023. Sisanya US$ 260.000 atau sekitar 1% disisihkan sebagai cadangan wajib. Selain RUPST, BRPT juga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Direktur Barito Pacific Diana Arsiyanti mengungkapkan, dalam agenda tersebut para pemegang saham menyetujui pengalihan saham hasil pembelian kembali atau saham treasuri dengan cara pembagian saham bonus.

Dalam agenda itu, BRPT melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum yang terakhir, sisa dan hasil pelaksanaan waran Rp 117 miliar. Dana itu akan dipakai untuk modal kerja BRPT dan entitas anak. BRPT juga melaporkan hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2023 sebesar Rp 972,7 miliar. Dana ini untuk membayar sebagian utang jangka panjang  dan obligasi. Dari dana itu, realisasi yang telah terpakai Rp 129,6 miliar. Sisa dana Rp 843,1 miliar ditempatkan pada rekening milik BRPT pada bank di Indonesia. Selain itu, BRPT menghimpun dana Rp 991,8 miliar dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III Tahap II Tahun 2023. Dana itu akan digunakan untuk pembayaran sebagian utang jangka panjang dan utang obligasi milik BRPT. Analis Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas memproyeksi, prospek kinerja BRPT ada peluang membaik. Terutama, dari sisi perbaikan cost produksi jika harga komoditas bisnis BRPT turun. Dampaknya, harga bahan baku produk BRPT ikut turun, sehingga bisa memperbaiki margin emiten ini. Analis InvestasiKu, Cheril Tanuwijaya sepakat, kinerja BRPT ke depan masih relatif riskan terhadap potensi harga minyak yang volatile di tahun ini.

Tambah Modal Kerja, Emiten RIlis Obligasi

15 Jun 2024

Sejumlah emiten berniat menerbitkan obligasi. Salah satunya PT Sumber Global Energy Tbk (SGER). Emiten batubara ini siap menawarkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I tahun 2024. Dikutip dari prospektus ringkas di Harian KONTAN, Jumat (14/6), SGER menawarkan obligasi dengan nilai pokok maksimal Rp 500 miliar. Obligasi ini terdiri dari seri A dan B, yang dijamin full commitment. Masing-masing seri ditawarkan 100% dari jumlah pokok obligasi. Dari penerbitan obligasi, SGER membidik dana Rp 1 triliun. Sekitar 25% guna pelunasan penuh utang dan 75% untuk modal kerja. Obligasi Seri A SGER memiliki jangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi dan seri B bertenor dua tahun sejak emisi. Bunga obligasi dibayar per tiga bulan.

Bunga obligasi pertama akan dibayar SGER pada 10 Oktober 2024. "Bunga obligasi terakhir sekaligus pelunasan dibayar 20 Juli 2025 untuk obligasi seri A dan 10 Juli 2026 untuk seri B," terang manajamen SGER. Bunga obligasi dibayar tiap tiga bulan. Pembayaran pertama 8 Oktober 2024 dan terakhir sekaligus jatuh tempo pelunasan pokok obligasi masing-masing seri pada 18 Juli 2025 Seri A dan 8 Juli 2027 seri B. Hasil penerbitan obligasi BWPT, sekitar Rp 70 miliar untuk membayar sebagian pinjaman di lembaga keuangan bukan bank. Sisanya untuk modal kerja.

Ekonomi Loyo, Kredit Macet Meningkat

15 Jun 2024

Masalah kredit macet membengkak juga dirasakan industri multifinance. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, non performing financing (NPF) gross perusahaan pembiayaan atau multifinance pada April 2024 mencapai 2,82%, naik dari bulan sebelumnya di 2,45%. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno berujar, kenaikan NPF disebabkan penurunan penjualan mobil dan kondisi ekonomi. "Bukan karena pencabutan restrukturisasi kebijakan Covid-19," ujar dia, kemarin. Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, juga menyebut pencabutan relaksasi restrukturisasi Covid-19 tak ada kaitannya dengan kenaikan NPF multifinance. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) juga menyebut tingkat NPF meningkat. Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, tingkat NPF per Mei 2024 tercatat sebesar 1,16%.

"Memang harus diakui jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, ada kenaikan dari 1,05%. Sementara NPF per Mei 2023 sebesar 1,26%," ujar dia. Faktor lain adalah banyak hari libur, sehingga operasional cukup terganggu. "Banyak hari libur sangat bagus untuk perekonomian Indonesia, khususnya pariwisata, tetapi hal ini menjadi tantangan bagi kami," tutur Ristiawan. Untuk menekan NPF, dia mempertahankan underwriting customer secara cermat. PT BCA Finance mencatat tingkat NPF pada April 2024 sebesar 1,93%. Presiden Direktur BCA Finance Roni Haslim menyampaikan, nilai tersebut meningkat dibandingkan Maret 2024 di 1,87%. PT Mandiri Utama Finance (MUF) mengatakan NPF per Mei 2024 sebesar 1,52%, naik 0,2% dari April 2024. Stanley S. Atmadja, Direktur Utama MUF, menerangkan, peningkatan NPF terjadi karena peningkatan suku bunga dan depresiasi rupiah. Dia menyebut, MUF meningkatkan kerjasama dengan Bank Mandiri dan BSI untuk menjaga kualitas pembiayaan.

TANGKAS MENJAGA INFLASI

15 Jun 2024

Di tengah berbagai tantangan mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, arus modal keluar, hingga ancaman eksternal berupa konflik geopolitik di sejumlah wilayah di dunia, inflasi Indonesia dalam 10 tahun terakhir menunjukkan tren positif. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memproyeksikan, inflasi bakal terus terkendali pada posisi yang rendah pada sisa tahun 2024 dan pada 2025. Angka inflasi hingga akhir tahun ini diproyeksikan bakal terjaga sesuai target BI di rentang 1,5% hingga 3,5% (year-on-year/YoY). “Kami memperkirakan inflasi pada sisa 2024 ini dan tahun 2025 akan tetap terkendali rendah dalam kisaran sararan 2,5% plus minus 1%,” tuturnya dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendali Inflasi 2024, Jumat (14/6). Menurutnya, tren inflasi dalam 10 tahun terakhir menunjukkan inflasi terkendali rendah dan termasuk yang terendah di dunia saat ini. Tercatat inflasi indeks harga konsumen (IHK) Mei 2024 yang berada di angka 2,84% atau masuk dalam kisaran target 2,5% plus minus 1%. 

Menurutnya, BI, pemerintah pusat, dan daerah berupaya mempererat sinergi pengendalian inflasi melalui tim pengendali inflasi pusat (TPIP) dan tim pengendali inflasi daerah (TPID) serta Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Adapun, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, inflasi yang terkendali bakal memberikan dukungan kinerja terhadap pertumbuhan Indonesia. Seperti diketahui pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2024 tercatat sebesar 5,11% (YoY). Menurutnya, strategi yang dilakukan pemerintah untuk menjaga inflasi adalah dukungan fiskal pemerintah pusat dalam bentuk anggaran untuk pengendalian inflasi. Anggaran tersebut, saat ini telah mencapai Rp39 triliun atau 29% dari pagu Rp124,16 triliun. Sementara itu, realisasi fiskal daerah mencapai Rp13,56 triliun dari 92,87 triliun. Langkah lainnya adalah peningkatan produksi dengan penambahan alokasi pupuk subsidi maupun akses pembiayaan untuk sektor pertanian, penyaluran KUR untuk sektor pertanian sebesar 30%. 

Hal ini termasuk memastikan kelancaran distribusi utamanya untuk 10 komoditas pangan strategis oleh Badan Pangan Nasional. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengatakan, pengendalian inflasi di wilayahnya berlaku menyeluruh mulai dari hulu hingga hilir. Pemda Jateng memfasilitasi bantuan benih cabai, fasilitasi pupuk bersubsidi, sosialisasi gerakan menanam di pengarangan, serta pembangunan rumah kaca untuk optimalisasi budi daya komoditas itu guna menjamin ketersediaan. Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB-UI Teuku Riefky mengatakan kolaborasi antara TPIP, TPID dan GNPIP untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga pangan sangat penting. Direktur Eksekutif Indef Esther Sri Astuti mengingatkan pemerintah menjaga ketersediaan barang guna memenuhi permintaan konsumen dan kelancaran distribusi barang.