;
Kategori

Ekonomi

( 40460 )

Akan Pulihkan Ekonomi Dunia

12 Jun 2024
Baru-baru ini World Economic Forum (WEF) yang berbasis di Swiss menerbitkan May 2024 Chief Economics Outlook yang memuat hasil survei kepada sejumlah ahli ekonomi dari berbagai industri dan organisasi internasional tentang perkembangan dan prospek perekonomian dari berbagai industri dan  organisasi internasional tentang perkembangan dan prospek perekonomi dunia. Sementara itu, dalam sebulan terakhir ini lembaga atau petinggi OECD (Organization for Economic Cooperation and Development), UNTD (United Nation Trade and Development), IMF (International Monetary Fund), World Bank atau WTO (World Trade Organization) juga menerbitkan hasil kajiannya atau memberikan pernyataan mengenai situasi ekonomi dan perdagangan dunia saat ini dan kemungkinannya beberapa bulan kedepan. Dari berbagai laporan dan pernyataan diatas, secara umum dapat disimpulkan bahwa ekonomi dunia menunjukkan tanda-tanda membaik menuju soft landing yang didorong antara lain oleh menurunnya inflasi dan kemungkinan pemotongan suku bunga oleh The Fed. (Yetede)

April, Premi Asuransi Komersial Tumbuh 11,25%

12 Jun 2024
Industri asuransi komersil mencatatkan akumulasi pendapat premi mencapai Rp112,75 triliun, atau meningkat 11,25% secara  tahunan (year on year/yoy) per April 2024. Nilai tersebut terdiri dari premi asuransi jiwa, asuransi umum, dan reasuransi yang bertumbuh. "Yang terdiri dari asuransi jiwa yang tumbuh sebesar 3,98% (yoy) dengan nilai sebesar Rp 59,97 triliun, dan premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh 16,99% (yoy) dengan nilai sebesar Rp 52,78 triliun," ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Pasar Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangannya Lainnya (OJK) Agusman. Dia mengatakan, aset industri asuransi per April 2024 mencapai Rp1.121,69 triliun. Dari sisi asuransi komersil, total aset mencapai Rp903,18 triliun atau naik 2,10% (yoy). "Secara umum permodalan di industri  asuransi komersil tetap solid, dengan industri asuransi jiwa dan asuransi umum mencatat Risk Based Capital (RBC) masing-masing sebesar 429,76% dan 325,62%, jauh diatas treshold sebesar 120%," tutur Agusman. (Yetede)

Emiten BUMN Farmasi dalam Pusaran Fraud

12 Jun 2024
Holding BUMN farmasi dalam kondisi tidak baik-baik saja. Setelah PT Indofarma Tbk (INAF) terindikasi merugikan negara sebesar Rp 371,83 miliar akibat kecurangan (fraud) dalam laporan keuangan perseroan, kini giliran PT Kimia Farma Tbk (KAEF) yang diduga telah terjadi pelanggaran integritas  penyediaan data laporan keuangan pada anak usahanya, Kimia Farma Apotek (KFA) pada periode 2021-2022. Periode pelanggaran tersebut tidak lama sebelum Indonesia Investment Authority (INA) melalui anak usahanya PT Akar Investasi Indonesia dengan menggandeng CIJZ Limited, anak usaha Silk Road Fund Co Ltd (SRF) resmi menginvestasikan Rp 1,86 triliun dengan menebus sebanyak 50% unlocking value KFA. Persoalan beruntun yang menimpa INAF dan KAEF ini cukup untuk menggambarkan betapa emiten anggota-anggota holding BUMN Farmasi tersebut sedang menghadapi masa-masa sulit yang berimbas pada performa kinerja mereka. (Yetede)

Pembiayaan Kendaraan Bermotor Diproyeksikan Tumbuh 9-11%

12 Jun 2024
OJK memproyeksikan pembiayaan kendaraan bermotor masih memiliki peluang untuk bertumbuh dengan angka di kisaran 9-11% sampai dengan akhir 2024. Kepala Ekskutif Pengawas Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman menyebutkan, per April 2024 total piutang pembiayaan  kendaraan bermotor mencapai Rp398,64 triliun, meningkat 13,02% secara year on year (yoy). "Penyaluran pembiayaan terbesar oleh perusahaan pembiayaan (multifinance) justru  disalurkan pada bidang otomotif, yaitu sebesar Rp398,64 triliun," kata Agusman. Dari total kendaraan bermotor itu, imbuh Agusman, berkontribusi sebesar 77,70% dari total penyaluran pembiayaan. Jika dirinci, penyaluran pembiayaan pada mobil baru tercatat sebesar Rp150,69 triliun atau meningkat 10% yoy. (Yetede)

MANUVER MIKALA PASAR KOREKSI

12 Jun 2024

Laju indeks harga saham gabungan (IHSG) yang masih digelayuti sejumlah sentimen pemberat, membuat manajer investasi (MI) bermanuver untuk mengamankan kinerja portofolio mereka. Faktanya, kinerja pasar saham yang masih terbebani oleh sentimen eksternal, kembali dilanda koreksi setelah saham 'jumbo' PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), masuk Papan Pemantauan Khusus (PPK) yang menerapkan full call auction(FCA). Emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Oktober 2023 dan mendulang kenaikan harga saham itu sempat memiliki kapitalisasi pasar Rp1.500 triliun. Hal tersebut akhirnya membawa beban tambahan bagi pergerakan IHSG. Hingga perdagangan terakhir, Selasa (11/6), Bloomberg mencatat IHSG masih terkoreksi 0,95% secara harian ke 6.855 sehingga mengakumulasi koreksi tahun berjalan sebesar 5,74%. Mengiringi koreksi indeks komposit, deretan saham berkapitalisasi jumbo mendominasi deretan saham yang tertekan paling dalam sepanjang 2024. 

Saham penyokong IHSG lainnya yang mengalami koreksi harga, seperti saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) tergerus 24,2%; PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang anjlok 27,1%; dan PT Astra International Tbk. (ASII) sebesar 23% sepanjang 2024. Senior Vice President, Head of Retail, Product Research & Distribution Division Henan Putihrai Asset Management Reza Fahmi Riawan mengatakan kebijakan itu membuat saham berkapitalisasi pasar jumbo menjadi rawan dan berpotensi menekan kinerja reksa dana saham. Berdasarkan data Pasardana.id, perusahaan memiliki produk HPAM Smart Beta Ekuitas yang menempatkan dana pada saham BREN sebesar 2,9% pada akhir Maret, dan naik menjadi 5,4% pada April 2024. Adapun, saham BREN tercatat naik signifi kan mulai 19 Maret—22 Mei 2024. 

Sejak awal tahun hingga akhir Mei, produk HPAM Smart Beta Ekuitas memberikan imbal hasil 8,51%, sekaligus menjadi produk reksa dana saham dengan imbal hasil tertinggi berdasarkan data Pasardana.id. Bloomberg pada Selasa (11/6) juga mencatat sejumlah manajer investasi turut menggenggam saham BREN seperti PT Syailendra Capital melalui produk Syailendra Equity Opportunity Fund, dan PT Pinnacle Persada Investama melalui produk Pinnacle Granditas Dynamic Balanced Fund. "Penggunaan analisis yang ketat dan pemilihan timing yang tepat juga menjadi kunci untuk meminimalisir risiko dan mengoptimalkan return, termasuk dalam mengantisipasi saham yang mungkin masuk PPK FCA," ujar Reza kepada Bisnis, Selasa (11/6). Dihubungi terpisah, Direktur Marketing Avrist Asset Management Agus Sugianto mengatakan, dalam menyusun portofolio reksa dana saham, perusahaan mencermati saham-saham dengan fundamental baik yang memiliki risiko minim menjadi penghuni PPK. Terkait penerapan PPK FCA, Agus menyarankan semua investor untuk memperhatikan kondisi fundamental dan kewajaran aktivitas perdagangan setiap instrumen yang akan menjadi bagian dari portofolio investasinya. 

Senada, Chief Investment Offi cer Sinarmas Asset Management Genta Wira Anjalu mengatakan kebijakan FCA membawa dampak minimal terhadap dana kelolaan dan kinerja imbal hasil reksa dana saham perusahaan. Sinarmas AM tetap melakukan strategi investasi dengan meluncurkan reksa dana dengan kelas aset saham, salah satunya Reksa Dana Indeks Simas Sri-Kehati. Terlebih, ada ruang bagi bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve menurunkan suku bunga acuan yang membawa penguatan pada pasar saham di sisa tahun ini. Menurutnya, kala sinyal pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed makin jelas, pasar secara kompak akan menguat atau bullish. Oleh karena itu, Sinarmas AM memproyeksi IHSG dapat mencapai 7.700 hingga akhir tahun 2024, dengan mencerminkan price earning (PE) 13,2 kali dengan pertumbuhan laba emiten berkisar 8%-10%. Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengatakan kebijakan itu sebenarnya ditujukan untuk memberikan kesempatan kedua kepada saham berfundamental baik tetapi diperdagangkan pada harga Rp50 per saham. Dia pun mengakui mendapatkan keluhan investor kendati telah melakukan sosialisasi.

Kemendag Bidik Peningkatan Perdagangan dari Turki dan Nigeria

12 Jun 2024

Kementerian Perdagangan (Kemedag) mencoba meningkatkan perdagangan dengan Turki dan Nigeria.  Langkah peningkatan bilateral tersebut dilakukan disela-sela Pertemuan Tingkat Menteri ke-3 Komite Perundingan Perdagangan Sistem Preferensi Perdagangan Organisasi Kerja Sama Islam/OKI (Trade Preferential System-Organisation of Islamic Cooperation/TPS-OCI) dan Pertemuan Informal Menteri Perdagangan D-8. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 10-11 Juni 2024 di Istambul, Turki.

Mendag Zulkifli Hasan saat melakukan pertemuan bilateral dengan menteri Perdagangan Turki Omer Bolet, mendorong dilanjutkannya perundingan Indonesia-Turkiye Comprehensive Economic Partnership (IT-CEPA) yang sempat tertunda selama 4 tahun. Dia mengatakan, dengan mempercepat IT-CEPA, maka berbagai kerja sama  dalam rangka meningkatkan perdagangan kedua negara juga bisa diakselerasi. "Indonesia mendorong untuk segera melakukan perundingan IT-CEPA Sebagaimana kesepakatan Presiden RI dan Presiden Turki," ujar Mendag. (Yetede)

Strategi Keberlanjutan untuk Pemerintahan Baru

12 Jun 2024

Pemerintahan Republik Indonesia berikutnya di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto akan menghadapi tantangan yang lebih berat di tengah politik ketidakstabilan geopolitik dan perubahan iklim. Oleh karena itu, mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 sesuai slogan pemilu Prabowo-Gibran tidak akan mungkin terwujud jika menggunakan cara konvensional. Sangat penting bagi presiden baru untuk memperkenalkan kabinet yang terdiri dari para ahli dan bukan perwakilan partai politik. Hal ini bertujuan untuk membangun struktur pemerintahan yang ramping yang dijalankan oleh para profesional dengan integritas yang baik. Dengan perekonomian yang masih bergantung pada lahan dan sumber daya alam, seperti pertambangan mineral, batu bara, dan perkebunan kelapa sawit, struktur dan formasi kabinet yang baru harus berfokus pada tiga tujuan strategis. Pertama, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, yaitu menyeimbangkan kontribusi ekonomi dengan mitigasi dampak lingkungan melalui penerapan prinsip ‘polluters pay principle’ dan mendorong investasi dalam inisiatif ramah lingkungan. Kedua, penurunan emisi karbon, yaitu mempercepat pergeseran dari ekonomi berbasis komoditas, khususnya batu bara dan pertambangan, ke teknologi hijau dan manufaktur. Ketiga, kelembagaan birokrasi yang efektif dan profesional, yaitu membangun Kementerian Perubahan Iklim dan Lingkungan Hidup dan Kementerian Sumber Daya Alam dan Komoditas Terbarukan untuk memimpin penanganan perubahan iklim dan mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan. Saat ini, dua produk utama yaitu batu bara dan minyak kelapa sawit menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan omzet ekspor negara. Pada 2023, batu bara dan minyak sawit memberikan kontribusi masing-masing sebesar 14% dan 12% terhadap total omzet ekspor. Minyak sawit dianggap berkelanjutan dan terbarukan, tetapi masih dianggap menjadi kontroversi karena dampaknya terhadap lingkungan. 

Bekerja sama dengan organisasi konservasi atau perhutanan sosial, perusahaan batu bara dapat berinvestasi dalam pengelolaan berkelanjutan dan menggunakan proses alami untuk mengatasi masalah sosial dan lingkungan. Dengan berkolaborasi bersama penyedia solusi teknologi, seperti lembaga penelitian atau startup pra-komersial, perusahaan pertambangan batu bara dapat berinvestasi pada energi terbarukan, mengurangi penangkapan karbon atau proyek penangkapan dan penyimpanan karbon untuk mengimbangi emisi karbon dan menjadi netral karbon, sekaligus mendorong sektor domestik sektor teknologi masih dalam tahap percontohan. Hal ini akan mempercepat transisi dari perekonomian berbasis komoditas, khususnya batu bara dan pertambangan, ke teknologi dan manufaktur ramah lingkungan. Di sisi lain, minyak kelapa sawit telah berhasil dikembangkan dari bahan mentah ekspor menjadi produk sampingan yang bernilai tambah, menyumbang sekitar 90% dari total ekspor. Ini model untuk mentransformasi industri dengan keterlibatan pemerintah yang minimal tetapi didukung oleh kebijakan yang mendukung. Pemerintah perlu mempertimbangkan kembali komitmen nasional dalam target penurunan emisi dalam Kontribusi Nasional yang Diniatkan (NDC) pada 2030 dibandingkan dengan baseline tahun 2009, yaitu sebesar 31% dengan usaha sendiri dan 43% dengan bantuan internasional.

TRANSAKSI PASAR MODAL : BOS EMITEN TAMBAH KOLEKSI SAHAM

12 Jun 2024

Volatilitas tinggi di pasar saham menjadi momentum yang dimanfaatkan oleh sejumlah bos emiten dan investor institusi pemegang saham pengendali untuk berbelanja saham guna mempertebal kepemilikan saham. Teranyar, PT Kreasi Jasa Persada (KJP) telah menyelesaikan pembelian saham PT Petrosea Tbk. (PTRO) sebesar 7,5% atau setara dengan 75,83 juta saham. Transaksi itu dilakukan pada harga Rp2.741 per saham, sehingga anak usaha PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) merogoh kocek sebesar Rp207,86 miliar. Dalam keterbukaan informasi Selasa (11/6), Sekretaris Perusahaan CUAN Robertus Maylando Siahaya menyampaikan, kepemilikan saham perseroan dalam PTRO meningkat dari 34% menjadi 41,5% setelah transaksi tersebut. Robertus menyebutkan pembelian itu sejalan dengan rencana pengembangan usaha CUAN, yang secara umum bertujuan untuk menambah aset perseroan, sehingga dapat memberikan nilai lebih kepada para pemangku kepentingan perseroan di masa mendatang. Langkah itu sejalan dengan aksi Prajogo Pangestu yang turun tangan untuk memborong saham PT Barito Renewables Tbk. (BREN). Pada Senin (10/6), Prajogo membeli 37,84 juta saham BREN di tengah tekanan jual akibat sahamnya masuk ke papan pemantauan khusus (PPK) dengan skema full call auction. Sejak masuk PPK pada 29 Mei 2024, saham BREN sudah merosot 46,2% dari level Rp11.250 ke level Rp6.050 hingga Jumat (7/6). Namun, saham BREN menguat 2 hari berturut-turut sebesar 9,92% pada Senin (10/6), dan 9,77% pada Selasa (11/6) setelah aksi borong bos Grup Barito Pacific itu. 

“Penambahan kepemilikan saham oleh Prajogo merupakan bentuk dari kepercayaan atas langkah-langkah strategis pengembangan dan ekspansi usaha yang telah dilakukan oleh Barito Renewables bersama anak usaha, Star Energy Geothermal dan Barito Wind Energy,” kata Corporate Secretary Barito Renewables Energy Merly dalam keterangan Resmi, Senin (10/6). Aksi pembelian saham juga dilakukan setidaknya oleh tiga direktur utama emiten lain. Mereka ialah Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Darmawan Junaidi, Direktur Utama PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (MAHA) Yenny Hamidah Koean, dan Direktur Utama PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) Hasmoro. Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada BEI, Darmawan menyampaikan telah membeli 150.000 saham BMRI dengan harga pelaksanaan Rp5.900 per saham. Lewat transaksinya senilai Rp885 juta itu, total saham BMRI yang dikoleksi Darmawan meningkat menjadi 10,98 juta saham. Sementara itu, pengamat pasar modal dari Universitas Indonesia Budi Frensidy menjelaskan upaya Prajogo Pangestu dengan mengintervensi pasar dapat menciptakan kepercayaan investor ke saham BREN. Menurutnya, aksi pembelian oleh bos emiten akan berdampak positif, sehingga investor yang sempat mengalami panic selling menjadi optimistis untuk menahan saham BREN.

MENUJU INDONESIA EMAS 2045 : Pertumbuhan Ekonomi Harus Sentuh 7%

12 Jun 2024

Kadin Indonesia mengusulkan perlunya mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi mencapai 7%, guna membawa Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah atau middle income trap. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan bahwa strategi menaikkan pertumbuhan ekonomi nasional bisa mendukung program pemerintah mengejar target Indonesia Emas 2045. “Bila target pertumbuhan ekonomi pada level 5% sulit rasanya keluar dari jebakan middle income trap. Perlu menaikkan pertumbuhan ekonomi menjadi 7%,” katanya saat berkunjung ke redaksi Bisnis, Selasa (11/6). White paper yang sedang disusun itu, lanjutnya, berosi usulan dan masukan dari dunia usaha mengenai kebijakan ekonomi untuk masa Pemerintahan Prabowo-Gibran pada 2024—2029. “Kami juga ingin menyampaikan inisiatif sekaligus rencana-rencana Kadin untuk membuat yang namanya white paper kebijakan ekonomi yang berisi usulan dan masukan dari dunia usaha untuk menyukseskan pemerintah 2024—2029,” ujarnya. Arsjad menjelaskan bahwa white paper yang disusun telah melalui survei dan diskusi yang melibatkan pemangku kebijakan, investor, lembaga riset, hingga pemangku kepentingan. 

Pada paparannya, Arsjad menyampaikan juga peran Kadin Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Pada periode kepemimpinannya, Arsjad mengusung empat pilar, yaitu penguatan tulang punggung kesehatan, ekonomi nasional dan daerah, kewirausahaan dan kompetensi, serta organisasi dan regulasi internal. “Empat pilar tersebut diterjemahkan dalam 17 fokus prioritas peta jalan untuk menuju Indonesia Emas 2045. 17 fokus prioritas nasional ini untuk meningkatkan resiliensi, mendorong kesejahteraan, memperkuat inklusivitas, dan keberlanjutan,” ujarnya. “IKN menjadi simbol tidak terjadi lagi pertumbuhan ekonomi yang tersentralisasi di Jawa, tapi Indonesia. Supaya daerah tersebut bisa lebih maju, di mana pemerataan ekonomi bisa dilakukan,” tuturnya. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Koordinator Bidang Organisasi, Hukum, dan Komunikasi Yukki Nugrahawan Hanafi menambahkan bahwa Kadin Indonesia merupakan organisasi dunia usaha yang berlandaskan Undang-Undang (UU) No. 1/1987.

BUDI DAYA LOBSTER : China Dilobi Investasi di RI

12 Jun 2024

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melobi China untuk berinvestasi budi daya lobster di Indonesia.Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan keputusannya untuk mencabut larangan ekspor benih lobster (benur) tidak serta-merta menghapus penyelundupan. Namun, dia membeberkan sejak ekspor benih lobster dilarang sekitar 3 tahun lalu setidaknya terdapat 500 juta—600 juta benih lobster yang diselundupkan secara rutin ke Vietnam. Bahkan, nilai benih lobster yang diselundupkan itu mencapai US$1,2 miliar. Menurutnya, keputusannya membuka keran ekspor benih lobster secara terbatas melalui Peraturan Menteri KP No.17/2024 juga berpeluang meningkatkan investasi budi daya lobster di Indonesia. Sakti mengeklaim KKP tengah mengupayakan diplomasi ke sejumlah negara untuk menanamkan investasi budi daya lobster di Indonesia. Salah satunya, dengan China. Di sisi lain, Vietnam selama ini hampir seluruhnya mendapatkan benih lobster dari Indonesia secara ilegal. “BUMN China itu sudah melakukan survei di wilayah Kepulauan Riau,” jelasnya. 

Saat ini, dia menambahkan terdapat lima perusahaan asal Vietnam yang telah resmi membuka bisnis budi daya lobster di Indonesia. Salah satunya, dilakukan di laut lepas antara Jembrana Bali dengan Banyuwangi Jawa Timur dengan target produksi sekitar 30 juta bibit per bulan. Saat ini, KKP juga mengusulkan tambahan anggaran belanja 2025 sebesar Rp4,47 triliun. Dalam rancangan anggaran belanja dan pendapatan negara (RAPBN) 2025, pemerintah mengalokasikan pagu indikatif belanja KKP tahun depan sebesar Rp6,23 triliun. Adapun, pagu indikatif belanja KKP pada 2025 sedikit lebih rendah dari pada pagu efektif belanja KKP 2024 sebesar Rp6,43 triliun.