Ekonomi
( 40460 )Masalah Modal Investree
Multifinance Geber Kredit Mobil Bekas
Lesunya pasar mobil baru membuat pelaku bisnis pembiayaan alias multifinance harus memutar otak agar bisa tetap menyalurkan pembiayaan. Pasar mobil bekas pun menjadi lahan yang coba dimaksimalkan. Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales mobil nasional turun 21% secara tahunan selama lima bulan pertama tahun ini menjadi 334.969 unit. Penjualan mobil di pasar ritel juga hanya mencapai 422.514 unit, alias turun 14,4% dari secara tahunan. Namun di saat yang sama, piutang pembiayaan di segmen mobil bekas naik jauh lebih tinggi, yakni sebesar 25,82% jadi Rp 83,72 triliun. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno melihat lebih tingginya kenaikan pembiayaan mobil bekas ini salah satunya karena penurunan daya beli masyarakat.
Presiden Direktur CIMB Niaga Auto Finance Ristiawan Suherman menyebut, efek penurunan daya beli membuat industri pembiayaan makin menggenjot segmen pasar mobil bekas. Tak hanya di perusahaannya, dia mengakui strategi serupa dilakukan oleh banyak perusahaan Ristiawan melanjutkan, pertumbuhan pembiayaan mobil bekas saat ini juga menjadi salah satu penopang kinerja CNAF. Catatan perusahaan ini, pembiayaan mobil bekas berkontribusi 40% terhadap portofolio pembiayaan. mengalahkan porsi pembiayaan mobil baru yang sebesar 30% dan refinancing 22%. Per Mei, CNAF menyalurkan pembiayaan Rp 1,24 triliun ke segmen mobil seken. Realisasi tersebut tumbuh 23% secara tahunan. Kendati begitu, Presiden Direktur BCA Finance Roni Haslim menuturkan, perusahaannya masih tetap mengutamakan bisnis pembiayaan ke segmen mobil baru.
'TENAGA DALAM' PENDORONG EKONOMI
World Bank meramal Indonesia bakal mendapatkan tambahan energi untuk memacu ekonomi lebih tinggi pada 2024 seiring dengan kenaikan konsumsi di dalam negeri. Gelagat itu terindikasi dari infl asi yang sejauh ini terkendali. Kondisi tersebut merupakan faktor penting yang dapat menggenjot konsumsi domestik, pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional.Tak ayal, World Bank dalam Global Economic Prospects June 2024 yang dirilis kemarin, Rabu (12/6), merevisi ke atas prospek laju produk domestik bruto (PDB) Indonesia dari 4,9% menjadi 5% pada tahun ini.
Dari eksekutif, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian fokus mempercepat penyelesaian Perundingan Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (Indonesia-EAEU FTA). Dalam negosiasi itu dibahas pula solusi untuk menghilangkan hambatan perdagangan. Sementara itu dari sisi legislatif, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI turut memfasilitasi masuknya investasi China melalui Komisi Luar Negeri Lembaga Legislatif Negeri Panda. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan pemerintah terus mendorong penyelesaian Indonesia-EAEU FTA yang ditargetkan tuntas tahun ini, sehingga bisa memacu ekonomi melalui optimalisasi ekspor dan investasi.
Tak hanya itu, pemerintah juga melakukan negosiasi dengan beberapa perusahaan Rusia untuk menanamkan modalnya di Tanah Air, antara lain JSC Rosatom dan Public Joint Stock Company (PJSC) Aerofl otSementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan pertemuan dengan Komisi Luar Negeri Lembaga Legislatif Tertinggi China berfokus pada investasi di sektor transportasi, yakni pembangunan proyek kereta cepat serta transportasi di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Berdasarkan Survei Penjualan Eceran Mei 2024 yang dirilis Bank Indonesia (BI) awal pekan ini, tekanan infl asi dan kenaikan harga pada Juli 2024 dan Oktober 2024 menguat. Hal itu tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Juli 2024 dan Oktober 2024 yang masing-masing mencapai 142,5 dan 142,0, lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang janya 140,1 dan 134,5. Kemudian, Survei Konsumen yang juga dirilis bank sentral awal pekan ini menunjukkan seluruh indeks kompak mencatatkan penurunan. Dalam konteks ini, kalangan pelaku usaha pun mengingatkan pemerintah untuk berfokus menjaga konsumsi. Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ajib Hamdani, mengatakan ada tiga hal yang perlu dilaksanakan oleh pemerintah. Pertama, penguatan daya beli masyarakat. Kedua, meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan. Ketiga, mendistribusikan kebijakan fi skal dan moneter yang pro pertumbuhan ekonomi.
Senada, Ketua Komite Tetap Kebijakan Publik Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Chandra Wahjudi, selain menjaga daya beli, pemerintah perlu meningkatkan investasi asing langsung serta membantu pelaku usaha mencari pasar baru untuk memperluas ekspor.
Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet, mengatakan faktor tingginya suku bunga acuan juga akan membayangi soliditas konsumsi.
Memetik Pelajaran dari BSI
Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan menarik dana simpanan dan pembiayaan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dari Bank Syariah Indonesia (BSI). Bagaimana nasib BSI ke depan? Pelajaran apa saja yang dapat dipetik? Bagaimana sejarah BSI? . BSI yang berdiri pada 1 Februari 2021 adalah hasil merger dari tiga bank syariah PT Bank BRI Syariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri dan PT BNI Syariah. Komposisi pemegang saham BSI meliputi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar 50,83%, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 24,85% dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 17,25%. Pemegang saham lainnya di bawah 5%. Dengan merger itu, BSI digadang-gadang menjadi bank syariah terbesar di Indonesia dan bahkan menduduki 10 besar bank syariah tingkat dunia pada 2025.
Sejauh mana kinerja BSI per kuartal I/2024? BSI mampu meningkatkan perolehan laba bersih 17,07% menjadi Rp1,71 triliun per kuartal I/2024. Pendapatan setelah distribusi bagi hasil tumbuh 2,01% (year-on-year/YoY) menjadi Rp4,38 triliun. Kemudian, pendapatan dari penyaluran dana tumbuh 12,26% menjadi Rp 6,31 triliun. Cadangan turun 27,84% menjadi Rp541,31 miliar. Untunglah, tingkat efisiensi yang tampak pada rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) turun 71 basis poin (bps) menjadi 68,94%. Lantas, apa saja pelajaran berharga yang dapat dipetik?.Pertama, Muhammadiyah akan mengalihkan dana mereka di BSI ke bank syariah lainnya seperti Bank Mega Syariah, Bank Bukopin Syariah, Bank Muamalat dan beberapa bank syariah lainnya.
Kedua, apakah penarikan dana Muhammadiyah itu akan membuat BSI limbung? Berapa besar dana pihak ketiga (DPK) BSI? Data Biro Riset Infobank menunjukkan DPK BSI Rp293,24 triliun per April 2024. Nah, ketika Muhammadiyah menarik dana sekitar Rp13 triliun atau 4,43% dari DPK BSI, itu berarti penarikan dana tak begitu berpengaruh. Ketiga, namun dipandang dari sisi manajemen aset dan liabilitas (assets and liabilities management), sudah barang tentu penarikan dana itu akan memengaruhi margin pendapatan secara keseluruhan.
Keempat, apakah penarikan dana Muhammadiyah itu boleh dikatakan sebagai rush (penarikan dana secara besar-besaran)? Tidak. Mengapa? Karena Muhammadiyah tidak akan menarik dana secara tunai. Dengan demikian, BSI masih memiliki cukup waktu untuk memenuhi permintaan penarikan dana itu. Kelima, sesungguhnya, ada kiat lain bagi BSI untuk melakukan pendekatan kepada Muhammadiyah supaya tidak menarik seluruh dana mereka di BSI. Keenam, di sisi lain, bank syariah yang akan menerima limpahan dana Muhammadiyah mulia tersenyum riang karena akan segera menerima dana triliunan tanpa mengeluarkan biaya tinggi. Ketujuh, namun bank syariah harus mampu meningkatkan kualitas pembiayaan mereka di tengah kenaikan ketidakpastian ekonomi global.
INDUSTRI OTOMOTIF LESU : GIIAS SIAP INJEKSI PENJUALAN MOBIL
Laju penjualan mobil di dalam negeri berpotensi terdongkrak pada tahun ini seiring dengan 55 merek otomotif terlibat dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS pada 18—28 Juli 2024. Ketua III Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Rizwan Alamsjah mengatakan bahwa ke-55 merek otomotif yang ikut serta terdiri atas 31 merek kendaraan penumpang, empat kendaraan komersial, dan 20 merek sepeda motor. “Adanya banyak pemain baru membuat banyak cerita. Saya rasa banyak sekali hal yang menarik pengunjung,” katanya dalam konferensi pers GIIAS 2024 di Jakarta, Rabu (12/6). Dia memaparkan, sejumlah merek kendaraan penumpang yang ikut debut pada pameran tahun ini adalah Baic, BYD, GAC Aion, Jaecoo, Jetour, dan VinFast. Menurutnya, masih ada empat merek kendaraan komersial yang hadir, seperti Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, dan UD Trucks. Oleh karena itu, Rizwan optimistis penjualan mobil sepanjang tahun ini bisa menembus target 1,1 juta unit atau minimal setara dengan pencapaian pada 2023. Dia menegaskan, revisi target penjualan mobil di domestik belum dipertimbangkan lantaran pasar sudah mulai menunjukkan pemulihan pada Mei 2024.
Apalagi, ada pameran GIIAS 2024 yang siap digelar pada 18—28 Juli 2024. “Kami mengharapkan pasar ini masih sangat potensial. Jangan cepat-cepat berubah dahulu. Optimistis dong,” katanya.
Untuk penjualan ritel pada Mei 2024 juga menembus 72.137 unit atau meningkat 22,7% dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebanyak 58.788 unit. Sayangnya, penjualan secara wholesales pada Januari—Mei 2024 hanya menembus 334.969 unit, atau anjlok 21% daripada periode yang sama 2023 sebanyak 423.771 unit. Penjualan ritel juga lesu dengan angka 361.698 unit atau turun 14,4% daripada Januari—Mei 2023 sebanyak 422.514 unit.
Head of Public Relation JDI Fedy Dwi Parileksono mengatakan, BAIC akan membawa dua model pada pameran, yakni BJ 40 Plus dan BAIC X55 II yang bertarung dalam kelas SUV. BAIC juga segera memulai fasilitas perakitan atau completely knocked down (CKD) di Indonesia dari salah satu model yang akan dipamerkan dalam ajang GIIAS. Sementara itu, agen pemegang merek (APM) otomotif juga berharap penjualan mobil bisa meningkat dengan pameran GIIAS pada 18—28 Juli 2024. Sales & Marketing and After Sales Honda Prospect Motor (APM) Yusak Billy menyatakan, pasar otomotif pada kuartal II/2024 sudah kembali bergairah. Laju penjualan mobil Honda berpotensi melejit, sejalan dengan digelarnya GIIAS 2024.
Marketing & Customer Relations Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation Tri Mulyono juga memandang pasar otomotif domestik masih penuh harapan di tengah lesunya penjualan hingga Mei 2024. Menurutnya, pameran GIIAS pada Juli 2024 bakal menggairahkan pasar domestik, termasuk bagi Daihatsu.
Dia membenarkan pelemahan pasar otomotif sudah terjadi sejak kuartal I/2024, dengan koreksi sekitar 15% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
PT Toyota-Astra Motor (TAM) juga berharap pasar otomotif bisa bangkit pada pertengahan 2024. Marketing Director TAM Anton Jimmi Suwandy mengatakan, lesunya penjualan disebabkan oleh berbagai faktor ekonomi makro, seperti tingginya suku bunga Bank Indonesia atau BI Rate di level 6,25%, dan menyebabkan pengajuan kredit mobil menjadi lebih ketat.
EKSPOR NONMIGAS : SINYAL PEMULIHAN DARI BENUA ETAM
Ekspor nonmigas asal Provinsi Kalimantan Timur sepanjang Januari—April 2024 masih terkontraksi lantaran adanya berbagai tantangan global maupun domestik. Akan tetapi, performa ekspor batu bara wilayah ini pada kuartal II/2024 diyakini akan jauh lebih baik sejalan dengan tingginya permintaan dari negara-negara mitra. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan bahwa golongan barang dengan kode HS 27, bahan bakar mineral, termasuk di dalamnya batu bara mencatatkan nilai free on board (FOB) senilai US$5,84 miliar selama periode Januari—April 2024. Capaian ini terkontraksi 26,98% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Sepanjang periode itu, bahan bakar mineral memiliki peran sebesar 80,29% terhadap total ekspor nonmigas Kaltim. Tak ayal, kontraksi itu turut berimbas pada penurunan total ekspor wilayah ini menjadi US$8,04 miliar pada periode Januari—April 2024, dari US$10,35 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Secara bulanan, total ekspor Kalimantan Timur pada April 2024 juga masih terkontraksi 4,61%. “Sektor andalan komoditas hasil tambang masih menjadi tulang punggung ekspor dengan kontribusi sebesar 72,75%, diikuti oleh hasil industri dan migas,” jelas Kepala BPS Kalimantan Timur Yusniar Juliana dalam keterangan resmin, Rabu (12/6).
Akan tetapi, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (KPw BI Kaltim) Budi Widihartanto menjelaskan bahwa kontraksi tersebut jauh lebih baik ketimbang kuartal IV/2023 yang anjlok 34,53% YoY. Dia memerinci bahwa ekspor nonmigas Kaltim pada April 2024 mencapai US$1,96 miliar, yang masih lebih tinggi dibandingkan dengan total impor sebesar US$343,53 juta. “Meskipun terjadi penurunan nominal dari bulan sebelumnya, pertumbuhan ekspor nonmigas menunjukkan perbaikan, dengan kontraksi yang menurun dari -20,94% menjadi -11,13% katanya saat dihubungi Bisnis, Rabu (12/6). Di sisi lain, imbuhnya, impor minyak dan gas bumi pada bulan yang sama tercatat sebesar US$253 juta yang menunjukkan kontraksi yang lebih kecil dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Adapun, Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Timur Mei 2024 yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia menunjukkan bahwa di tengah peningkatan ketidakpastian seiring dengan tingginya gejolak geopolitik global, ekspor hasil minyak dan gas bumi serta batu bara pada kuartal I/2024 tumbuh lebih tinggi dan mendorong kinerja ekspor migas dan nonmigas Kaltim. Laporan yang dipublikasikan pada Selasa (11/6) itu menunjukkan bahwa ekspor hasil minyak Kaltim pada kuartal I/2024 tumbuh sebesar 38,19%, lebih tinggi ketimbang kuartal IV/2023.
Khusus untuk ekspor nonmigas pada kuartal I/2024, masih didominasi oleh batu bara yang juga mencatatkan perbaikan dari -34,53% YoY pada kuartal IV/2023 menjadi -24,24% YoY pada kuartal I/2024.
Bank sentral juga memproyeksikan bahwa produksi batu bara pada 2024 akan meningkat sejalan dengan target wajib pasok domestik (domestic market obligation/DMO) batu bara 2024 oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebesar 220 juta ton.
Tak Ada Keistimewaan bagi Anak Joe Biden
Hunter Biden (54) putra Presiden AS, Joe Biden, divonis bersalah atas tuduhan kepemilikan senjata api secara ilegal. Ia terancam penjara 25 tahun. Kasusnya menunjukkan tidak ada keistimewaan bagi anak presiden. Jangankan mendapat jabatan, bebas dari kasus hukum saja sulit. Juri Pengadilan Wilmington, kota kediaman keluarga Biden, memutuskan itu pada Selasa (11/6) siang atau Rabu dini hari WIB. ”Kami menghormati keputusan pengadilan,” kata Presiden Biden. Sebelumnya, ia menyatakan tak mengampuni Hunter jika telah divonis berkekuatan hukum tetap. Sebagai presiden, salah satu kewenangan Biden adalah mengampuni terpidana. Kasus Hunter kelanjutan penyelidikan catatan pajaknya oleh kantor pajak AS, IRS, karena ada kejanggalan. Di dalam penyelidikan itu, IRS menemukan bahwa Hunter memiliki pistol yang dibeli pada 2018.
Padahal, ketika penyelidikan dilakukan, Hunter tercatat sebagai pasien rehabilitasi narkoba. UU AS melarang pencandu alkohol atau narkotika memiliki senjata api. Hunter pun dilaporkan kepada polisi. Persidangannya dimulai pada 24 Mei 2024. Lalu, ia dinyatakan bersalah oleh juri. Ini pertama kali Hunter divonis bersalah sehingga pengamat hukum memperkirakan ada keringanan. Hakim belum memutuskan berapa lama Hunter harus dipenjara. Tim kuasa hukum Hunter mengatakan, mereka mengajukan banding. Jaksa Weiss menegaskan tidak ada seorang pun yang derajatnya lebih tinggi di mata hukum. Hunter sebagai orang dewasa memahami bahwa pilihannya salah dan mendatangkan konsekuensi hukum. (Yoga)
Perantara Menguasai Rantai Pasok Gabah Petani
Penelusuran Kompas di sejumlah sentra padi di Jabar, Jateng, Jatim dan Banten, April hingga Juni 2024, menemukan bahwa jaringan perantara menguasai distribusi gabah. Setidaknya distribusi gabah melalui empat hingga lima pihak sebelum masuk ke penggilingan padi. Kompas menyaksikan tawar-menawar perantara pabrik besar dan petani di Kabupaten Ngawi, Jatim, Senin (1/4). Perantara berinisial SR menawar Rp 5.300 per kg gabah kering panen (GKP) ke petani. Untuk memperlancar upayanya, ia mengatakan, harga GKP di penggilingan besar-sedang Rp 5.600 per kg. Padahal, harga sebenarnya Rp 5.700-Rp 5.800 per kg, merujuk aplikasi produsen beras yang menjadi mitra SR. SR beralasan butuh alokasi Rp 400 per kg dari harga GKP untuk biaya transportasi, tenaga, dan risiko penyusutan serta penolakan GKP. Dalam sehari, SR mendapat keuntungan bersih Rp 619.220 sekali pengiriman GKP ke penggilingan. Ia mengaku sehari bisa mengirim 10 kali. Artinya, keuntungannya Rp 6.192.200 per hari.
Kompas juga menemui DN, yang disebut SR sebagai makelar atau calo. DN berperan sebagai pihak yang menghubungkan SR dengan petani yang sawahnya siap panen. Biasanya, DN mendapat komisi Rp 50 per kg dari SR. Meski demikian, DN juga mengambil keuntungan dari petani Rp 100 per kg. Saat harga GKP di tingkat petani Rp 5.300 per kg, SR membeli gabah dari DN senilai Rp 5.350 per kg. Sementara uang yang diterima petani hanya Rp 5.200 per kg. ”Petani inginnya terima beres. Jadi saya yang mondar-mandir. Masalah harga tak jadi patokan, dari sini saya sampaikan ke petani,” ujar DN. Umumnya, rantai pasok gabah di Ngawi dimulai dari petani, makelar, tengkulak, hingga penggilingan padi skala besar. Namun, jalur distribusi seperti ini belum tentu berlaku untuk semua petani. Semakin banyak perantara yang terlibat membuat harga gabah di tingkat petani kian ditekan hingga keuntungan petani makin tipis.
JH (48), pemilik penggilingan padi skala kecil di Ngawi, kadang dirugikan, tetapi juga membutuhkan calo pada kondisi tertentu. Sebelum gabah petani masuk penggilingannya, ia harus melewati pencari lahan, makelar, dan penebas. Saking banyaknya calo, sesame calo bisa saling jual beli gabah petani. Ini yang membuatnya harus membeli gabah dengan harga lebih tinggi daripada ke petani langsung. Pencari lahan sawah berperan menginformasikan ke makelar di mana sawah yang siap panen. Makelar mencari penebas yang mau membeli hasil panen di lahan tersebut. Dari penebas, gabah akan ditawarkan kepada makelar lain atau langsung ke penggilingan padi. JH pernah membeli gabah basah ke perantara Rp 5.600 per kg, perantara itu membeli gabah dari petani Rp 5.000 per kg. Keuntungan perantara Rp 600 per kg tanpa modal apa pun. Dominannya peran perantara dalam rantai pasok gabah juga terjadi di Subang dan Indramayu, Jabar.
Setelah panen padi, perantara terlibat dalam penjualan gabah secara berjenjang, dari bandar (tengkulak), kemudian coordinator lapangan, dan calo lokasi. Adang, perantara gabah di Kecamatan Compreng, Subang, menjelaskan peran perantara yang menentukan perjalanan gabah dari petani hingga ke penggilingan padi. Bandar, manajer, dan supplier merupakan tangan pertama yang dijangkau pabrik. Istilah bandar untuk menyebut pengusaha penyalur gabah yang dengan modal sendiri terlebih dahulu menyerap gabah petani, lalu menjualnya ke penggilingan. Tanpa bergantung pada perantara, petani sebenarnya bisa mendapatkan keuntungan lebih tinggi. Hal ini tercermin dari pendapatan sejumlah petani yang bermitra langsung dengan penggilingan padi besar. CH, petani asal Ngawi, menjual gabahnya Rp 5.600 per kg saat penggilingan padi menetapkan plafon GKP Rp 5.800 per kg. Selisih Rp 200 per kg digunakan untuk membayar jasa angkut dan transportasi. (Yoga)
Acuan Harga Gabah Belum Jangkau Petani
Penelusuran Kompas menemukan, instrumen pemerintah mengintervensi harga gabah maupun beras di tingkat petani belum berjalan efektif. Sebagian petani belum tahu ketentuan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen (GKP) Rp 6.000 per kg per awal April 2024. BPS mencatat, masih ada kasus pembelian gabah petani di bawah HPP. HPP tersebut mengacu SK Kepala Bapanas No 167 Tahun 2024 tentang Fleksibilitas Harga Pembelian Gabah dan Beras dalam Rangka Penyelenggaraan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Surat itu berisi ketetapan HPP untuk GKP di tingkat petani yang sebelumnya Rp 5.000 per kg menjadi Rp 6.000 per kg. HPP untuk gabah kering giling (GKG) di gudang Perum Bulog yang sebelumnya Rp 6.300 per kg menjadi Rp 7.400 per kg. Aturan ini berlaku per 3 April sampai 30 Juni 2024.
Sebelum SK itu berakhir, Bapanas menetapkan HPP gabah kering panen Rp 6.000 per kg diberlakukan seterusnya. Hal itu tertuang dalam Peraturan Bapanas No 4 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Bapanas No 6 Tahun 2023 tentang HPP dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras. Kendati demikian, masih banyak petani yang belum tahu. Rafaksi adalah pengurangan harga beli gabah ataupun beras petani yang memiliki kualitas di bawah standar mutu pemerintah. Tugiyo (56), petani di Kelurahan Tawangsari Kapanewon Pengasih, Kulon Progo, DI Yogyakarta, terkejut HPP untuk GKP Rp 6.000 per kg (selama memenuhi syarat mutu). Pada pertengahan Mei 2024, di Tawangsari, harga pasaran GKP yang dipanen secara manual Rp 4.500 per kg. ”Harga beras saya tahu Rp 12.000 dari TV (televisi). Harga gabah, di TV tidak disebutkan,” ucap petani dengan 5.000-an meter persegi sawah itu. Pemerintah melalui Bapanas menaikkan harga eceran tertinggi (HET) beras. Di Pulau Jawa, beras medium dijual hingga Rp 12.500 per kg, sebelumnya harganya maksimal Rp 10.900 per kg.
Harga pasaran GKP sebesar Rp 4.000-Rp 4.500 per kg di Tawangsari, menurut petani lain, Rubino, hanya mengembalikan modal operasional bertani dan belum dapat laba. Adapun Rp 6.000 per kg di daerah itu merupakan harga pasaran GKG di tingkat petani. Padahal, di SK Bapanas No 167/2024, nilai HPP untuk GKP sudah mencapai Rp 6.000 per kg. Petani di Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Pandeglang, Banten, Masli (63), bahkan tidak tahu jika di Pandeglang ada gudang Bulog. Dengan harga pasaran GKP di Desa Citeureup Rp 5.000 per kg, Masli yang mengelola total 2 hektar sawah memperkirakan dirinya masih bisa mendapat untung. Ia juga yakin standar mutu GKP dengan kadar air maksimal 25 % dan kadar hampa 10 % bisa dipenuhi, dengan mengacu pada hasil panen. BPS mencatat, pada Mei 2024, secara nasional terdapat 11,89 % harga GKP di bawah HPP dari 159 titik observasi. Kasus itu naik dibanding April 2024 yang sebesar 10,35 % dari 180 titik observasi. (Yoga)
Usaha Tani Padi yang Rusak
Adakah yang bisa diharapkan dari pertanian padi pada masa depan? Berbagai sendi pertanian padi mulai menunjukkan sejumlah masalah. Harga beras cenderung turun meski di sejumlah daerah masih di atas harga eceran tertinggi. Tapi harga beras berpotensi naik akibat penurunan produksi padi setelah puncak panen raya padi pada April-Mei 2024 berakhir. Berdasarkan data BPS, harga rerata nasional berbagai jenis beras di tingkat eceran pekan I-Juni 2024 sebesar Rp 15.125 per kg, turun 0,91 % dibanding harga rerata Mei 2024 di Rp 15.263 per kg (Kompas, 11/6/2024). Fenomena naik-turun harga ini tak menguntungkan petani, yang tak lagi memiliki daya tawar ketika panen berlangsung.
Mereka cenderung langsung menjual gabah karena kebutuhan yang mendesak. Di sisi lain, upaya pemerintah menjaga harga, dengan menahan harga ketika harga beras di pasar jatuh atau menekan harga ketika harga melonjak tinggi, tak lagi efektif. Pedagang besar lebih menentukan dibanding instrumen pemerintah. Pedagang besar bisa membeli lebih mahal. Pengendalian harga hanyalah satu di antara indikator pertanian tanaman padi sudah rusak. Akibatnya, perputaran uang tidak terjadi di desa. Begitu petani menyerahkan gabah ke pedagang besar, nilai tambah usaha tani padi tak lagi beredar di desa, malah dinikmati para calo, pedagang perantara, pedagang besar, dan seterusnya. Kenyataannya penggilingan padi banyak yang tak beroperasi.
Ditambah hasil investigasi yang memperlihatkan subsidi pupuk banyak yang tak sampai ke petani. Sejak perencanaan hingga pengucuran pupuk bersubsidi kemungkinan sudah bermasalah. Elite-elite di daerah tak sedikit yang ikut campur tangan sehingga pupuk bersubsidi lari ke tangan yang belum tentu tepat. Usaha tani padi memang rentan dan sulit diandalkan untuk masa depan. Peruntukan tanah untuk pertanian yang makin sempit, irigasi yang rusak, dukungan riset yang mumpuni untuk usaha tani yang berkurang, dan kredit usaha tani yang makin tak jelas adalah indikator lain yang memperlihatkan pertanian padi membutuhkan perbaikan total secara radikal agar menjadi kokoh dan bisa menopang kebutuhan pangan masa depan, selain melakukan diversifikasi pangan. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









