;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

Kredit Menganggur di Bank Capai Rp 2.078 Triliun

18 Jun 2024
Industri perbankan mencatatkan fasilitas kredit yang belum ditarik debitur per maret 2024 mencapai Rp 2.079,77 triliun. Nilai tersebut meningkat 7,57% dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya (year on year/yoy). Angka tersebut naik dibandingkan  dengan 2023 yang mengalami kontraksi 5,36% (yoy) menjadi Rp 2.028,02 triliun. Namun, mulai melandai dibandingkan posisi Januari 2024 yang tumbuh 9,23% (yoy) mencapai Rp2.101,93 triliun. Adapun, pertumbuhan kredit menganggur tertinggi berasal dari kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) 4, yang tumbuh 11,34% (yoy) menjadi Rp 762,33 triliun. Sementara itu, KBMI 3 mencatatkan undisbursed loan senilai Rp 825,91 triliun, meningkat 8,69% (yoy) per Maret 2024. Di samping itu OJK juga mencatat undisbursed loan KBMI 2 sebesar Rp 378,92 triliun, naik 2,77% (yoy) per maret 2024. (Yetede)

Dominasi Emiten Boy Thohir di Bisnis Pergudangan

18 Jun 2024

Prospek bisnis pergudangan yang cenderung kebal (defensive) dan industri logistik-transportasi  yang bertumbuh pesat selama tiga tahun terakhir, membuat bisnis pergudangan dan penyimpanan kelolaan  PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) tampak menggiurkan, Peluang itu tampaknya sigap ditangkap oleh PT Provident Investasi bersama Tbk (PALM) untuk menggemukkan portfolio dan mencetak  pundi-pundi keuntungan di tahun ini. Tak tanggung-tanggung, emiten Garibaldi 'Boy' Thohir ini pun tengah melancarkan aksinya untuk menjadi pengendali utama MMLP.

Data Biro Pusat Statistik memperlihatkan, selepas pandemi Covid-19, industri logistik dan transportasi yang merepresentasikan 6% dari total ekonomi nasional, menjadi salah satu industri dengan pertumbuhan paling pesat, mencapai 20% pada 2021-2022 dan 14% di 2022-2023. Tak mengherankan, PT Suwarna Arta Mandiri yang merupakan anak usaha PALM, kepincut menggelar penawaran tender sukarela untuk menjadi satu-satunya pengendali saam MMLP. (Yetede)

Rancangan Revisi Papan Khusus Kurang Nyus

18 Jun 2024

Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya menyiapkan revisi ketentuan papan pemantauan khusus dengan skema full periodic call auction (FCA). Tapi, poin-poin revisi dinilai kurang nyus atau serba tanggung dan tambal sulam. Sebagai gambaran, penerapan papan khusus dengan skema FCA mulai 24 Maret 2024 itu telah memicu kontroversi. Apalagi setelah FCA menjerat saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), pemilik market cap terbesar di bursa. Pasar saham sempat terguncang, dan aturan FCA pun dibanjiri protes. Nah, melalui rencana revisi, BEI akan mengubah sejumlah ketentuan papan pemantauan khusus. Berdasarkan draf revisi yang diterima KONTAN, dari 11 kriteria FCA yang bisa menjerat emiten, BEI merevisi empat kriteria, yakni kriteria nomor 1, 6, 7, dan 10. Usai direvisi, BEI menetapkan ketentuan masuk PPK FCA diubah jadi harga dalam tiga bulan terakhir kurang dari Rp 51. Emiten juga telah membagikan dividen tunai yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Jika revisi kriteria ini kelar, saham BREN bakal lepas dari jerat FCA karena sudah menghuni papan FCA selama 18 hari sejak 29 Mei 2024.

Selain BREN, saham PT MNC Energy Investment Tbk (IATA) dan saham PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) juga bisa keluar dari mekanisme perdagangan FCA. Dua emiten milik taipan  Hary Tanoesoedibjo itu masuk papan khusus pada 31 Mei 2024. Secara umum masih banyak saham yang berpotensi keluar  dari jeratan FCA jika BEI merevisi aturan tersebut. Sejauh ini, dalam catatan KONTAN, ada 230 saham dari 927 emiten di bursa yang terjerat FCA dengan berbagai macam kriteria. Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik mengatakan, saat ini BEI menunggu tanggapan dari pelaku pasar terkait revisi  aturan Nomor I-X. "Kami masih menunggu tanggapan dari seluruh stakeholders sebelum memberlakukan peraturan," katanya, kemarin. Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, kehadiran papan khusus bertujuan untuk menciptakan pasar modal yang teratur, wajar, serta meningkatkan perlindungan investor. Ihwal poin-poin revisi kriteria FCA, Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia (UI) Budi Frensidy menilai rencana revisi FCA masih tanggung dan belum bisa memenuhi kebutuhan seluruh pelaku pasar.

Kinerja Ekspor Melejit, Emiten Perikanan Bisa Lebih Cuan

18 Jun 2024

Komoditas udang menjadi kontributor terbesar terhadap kinerja ekspor sektor perikanan Indonesia di tahun 2023. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)  mencatat ekspor udang mencapai US$ 1,73 miliar atau berkontribusi 30,7% terhadap total nilai ekspor komoditas perikanan. Lalu, disusul ekspor tuna-cakalang-tongkol sebesar US$ 927,13 juta (16,5%), cumi-sotong-gurita US$ 762,59 juta (13,5%), rajungan-kepiting  US$ 447,65 juta (7,9%), rumput laut sebesar US$ 433,72 juta (7,7%), mutiara US$ 112,90 juta (2,0%), dan tilapia sebesar US$ 81,77 juta (1,5%).

Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia Miftahul Khaer melihat, peningkatan ekspor produk perikanan akan membawa sentimen positif bagi kinerja emiten. Terlebih, pemerintah menargetkan, penerimaan ekspor dari sektor perikanan bisa mencapai US$ 7,2 miliar. Miftahul menilai, proyeksi pertumbuhan ekspor tersebut didorong oleh peningkatan produksi produk perikanan, yang diperkirakan bisa mencapai 30,85 juta ton pada akhir 2024. Fixed Income & Macro Strategist Mega Capital Sekuritas Lionel Priyadi mencermati, kinerja sektor perikanan akan melambat tahun ini. Sebab, ada sejumlah sentimen negatif bagi emiten. 

Tertekan Perang Dagang

18 Jun 2024
Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan lalu. Rupiah memimpin pelemahan mata uang Asia terhadap dolar AS dengan penurunan 0,86% ke level Rp 16.412 per dolar AS. Selanjutnya disusul yen Jepang yang melemah 0,28% ke 157,84 per dolar AS, dolar Singapura melemah tipis 0,007% menjadi Sin$ 1,3532 dan won Korea turun 0,14 ke 1.381,13 per dolar AS. "Sentimen itu masih akan berlanjut pekan ini, sehingga mata uang Asia masih akan melemah," ujar Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, Senin (17/6). Pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong memproyeksi pekan ini mata uang Asia akan berpotensi rebound. Sebab, inflasi konsumen dan produsen di AS telah turun lebih besar dari perkiraan karena harga minyak dunia yang turun. Dan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun yang masih turun dan mencapai level terendah dalam 1,5 bulan.

Laba Bank Besar di 2024 Diproyeksi Tumbuh Tipis

18 Jun 2024

Kinerja keuangan dan ekspansi kredit bank-bank besar yang tergabung dalam kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) 4 diperkirakan akan tumbuh melambat tahun ini. Kredit ditargetkan hanya tumbuh satu digit dan laba diproyeksi akan naik tipis. Kondisi ini tak lepas dari besarnya tantangan yang dihadapi perbankan tahun ini. Bank-bank dihadapkan dengan kenaikan biaya dana saat suku bunga acuan tinggi dan meningkatkan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL). Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae mengungkapkan, bank KBMI 4 telah melaporkan target kredit tahun ini sebesar Rp 3.984 triliun. Angka ini hanya tumbuh 7,4% dari Rp 3.707 triliun pada 2023. Tahun lalu, laju kredit bank KBMI 4 tumbuh 14,5% secara tahunan.

“Sementara laba KBMI 4 ditargetkan Rp 177,75 triliun tahun ini,” ujar Dian, Jumat (14/6). Angka tersebut tumbuh 2,43% dari 2023. Dian melihat, kondisi fundamental perbankan pada April 2024 tetap kuat, resilien dan stabil. Kondisi ini tercermin dari pertumbuhan kredit industri keuangan secara keseluruhan yang tercatat mencapai 13,09% dan pertumbuhan kredit bank KBMI 4 yang mencapai 15,75%. Target pertumbuhan kredit KBMI 4 sejalan dengan pernyataan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo belum lama ini. Ia menyebut, kredit dan laba Himbara akan melambat di 2024. “Memang tahun ini pertumbuhan akan single digit,” ujar pria yang akrab disapa Tiko ini, Jumat (7/6). Menilik laporan bulanan per April 2024, laba bank KBMI 4 tumbuh tipis. Kinerja paling apik ditorehkan BBCA dengan laba empat bulan pertama tumbuh 11,62% secara tahunan. Lalu, BRI mencetak laba Rp 17,82 triliun, naik 4,49%. Pendapatan bank ini masih tumbuh tinggi, tapi di saat yang sama biaya provisi melonjak 36,4% 

LINTAS RAYA TERPADU : BEREBUT PROYEK ‘ULAR BESI’DI PULAU BALI

18 Jun 2024

Sejumlah negara tertarik mendanai proyek lintas raya terpadu di Pulau Bali tahap 1A senilai Rp14,2 triliun, setelah konsorsium Korea Selatan menyelesaikan studi kelayakan proyek itu. Ibarat gula yang disukai semut, proyek lintas raya terpadu (LRT) Bali diminati banyak investor, baik lokal maupun internasional. Hal tersebut terjadi setelah Kementerian Perhubungan merilis hasil studi kelayakan proyek LRT Bali yang dilakukan oleh Korea National Railways (KNR) dengan pembiayaan grant dari Korea Exim Bank belum lama ini. Dari studi tersebut, proyek LRT Bali tahap 1A sepanjang 6,04 kilometer (km) membutuhkan dana sekitar US$876 juta atau setara Rp14,2 triliun. Rencananya, LRT Bali memiliki trase bawah tanah dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju kawasan Sunset Road. Rute LRT Bali tahap 1A memiliki lima stasiun pemberhentian. Opsi membangun LRT Bali di bawah tanah diambil salah satunya dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan yang dilalui trase moda itu. 

Sejauh ini, jalur yang dilintasi LRT Bali merupakan kawasan padat penduduk sehingga sulit dibangun sejajar permukaan tanah atau dengan lintasan layang. Proyek itu juga harus dilengkapi dokumen analisis dampak lingkungan (Amdal) dan Land Acquisition and Resettlement Action Plan (LARAP), serta penyiapan pendanaan. Berkaitan dengan pendanaan, LRT Bali merupakan salah satu bagian dari Bali Urban Railway yang pendanaannya melalui skema pinjaman atau utang. Sejumlah investor asing juga telah menyatakan ketertarikan terlibat dalam proyek itu. Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Risal Wasal mengungkapkan rencana memenuhi pendanaan proyek prestisius itu melalui pembiayaan pinjaman luar negeri (offshore loan). Sejauh ini, Risal menyebut sudah ada sejumlah calon investor asing yang tertarik mendanai proyek itu. Blue book adalah tahapan proposal proyek tertentu sudah disetujui oleh Bappenas, sementara green book adalah tahapan persetujuan pemberian dana untuk proyek tersebut. “Kami sedang menunggu masuknya itu dalam blue book untuk proses lebih lanjut terhadap pembiayaan LRT Bali Tahap 1A,” jelasnya. 

Risal memaparkan LRT Bali tahap 1A memiliki lima stasiun pemberhentian yakni Bandara Ngurah Rai, Kuta, Pura Desa Adat, Central Park, dan Sunset Road. Untuk depo LRT, rencananya berada di daerah Seminyak. Khusus jalur LRT menuju Seminyak dibangun sejajar dengan permukaan jalan (at grade). Pada masa mendatang, Pemprov Bali melalui Bali Urban Rail dapat meneruskan pembangunan LRT pada tahap selanjutnya. Saat ini, fokus utama Bali Urban Rail adalah mempermudah akses masyarakat setempat dari dan menuju stasiun LRT Bali. Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang menilai pembangunan layanan transportasi publik di Bali sangat urgen. Menurutnya, fasilitas transportasi umum massal dibutuhkan guna mengurai kepadatan di daerah menuju atau dari Bandara I Gusti Ngurah Rai yang kerap mengalami kemacetan. Akan tetapi, dia menyarankan proyek LRT Bali tidak dibangun di bawah tanah seperti rencana dalam studi kelayakan karena butuh biaya besar. Dia mencontohkan jalur layang LRT bisa dibangun dengan ketinggian maksimal 15 meter. 

Adapun, peraturan adat Bali menyebut bangunan tidak diperbolehkan melebihi 15 meter. Untuk itu, dia menilai jalur LRT Bali lebih baik dibangun sejajar dengan permukaan tanah mengingat biaya lebih rendah dibandingkan dengan pembangunan jalur layang atau bawah tanah. Selain Bali, Kemenhub menawarkan proyek kereta api perkotaan di Bandung kepada investor China belum lama ini. Risal menjelaskan Pemkot Bandung telah memiliki konsep untuk membangun jaringan perkeretaapian di daerahnya. Saat ini, pemda setempat mencari sistem yang efisien dan optimal dari sisi biaya operasional. Risal menjelaskan, KA Perkotaan Bandung dipilih menjadi salah satu proyek yang ditawarkan mengingat perannya yang sangat strategis untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat yang tinggi. Proyek itu sekaligus menghubungkan layanan Kereta Cepat WHOOSH dengan pusat-pusat kegiatan ekonomi di kawasan metropolitan.

PENGENDALIAN INFLASI DAERAH : NTB Fokus ke Cabai & Unggas

18 Jun 2024

Tim Pengendali Infl asi Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat memacu produksi cabai dan unggas untuk menjaga laju inflasi agar tetap berada di kisaran 2,5%—3%. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Winda Putri Listya menjelaskan penanaman cabai dan unggas dikemas dalam program Tancapkan Gas atau Tanam Cabe Pelihara Ikan dan Unggas yang terdiri atas kegiatan kampung aneka cabai, kampung unggas, pembenihan ikan, dan NTB MALL. “Program ini merupakan implementasi dari strategi 4K khususnya dari aspek ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga yang outputnya adalah terkendalinya angka infl asi NTB sebesar 3,02% sesuai dengan target angka inflasi nasional tahun 2023 yaitu 3,0 ±1%,” katanya dalam keterangan resmi, akhir pekan lalu. 

Menurutnya, upaya peningkatan produksi cabai dan unggas karena selama ini dua komoditas tersebut memberi andil yang besar terhadap inflasi NTB. Selama ini, harga cabai yang bisa melambung tinggi di musim tertentu bisa mendorong naiknya infl asi, begitu juga dengan telur yang harganya fluktuatif karena dipengaruhi oleh produktivitas ayam petelur. Selain itu, TPID Sidak Pasar Pemantauan Harga Bahan Pokok, Gerakan Operasi Pasar Murah dengan melakukan mobilisasi pangan dari daerah surplus ke daerah minus, sinergi bersama asosiasi dan pengusaha untuk pengendalian inflasi, melakukan komunikasi efektif untuk menjaga ekspektasi masyarakat, serta pembuatan Peraturan Gubernur (Pergub) dalam rangka pengendalian ketersediaan pasokan komoditas di NTB. Untuk mendukung target lumbung pangan, pemerintah membangun sejumlah bendungan di NTB yang akan mengairi sawah dan menyuplai kebutuhan air rumah tangga.

PASAR MODAL : Perbedaan Investasi & Trading

18 Jun 2024

Dalam dunia pasar modal, terdapat dua strategi yang biasanya digunakan oleh pelaku pasar, yaitu investasi dan trading. Meskipun keduanya bertujuan untuk menghasilkan keuntungan, tetapi ada perbedaan dalam cara kerja, tujuan, dan strategi yang digunakan. Dikutip dari Dataindonesia.id, investasi adalah kegiatan membeli dan menyimpan sebuah instrumen dengan tujuan membangun kekayaan secara perlahan, melalui kenaikan harga atau apresiasi nilai aset (modal) serta dividen atau bunga yang diakumulasikan selama masa investasi. Adapun, trading merujuk pada kegiatan membeli dan menjual aset keuangan, seperti saham, mata uang asing (forex), atau komoditas untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga. Investasi cenderung fokus untuk menyimpan dalam jangka panjang. Sementara trading fokus dalam jangka pendek. Para trader pada umumnya menggunakan jangka waktu mingguan, harian, jam, bahkan menit untuk menyimpan sebuah instrumen trading.

Pasar Berdandan, Anak Muda Tercengang

16 Jun 2024

Inilah era baru pasar tradisional Kota Yogyakarta. Selamat tinggal tempat kumuh, padat, dan kotor. Selamat datang tempat keren yang asyik untuk nongkrong, belajar, dan bekerja. Anak muda saja sampai rajin pergi ke pasar. ”Enggak nyangka, sih, kita bakal nongkrong di pasar buat kerja. Tempatnya nyaman,” kata Farhan Kristianto (26), karyawan swasta, di Mergangsan, Yogyakarta, Jumat (7/6) siang. Farhan melayangkan pandangan ke ruangan coworking space di Studio 103, sebuah ruang ekonomi kreatif di atap Pasar Prawirotaman yang masih sepi. Menjelang sore, ruang kerja bersama itu biasanya penuh anak muda yang sibuk mengerjakan tugas. Farhan rutin mendatangi ruang kerja bersama itu bersama temannya, Fitri Lestari (23), mahasiswa Universitas Janabadra. Mereka bisa datang empat sampai lima kali sepekan. Farhan sibuk menyelesaikan pekerjaan, sedang Fitri fokus menggarap skripsi. Di Studio 103, mereka cukup membayar Rp 10.000 untuk mendapat akses internet selama enam jam. Jika lapar, ada beberapa lapak warung yang menjual makanan Barat atau Nusantara dengan harga terjangkau yang siap mengganjal perut. ”Keren tempatnya,” tutur Fitri.

Farhan merupakan orang lokal, sedangkan Fitri sudah merantau ke kota ini sejak 2019. Namun, keduanya tidak pernah tertarik ke Pasar Prawirotaman. Ketika melihat pasar dengan wujud baru ini di Instagram, mereka tercengang dan akhirnya mau berkunjung. Ternyata hasilnya tidak mengecewakan. Wajah suram Pasar Prawirotaman berubah setelah proses revitalisasi selesai pada 2020. Gedung dengan arsitektur khas Yogyakarta ini punya empat lantai. Lantai 1 sampai 3 merupakan area pasar rakyat dengan sentuhan modern untuk menjual kebutuhan pokok. Sementara itu, Studio 103 di lantai atas menjadi ruang ekonomi kreatif dengan slogan ”tempat nongkrong anak senja”. Tempat ini punya area kuliner dengan pemandangan senja Kota Yogyakarta dan lampu-lampu kota pada malam hari. Ada pertunjukan musik setiap hari Jumat. Fasilitas lain untuk disewakan juga tersedia, seperti studio foto, ruang siniar, studio musik, kantor, dan ruang rapat.

Pasar lain tidak mau kalah bersolek. Tahun ini, Pasar Sentul, Pakualaman, selesai direvitalisasi. Gedung pasar ini terdiri atas tiga lantai dengan arsitektur bergaya Indis sebab berada dalam kawasan cagar budaya Selain modernisasi tampilan pasar rakyat, pasar tersebut kini punya tempat makan di lantai paling atas. Ada lebih dari 20 warung makan, yang sebelumnya berada di Lapangan Sewandanan, berjualan di sana. Di tengah area makan, terdapat plaza atap terbuka yang terbagi menjadi dua lokasi untuk kegiatan kebudayaan. ”Sekarang pasarnya rapi dan tertata, ya, jadi belanja juga nyaman. Lihat gedungnya juga enak karena putih bersih. Wah, kalau dulu tampilannya beda jauh,” ucap Raden Baehaqi(38), warga sekitar yang pada Sabtu (8/6) bersama keluarganya berburu kuliner untuk makan siang di Pasar Sentul. Seusai berbelanja mingguan di lantai bawah, mereka menyantap ludes lontong sayur dan rujak es krim yang dijual di tempat makan tersebut. (Yoga)