Ekonomi
( 40460 )Penawaran Pembelian 7-Eleven
Mengutip laporan BBC, Rabu (21/8) pemilik 7-Eleven, yakni Seven & i Holdings Co, mengumumkan bahwa mereka mendapat penawaran pembelian dari Couche-Tard, yang notabene rival mereka. Rencana tersebut mengejutkan seantero Jepang karena perusahaan Jepang sebesar itu tak pernah dibeli perusahaan asing. Perusahaan Jepang lebih sering mengakuisisi bisnis asal luar negeri. Saat ini, 7-Eleven tercatat sebagai toserba dengan jaringan terbesar di dunia, yakni 85.000 gerai di 20 negara dan wilayah. Toserba itu sukses menjual makanan lezat, yang cepat dan murah, khususnya di negara yang memiliki gerai serupa, seperti Jepang dan Thailand. Dari 85.000 gerai 7-Eleven di dunia, 21.500 gerai berada di Jepang. ”Kami memiliki lebih banyak gerai ketimbang McDonald’s dan Starbucks,” kata Chief Executive Seven & i Holdings Ryuichi Isaka kepada BBC sebelum perusahaan itu menerima penawaran pembelian.
Seperti dilansir Reuters, Seven & i telah menerima proposal awal yang bersifat rahasia dan tak mengikat dari Alimentation Couche-Tard untuk semua saham perusahaan yang beredar. Adapun dewan direksi Seven & i telah membentuk komite khusus guna meninjau proposal itu dan membahas alternatif-alternatifnya. Kabar pengajuan proposal tersebut membuat saham Seven & i melonjak ke level tertinggi harian sebesar 23 %. Kondisi itu membuat nilai perusahaan mendekati rekor tertinggi, yakni 38 miliar USD. Pada 26 Agustus 2024, saham Seven & i ditutup dengan kenaikan 16 % dibanding harga pada 16 Agustus atau perdagangan terakhir sebelum penawaran Couche-Tard tiba. Apabila penjualan 7-Eleven terjadi, hal itu akan menjadi pembelian terbesar yang dilakukan perusahaan asing terhadap perusahaan asal Jepang.
Data London Stock Exchange Group (LSEG) menunjukkan, akuisisi terbesar sebelumnya ialah kesepakatan pembelian memory chip unit Toshiba oleh konsorsium yang dipimpin perusahaan investasi asal AS, Bain Capital, pada 2018 sebesar 18 miliar USD. Bagi para investor, penjualan 7-Eleven dinilai bakal menjadi tonggak sejarah mengenai ketertarikan asing pada aset-aset Jepang yang dulunya dijauhi. Perubahan dalam tata kelola juga bakal membawa perubahan penting bagi Jepang dan perusahaan Jepang. ”Kami melihat itu seiring didirikannya sejumlah kantor dan perekrutan karyawan di Jepang,” kata pendiri konsultan investasi BDA China, Duncan Clark, dikutip CNBC. Adapun Couche-Tard, yang didirikan pada 1980, telah berkembang dari satu gerai di Quebec, Kanada, menjadi jaringan gerai serba ada dan SPBU global. (Yoga)
Insentif Bebas Pajak Kurang Dimanfaatkan Apartemen
Perpanjangan PPN yang Ditanggung Pemerintah atau PPN DTP sebesar 100 % untuk rumah komersial hingga akhir tahun 2024 perlu didorong untuk pemasaran apartemen. Selama ini, insentif rumah bebas pajak itu belum banyak dimanfaatkan dalam pemasaran apartemen. Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat mengemukakan, perpanjangan PPN DTP sebesar 100 % hingga akhir tahun 2024 merupakan kelanjutan dari kebijakan insentif rumah bebas pajak sejak 2021. PPN DTP menyasar pasar residensial tapak ataupun apartemen yang selesai dibangun, siap huni, dan siap diserahterimakan. Sepanjang semester I (Januari-Juni) 2024, tercatat 22.000 unit hunian atau residensial yang terserap lewat skema PPN DTP, tapi, insentif fiskal itu masih lebih banyak dimanfaatkan untuk transaksi rumah tapak.
Sementara, pemasaran apartemen milik atau kondominium belum banyak memanfaatkan insentif PPN DTP. Tercatat hanya 13 % dari 24.000 unit apartemen siap huni yang belum terjual menerapkan skema PPN DTP. Padahal, harga apartemen yang dipasarkan telah memenuhi kriteria PPN DTP. ”Ada segregasi lebih kecil dari pengembang apartemen yang memberlakukan PPN DTP. Maka, penetrasi program PPN DTP perlu diperluas. Stimulan ini tidak hanya diso-sialisasikan dan didorong untuk rumah tapak, tetapi juga rumah vertikal siap huni,” kata Syarifah dalam konferensi pers ”Jakarta Property Highlight H1-2024”, secara daring, Kamis (29/8). (Yoga)
Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia Bukan Sekedar Kunjungan Spiritual
Pelaporan Kinerja Berkelanjutan untuk Investasi Besar
Indonesia memiliki peluang besar untuk menerapkan aspek keberlanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola atau ESG dalam setiap kegiatan usaha dan bisnis, termasuk peluang untuk menangkap investasi ESG yang banyak masuk. Pelaporan kinerja berkelanjutan menjadi hal krusial untuk mengukur dampak implementasi ESG dan meningkatkan kepercayaan investor. Dengan semakin tingginya risiko kerusakan lingkungan akibat perubahan iklim dan komitmen Indonesia untuk menahan dampak tersebut lewat berbagai kebijakan, banyak pelaku usaha yang kini mengintegrasikan strategi ESG dalam operasionalisasi mereka. Ketua Kelompok Kerja Transisi Energi Baru Terbarukan pada Kadin Indonesia Anthony Utomo, Kamis (20/6) mengakui, strategi ESG banyak diterapkan karena tingginya permintaan dari investor yang membiayai kegiatan usaha dan bisnis di dalam negeri.
Menurut laporan Bain & Company 2023, aliran investasi berbasis ESG atau investasi hijau ke Indonesia sepanjang 2023 mencapai 1,6 miliar USD, tumbuh % dibanding tahun sebelumnya. Aliran investasi ini umumnya ke aspek lingkungan dan terbagi ke berbagai sektor, seperti energi terbarukan, pengolahan limbah dan daur ulang, transportasi ramah lingkungan, konservasi lahan, serta pertanian berkelanjutan. Saat ini investasi berbasis ESG di Indonesia masih didominasi investor asing. Pada 2021, 50 % investasi berbasis ESG di Indonesia berasal dari investor asing. Hanya 30 % hingga 40 % investor domestik yang berinvestasi dalam ESG. Indonesia juga dinobatkan sebagai negara penerima investasi hijau terbesar di Asia Tenggara pada 2023.
Para investor umumnya lebih tertarik berinvestasi pada perusahaan yang sudah menerapkan ESG dalam operasionalisasinya, karena kinerja perusahaan tersebut sudah terbukti bertanggung jawab terhadap dampak operasi bisnis yang dilakukan dan umumnya memiliki risiko lebih rendah sehingga mengurangi potensi kerugian bagi investor. Untuk membuktikan ini, termasuk menghindari praktik manipulasi atau greenwashing, perusahaan perlu membuat laporan terkait usaha berkelanjutan mereka. ”Pada 2022, menurut laporan dari PwC (Pricewater-houseCoopers), terdapat 88 % perusahaan di Indonesia yang telah menyusun laporan berkelanjutan,” katanya. Dunia usaha yang telah mengintegrasikan ESG dalam operasionalisasi mereka kini tengah berupaya memenuhi kewajiban menyusun laporan berkelanjutan guna berkontribusi pada pencapaian target keberlanjutan nasional. (Yoga)
IHSG Masih Bisa Melaju Hingga Tembus 8.000
Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diyakini masih bisa terus melaju hingga menembus 8.000 pada akhir 2024. Aksi ambil untung diprediksi akan banyak membayangi. Sekalipun begitu, tren penguatan indeks bakal berlanjut didorong oleh ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga The Fed. Selama dua pekan terakhir, IHSG terpantau telah mengalami penguatan cukup signifikan sebanyak 80.122 poin atau sebesar 10,92% dengan rata-rata harga tertingginya di posisi 7.715. Penguatan tersebut sekaligus menggenapi kenaikan IHSG selama 30 hari perdagangan terakhir sebesar 4.64%. Pada perdagangan Kamis (29/8/2024), setelah melesat jauh hingga menyentuh all time high intraday di level 7.715, aksi profit taking melanda, sehingga indeks akhirnya ditutup turun 0,4% ke level 7.627. Tercatat sebanyak 264 saham terpantau naik, 317 saham turun, dan 206 saham stagnan. Adapun total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 13,26 triliun. Volume perdagangan sebanyak 1.292.695 kali. (Yetede)
Industri Manufaktur Stagnan Dampak Pelemahan Rupiah
Kinerja industri manufaktur nasional stagnan pada Agustus 2024, terlihat pada indeks kepercayaan industri (IKI) yang dirilis Kementerian Perindustrian (Kemenperin). IKI pada Agustus mencapai 52,4 sama seperti bulan sebelumnya. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, IKI Agustus 2024 turun 0,82 poin dari 53,22 poin. Juru Bicara Kemenperin Hendri Antoni Arif menerangkan, penyebab stagnasi IKI Agustus 2024 adalah pelemahan rupiah terhadap dolar AS, sehingga membuat industri membatasi bahan baku impor. "Sebagian bahan baku industri masih impor, sehingga banyak pengusaha membeli bahan baku lebih sedikit. Akibatnya, produski tidak lebih banyak dibandingkan bulan Juli," ucap dia. Febri mengungkapkan, dari 23 subsektor industri pengolahan, terdapat 20 subsektor mengalami ekspansi dan tiga subsektor kontraksi. Sebanyak 20 subsektor ekspansi memiliki kontribusi sebesar 94,6% terdapat PDB industri pengolahan nonmigas kuartal II-2024. (Yetede)
BRI Membayar Dividen Jumbo
Dengan permodalan yang sangat besar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memastikan bahwa akan membayarkan Dividen dengan nilai jumbo kepada pemegang sahamnya dari kinerja tahun buku 2024. Pada semester I-2024, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) BRI sebesar 25%, dengan nilai modal inti (Tier 1) bank only sebesar Rp233,94 triliun, atau secara konsolidasi mencapai Rp 279,49 triliun, atau secara kondolidasi mencapai Rp279,46 trliun. Dari modal jumbo tersebut, maka tidak ada alasan bagi perseroan tidak membagikan dividen yang juga besar kepada pemegang saham. Pasalnya, BRI tidak lagi membutuhkan modal dari laba ditahan, lantaran memiliki modal besar. "Dividend payout ratio tinggi, itu harus hukumnya. Kalau tidak modal kebesaran," kata Direktur Utama BRI Sunarso. Menurut dia, dengan modal yang tinggi dan kuat dapat mendukung pembayaran dividen yang lebih tinggi. Sunarso juga menjelaskan bahwa kondisi hari ini sudah diprediksi sejak 2020 ketika ada pandemi Covid-19. Perseroan memastikan ada sumber pertumbuhan baru, maka pada 2021 dibentuk Holding Ultramikro (UMi) dengan cara rights issue, karena APBN tidak berpartisipasi aka pemerintah meng-inbreng-kan Penggadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM), sehingga ada tambahan dana segar Rp 41 triliun. (Yetede)
Nasib Gudang Garam Menghadapi Tantangan Berat
PT Gudang garam Tbk (GGRM) menghadapi tantangan berat dari cukai hasil tembakau (CHT) dan daya beli masyarakat. Perkembangan positif yang kami harapkan tergantung pada kebijakan cukai 2025. Tentunya juga tergantung pada seberapa besar perbaikan daya beli di segmen menengah ke bawah," kata Direktur dan Corporate Secretary Gudang Garam Heru Budiman. Heru mengaku, meski daya beli di segmen menengah ke bawah belum menunjukkan tanda-tanda adanya perbaikan, Gudang Garam tetap optimistis terhadap pasar rokok di dalam negeri. Hal ini mengingat jumlah penduduk usia muda di Indonesia cukup besar, perbaikan infrastruktur dan sumber daya alam melimpah yang dapat menopang pertumbuhan ekonomi nasional. "Kehati-hatian Gudang Garam dalam pengelolaan keuangan, kehadiran merek dan produk berkualitas, juga akan mendukung perseroan sebagai pemain utama di sektor utama," ungkap dia.
Wacana Kenaikan Tarif KRL Masih di Kaji
Pemerintah masih belum akan memutuskan wacana kenaikan tarif rel listrik (KRL) commuter line dalam waktu dekat. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih melakukan kajian karena bersinggungan dengan subsidi tarif public service obligation (SPO) yang saat ini berlaku. Direktur Jenderal Perkeretapian (Ditjen) Kementerian Perhubungan Risal Wasal mengatakan, tarif KRL yang saat ini dioperasikan oleh anak usaha PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) yakni PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter dalam pembahasan. Artinya kajian masih diberlakukan. "Kita masih terus mengkaji, sebab keputusannya akan ada di 2025 dan keputusan tarif KRL ini akan seiring dengan perkembangan penetapan subsidi kereta api yang akan disalurkan ke PT KAI melalui PSO," ungkap Dirgen Risal. Beliau menuturkan, sejumlah hal yang dikaji terkait dengan PSO kereta yakni penerima PSO yang lebih tetap sasaran dimana dalam RAPBN 2025 penerapan tarif tiket subsidi PSO akan berbasis elektronik berdasarkan NIK pengguna transportasi KRL Jabodetabek. (Yetede)
IKN Kolonialisme Baru
PADA pengujung periode kepemimpinannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan pernyataan yang sangat ironis mengenai bau-bau kolonialisme (reek of colonialism) yang ada di Istana Merdeka Jakarta dan Istana Bogor. Pernyataan ini dikemukakan Jokowi beberapa hari menjelang peringatan 17 Agustus 2024 yang diperingati di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Istilah "bau-bau kolonialisme" yang keluar dari mulut Jokowi penting untuk dikritik secara serius. Pasalnya, di balik nama Jakarta, sebagai kota pelabuhan terpenting di Asia Tenggara pada masa lampau, tersimpan aroma harum para pejuang yang telah mengorbankan harta, jiwa, dan raga mereka untuk merebut kemerdekaan. Karena itu, penamaan Jakarta, yang diambil dari kata "jaya" dan "karta", menggambarkan spirit kemerdekaan melawan kolonialisme.
Tak hanya itu, untuk menggenapi makna dan perjuangan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia yang dikumandangkan pada 17 Agustus 1945, dicetuskanlah ide pembangunan masjid yang menjadi simbol perjuangan rakyat Indonesia. Pencetusnya adalah Menteri Agama pertama, yaitu KH Wahid Hasyim. Ide ini kemudian direalisasi dengan membangun Masjid Istiqlal. Secara kebahasaan, Istiqlal bermakna kemerdekaan.
Pembangunan Masjid Istiqlal bermakna bahwa kemerdekaan Republik Indonesia diraih bukan karena keberhasilan aspek materiel semata, seperti senjata. Lebih jauh, pembangunannya menggambarkan keberhasilan para pendiri Indonesia menaklukkan ambisi pribadi dan hawa nafsu mereka sehingga mampu melawan kolonialisme serta mendirikan negara yang didesain untuk kepentingan seluruh lapisan masyarakat. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









