BRI Membayar Dividen Jumbo
Dengan permodalan yang sangat besar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memastikan bahwa akan membayarkan Dividen dengan nilai jumbo kepada pemegang sahamnya dari kinerja tahun buku 2024. Pada semester I-2024, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) BRI sebesar 25%, dengan nilai modal inti (Tier 1) bank only sebesar Rp233,94 triliun, atau secara konsolidasi mencapai Rp 279,49 triliun, atau secara kondolidasi mencapai Rp279,46 trliun. Dari modal jumbo tersebut, maka tidak ada alasan bagi perseroan tidak membagikan dividen yang juga besar kepada pemegang saham. Pasalnya, BRI tidak lagi membutuhkan modal dari laba ditahan, lantaran memiliki modal besar. "Dividend payout ratio tinggi, itu harus hukumnya. Kalau tidak modal kebesaran," kata Direktur Utama BRI Sunarso. Menurut dia, dengan modal yang tinggi dan kuat dapat mendukung pembayaran dividen yang lebih tinggi. Sunarso juga menjelaskan bahwa kondisi hari ini sudah diprediksi sejak 2020 ketika ada pandemi Covid-19. Perseroan memastikan ada sumber pertumbuhan baru, maka pada 2021 dibentuk Holding Ultramikro (UMi) dengan cara rights issue, karena APBN tidak berpartisipasi aka pemerintah meng-inbreng-kan Penggadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM), sehingga ada tambahan dana segar Rp 41 triliun. (Yetede)
Tags :
#DividenPostingan Terkait
KB Bank Raih Fasilitas Pinjaman Rp 3 Triliun
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023