Ekonomi
( 40460 )Kenaikan PPN 12% Tantangan bagi Industri Otomotif
Setengah Hati Turunkan Tarif Tiket Pesawat
Bos Gaikindo Sebut Harga Mobil Rp 300 Jutaan Bakal Naik Rp 3 Juta Dampak Kenaikan PPN
Investasi Apple 100 Juta Dolar Tak Akan Gugurkan Larangan iPhone 16
Usulan Kesepakatan Pendanaan Iklim pada COP 29
Perundingan Konferensi Para Pihak tentang Perubahan Iklim atau COP29 di Baku, Azerbaijan, Jumat (22/11) mengusulkan kesepakatan agar negara-negara maju mengalokasikan pendanaan iklim 250 miliar USD per tahun. Namun, sampai Jumat malam waktu Indonesia, perundingan masih berjalan, karena negara-negara Afrika dan aktivis iklim mengecam angka pendanaan iklim itu. Mereka memandang angka itu tidak memadai untuk memenuhi upaya mencegah suhu bumi yang memanas. ”Target yang diusulkan untuk memobilisasi 250 miliar USD per tahun pada 2035 tak dapat diterima dan tak memadai mewujudkan Persetujuan Paris,” kata Ali Mohamed, Ketua Kelompok Negosiator Afrika, seperti dilaporkan AFP.
Teks kesepakatan COP29 terakhir menetapkan target keseluruhan yang ambisius untuk mengumpulkan sedikitnya 1,3 triliun per tahun pada 2035 dari uang publik dan sektor swasta. Ini pertama kali angka konkret pendanaan iklim diusulkan dalam COP yang kerap ditolak berbagai delegasi. Azerbaijan sebagai tuan rumah COP29 menyebut pendanaan iklim 250 miliar USD per tahun merupakan kemajuan selama negosiasi. Azerbaijan menegaskan pihaknya berupaya mengakomodasi usulan berbagai pihak pada isu-isu yang belum terselesaikan agar ada titik temu. Kelompok yang terdiri dari 134 negara berkembang, termasuk China, mendorong komitmen pendanaan iklim 500 miliar USD dari negara-negara maju. Berbagai pihak, seperti Uni Eropa, menyatakan sektor swasta perlu berperan dalam pendanaan iklim. (Yoga)
Pelantikan Raja Habiskan Rp 1,4 Triliun, disaat rakyat susah
Kehidupan raja tak pernah murah. Berita terbaru tentang upacara penobatan Raja Inggris Charles III dan Ratu Camilla pada 6 Mei 2023. Biayanya 72 juta pound sterling atau Rp 1,4 triliun. Padahal, beberapa tahun terakhir, banyak warga Inggris susah dan harus berhemat. Biaya itu terungkap dalam laporan yang disiarkan pada Kamis (21/11). Departemen Kebudayaan, Media, dan Olahraga Inggris (DCMS), yang bertanggung jawab pada penobatan, mengeluarkan laporan. Untuk rangkaian penobatan habis 50,3 juta pound sterling. Lalu, ada tambahan 21,7 juta pound sterling untuk pengawasan upacara oleh Kementrian Dalam Negeri. BBC News, Jumat (22/11), menjelaskan, biaya itu ditanggung bersama Pemerintah Inggris dan Istana Buckingham melalui Hibah Kedaulatan. Sebagian sumber dana anggaran dari keuntungan pendapatan Harta Milik Kerajaan dan Dana Pribadi Charles III yang juga merupakan Adipati Lancaster.
Pada akhir Maret 2024, aset Kadipaten Lancaster bernilai 647 juta pound sterling. Selain biaya langsung, ada juga biaya tak langsung terkait penobatan, yang dikeluarkan Kementerian Pertahanan, Otoritas Transportasi London, pemadam kebakaran, dan pemerintah kota. Taksirannya mencapai 250 juta pound sterling. Sebagai pembanding, Inggris mengeluarkan 162 juta pound sterling atau Rp 3,2 triliun untuk rangkaian upacara pemakaman Ratu Elizabeth II. Sudah bertahun-tahun para kritikus menyebut, tidak bijak menghabiskan terlalu banyak uang untuk keluarga kerajaan. Apalagi, rakyat sedang kesulitan. Namun, Istana Buckingham justru berpandangan sebaliknya. Upacara penobatan raja diyakini akan memberikan momentum pada roda ekonomi Inggris.
Inggris dilanda tekanan ekonomi pascapandemi Covid-19. Pada 2023, Inggris mengalami inflasi tertinggi dalam beberapa dekade. Pertumbuhan ekonomi yang melandai menurunkan standar hidup. Kelompok pengkritik Kerajaan Inggris menyebut, Raja Inggris menerima lebih banyak uang publik dibanding raja-raja lainnya di Eropa. Sebelum penobatan, lebih dari separuh rakyat Inggris kepada lembaga survei YouGov berpendapat, pemerintah seharusnya tidak mendanai penobatan raja. Pemimpin gerakan antimonarki Inggris, Graham Smith, menilai penobatan itu adalah pemborosan uang pembayar pajak. Uang sebanyak itu sia-sia hanya dihabiskan untuk satu orang. Apalagi, tidak ada kewajiban apa pun dalam konstitusi atau hukum untuk menggelar pesta penobatan. (Yoga)
Paket Wisata Tidur selama Liburan
Tidak sedikit orang masih repot menyiapkan jadwal liburan dengan berbagai aktivitas. Mereka juga memantau media sosial destinasi wisata yang unik dan menarik untuk didatangi dan harus indah untuk ditampilkan di media sosial kelak. Sementara itu, orang lain mulai beralih ke paket wisata tidur selama liburan. Tidur di kamar sendirian. Tidur di bawah pohon dengan angin sepoi-sepoi atau tidur di pantai yang indah jadi pilihan. Liburan dapat membantu kita menyegarkan pikiran, melepaskan diri dari rutinitas, dan menenangkan pikiran yang sibuk. Kini, wisata tidur (sleep tourism) menjadi tren perjalanan popular yang membawa hal ini selangkah lebih maju, dalam bentuk liburan tidur. Laman Fast Company menceritakan sebuah lokasi yang menjadi wisata tidur. Terletak di kampus yang tenang dengan dinding bata dan pohon eukaliptus, Canyon Ranch Tucson menawarkan pengalaman perjalanan yang unik.
Properti di Arizona ini dianggap sebagai pencipta konsep resor kebugaran. Namun, salah satu penawaran terbarunya yang sedang tren bukan berfokus pada spa terbaik, kuliner lezat, atau jalur pendakian yang cenderung mendapat sambutan hangat dari para pelancong kaya. Wisata ini adalah perjalanan mendalam selama beberapa hari yang berfokus pada pengalaman, tidak melakukan apa pun sama sekali. Mereka membuat paket wisata The Mastering Sleep Retreat. Paket yang dimulai pada tahun 2022 ini menawarkan para tamu kesempatan menghadiri ceramah tentang bagaimana suplemen dan olahraga memengaruhi istirahat mereka serta mendapatkan penilaian tidur dan pemantauan semalam dari para ahli. Mereka itu adalah dokter bersertifikat, perawat terdaftar, dan ahli gizi. Mereka juga mempelajari strategi yang didukung sains untuk mengatasi stres dan ketegangan, serta mendapatkan siklus tidur yang lebih baik di rumah.
CEO dan pendiri Perowne International, Jules Perowne, dikutip laman Conde Nast Traveller, mengatakan, tak diragukan lagi bahwa liburan yang berfokus pada tidur adalah tren terbesar dalam industri perjalanan saat ini. Daripada mengikuti rencana perjalanan yang padat dengan sedikit waktu untuk beristirahat, wisatawan yang lelah justru pergi mencari istirahat malam yang nyenyak. Sebisa mungkin mendapat tidur yang sangat nyenyak. Dengan memprioritaskan tidur, hotel-hotel di seluruh dunia kini menawarkan retret khusus tidur dan program yang didukung oleh spesialis bagi mereka yang mencari tempat yang menenangkan untuk beristirahat. Hipnoterapis dari Harley Street dan pakar tidur Malminder Gill mengaitkan munculnya tren wisata tidur dengan tren kesehatan umum atau umur panjang. Para tamu menginginkan lebih dari sekadar tempat tidur untuk bermalam. Mereka menginginkan pengalaman dan sesuatu yang meningkatkan kesejahteraan mereka. Tidur yang lebih baik berdampak positif pada tubuh dan jiwa. (Yoga)
Bangkok Bank Memperluas Pelayanan di RI
Potensi pertumbuhan ekonomi negara-negara di kawasan Asia sangat signifikan dan diprediksi semakin kuat dalam 10-20 tahun mendatang. Karena itu, Bangkok Bank terus mendorong perluasan layanan nasabah secara regional seusai langkah mengakuisisi Bank Permata pada pertengahan 2020. Presiden Bangkok Bank dan Presiden Komisaris Bank Permata Chartsiri Sophonpanich menyampaikan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di Asia dengan jumlah penduduk 270 juta orang yang memiliki pola geografis yang muda serta sistem perbankan dan regulator yang baik. Pertumbuhan ekonomi 5 % per tahun merupakan daya tarik.
Banyak nasabah dalam jaringan Bangkok Bank, baik dari Thailand, China, Jepang, Hong Kong, Singapura, maupun Malaysia, berinvestasi di Indonesia. Pihaknya akan menyediakan layanan yang mendukung investasi yang masuk di Indonesia, dan sebaliknya layanan bagi masyarakat Indonesia yang ingin keluar negeri dan menggunakan jaringan Bank Permata untuk kebutuhan bisnis. ”Saya pikir 10-20 tahun ke depan adalah era Asia, dan potensi pertumbuhan di kawasan Asia sangat signifikan. Di dalamnya, negara-negara ASEAN memiliki potensi (pertumbuhan) yang sangat kuat,” ujar Chartsiri dalam konferensi pers dengan wartawan Indonesia di Bangkok, Thailand, Kamis (21/11).
Ia menambahkan, aliran modal dan investasi baru terus mengalir ke Indonesia, begitu pula dengan negara-negara ASEAN lainnya, seperti Vietnam, Filipina, dan Thailand. Hal itu menjadi pertimbangan kuat bagi Bangkok Bank untuk memperluas jangkauan nasabah, bekerja sama dengan nasabah perusahaan, nasabah besar hingga kecil, individual, serta tumbuh bersama pasar. Langkah Bangkok Bank untuk mengakuisisi Bank Permata dari PT Astra International Tbk dan Standard Chartered Bank pada pertengahan 2020 diyakini menghadirkan peluang untuk bekerja sama erat dengan nasabah. (Yoga)
Polisi Mengungkap Pabrik yang Memproduksi Pupuk Phonska Palsu di Jabar
Polda Jabar mengungkap pabrik pupuk Phonska palsu di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jabar, pekan lalu. Pabrik milik seorang warga berinisial MN ini sudah memproduksi 1.260 ton pupuk palsu yang diedarkan ke sejumlah daerah di Jabar sejak Juli 2023. Ditreskrimsus Polda Jabar menemukan tiga pekerja yang sedang memproduksi pupuk di lokasi itu. Dalam pemeriksaan, ketiganya menyebut pemilik perusahaanitu berinisial MN. Dua hari kemudian, polisi menangkap MN di Tangerang, Banten. Polisi menyita 10 ton bahan baku, 1 alat penimbang, 1 mesin jahit, 1 sekop, 40 karung berisi pupuk palsu yang akan diedarkan, serta 1 bungkusan berisi zat berwarna.
”Pelaku MN menggunakan bahan baku zat dolomit dan bahan pewarna makanan untuk membuat pupuk nonsubsidi palsu dengan merek Phonska,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Jules Abast saat memublikasikan temuan pabrik pupuk palsu di Bandung, Jumat (22/11). Dari pemeriksaan MN terungkap bahwa produksi pupuk Phonska palsu dimulai pada Juli 2023. Produksinya 5 ton per hari. Pabrik ini telah 252 kali memproduksi pupuk Phonska palsu dengan total produksi sebanyak 1.260 ton. Pelaku memproduksi pupuk palsu dan langsung menjualnya kepada konsumen di pabrik. ”MN menjual produknya seharga Rp 40.000 untuk kemasan 50 kg.
Penjualannya sudah mencapai (wilayah) Cianjur, Bogor, dan Bandung Raya,” ujarnya. MN telah berstatus tersangka dan dijerat dengan Pasal 121 dan Pasal 122 UU No 22 Tahun 2019 tentang Budidaya Pertanian Berkelanjutan. ”MN terancam pidana 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp 3 miliar. Tiga pekerja MN masih berstatus saksi dan menjalani pemeriksaan,” kata Jules. Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jabar, AKBP Maruly Pardede mengatakan, pelaku telah merugikan petani yang menggunakan produk pupuk palsu. Dari hasil pemeriksaan laboratorium terungkap bahwa pupuk palsu itu tidak memiliki kandungan zat natrium, fosfat, dan kalium. (Yoga)
Jangan Lupakan Ladang Tradisional dalam Mencetak Sawah di Kalteng
Proyek cetak sawah diharapkan mendukung sistem pertanian lokal dan bukan sekadar menggusurnya. Sistem pertanian lokal dinilai bisa memenuhi target pemerintah. Apalagi jika didukung dengan beragam teknologi baru. Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalteng, Bayu Herinata menyampaikan harapan itu di sela-sela kunjungan Mentan, Andi Amran Sulaiman ke Dadahup, Kapuas, Kalteng, Jumat (22/11). Amran mengunjungi lokasi proyek cetak sawah di Dadahup yang saat ini masih dikerjakan. Bayu menambahkan, cetak sawah bukan merupakan proyek baru. Program ini sudah berulang diterapkan di Indonesia, khususnya di Kalteng. Sayangnya, program ini selalu membelakangi sistem perladangan tradisional dan melupakan kondisi lingkungan di wilayah itu.
”Perladangan itu, kan, lahan yang sudah ada. Seharusnya didukung dan dimanfaatkan. Bukan malah membuka kawasan dengan tutupan hutan yang sudah baik, apalagi gambut,” ungkap Bayu. Menurut Bayu, mayoritas wilayah program cetak sawah dan optimasi lahan di Kalteng memanfaatkan kawasan bergambut, bahkan hutan. Di Kabupaten Gunung Mas, misalnya, hutan dibuka untuk ditanami singkong sejak 2020, yang kemudian secara dadakan diubah menjadi jagung. Di Kabupaten Pulang Pisau, lahan gambut sejuta hektar juga dimanfaatkan untuk megaproyek pangan tersebut. ”Lahan existing masyarakat masih banyak yang bisa dimanfaatkan jika targetnya hanya produktivitas padi. Tetapi, jangan juga mengubah sistem pertanian lokalnya. Harus didukung juga dengan teknologi modern di sistem pertanian lokal,” katanya.
Bayu merujuk program food estate dalam perluasan sawah di beberapa lahan perladangan masyarakat, seperti di beberapa desa di Kabupaten Pulang Pisau. Masyarakat yang sebelumnya berladang justru diminta untuk bertani di sawah dengan sistem pertanian yang jauh berbeda. Sistem perladangan Dayak di Kalteng, lanjut Bayu, sampai saat ini terbentur larangan membakar yang membuat peladang tradisional meninggalkan ladangnya selama sembilan tahun terakhir. Program ketahanan pangan seharusnya bisa mendukung dan jadi solusi masalah tersebut, bukan justru menambah masalah baru.
Proyek cetak sawah merupakan program lanjutan lumbung pangan atau dikenal dengan food estate. Di Kalteng, potensi lahan yang bisa digunakan untuk program ini mencapai 621.684 hektar. Lahan yang digunakan ada tiga jenis, yakni area penggunaan lain, kawasan hutan produksi, dan kawasan hutan produksi konversi (Kompas, 20/8/2024). Di Kecamatan Dadahup, pemerintah membangun ratusan pintu air untuk memperbaiki irigasi yang sudah berusia lebih kurang 25 tahun atau irigasi baru. Luas lahan yang sedang digarap saat ini lebih kurang 150 hektar. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









