Paket Wisata Tidur selama Liburan
Tidak sedikit orang masih repot menyiapkan jadwal liburan dengan berbagai aktivitas. Mereka juga memantau media sosial destinasi wisata yang unik dan menarik untuk didatangi dan harus indah untuk ditampilkan di media sosial kelak. Sementara itu, orang lain mulai beralih ke paket wisata tidur selama liburan. Tidur di kamar sendirian. Tidur di bawah pohon dengan angin sepoi-sepoi atau tidur di pantai yang indah jadi pilihan. Liburan dapat membantu kita menyegarkan pikiran, melepaskan diri dari rutinitas, dan menenangkan pikiran yang sibuk. Kini, wisata tidur (sleep tourism) menjadi tren perjalanan popular yang membawa hal ini selangkah lebih maju, dalam bentuk liburan tidur. Laman Fast Company menceritakan sebuah lokasi yang menjadi wisata tidur. Terletak di kampus yang tenang dengan dinding bata dan pohon eukaliptus, Canyon Ranch Tucson menawarkan pengalaman perjalanan yang unik.
Properti di Arizona ini dianggap sebagai pencipta konsep resor kebugaran. Namun, salah satu penawaran terbarunya yang sedang tren bukan berfokus pada spa terbaik, kuliner lezat, atau jalur pendakian yang cenderung mendapat sambutan hangat dari para pelancong kaya. Wisata ini adalah perjalanan mendalam selama beberapa hari yang berfokus pada pengalaman, tidak melakukan apa pun sama sekali. Mereka membuat paket wisata The Mastering Sleep Retreat. Paket yang dimulai pada tahun 2022 ini menawarkan para tamu kesempatan menghadiri ceramah tentang bagaimana suplemen dan olahraga memengaruhi istirahat mereka serta mendapatkan penilaian tidur dan pemantauan semalam dari para ahli. Mereka itu adalah dokter bersertifikat, perawat terdaftar, dan ahli gizi. Mereka juga mempelajari strategi yang didukung sains untuk mengatasi stres dan ketegangan, serta mendapatkan siklus tidur yang lebih baik di rumah.
CEO dan pendiri Perowne International, Jules Perowne, dikutip laman Conde Nast Traveller, mengatakan, tak diragukan lagi bahwa liburan yang berfokus pada tidur adalah tren terbesar dalam industri perjalanan saat ini. Daripada mengikuti rencana perjalanan yang padat dengan sedikit waktu untuk beristirahat, wisatawan yang lelah justru pergi mencari istirahat malam yang nyenyak. Sebisa mungkin mendapat tidur yang sangat nyenyak. Dengan memprioritaskan tidur, hotel-hotel di seluruh dunia kini menawarkan retret khusus tidur dan program yang didukung oleh spesialis bagi mereka yang mencari tempat yang menenangkan untuk beristirahat. Hipnoterapis dari Harley Street dan pakar tidur Malminder Gill mengaitkan munculnya tren wisata tidur dengan tren kesehatan umum atau umur panjang. Para tamu menginginkan lebih dari sekadar tempat tidur untuk bermalam. Mereka menginginkan pengalaman dan sesuatu yang meningkatkan kesejahteraan mereka. Tidur yang lebih baik berdampak positif pada tubuh dan jiwa. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023