;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Grab dan Ninja Van Kerja Sama Logistik di Asia Tenggara

30 Apr 2019

Perusahaan logistik ekspres berbasis teknologi Ninja Van dan Grab Inc, super app terkemuka di Asia Tenggara, mengumumkan kemitraan strategis. Keduanya bersepakat akan mengintegrasikan layanan logistik Ninja Van dalam aplikasi Grab melalui GrabExpress, layanan pengiriman paket on-demand milik Grab.

Go-Food, Online Food Delivery Terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara

29 Apr 2019

GoFood memberikan sumbangan yang sangat besar untuk GOJEK. Berdasarkan riset Lembaga Demografi FEB UI, kontribusi dari mitra UMKM GoFood mencapai Rp 18 triliun. Melalui riset ini juga diketahui, ada peningkatan kepercayaan dan dampak positif yang dirasakan oleh UMKM setelah bergabung dengan GOJEK di layanan GoFood. Salah satu dampaknya adalah peningkatan volume transaksi hingga kenaikan klasifikasi omzet usaha.

Rata-rata pelaku UMKM mengalami peningkatan omzet 3,5 kali lipat sejak bergabung dengan GoFood. Dampak positif ini membuat 85% responden mengaku menginvestasikan kembali pendapatanya ke dalam usaha mereka. Dari riset ini juga ditemukan aplikasi manajemen merchant yang bernama GoBiz menjadi fitur yang sangat berguna. Melalui aplikasi ini merchant bisa leluasa mengubah menu, harga, foto, jam operasional hingga bisa mengetahui informasi pesanan sebelum mitra driver datang. 

Menurut Chief Food Officer of GoJek Group Catherine Hindra Sutjahyo, filosofi di GoFood seperti berbentuk setiga. Sudut-sudutnya adalah merchant, customer dan driver; kami ingin meningkatkan pemberdayaan kepada tiga sisi tersebut.

Fakta Terbaru GoFood :

  • per akhir 2018, GoFood mencatat order 30 juta per bulan
  • Jumlah order tumbuh hingga 7 kali lipat dalam 2 tahun terakhir
  • GoFood menguasai pangsa pasar online food delivery 4 kali lebih besar dari penyedia layanan sejenis
  • menyumbang Rp 18 triliun kepada perekonomian Indonesia
  • paket ayam menjadi favorit pada 2018 dengan 10 juta kali pemesan 

Pengembang Kerubungi Lahan Dekat Stasiun LRT

29 Apr 2019

Lahan di sekitar stasiun Light Rapid Transist (LRT) banyak diminati oleh pengembang properti, baik swasta maupun BUMN. Lahan ini diproyeksikan untuk menjadi hunian berkonsep transportasi, atau dikenal juga dengan istilah Transport Oriented Development (TOD). Sebagai contoh, di dekat Stasiun LRT Ciracas sudah terdapat dua lahan hunian berbasis TOD. Yang pertama adalah Sakura Garden City, yang dikembangkan oleh Trivio Group dengan menggandeng 2 perusahaan besar asal Jepang, Daiwa House dan JOIN. Di kawasan ini akan dibangun 4 tower dengan total 2.200 unit dan 90 Ruko. harga unit yang dipasarkan mulai dari Rp 500 jutaan.

Yang kedua adalah LRT City Ciracas dengan nama Urban Signature yang dibangun oleh anak usaha PT Adhi Karya. Total akan terdapat 5 tower apartemen. Harga yang ditawarkan cukup bersaing mulai dari Rp 500 jutaan.

Menurut pengamat properti Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda, berkembangnya kawasan bertajuk TOD merupakan hal yang wajar dan dialami seluruh kota besar di dunia karena kawasan ini merupakan salah satu kebutuhan di tengah-tengah kepadatan lalu lintas yang terjadi. TOD ini sudah menyebar di wilayah lain di Jakarta di sekitar stasiun kereta Api, seperti TOD Pondok Cina, TOD Tanjung Barat, TOD Cisauk, dan TOD Tanah Abang.

Bersiap Diri Bisa Ekspor ke Australia

29 Apr 2019

Ekspor mobil utuh (completely built up) Indonesia ke Australia berpeluang menderu pasca perjanjian perdagangan bebas (FTA) antara Indonesia dengan Australia melalui Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) diteken. Terlebih, Australia tidak memiliki pabrikan mobil, dan mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan pasarnya. Tantangannya ada pada kesiapan industri otomotif nasional.

Pemerintah Harus Kendalikan Utang

29 Apr 2019

Rasio utang terhadap PDB per Maret 2019 sudah mencapai 30,12%. Meski masih di level sehat, angka itu adalah rasio terbesar dalam lima tahun terakhir. Kemkeu mencatat total nilai (outstanding) utang pemerintah pusat hingga Maret 2019 Rp 4.567,31 triliun. Angka ini naik 10,4% dibandingkan dengan posisi Maret 2018. Kenaikan itu berasal dari pinjaman dan penerbitan surat berharga negara (SBN). Kemkeu mengklaim sudah mengerem laju utang, terutama pinjaman luar negeri.

Ahmad Mikail, Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, menganalisis. perlambatan utang pemerintah hanya sementara. Pasalnya, penerimaan pajak kuartal I tahun ini hanya tumbuh 1,8% yoy. Ahmad menegaskan, pengeraman utang tidak hanya atas utang pemerintah, tetapi juga meliputi utang BUMN. Peningkatan utang bisa memengaruhi rating utang Indonesia.

Wapres Serukan Perlawanan Diskrimasi Sawit

29 Apr 2019

Wakil presiden Jusuf Kalla mengangkat isu diskriminasi kelapa sawit Indonesia oleh jumlah negara terutama di Eropa. indonesia sebagai negara yang sekitar 16 juta warganya terlibat dalam perkebunan dan industri sawit terus menghadapi perlakuan diskriminatif. Ia menyayangkan perlakuan diskriminatif itu mengatasnamankan isu sustainable palm oil. Padahal sawit telah memberikan kontribusi signifikan dalam pencapaian cita-cita pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia, dan menurutnya tidak ada satu negara yang bisa mencapai SDGs sendiri tanpa sinergi dan kerjasama dari negara lain.

Kerjasama harus bersifat national-driven bukan donor atau loan-giver driven. Kerjasama juga harus mempertimbangkan inklusivitas karena dengan pertimbangan tersebut Belt and Road Initiative (BRI) dapat menyejahterakan setiap negara yang tergabung di dalamnya. Demikian pula peran swasta harus lebih dilibatkan dan tidak mengandalkan utang pemerintah.

Sementara itu menurut pengamat ekonomi Indef Eko Listiyanto upaya retaliasi terhadap Uni Eropa atas diskrimasi sawit merupakan langkah yang tepat. Kebijakan proteksionisme Uni Eropa merupakan upaya untuk melindungi produk minyak nabati dari kawasan tersebut. Retaliasi perdagangan bisa menimbulkan kerugian bagi keduabelah pihak. Namun, tanpa da upaya perlawanan tersebut diskriminasi yang dilakukan Uni Eropa akan makin kuat. 


Tren Permintaan, Industri Produk Plastik Bergairah

29 Apr 2019

Industri produk plastik diyakini makin bergairah seiring dengan tren permintaan yang diproyeksikan melanjutkan peningkatan pada kuartal I/2019. Sektor makanan dan minuman menjadi faktor utama yang memacu serapan produk plastik untuk kemasan. Salah satu produk makanan dan minuman yang menyerap produk plastik adalah air minum dalam kemasan (AMDK). Sektor AMDK menyumbang 30% serapan plastik kemasan. Selain didorong sektor makanan dan minuman, permintaan juga berasal dari sektor pertanian. Proyeksi pertumbuhan industri plastik hingga akhir tahun 2019 mencapai 5,2% secara tahunan. 

Bulog Tetap Tunggu Izin Impor Bawang Putih

29 Apr 2019

Perum Bulog tetap menantikan izin impor bawang putih sebesar 100 ribu ton sesuai hasil rapat koordinasi terbatas (rakortas) di Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian pada Maret lalu. Meski pemerintah sempat menetapkan Bulog sebagai pelaksana importasi bawang putih sebesar 100 ribu ton, persetujuan impor dari Kemendag belum diterbitkan. Pemerintah memutuskan untuk mengeluarkan PI kepada 8 importir swata dengan kuota impor sebesar 115 ribu ton.

Direktur utama perum Bulog Budi Waseso mengatakan, pihaknya pun kini tidak bisa ikut serta melakukan upaya stabilisasu harga bawang putih. Menurut dia, hal tersebut membuat harga bawang putih terus naik seiring dengan pasokan yang kurang mencukupi. Ia mencurigai kartel-kartel bawang putih menjadi penyebab utamanya.

Pengamat ekonomi pangan dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia, Khudori menilai apabila pemerintah memberikan izin impor sebanyak 100 ribu ton kepada Bulog, impor kembali tetap akan diperlukan untuk memenuhi konsumsi nasional. Untuk diketahui, tingkat kebutuhan bawang putih nasional mencapai 500 ribu ton setahun sekitar 90% berasal dari impor.

Kalau benar seperti yang disampaikan Kemendag bahwa importir masih punya 115 ribu ton bawang putih sisa impor tahun lalu maka jika ditambah dengan impor kepada 8 importir 115 ribu dan kemungkinan Bulog 100 ribu totalnya masih kurang tutup konsumsi kita. Apabila bawang putih impor dari 8 importir swasta telah masuk, pemerintah perlu mengawasinya. Pengawasan dilakukan dari pendataan jumlah stok yang dimiliki importir hingga pendistribusianya. 

Otomotif menjadi Sektor Manufaktur Andalan

26 Apr 2019

Pemerintah berkomitmen mendukung industri otomotif sebagai salah satu sektor manufaktur andalan tanah air. Sejumlah dukungan dan insentif disiapkan untuk mendorong investasi serta ekspor produk industri otomotif.

Kementerian perindustrian mencatat, produksi kendaraan roda empat atau lebih mencapai 1,34 juta unit atau setara 13,76 miliar dollar AS pada tahun lalu. Adapun ekspornya mencapai 346.000 unit atau setara 4,78 miliar dollar AS. Jumlah kendaraan yang diekspor tahun ini diharapkan bisa meningkat menjadi 400.000 unit.

Sebanyak 20% dari total produksi otomotif nasional tahun 2025 adalah kendaraan listrik. Pengembangan kendaraan rendah emisi karbon ditempuh antara lain dengan memberikan pengurangan pajak bagi industri komponen otomotif. Pemerintah juga menegosiasikan perjanjian perdagangan preferensial (preferential tariff agreement/PTA) serta perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif untuk perluasan pasar. Langkah ini diharapkan membuka pasar baru bagi Indonesia. Terkait ini target yang relatif mudah dijangkau dan ada depan mata adalah pasar Australia.

Astra Siapkan Belanja Modal Rp 30 Triliun

26 Apr 2019

PT Astra International Tbk menyiapkan dana belanja modal sebesar Rp 30 triliun. Anggaran ini lebih tinggi dibandingkan belanja modal pada 2018 yang sebesar Rp 29 triliun. Dana belanja modal akan digunakan untuk suntikan dana ke anak usaha, seperti :

  • PT United Tractor Tbk sebesar Rp 15 triliun
  • PT Astra Agro Lestari Tbk sebesar 1,7 triliun
  • ekspansi jalan tol dan pembangunan outlet baru sebesar Rp 2,5 triliun 
  • dan sisanya akan digunakan untuk pengembangan teknologi informasi yang diperlukan oleh anak usaha Grup Astra

Astra kemungkinan akan menyuntikan modal untuk Gojek. Astra telah kedua kalinya menanamkan modal ke Gojek dengan total sebesar 250 juta dolar AS. Dalam dua fundraising terakhir Astra ikut 150 juta dolar AS dan 100 juta dolar AS.