Ekonomi
( 40554 )Perbanyak Stimulus dan Penyaluran Pinjaman
Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian resmi meningkatkan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2021 menjadi Rp253 triliun, meningkat dibandingkan plafon yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu sebesar Rp220 triliun.
Kebijakan ini disambut baik oleh BRI sebagai lembaga keuangan terbesar penyalur KUR. Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan bahwa perseroan akan terus berkomitmen mendukung kebangkitan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui dua langkah.
Pertama melalui penyaluran stimulus dan kedua via penyaluran pinjaman agar roda usaha pelaku UMKM kembali berputar. Sejak awal Januari 2020 hingga 25 Desember 2020, BRI telah berhasil menyalurkan KUR Mikro senilai Rp125,3 triliun kepada lebih dari 5,2 juta penerima.
Kendaraan Listrik : Insentif Percepat Pengembangan
Pemerintah menargetkan 15 juta kendaraan listrik, yang
terdiri dari 2 juta roda empat dan 13 juta roda dua, beroperasi di Indonesia
pada 2030. Pencapaian target itu dapat menghemat impor BBM setara 77.000 barel
per hari. Penghematan impor BBM akan menghemat devisa 1,8 miliar dollar AS dan
menurunkan emisi gas karbon 11,1 juta ton.
Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform Fabby Tumiwa berpendapat, untuk mempercepat pengembangan kendaraan listrik di Indonesia, pemerintah harus mampu menciptakan pasar kendaraan listrik.
Caranya, antara lain, mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas pejabat di lingkungan pemerintahan pusat dan daerah serta kendaraan angkutan umum. Apabila ada permintaan, industri bakal berminat mendirikan manufaktur kendaraan listrik.
Hal lain yang perlu didorong, lanjut Fabby, adalah memperbanyak stasiun pengisian daya baterai kendaraan listrik. Apabila ketersediaan stasiun tersebut memadai, masyarakat akan merasa nyaman dan aman memiliki kendaraan listrik.
BUMN : Indonesia Financial Group Melaju
Indonesia Financial Group, perusahaan induk asuransi, investasi, dan penjaminan milik negara, membukukan aset Rp 76,2 triliun per Desember 2020. Aset secara konsolidasi tersebut tumbuh dari Rp 72,5 triliun per Maret 2020. Adapun total premi bruto Rp 18 triliun dan dana kelolaan konsolidasi Rp 81,8 triliun per akhir 2020.
Direktur Utama IFG Robertus Bilitea saat dikonfirmasi, Minggu (3/1/2021), mengatakan, pertumbuhan aset sejalan dengan tujuan strategis pembentukan induk usaha, yakni menciptakan pertumbuhan bisnis anak perusahaan dengan mengedepankan asas kehati-hatian.
IFG memiliki sembilan entitas anak usaha, yakni PT Jasa Raharja, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PTAsuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Graha Niaga Tata Utama, PT Bahana TCW Investment Management, PT Bahana Sekuritas, PT Bahana Artha Ventura, dan PT Bahana Kapital Investa.
Distribusi Vaksin : Tenaga Kesehatan Diutamakan
Sebanyak 3 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac, China, mulai didistribusikan ke sejumlah daerah di Indonesia. Menurut rencana, vaksinasi mulai dilakukan pekan kedua atau ketiga Januari 2021 setelah mendapat izin penggunaan darurat dan ditujukan untuk tenaga kesehatan.
Juru Bicara Vaksin Covid-19 PT Biofarma Bambang Herianto dalam jumpa pers daring di Jakarta, Minggu (3/1/2021), mengatakan, pihaknya telah menerima 3 juta dosis vaksin Sinovac. Produk itu mulai didistribusikan ke daerah. Distribusi rantai dingin disiapkan sebelum vaksin digunakan.
Vaksin Covid-19 kini dalam proses kajian aspek kehalalannya oleh Lembaga Pengkajian Pangan dan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI). Kajian digunakan untuk mendapatkan fatwa ulama Indonesia dan sertifikasi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menambahkan, vaksinasi Covid-19 akan dilakukan dalam dua periode dan membutuhkan waktu 15 bulan, yakni Januari 2021 hingga Maret 2022. Periode pertama berlangsung Januari hingga April 2021 dan memprioritaskan 1,3 juta tenaga kesehatan serta 17,4 juta petugas publik di 34 provinsi.
Periode kedua berlangsung 11 bulan sejak April 2021 hingga Maret 2022. Vaksinasi periode kedua ditujukan untuk semua penduduk selain tenaga kesehatan dan petugas publik.
Peraturan Devisa Ekspor Impor Diperlonggar
Bank Indonesia (Bl) melonggarkan aturan Devisa Hasil Ekspor (DHE) dan Devisa Pembayaran Impor (DPI). Kebijakan bank sentral ini menjadi insentif bagi dunia usaha yang terdampak pandemi Covid-19.
Pelonggaran aturan itu tertuang di Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 22/21/PBI/2020 yang berlaku mulai 1 Januari 2021. Beleid ini merupakan perubahan dari PBI Nomor 21/14/PBI/2019.
Ada tiga poin perubahan aturan. Pertama, perubahan aturan selisih kurang nilai DHE. Kedua, perubahan tentang pengkreditan penerimaan DHE. Ketiga, perubahan pengenaan sanksi administratif yang mulai berlaku pada 1 Januari 2022.
Sekretaris Jenderal Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Toto Dirgantoro menyambut baik relaksasi ini. Ia meminta Bl lebih getol melakukan sosialisasi kepada eksportir. Sebab, ada permasalahan di lapangan.
Toto berharap, pelonggaran aturan ini terus dibarengi dengan mempermudah proses dan arus ekspor barang. Dengan demikian, ekspor mampu menopang proses pemulihan ekonomi nasional sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik.
Program PEN : Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional 2020 Masih Tersisa Rp 192,59 Triliun
Anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2020 diproyeksikan tidak terserap seluruhnya. Kementerian Keuangan mencatat, per 23 Desember 2020, realisasi program PEN baru Rp 502,71 triliun atau 72,3% dari total anggaran Rp 695,2 triliun. Alhasil, masih ada Rp 192,49 triliun yang belum terpakai.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, anggaran PEN 2020 tidak akan terserap seluruhnya karena tergantung pada kebutuhan program. Misalnya, anggaran penanganan kesehatan sebagian akan dialokasikan untuk pengadaan vaksin dan vaksinasi tahun 2021 senilai Rp 36,4 triliun.
Beberapa anggaran yang masih tersisa banyak di antaranya, anggaran klaster kesehatan tersisa Rp 45,1 triliun, insentif usaha dalam bentuk perpajakan masih ada Rp 65,88 triliun, dan anggaran dukungan badan usaha milik negara (BUMN) dan korporasi tersisa sekitar Rp 52,57 triliun.
Pemerintah bakal melanjutkan program PEN pada tahun ini dengan anggaran mencapai Rp 372,3 triliun. Alokasi tersebut belum termasuk sisa anggaran PEN 2020.
Pilihan Investasi 2020 : Aset Berisiko Makin Menarik di Tahun 2021
Menurut data Coinbase, di akhir tahun lalu kurs bitcoin mencapai USS 28.897,40 per btc. Jadi, sepanjang tahun lalu, harga bitcoin naik 302%.
Harga bitcoin mulai melesat di Oktober tahun lalu. Salah satu faktornya, investor institusi mulai masuk ke bitcoin. Salah satunya Massachusetts Mutual Life Insurance, yang membeli USS100 juta bitcoin awal Desember lalu.
Setelah bitcoin, emas juga memberi cuan lumayan tahun lalu. Jika Anda membeli emas Antam di akhir 2019 di harga Rp 771.000 per gram dan menjualnya saat harga buyback emas Antam mencapai Rp 855.000 akhir tahun lalu, Anda memperoleh cuan sebesar 10,89%.
Tahun ini, instrumen investasi pemberi cuan besar tersebut tetap bisa diandalkan. Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana menilai, harga obligasi, misalnya, masih akan naik seiring tren penurunan suku bunga acuan. Yield SUN tenor 10 tahun bisa mencapai rentang 5,5%-5,7%. Saat ini yield sudah 5,86%. Bitcoin juga masih menarik. Christopher menilai harga bisa mencapai USS 100.000 hingga USS 250.000 per btc.
Kinerja Industri, Syariah Tetap Tangguh di Tengah Pandemi
Kinerja industri keuangan syariah disebut tetap tangguh, di tengah pandemi yang tecermin pada fungsi intermediasi dan pertumbuhan total aset. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan industri keuangan syariah berhasil tumbuh mengesankan selama 3 dasawarsa sejak bank syariah berdiri pertama kalinya di Tanah Air.
Hingga September 2020, Sri Mulyani memaparkan total aset keuangan syariah, tidak termasuk saham, telah mencapai Rp1.710,16 triliun atau setara dengan US$114,64 miliar dengan pangsa pasar 9,69%. Aset tersebut meliputi aset perbankan syariah sebesar Rp575,85 triliun, industri keuangan bukan bank yang syariah sebesar Rp111,44 triliun, dan pasar modal syariah sebesar Rp1.022,87 triliun. Dari sisi aset, perbankan syariah mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi, yaitu naik 10,97 persen secara tahunan, dibandingkan dengan bank konvensional yang pertumbuhannya tercatat sebesar 7,7% secara tahunan
OJK pun menyambut positif pembentukan PT Bank Syariah Indonesia Tbk., hasil merger tiga bank syariah BUMN agar
menjadi katalis perkembangan keuangan syariah nasional karena bisa menjamah segmen mikro
Pemulihan Manufaktur, Industri Keramik Kian Kokoh
Industri keramik nasional terus bergeliat dan makin membaik setelah sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19. Produsen keramik memproyeksikan rerata utilisasi pada 2021 akan meningkat ke level 72,5%, kendati sebelumnya sempat anjlok hingga 30% pada kuartal II/2020. Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto mengatakan sejumlah faktor yang mendukung pemulihan industri keramik lebih cepat, di antaranya stimulus penurunan harga gas tertentu yakni US$6 per MMBtu dan pemberlakuan safeguard untuk produk impor China, India, dan Vietnam sebagai upaya mendukung industri dalam negeri.
Dari sisi produksi, dia memproyeksikan pada 2021 akan mendekati 400 juta m2. Jika angka itu tercapai, maka Indonesia berpotensi memperbaiki peringkat produsen terbesar di dunia menjadi ranking 6 atau 7, naik dari posisi pada 2019 di peringkat 8.
Proyek Strategis Nasional, Waskita Garap 26 Proyek di Jawa
PT Waskita Karya (Persero) Tbk. menyatakan terlibat dalam pembangunan 44 proyek strategis nasional dengan porsi terbanyak di Pulau Jawa. Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono menjelaskan, dari total 44 proyek strategis nasional (PSN), sebanyak 26 proyek ada di Jawa.
Dari total proyek garapan perseroan, dia menegaskan sektor pekerjaannya yaitu seputar konektivitas, sumber daya air, kelistrikan, dan proyek gedung. Beberapa proyek PSN yang telah selesai dibangun emiten berkode saham WSKT itu misalnya tol layang JakartaCikampek II, tol Kanci-Pejagan, tol Pejagan-Pemalang, tol Pemalang-Batang, dan tol Batang-Semarang. Selain itu, jalan tol Solo-Ngawi, tol Ngawi-Kertosono, tol SalatigaKartasura, Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Kertajati Majalengka, serta Bendungan Gondang. Destiawan juga menjamin 11 ruas jalan tol yang akan didivestasikan pada 2021 telah sesuai dengan kriteria premium yang bakal menarik bagi investor.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









