Ekonomi
( 40465 )Peremajaan Sawit Rakyat, Inovasi Pendanaan untuk Peningkatan Produksi
Program peremajaan sawit rakyat (PSR) tahun 2021 ditargetkan dapat mencapai 180 ribu hektare dengan alokasi pendanaan dari Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) sebesar Rp5,56 triliun. Bantuan subsidi komoditas strategi kelapa sawit rakyat ini merupakan suatu terobosan untuk meningkatkan produktifitas perkebunan kelapa sawit rakyat yang masih belum optimal. Produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat yang masih relatif rendah, menjadi target dari bantuan subdisi yang disalurkan BPDP-KS. Kondisi dewasa ini masih banyak perkebunan kelapa sawit milik petani dengan produktivitas sekitar 2-3 ton/hektare.
Sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia, Indonesia memiliki tanggung jawab besar guna memasok kebutuhan masyarakat dunia akan kebutuhan minyak nabati dunia. Pasokan minyak sawit mentah (CPO) di dunia dapat dihasilkan melalui perkebunan kelapa sawit milik perusahaan petani kelapa sawit. Hingga tahun 2024,pemerintah Indonesia juga menargetkan perkebunan kelapa sawit milik petani seluas 540 ribu hektare untuk dilakukan replanting. Target optimis yang disampaikan Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartato beberapa waktu lalu.
Optimisme pemeritah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan kelapa sawit milik rakyat, bukan tanpa dasar. Lantaran, keberadaan perkebunan kelapa sawit milik rakyat juga mendapat dukungan dan komitmen pemerintah melalui dukungan pendanaan inovatif, yang disalurkan melalui BPDP-KS kepada petani kelapa sawit. Selain subsidi pendanaan replanting yang diberikan melalui BPDP-KS, pemerintah juga turut mendukung pengelolaan perkebunan kelapa sawit petani melalui praktik budidaya terbaik dan berkelanjutan.
INA dan DP World Teken Kerja Sama Penegambangan Pelabuhan US$7,5 Miiar
Indonesia Investment Authority (INA) dan DP World menandatangani perjanjian aliansi strategis jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan maritim dan logistik di Indonesia dengan nilai investasi mencapai US$ 7,5 miliar. Kerja sama antara Ina dan DP World akan meningkatkan kualitas pengoperasian pelabuhan, mengurangi biaya logistik, dan mendongkrak daya saing Indonesia. Ketua Dewan Direksi INA Ridha Wirakusumah mengatakan, kemitraan strategis dengan DP World sejalan dengan misi INA untuk mengoptimalkan investasi di bidang infrastruktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
"Sektor maritim dan kepelabuhan Indonesia adalah kunci dukungan perdagangan dan konsumsi antar pulau. Kolaborasi dengan DP World akan membuat kita mampu menyelesaikan berbagai kendala, seperti tingginya biaya logistik dan inefisiensi," kata Ridha dalam pernyataan resminya di Jakarta, Minggu (31/10). Kedua belah pihak akan menjajaki kerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia (persero). DP World juga akan memanfaatkan platform investasi bersama yang sejak diluncurkan pada 2016 telah berinvestasi di 12 terminal pelabuhan secara global diberbagai tahapan siklus pengelolaan aset.
Kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau memerlukan jaringan logistik laut yang mumpuni. Mesipun tertinggal dari negara-negara tetangga dalam hal laju peti kemas dan saat ini menghadapi biaya logistik yang tinggi, Indonesia berada diantara 15 negara teratas dalam hal lalu lintas peti kemas dan memiliki lebih banyak lagi potensi pertumbuhan. Selain itu, laju peti kemas di Indonesia diperkirakan terus meningkat mengingat tingkat konsumsi dan produksi dalam negeri yang terus melonjak.
Chairman dan CEO DP World Group Sultan Ahmed Bin Sulayem mengatakan, DP World melihat besarnya potensi Indonesia sebagai salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di dunia, juga komitment nyata pemerintah dalam memperbaiki fasilitas kepelabuhan. "Melalui kemitraan kami dengan INA, sesuai keahlian yang kami miliki, DP World berkomitmen untuk mendukung inisiatif Indonesia dalam mencipatakan nilai tambah dan memodernisasi infrastruktur maritim Indonesia." sebut dia.
Gobel Sarankan Pendanaan KA Cepat Tetap Diserahkan ke Investor
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel menyatakan pendanaan Kereta Api (KA) Cepat Jakarta-Bandung tetap diserahkan ke investornya, sedangkan dana APBN sebaiknya difokuskan untuk pemulihan ekonomi. Pembangunan infrastruktur dasar dan Ibukota negara (IKN) yang baru. "Soal kereta cepat biar kita serahkan ke Investornya.Ini sesuai dengan ide awal yang berprinsip business to business," kata Gobel, Sabtu (30/10). Hal ini disampaikan menanggapi kebijakan pemerintah yang akhirnya akan menggelontorkan dana APBN untuk menyuntikkan pembiayaan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Tiongkok memenangkan persaingan dengan Jepang dalam pembangunan KA cepat sepanjang 142,3 km tersebut.
"KIta tidak tahu apakah akan ada kenaikan lagi atau tidak. Yang pasti hingga kini sudah bengkak dua kali. Kondisi ini sudah berkebalikan dengan tiga janji semula serta sudah lebih mahal dari proposal Jepang. Sedangkan dari segi kualitas, Jepang jauh lebih baik," kata Gobel. Gobel mengatakan, akibat pandemi Covid-19, Indonesia dihadapkan pada keterbatasan anggaran. "Banyak anggaran yang kurang prioritas dipotong karena terkena refocusing. Karena kita fokus untuk menghadapi Covid. Memulihkan perekonomian yang menghantam rakyat kecil, dan kita juga tidak boleh mundur untuk membangun IKN. Kita fokus saja pada hal -hal yang menjadi prioritas kita," katanya,
Agar Indonesia konsisten dengan skema business to business, kata Gobel, maka pembengkakan biaya itu diserahkan ke perusahaan konsorsium Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC). Konsorsium ini melibatkan sembilan perusahaan. Dari Indonesia ada empat BUMN, sedangkan dari Tiongkok ada lima. "Jadi jika terjadi pembengkakan biaya maka diserahkan pada perusahaan-perusahaan tersebut. Dan jika ada perusahan yang tidak mampu menyetorkan biaya tambahan, sahamnya terdelusi dengan sendirinya. Ini namanya business to business. Jangan memaksakan diri dengan memninta dana dari APBN," kata Gobel. (Yetede)
Pasar Bersiap Hadapi Tapering AS
Pasar saham diyakini lebih tenang menghadapi pengumuman tapering off dari bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve. The Fed dijadwalkan menggelar rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada Selasa-Rabu pekan ini waktu setempat. Pada pertemuan sebelumnya, The Fed menyatakan akan melakukan pengurangan pembelian obligasi, yang bisa dimulai November atau Desember tahun ini, sehingga selesai di pertengahan 2022. Pengurangannya bertahap, sekitar US$ 10 miliar untuk obligasi negara dan US$ 5 miliar MBS per bulan. Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus juga yakin pelaku pasar sudah siap menerima keputusan The Fed untuk melakukan tapering. Apalagi, inflasi AS yang terjaga di atas 2%. "Tidak mungkin The Fed menaikkan suku bunga tanpa adanya tapering," tutur Nico.
LEAD Membidik Pendapatan US$ 25 Juta Pada Tahun Ini
PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) optimistis bisa mencapai target pendapatan US$ 25 juta pada tahun 2021. Angka ini setara realisasi pendapatan tahun lalu. Proyeksi tersebut juga mempertimbangkan kontrak LEAD yang hingga saat ini. Sekretaris Perusahaan PT Logindo Samudramakmur Tbk, Adrianus Iskandar menjelaskan, dengan perolehan kontrak saat ini sebesar US$ 15 juta, manajemen LEAD optimistis mencapai target pendapatan di 2021. Untuk kontrak yang diperoleh LEAD, kata dia, telah dimenangi selama tahun 2021. Adapun jangka waktunya bermacam-macam, mulai dari 7 hari sampai 1 tahun. Kemudian, ada pula kontrak langsung (direct appointment). "Utilitas kapal LEAD secara year to date (ytd) sebesar 72%, untuk utilitas selama kuartal III-2021 sebesar 82%, ucap Iskandar.
Efisiensi dan Investasi Energi Hijau
Tempo, Jakarta - Kementrian Perindustrian memperkirakan program-program efisiensi yang diterapkan di sektor industri mampu menghasilkan penghematan energi sebesar 10-20 persen. Program efisiensi dan konservasi tersebut, adalah audit energi di sektor industri dan bangunan, penerapan sistem manajemen energi, pemakaian teknologi yang efisien, penerapan standar, pemberian label hemat energi, serta gerakan penyadaran dan sosialisasi hemat energi. Transisi energi di bidang industri menghadapi tantangan dan peluang yang perlu dikelola. Langkah-langkah efisiensi energi hanya akan optimal jika sejalan dengan proyek pengembangan energi baru dan terbarukan. Hal lain yang dibutuhkan ialah dukungan dari pemerintah, seperti pemeberian insentif bagi industri.
Skema pembiayaan inovatif untuk ekonomi hijau yang sudah ada di Indonesia memiliki potensi untuk dikembangkan. Instrumen pembiayaan itu diantaranya obligasi atau sukuk hijau, blended finance, carbon pricing, islamic finance, dan result based financing. Indonesia telah enam kali menerbitkan sukuk hijau, yang terdiri atas empat kali penerbitan di level global dan dua kali di level domestik.
Mulai Untung Berkat Investasi Start-Up
Tempo, Jakarta - Perbankan yang memiliki anak usaha modal ventura mulai meraup untung dari model bisnis yang dijalankan. Melalui Mandiri Capital Indonesia (MCI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membuka peluang mengembangkan pendanaan bagi perusahaan rintisan alias start-up yang memiliki prospek bisnis jangka panjang hingga akhirnya bisa melakukan penawaran umum saham perdana. Untuk memastikan keberlanjutan pendanaan yang diberikan, MCI harus jeli dalam memilih perusahaan rintisan. Sejak awal, MCI memang difokuskan untuk melakukan pengembangan dan pembiayaan pada perusahaan teknologi yang bergerak di bidang finansial. Sejauh ini, MCI memiliki sederet portfolio investasi di perusahaan teknologi.
Industri modal ventura terus menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), enam perusahaan modal ventura bahkan sukses membukukan nilai penyertaan saham dan penyertaan melalui obligasi konversi di atas Rp 100 miliar. Perusahaan tersebut utamanya adalah modal ventura anak usaha dari perbankan, seperti Mandiri Capital Indonesia, Central Capital Ventura, dan BRI Ventures.
Satu Royalti Dipotong Berkali-Kali
Tempo, Jakarta - Sebelum pandemi Covid-19 datang, Erros Candra hidup dari panggung ke panggung. Setelah pandemi menerjang Indonesia pada Maret 2020. Sempat menyerahkan hak kuasa royalti lagu-lagu ciptaannya ke lembaga manajemen kolektif (LMK) Karya Cipta Indonesia. Sejak pandemi terjadi, Eross makin rajin memperhatikan potensi pendapatan pasifnya itu,
Selama ini LMK memegang kuasa penagihan dan pembagian royalti. Pencipta lagu bergabung dengan Wami (genre pop dan rock), RAI (dangdut dan melayu), serta Karya Cipta Indonesia (pop indonesia dan daerah). Produser lagu bergabung dengan Asirindo, Aspirindo, dan Armindo. Adapun pembawa lagu bergabung, antara lain, dengan Prisindo, ARDI, dan Sentra Lisensi Musik Indonesia. Erros mengakui awalnya ia tipe komposer yang apatis terhadap lagu ciptaannya. Namun, sejak pandemi melanda, dan sadar royalti lagu menjadi pendapatan paling signifikan saat tak ada konser, Erros makin memperhatikan detail urusan ini LAS, menurut Eross, berani menjanjikan pendapatan royalti naik seiring dengan penggunaan SILM.
Pengembangan Ekosistem Digital, Kolaborasi Pelaku Jasa Keuangan Jadi Kunci
Kolaborasi antarpelaku industri jasa keuangan tak bisa lagi dilihat sebagai persaingan, tetapi sebagai faktor kunci dalam menumbuhkan ekosistem. Ketua Bidang Operation, Technology, dan Regulatory Reporting Perbanas Indra Utoyo mengatakan di era ekonomi kolaborasi, bank harus bergerak cepat memberikan value dengan merangkul mitra lain agar dapat memberikan solusi pada nasabah. “Berkolaborasi tetapi berkompetisi ini menjadi hal biasa saja, termasuk bank dengan fintech, yang menurut saya lebih banyak kolaborasi ketimbang kompetisinya,” ujar Indra dalam webinar yang diselenggarakan Bisnis Indonesia dan Mambu, Kamis (28/10/2021).
Menurutnya, para pelaku fintech atau teknologi finansial (tekfin) merupakan para spesialis di bidang masing-masing. Untuk masuk ke dalam ekosistem tersebut, diperlukan kolaborasi antara bank dengan tekfin dalam hal pembiayaan.
Indra memaparkan bahwa ada empat klasifikasi bank digital berdasarkan trennya. Pertama, bank digital bagian dari ekosistem grup konglomerasi keuangan, seperti kehadiran BRI Agroniaga yang kini bertransformasi menjadi Bank Raya, dan BCA Digital. Kedua adalah bank digital yang merupakan bagian dalam ekosistem nongrup konglomerasi keuangan, laiknya Allo Bank dan Motion Banking. Ketiga, bank digital bagian dari tekfin, seperti Bank Neo Commerce. Keempat, bank digital yang menjadi bagian dari platform teknologi, semisal, Sea Bank dan Bank Jago.
Tiga Kota Dikarantina Sebelum Olimpiade Musim Dingin
Pemerintah Tiongkok menempatkan satu kota lagi dalam kebijakan karantina pada Kamis (28/10) untuk mengatasi peningkatan jumlah kasus Covid-19. Yang berarti saat ini sekitar enam juta orang diperintahkan untuk tinggal di rumah karena pemerintah Tiongkok mengejar nol kasus sebelum Olimpiade Musim Dingin mendatang. Negara ini telah mengambil pendekatan tanpa toleransi terhadap virus sejak pertama kali muncul di Tiongkok bagian tengah pada 2019. Pihaknya membasmi setiap gejolak yang muncul dengan penutupan perbatasan, karantina terbatas, dan karantina yang ketat. Meskipun langkah-langkah garis keras telah membuat jumlah kasus baru jauh lebih rendah dari pada kebanyakan negara, negara terpadat di dunia tersebut saat ini bergulat dengan wabah kecil setidaknya di sebelas provinsi.
Gelombang baru tersebut mendorong para pejabat pekan ini untuk mengunci Lanzhou, kota berpopulasi lebih dari empat juta orang dan Ejin di wilayah Mongolia Dalam. Setelah mengkonfirmasi satu masalah baru, pihak berwenang di Heihe, provinsi di Heilongjang mengikuti langkah penguncian pada Kamis. Menurut pernyataan pemerintah setempat, pemerintah meminta warganya untuk tinggal di rumah dan melarang penduduk meninggalkan kota jauh di utara tersebut, kecuali untuk keadaan darurat. Pejabat kota yang perbatasan dengan Rusia di utara itu juga telah mulai melakukan tes virus pada 1,6 juta penduduk dan melacak kontak debat dari orang yang terinfeksi, kata pernyataan itu. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









