;

Peremajaan Sawit Rakyat, Inovasi Pendanaan untuk Peningkatan Produksi

Ekonomi Yuniati Turjandini 01 Nov 2021 Investor Daily
Peremajaan Sawit Rakyat, Inovasi Pendanaan untuk Peningkatan Produksi

Program peremajaan sawit  rakyat (PSR) tahun 2021 ditargetkan dapat mencapai 180 ribu hektare dengan alokasi pendanaan dari Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) sebesar Rp5,56 triliun. Bantuan subsidi komoditas strategi kelapa sawit rakyat ini merupakan suatu terobosan untuk meningkatkan produktifitas perkebunan kelapa sawit rakyat yang masih belum optimal. Produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat yang masih relatif rendah, menjadi target dari bantuan subdisi yang disalurkan BPDP-KS. Kondisi dewasa ini masih banyak perkebunan kelapa sawit milik petani dengan produktivitas sekitar 2-3 ton/hektare.

Sebagai produsen minyak  sawit terbesar di dunia, Indonesia memiliki tanggung jawab besar  guna memasok kebutuhan masyarakat dunia akan kebutuhan minyak nabati dunia. Pasokan minyak sawit mentah (CPO) di dunia dapat dihasilkan melalui perkebunan kelapa sawit milik perusahaan petani kelapa  sawit. Hingga tahun 2024,pemerintah Indonesia juga menargetkan perkebunan kelapa sawit milik petani seluas 540 ribu hektare untuk dilakukan replanting. Target optimis yang disampaikan Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartato beberapa waktu lalu.

Optimisme pemeritah dalam meningkatkan produktifitas perkebunan kelapa sawit milik rakyat, bukan tanpa dasar.  Lantaran, keberadaan perkebunan kelapa sawit milik rakyat juga mendapat dukungan dan komitmen pemerintah melalui dukungan pendanaan inovatif, yang disalurkan melalui BPDP-KS kepada petani kelapa sawit. Selain subsidi pendanaan replanting yang diberikan melalui BPDP-KS, pemerintah juga turut mendukung pengelolaan perkebunan kelapa sawit petani melalui praktik budidaya terbaik dan berkelanjutan.

Tags :
#Sawit
Download Aplikasi Labirin :