;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

BI Pertahankan Bunga Acuan demi Pertumbuhan

21 Jan 2022

Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan pada level 3,5 %. Meski inflasi mulai naik dan risiko global meningkat, BI memilih mempertahankan tingkat suku bunga acuan sejak Februari 2021, karena masyarakat dinilai masih memerlukan insentif bunga murah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, RDG BI memutuskan mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,5 %, suku bunga Deposit Facility 2,75 %, dan suku bunga Lending Facility 4,25 %.  Tahun ini, BI menargetkan inflasi 3 % plus minus 1 persen. Perry menjelaskan, meski meningkat, inflasi tetap tergolong rendah sehingga belum perlu direm dengan kenaikan tingkat suku bunga acuan. Tingkat suku bunga acuan yang rendah mendorong penurunan suku bunga dasar kredit (SBDK) bank. Aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat yang meningkat mendorong perbaikan persepsi risiko perbankan sehingga berdampak positif bagi penurunan suku bunga kredit baru. BI memandang peran perbankan dalam penyaluran kredit, termasuk melalui penurunan suku bunga kredit, dapat ditingkatkan guna semakin mendorong pemulihan ekonomi nasional. (Yoga)


Keropos Kebijakan di Balik Rapor Biru

21 Jan 2022

Pemerintah boleh bertepuk dada karena kondisi perbesaran sepanjang 2021 relatif tidak ada masalah serius. Dari sisi produksi, Badan Pusat Statistik memperkirakan produksi padi pada 2021 mencapai 55,27 juta ton gabah kering giling (GKG), setara dengan 31,69 juta ton beras. Jumlah ini lebih tinggi 1,14% dari 2020 dan lebih tinggi 1,21% dari 2019. Bila dikurangi konsumsi 30,03 juta ton beras, ada surplus 1,65 juta ton beras pada 2021. Capaian ini perlu disyukuri. Sebab kenaikan produksi terjadi tatkala luas panen menurun  dalam tiga tahun berturut-turut. Benarkah kondisi perberasan baik-baik saja? Di balik "rapor biru" itu, sejatinya perberasan nasional mengidap masalah yang amat serius yang memerlukan intervensi segera. Selama 21 bulan berturut-turut, sejak April 2020 hingga September 2021 (BPS, 2022), kasus harga gabah di petani  dan penggilingan yang jatuh dibawah harga pembelian (HPP) terus terjadi. Pada 2021, jumlah kasus bulanan sebanyak 5,29-46,66% terjadi di petani, sementara di penggilingan 5,43-44,68%. (Yetede)

Menggali Potensi dari Simpul Transportasi

21 Jan 2022

Perusahaan umum (Perum) Damri berupaya menggali peluang pasar pengguna jasa dari berbagai simpul transportasi, seperti bandara dan stasiun kereta perkotaan. Caranya, kata Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis Perum Damri, Sandry Pasambuna, dengan menjejaki kerja sama pembukaan rute bus feeder atau pengumpan. "Kami selalu berkomunikasi dengan perusahaan lain untuk membuka trayek baru," kata dia, kemarin. 

Damri juga memperluas jaringan penjualan tiket lewat gerai Indomaret. Tiket penjualannya 10 ribu tiket tahun ini. "Perusahaan menargetkan sedikitnya bisa meraup 30% transaksi dari 18.271 gerai Indomaret," demikian pernyataan Damri, Rabu, 12 Januari lalu. Tiket yang dijual di Indomaret seharga Rp 80-150 ribu. Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia, Djoko Setijowarno menyarankan, Damri mengejar penumpang pada jam sibuk yang tak terlayani moda angkutan lain.

Sebelum pandemi Covid-19, kata dia, masih ada 4-5 penerbangan pukul enam pagi dari Bandara Ahmad Yani di Semarang, Jawa Tengah. Saat ini, pesawat terbang paling awal terbang  pukul sembilan pagi. " Penumpang penerbangan pagi akan mencari moda angkutan darat, biasanya kereta kalau individual atau group kalau pergi rombongan," kata dia, "Disitu Damri punya peluang." (Yetede)

Tiongkok Kembali Pangkas Suku Bunga Pinjaman

21 Jan 2022

Bank sentral Tiongkok kembali memangkas suku bunga  pinjaman bank pada Kamis (20/1) untuk meningkatkan laju ekonominya yang sedang tersendat. Dukungan kebijakan ini sangat dibutuhkan terutama untuk perusahaan-perusahaan pengembang properti. Harga saham dan obligasi perusahaan properti tiba-tiba melonjak  karena penurunan suku bunga baru dari bank sentral Tiongkok (PBoC). Bank sentral menyatakan telah menurunkan  suku bunga dasar kredit (LPR) pinjaman satu tahun menjadi 3,7% dari sebelumnya 3,8% pada Desember 2021. Tetapi investor mendapatkan kembali kepercayaan ditengah ekspektasi pelonggaran peraturan. Pihaknya juga memangkas suku bunga untuk kebijakan pinjaman satu tahun pada Senin (17/1). Tiongkok adalah satu-satunya ekonomi utama yang berkembang pada 2020, karena dapat mengendalikan wabah dengan cepat. (Yetede)

Biden: Butuh Usaha Keras Untuk Menurunkan Inflasi

21 Jan 2022

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan, langkah menurunkan tingkat rekor inflasi negara tersebut akan membutuhkan usaha keras. "Inflasi itu ada hubungannya dengan rantai pasokan. Orang-orang mengalaminya di pompa bensin, toko kelontong, dan ditempat lain." kata Presiden pada konferensi pers, Rabu (19/1) waktu setempat. Biden mengatakan ketentuan dalam usulan anggaran dalam program Build Back Better, yang terhenti di konggres, akan memperbaiki situasi. "(Tetapi) itu akan sulit dan membutuhkan banyak pekerjaan," lanjutnya. Biden mengatakan, Federal Reserve (The Fed) memiliki pekerjaan penting dalam memastikan bahwa kenaikan harga tidak meluas. Presiden dari Partai Demokrat tersebut telah menominasikan Powell, seorang Republikan, untuk menjalani masa jabatan kedua sebagai Gubernur bank sentral independen. "(Tetapi) hal terbaik untuk mengatasi harga tinggi adalah ekonomi yang lebih produktif dengan kapasitas yang lebih besar, untuk mengirimkan barang dan jasa kepada rakyat Amerika." lanjut Biden. (Yetede)

Satgas BLBI Kembali Sita Aset Texmaco Rp 1,96 Triliun

21 Jan 2022

Satgas bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kembali melakukan penyitaan aset Jaminan Group Texmaco yang dimilki Marimutu Sinivasan senilai Rp 1,96 triliun. Hingga kini total aset Texmaco yang disita tercatat mencapai Rp5,29 triliun. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD dalam keterangan resminya, Kamis (20/1). Aset Texmaco yang disita kali ini mencakup 159  bidang tanah dengan total luas 1,93 juta m2. Sebelumnya, tanggal 23 Desember 2021, satgas BLBI juga telah menyita aset Texmaco berupa 587 bidang tanah seluas  4,79 juta m2. Perkiraan nilai total aset yang telah disita dari Group Texmaco dalam 2 tahap penyitaan mencapai Rp 5,29 triliun. Sementara itu, sebanyak 10 hingga 11 oknum pegawai Diretorat Jendral Kekayaan Negara Kementerian Keuangan telah ditahan Bareskrim Polri lantaran terlibat dalam kasus dugaan surat pemalsuan surat jaminan aset berharga BLBI. (Yetede)

BI Optimis Ekonomi 2022 Bisa Tumbuh Hingga 5,5%

21 Jan 2022

Bank Indonesia (BI) optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia ditahun ini, lebih tinggi dibadingkan dengan 2021. Gubernur BI Perry Warjiyo memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2022 dengan batas bawah sebesar 4,7% hingga batas atas 5,5%. Angka ini lebih tinggi dari perkiraan pertumbuhan 2021 sebesar 3,2% - 4,0%.

Saham Bank Konvensional Merespon Positif Bunga BI

21 Jan 2022

Saham perbankan merespons positif keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di 3,50%. Kamis (20/1) saham-saham bank konvensional mayoritas ditutup di zona hijau. Saham BBCA ditutup menguat 1,30% jadi Rp 7.775, BMRI naik 2,14% ke Rp 7.175, dan BBNI naik 0,70% menjadi Rp 7.150. Hanya BBRI yang ditutup stagnan di Rp 4.130. Keputusan BI mempertahankan suku bunga ini menghalau kekhawatiran akan ada penurunan kredit bank karena bunga yang lebih tinggi. Kredit perbankan bisa tumbuh seperti ekspektasi, 8%-10% di tahun ini, lebih tinggi dari 2021 yang sebesar 5,2%.

Rotasi Sektor, Market Cap Emiten Menyusul

21 Jan 2022

Banyak saham yang mengalami penurunan harga tahun ini. Akibatnya kapitalisasi pasar banyak juga merosot. Sejak awal tahun, ada 453 saham yang kapitalisasi pasarnya anjlok. Saham yang mencatatkan kehilangan market cap terbesar adalah Indo Komoditi Korpora (INcF). Dengan penurunan kapitalisasi pasar hingga Rp 234,45 miliar, INCF kehilangan hampir 60% kapitalisasinya tahun ini. Selain INCF, emiten yang terus berlanjut kehilangan kapitalisasi pasarnya dari akhir September lalu antara lain MPPA, IPTV, dan MLPL. Jika ditarik selama empat bulan terakhir, market cap ketiganya turun 71,68%, lalu 68,91%, dan 60,70%. Analisi Panin Sekuritas William Hartanto juga menambahkan, aksi profit taking dan rotasi sektor menekan kapitalisasi pasar sejumlah saham. Diantaranya saham-saham di sektor teknologi, William masih merekomendasikan untuk wait and see.

Porsi Besar Kredit UMKM

21 Jan 2022

Sektor usaha mikro kecil dan menengah menjadi salah satu sasaran utama peningkatan penyaluran kredit pada tahun ini. Pemangku kepentingan menyiapkan sejumlah kebijakan agar kredit yang disalurkan dapat mengungkit ekonomi bangsa ke depan. Dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan pada Kamis (20/1), Presiden Joko Widodo menegaskan lagi komitmennya untuk menjadikan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai motor pemulihan dan penggerak ekonomi. Pembiayaan kepada UMKM, kata Presiden, tidak dapat sekadar mengandalkan model pertumbuhan alamiah. 

“Kredit kepada UMKM masih di kisaran 20% saja. Target 2024 sudah bisa mencapai 30% porsi UMKM dan tidak bisa mengandalkan pertumbuhan alamiah. Ini harus dijalankan dengan terobosan dari sekarang dan serius,” ujar Kepala Negara. Mengutip data Bank Indonesia, rata-rata porsi kredit UMKM terhadap total pembiayaan nasional di kisaran 18%. Sampai dengan November 2021, nilai kredit UMKM yang disalurkan sebesar Rp1.056,1 triliun. secara akumulasi, kredit UMKM tumbuh 3,1% dibandingkan dengan periode yang sama 2020.