Ekonomi
( 40465 )2022 Tahun Terakhir Defisit Anggaran Diatas 3 Persen
Pemulihan ekonomi membuka peluang defisit anggaran tahun depan bisa kembali di bawah 3 % dari PDB. Hingga akhir tahun 2021, realisasi pendapatan negara mencapai Rp 2.000,3 triliun atau 114,9 % dari target. Adapun realisasi anggaran belanja Rp 2.786,8 atau 101,3 %, defisit anggaran 4,65 % dari PDB, lebih rendah dari tahun sebelumnya 5,78 %, untuk program PEN 2021, realisasi sementara sebesar Rp 658,6 triliun atau 88,43 % dari pagu. Menurut Menkeu Sri Mulyani, realisasi pendapatan negara yang melebihi 100 % merupakan recovery dan rebound yang sangat kuat di tengah situasi yang masih pandemi dengan ancaman dari varian Delta dan Omicron.
Pada tahun terakhir pelonggaran defisit anggaran atau tahun 2022, anggaran pendapatan dalam APBN Rp 1.846,14 triliun, lebih tinggi dibandingkan target 2021. Anggaran belanja Rp 2.714,16 triliun sehingga defisit anggaran Rp 868,02 triliun atau 4,85 % dari PDB. Angka defisit anggaran 2022 yang diturunkan merupakan upaya pemerintah secara bertahap menyesuaikan besaran defisit anggaran sesuai amanat dari perppu untuk kembali ke batas 3 % pada 2023. Dampak pemberlakuan UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan berpotensi memberikan tambahan penerimaan, juga ada peluang penerimaan dari pengembalian aset eks BLBI. Sementara dari sisi belanja, alokasi dana PEN tidak sebesar dua tahun sebelumnya, yaitu Rp 455,62 triliun atau turun 38,8 %. (Yoga)
Kenaikan Suku Bunga Dapat Meningkatkan Krisis Utang
Laporan yang dirilis Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Inggris, Jubilee Debt Campaign (JDC) menyampaikan bahwa kenaikan tingkat suku bunga The Fed dan bank-bank sentral lain kemungkinan bakal memperburuk krisis utang global khususnya bagi negara-negara berkembang. Mengingat pasar yang sudah memperkirakan empat kali kenaikan sebanyak 0,25 poin presentase tahun ini, Ekonom Goldman Sach dan David Miracle mengatakan bahwa penyebaran Omicron bisa semakin memperburuk kenaikan harga dan mendorong The Fed menuju ke tingkat kenaikan suku bunga yang lebih cepat. Laporan JDC menambahkan, pembayaran utang yang naik tajam dapat menghambat pemulihan ekonomi negara-negara dari pandemi. Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgivea menuturkan pada pekan lalu bahwa kenaikan suku bunga The Fed dapat meredam antusias pada pemulihan yang sudah lemah di negara-negara tertentu. (Yeteda)
Panasonic Investasi US$ 700 Juta Untuk Baterai Tesla
Menurut sebuah laporan baru, perusahaan elektronik Panasonic menginvestasikan US$ 700 juta, untuk memproduksi sel baterai lithium-ion Tesla disebuah pabrik di Jepang pada 2023. Produsen kendaraan listrik (EV) Tesla telah bersiap untuk memulai produksi mobil pertamanya menggunaka sel baterai 4680. Ini adalah sel baterai tanpa tab baru dalam format yang lebih besar, dengan bahan kimia baru yang diluncurkan pada 2020. Untuk pertama kalinya Tesla berencana memproduksi sel baterai sendiri untuk mendukung produksi kendaraan listriknya. Panasonic, mitra baterai tertua Tesla secara tentatif mengumumkan bahwa mereka akan menggunakan jalur produksi prototipe untuk sel baterai baru tersebut. Sekarang, menurut laporan baru dari Nikkei Asia, Panasonic mengatakan telah menyetujui investasi sebesar 89 miliar yen (US$ 705 juta) di pabrik Wakayama, Jepang untuk memprodukdi 4680 sel baterai untuk Tesla. (Yetede)
Konsumsi Barang Mewah Tiongkok Naik 36% pada 2021
Konsumen Tiongkok membelanjakan lebih banyak untuk barang-barang mewah, menurut laporan tahunan perusahaan konsultan asal AS Bain&Company tentang sektor mewah. Penjualan barang-barang mewah pribadi di daratan Tiongkok naik 36% menjadi 471 miliar yuan (US$ 73,59 miliar) pada 2021 dibandingkan tahun sebelumnya, menurut perkiraan Bain yang dirilis baru-baru ini. Angka itu dua kali lebih besar dari pengeluaran barang mewah pada 2019 sebesar 234 miliar yuan, sebelum pandemi. "Kami mengantisipasi pertumbuhan terus berlanjut. Ini menempatkan negara tersebut dijalur yang tepat untuk menjadi pasar barang mewah terbesar di dunia pada 2025, terlepas dari pola perjalanan internasional dimasa depan," kata laporan itu. Pendorong utama pasar barang mewah lokal adalah pertumbuhan toko bebas bea di Hainan, sebuah provinsi di pulau Tiongkok Selatan. Dalam dua tahun terakhir, pemerintah telah memberlakukan kebijakan pemotongan pajak dan memperkenalkan langkah-langkah rama bisnis lainnya. (Yetede)
Menkeu: Kenaikan Suku Bunga Dongkrak Volatilitas Pasar Keuangan
Menteri keuangan Sri Mulyani mengatakan kenaikan suku bunga acuan di negara maju akan meningkatkan volatilitas di pasar keuangan dan tekanan pada nilai tukar. "Dengan kenaikan suku bunga memberikan dampak pada kemungkinan gejolak di sektor keuangan. Ini akan kami waspadai dalam melihat dinamika global." tuturnya dalam Rapat Kerja Bersama Dewan Perwakilan Daerah Senin, (24/1). Pemerintah, lanjutkan, juga akan meningkatkan kewaspadaan terhadap munculnya varian baru Omicron. Hal ini dinilai akan terus menjadi tantangan yang harus diwaspadai hingga Covid-19 berubah dari pendemi menjadi endemi. Bahkan dalam pembahasan di level G20, tambah Sri Mulyani. Menteri Keuangan hingga Gubernur Bank Sentral di berbagai negara di dunia juga menyoroti hal yang sama, yakni terkait komplisitas kebijakan yang akan mendominasi di tahun ini. "Indonesia akan respon sisi pandemi, ekses dan komplisitas sisi global," tegasnya. (Yetede)
2022, Konsumsi Semen Dalam Negeri diproyeksikan Tumbuh 5%
Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mencatat, meski kondisi ekonomi akibat pandemi Covid-19 belum pulih 100%, konsumsi semen dalam negeri pada 2021 telah mengalami peningkatan sekitar 5,9%. Adapun untuk tahun ini, kenaikan konsumsi semen dalam negeri diperoyeksikan berkisar 5%. "Melihat perkembangan pertumbuhan ekonomi yang cukup menjanjikan, maka untuk tahun 2022 diperkirakan untuk kenaikan konsumsi semen dalam negeri berkisar 5%," kata Ketua Umum ASI Widodo Santoso,Minggu (23/1). Adapun untuk realisasi bulan Desember 2021, lanjut dia, tidak seperti yang diharapkan dimana total penjualan dalam negeri tidak ada peningkatan. Hal tersebut karena banyak musibah banjir, meletus Gunung, dan lain-lain, serta kegiatan Nataru sehingga hanya mengalami pertumbuhan 0,7%. "Total konsumsi dalam negeri bulan Desember 2021 menjadi sebesar 11,6 ton dibandingkan tahun lalu sekitar 9,2 juta ton. (Yetede)
Menanti Koneksi Selatan-Utara Jawa Barat
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimoeljono mengatakan penyelesaian pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dauwan (tol Cisumdawu) akan menunjang konektivitas wilayah selatan dan utara Jawa Barat. Jalan tol akan terhubung dengan infrastruktur penting, seperti Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban di Subang, serta pengembangan kawasan ekonomi Ciayu Majakuning (Cirebon-Indramayu-Majalengka-Kuningan) dan kawasan Rebana (Subang-Cirebon-Majalengka) di wilayah utara Jawa Barat. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat, Ferry Sofwan Arif,mengatakan pembangunan tol Cisumdawu akan mendukung operasi Bandara Kertajati, bertepatan dengan penghentian operasi Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur yang sedang direvitalisasi. Setelah beroperasi penuh, kata dia, jalan tol Cisamdawu akan memberikan kemudahan untuk akses barang masuk dan keluar di kawasan industri tersebut. (Yetede)
Waspada Kontraksi Ekonomi Akibat Omicron
Pemerintah mulai meningkatkan kewaspadaan dengan peningkatan kasus harian virus Covid-19 belakangan, termasuk kasus varian omicron. Hingga Senin (24/1) kemarin, total kasus Covid-19 varian omicron di Indonesia mencapai 1.626 kasus, adapun kasus positif Covid-19 di atas 2.000 kasus per hari. Sementara, tingkat keterisian tempat tidur perawatan Covid-19 atau bed occupancy rate (BOR) mencapai 6,25% atau 5.000 dari total 80.000 tempat tidur. Padahal, pada akhir Desember 2021 BOR nasional hanya sekitar 3%. Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran, Senin (24/1), menyatakan, kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia saat ini belum berdampak ke bisnis perhotelan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani optimistis pemerintah mampu melewati kondisi ini karena belajar dari badai varian Delta pertengahan tahun 2021. Pemerintah terus mempersiapkan kapasitas penanganan kesehatan, seperti rumah sakit, tenaga kesehatan, obat-obatan, termasuk antisipasi oksigen, dan masker di rumah sakit maupun di masyarakat. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir juga optimis pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal I-2022 mencapai 5,2% atau sesuai dengan rencana pemulihan ekonomi.
Pro Kontra Pajak Progresif Ekspor Produk Nikel
Pemerintah akan memungut pajak progresif sebesar 2% untuk ekspor produk nickel pig iron (NPI) dan feronikel di tahun ini. Di saat yang sama, pemerintah akan meniadakan tax holiday bagi pihak yang baru mengajukan investasi smelter NPI dan feronikel di Tanah Air. Deputi Bidang Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Septian Hario Seto menyebutkan, kedua kebijakan ini akan menahan investasi smelter NPI dan feronikel yang baru. "Kami sudah menghitung keekonomiannya dan masih masuk. Hanya saja (investor) akan lebih hati-hati karena berpikir tidak dapat tax holiday dan akan bayar pajak ekspor juga. Namun, investasi secara keseluruhan belum tentu berkurang," ungkap dia kepada KONTAN, pekan lalu.
Adu Kilau Saham Emiten Logam
Harga saham di kelompok komoditas logam seperti emas, perak, tembaga, nikel dan aluminium terus mengilap pada awal 2022. Ini sejalan dengan tingginya permintaan kelompok komoditas tersebut di pasar global yang mengatrol harga logam. Investor mulai pasang kuda-kuda untuk tetap berada di jalur hoki. Menurut data Bloomberg, harga sejumlah komoditas logam tersebut tercatat mengalami kenaikan sepanjang tahun berjalan atau year-to-date (YtD) hingga Senin (24/1).
Saham produsen nikel, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) misalnya, meningkat 6,62% YtD dan ditutup di level 4.990 pada perdagangan kemarin. Demikian pula dengan produsen emas, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) yang menyundul 9,48% dalam periode yang sama, dan ditutup pada level 127 pada perdagangan Senin (24/1). Emiten emas lainnya yaitu PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) tercatat juga meningkat kendati tipis yaitu sebesar 0,51% YtD ke level 3.910. Namun, ketiga emiten ini menjadi empat emiten teratas penggerak IDX Basic Materials setelah PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA). Saham-saham ketiga emiten ini berada di rumpun IDX Basic Materials. Rumpun ini juga diisi oleh emiten berbasis industri kimia, semen, pertambangan mineral, dan industri kertas.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









