;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Boeing Investasi US$ 450 Juta Untuk Bisnis Taksi Udara

27 Jan 2022

New York, perusahaan manufaktur pesawat Boeing telah menginvestasikan US$ 450 juta di Wisk, sebuah bisnis taksi udara di Silicon Valley. Pihaknya bercita-cita untuk mengembangkan pesawat pengangkut penumpang pertama  yang seluruhnya menggunakan listrik  yang dapat disertifikasi di AS. Taksi listrik terbang dipandang sebagai salah satu solusi bebas emisi yang menjanjikan, untuk mengatasi kemacetan perkotaan. Kepala Strategi Boeing Marc Allen mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mesin  otomatis adalah kunci untuk membuka skala. Pada 2019 Boeing bergabung dengan usaha tersebut, yang juga didukung oleh Kitty Hawk Corporation.Perusahaan ini didirikan oleh salah satu pendiri Google, Larry Page. Beberapa perusahaan lain dibidang taksi terbang telah membayangkan taksi udara yang diuji coba sebagai langkah pertama menuju layanan otomatis.  (Yetede)

Berburu Saham di Tahun Macan

27 Jan 2022

Berdasarkan kalender China, tak lama lagi tahun kerbau logam akan berganti menjadi tahun macan air. Tak ada salahnya Anda mencermati peruntungan saham tahun ini berbasis feng shui. CEO Arah Investasi Mandiri Hendra Martono Liem menambahkan, tahun macan air akan lebih harmonis ketimbang kerbau logam, Yang air melambangkan samudera yang penuh kuasa, intelegensi, antusias, dan pionir. Sehingga, sektor yang bergerak di bisnis komunikasi, intelektualitas dan logika akan menguasai pasar selama enam bulan pertama 2022. CLSA dalam CLSA Feng Shui Index 2022, juga menyebut, berdasar feng shui, industri berunsur air akan berjaya di tahun ini. Sektor yang bisa diperhatikan di antaranya sektor yang menerapkan prinsip environtment, social & good governance (ESG). 

Guyuran Modal Teknologi Finansial

27 Jan 2022

Potensi besar sektor teknologi finansial di Tanah Air mendorong sejumlah investor menyuntikkan dana ke perusahaan lokal. Awal tahun ini, PT Lunaria Annua Teknologi (KoinWorks) dan Pluang mendapat kucuran triliunan rupiah. KoinWorks memperoleh pendanaan Seri C senilai US$108 juta atau setara dengan Rp1,6 triliun. Pendanaan dipimpin oleh modal ventura kelompok bisnis PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM), yakni Metra Digital Investama (MDI) Ventures. Sementara Pluang besutan PT Bumi Santosa Cemerlang mendapat pendanaan US$55 juta yang dipimpin oleh Accel. Pluang yang merupakan platform transaksi emas, micro e-mini index futures, dan aset kripto serta transaksi reksa dana, sejak tahun lalu telah menerima pendanaan dari beberapa pemodal. Suntikan modal dari para investor tidak terlepas dari kinerja ciamik yang berhasil dicapai dua perusahaan teknologi finansial (financial technology/fintech) tersebut. Pluang yang pada awalnya lahir sebagai platform investasi emas bertajuk EmasDigi pada 2019, diklaim telah memiliki lebih dari 4 juta pengguna terdaftar di Indonesia.


Pengelolaan Perparkiran : Pandemi Gerus Arus Kas Pengusaha Parkir

27 Jan 2022

Indonesia Parking Association mengklaim perusahaan pengelola parkir belum bisa meraup untung sepanjang tahun lalu, kendati pandemi Covid-19 relatif terkendali. Ketua Indonesia Parking Association (IPA) Rio Octavian mengatakan kondisi arus kas perusahaan perparkiran telanjur seret selama 2 tahun terakhir terimbas kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat. “Dua tahun kemarin kami suffer. Artinya, tabungan atau uang-uang modal dari banyak perusahaan parkir sudah terkikis, bahkan perusahaan yang tidak kuat banyak yang gulung tikar,” katanya, Rabu (26/1).

Menurutnya, sebagian besar perusahaan pengelola parkir mencatatkan kenaikan pendapatan hingga 70% pada 2021 dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sempat minus 30%. Hanya saja, Rio menegaskan torehan itu belum membawa pengelola parkir mencatat profit sepanjang 2021. Dia menegaskan perusahaan pengelola parkir membutuhkan waktu 2 tahun hingga 3 tahun untuk dapat memulihkan kembali arus kas yang terkontraksi akibat pandemi Covid-19. Selain itu, katanya, kerja sama bisnis dengan pemilik lahan masih terbilang timpang untuk keberlanjutan usaha operator perparkiran.


Garuda Dapat Tambahan Waktu Restrukturisasi Utang

26 Jan 2022

Proses restrukturisasi utang PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk di pengadilan niaga telah berstatus penundaan kewajiban pembayaran utang atau PKPU tetap. Menteri BUMN Erick Thohir (25/1) menyampaikan, Garuda Indonesia dengan para kreditor, termasuk lessor (perusahaan sewa guna) pesawat, memiliki waktu 60 hari untuk merampungkan proses restrukturisasi utang melalui jalur hukum, 4 lessor telah menyetujui restrukturisasi utang Garuda, sedang 35 lessor masih dalam proses negosiasi. Garuda Indonesia tetap fokus bernegosiasi agar mayoritas lessor menyetujui restrukturisasi selama proses PKPU berlangsung, sembari membenahi sistem dan struktur biaya agar semakin efisien.

Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, selama 60 hari proses PKPU tetap, seluruh pemangku kepentingan akan berkoordinasi dengan Tim Pengurus PKPU untuk melengkapi berbagai aspek administrative, termasuk kelengkapan dokumen verifikasi dan menyelesaikan penghitungan utang piutang agar Tim Pengurus PKPU dapat menerbitkan daftar piutang tetap (DPT) sebagai dasar pemungutan suara. Garuda juga mempersiapkan rencana perdamaian dan melanjutkan negosiasi dengan kreditor yang selama ini telah berlangsung, juga memfinalisasi usulan rencana perdamaian itu dalam kerangka komersial selaras, dengan kepentingan semua pihak. Irfan menjamin, selama proses PKPU berlangsung, seluruh layanan penerbangan termasuk layanan penumpang, kargo, dan perawatan pesawat tetap beroperasi normal.

Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo menuturkan, Garuda telah menyampaikan rencana perdamaian dan bisnis ke depan kepada para kreditor. Terhadap para lessor, Garuda berupaya negosiasi ulang untuk mengurangi jumlah pesawat yang disewa dan menekan tarif sewa pesawat sebesar 40-50 % dari tarif saat ini. Untuk bank milik negara, Pertamina, Airnav, dan Gapura Angkasa, akan ditawarkan obligasi tanpa bunga hingga jatuh tempo. ”Melalui restrukturisasi itu, utang Garuda ditargetkan berkurang dari 9,756 miliar USD menjadi 3,68 miliar USD,” ujar Kartika. (Yoga)


KTT G-20, Indonesia Harus Optimalkan Dampak Positif Ekonomi

26 Jan 2022

Dampak ekonomi penyelenggaraan KTT G-20 presidensi Indonesia harus dioptimalkan, di sektor perdagangan maupun investasi. Diperkirakan konsumsi di dalam negeri senilai Rp 1,7 triliun  selama penyelenggaraan G-20 di Indonesia. Dalam Indonesia Economic Outlook 2022 yang digelar Hipmi (25/1) Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kesempatan Indonesia dalam presidensi G-20 tahun ini dapat meningkatkan kinerja ekonomi nasional. Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjamin forum G-20 di bawah presidensi Indonesia dapat meningkatkan investasi. Terlebih pemerintah telah menyiapkan berbagai skema insentif seperti tax holiday, kemudahan perizinan, hingga insentif khusus kawasan industri, baik untuk PMDN maupun PMA. Ketum Hipmi Mardani H Maming menambahkan, seiring membaiknya berbagai indikator ekonomi, sisi produksi barang dan jasa diperkirakan pulih kembali tahun ini.

Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran Rp 505,9 miliar untuk persiapan presidensi G-20 di Bali. Alokasi itu merupakan bagian penugasan khusus dari Presiden senilai total Rp 2,74 triliun. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (25/1) mengemukakan, penugasan khusus dari Presiden untuk pembangunan infrastruktur mengacu pada Perpres No 116 Tahun 2021 tentang Percepatan Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur untuk Penyelenggaraan Acara Internasional di Provinsi Bali, DKI Jakarta, NTB, dan NTT. ”Seluruh kepala negara akan ditunjukkan kebijakan Indonesia dalam green economy dengan memperluas mangrove di Indonesia, salah satunya di Bali,” kata Basuki dalam raker dengan Komisi V DPR. (Yoga)


Alokasi KUR di Sumsel Naik Dua Kali Lipat

26 Jan 2022

Kepala OJK Regional VII Sumatera Bagian Selatan Untung Nugroho, Selasa (25/1/2022), mengatakan, alokasi kredit usaha rakyat (KUR) naik dari Rp 4,4 triliun pada 2021 menjadi Rp 8 triliun tahun ini. Gubernur Sumsel Herman Deru berharap, alokasi KUR diimbangi dengan pengenalan terhadap literasi keuangan. (Yoga)


Petani Budidaya Holtikultura Demi Ketahanan Ekonomi Keluarga Di NTT

26 Jan 2022

Kondisi areal pertanian di NTT 70 % merupakan lahan kering, yang sulit mengangkat kesejahteraan petani. Sejak tahun 2000, sebagian petani beralih membudidayakan pertanian hortikultura. Kini, mereka sukses di bidang pertanian, bahkan peternakan. Kelompok Tani Abdi Laboratus di Kupang, pimpinan Yohanes Lalang memiliki lahan pertanian hortikurtura seluas 3.000 meter mengunakan mulsa. Di lahan itu ditanam bergantian sejumlah jenis tanaman hortikultura sesuai permintaan pasar, seperti bawang, tomat dan lainnya, dengan menyemai dari biji agar biaya produksinya murah.

Selain menjual hasil produksi tanaman hortikultura, Lalang juga menyediakan tanaman hias, seperti bugenvil, juga tanaman buah dalam pot, seperti jeruk nipis, jeruk purut, kasturi, jambu kristal, dan putsa. Dari pendapatan yang dihasilkan, lalang bisa menyekolahkan anak pertama sampai perguruan tinggi dan anak yang lain siap masuk jurusan pertanian di perguruan tinggi, juga membangun rumah, membeli lahan usaha baru, sempat beternak ayam, dan membangun aula tempat pelatihan bagi petani hortikultura. (Yoga)


Inflasi Tandai Krisis Pandemi Berakhir

26 Jan 2022

Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bakal lebih tinggi. Sebab, krisis akibat pandemi Covid-19 diperkirakan segera berakhir. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, salah satu tanda krisis ekonomi akan berakhir adalah mulai meningkatnya laju inflasi. Hal ini didorong oleh konsumsi yang tertahan selama pandemi Covid-19. "Selama pandemi orang tidak belanja. Begitu pandemi mau selesai, orang mulai keliling untuk belanja," kata Suahasil, Selasa (25/1). Sebelumnya, BI memperkirakan inflasi bulan ini sebesar 0,58%, berdasarkan hasil survei pemantauan harga mingguan hingga pekan ketiga Januari 2021. Angka ini, sedikit lebih tinggi dibanding inflasi Desember yang sebesar 0,57%.


Saham Bank Merah Jelang Aksi Korporasi

26 Jan 2022

Beberapa emiten perbankan siap melakukan aksi korporasi di tahun ini. Namun, harga saham-saham bank ini malah cenderung lemas. Ambil contoh PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang berencana mengakuisisi Bank Mayora dalam upaya untuk mendirikan bank digitalnya. Sepekan terakhir, harga saham BBNI melorot 3,89%. Pada penutupan perdagangan Selasa (25/1) sahamnya turun 4,23% ke Rp 6.800. Selain itu, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga berencana menggelar aksi korporasi dengan melakukan pembelian kembali atau buyback saham. Dana yang disiapkan mencapai Rp 3 triliun. Periode buyback direncanakan pada 1 Maret 2022-31 Agustus 2023. Tapi saham BBRI juga turun 2,86% dalam sepekan. Kemarin harganya merosot 1,21% ke Rp 4.070.

Nasib sama juga dirasakan beberapa bank lain yang berencana menggelar aksi korporasi. Ambil contoh PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) yang berencana menggelar penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau private placement bulan ini. Dari aksi korporasi ini, BABP mengincar dana segar Rp 325 miliar. Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) juga berencana menerbitkan sukuk hijau sekitar Rp 1 triliun pada semester I-2022. Dalam sepekan terakhir, saham BABP merosot 4,38% dan BNGA turun 1,55%.