;

Keropos Kebijakan di Balik Rapor Biru

Keropos Kebijakan di Balik Rapor Biru

Pemerintah boleh bertepuk dada karena kondisi perbesaran sepanjang 2021 relatif tidak ada masalah serius. Dari sisi produksi, Badan Pusat Statistik memperkirakan produksi padi pada 2021 mencapai 55,27 juta ton gabah kering giling (GKG), setara dengan 31,69 juta ton beras. Jumlah ini lebih tinggi 1,14% dari 2020 dan lebih tinggi 1,21% dari 2019. Bila dikurangi konsumsi 30,03 juta ton beras, ada surplus 1,65 juta ton beras pada 2021. Capaian ini perlu disyukuri. Sebab kenaikan produksi terjadi tatkala luas panen menurun  dalam tiga tahun berturut-turut. Benarkah kondisi perberasan baik-baik saja? Di balik "rapor biru" itu, sejatinya perberasan nasional mengidap masalah yang amat serius yang memerlukan intervensi segera. Selama 21 bulan berturut-turut, sejak April 2020 hingga September 2021 (BPS, 2022), kasus harga gabah di petani  dan penggilingan yang jatuh dibawah harga pembelian (HPP) terus terjadi. Pada 2021, jumlah kasus bulanan sebanyak 5,29-46,66% terjadi di petani, sementara di penggilingan 5,43-44,68%. (Yetede)

Download Aplikasi Labirin :