;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Sebanyak 15 Unicorn Siap IPO

04 Feb 2022

Bursa Efek indonesia (BEI) mencatat ada 15 perusahaan unicorn dan centaur siap go public. Jumlah ini didapat pasca pertemuan one-on-one BEI dengan 20 unicorn dan centaur sejak tahun lalu. Direktur penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, BEI telah memetakan 50 unicorn dan centaur dengan minimal penggalangan dana US$ 20 juta dan beroperasi di Indonesia. Nyoman memaparkan, dari 15 unicorn yang dikenal di kawaasan Asia Tenggara, sembilan unicorn berasal dari Indonesia. Di antaranya ada GoTo, Bukalapak, Traveloka, Xendit, Kopi Kenangan, dan Online Pajak.

Disharmonisasi Peraturan Baru Standar Nasional Pendidikan

04 Feb 2022

Setelah banyak sorotan akhirnya Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan telah diubah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022. Meskipun telah berubah, ternyata peraturan baru tersebut masih menyisakan sejumlah persoalan, Persoalan pertama adalah disharmoni mengenai muatan kurikulum wajib belajar di jenjang pendidikan dasar dan menengah, yakni antara Pasal 40 ayat 2 di peraturan baru itu dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Masuknya pendidikan Pancasila  dalam kurikulum wajib ini tentunya bertujuan memperkuat upaya internalisasi nilai-nilai Pancasila terhadap peserta didik melalui mata pelajaran Pancasila.  Pembentukan suatu Peraturan Pemerintah haruslah tertib hukum, yakni memiliki dasar hukum dari peraturan perundang-undangan diatasnya. (Yetede)

Menavigasi Pergolakan Politik dan Ekonomi Dunia

03 Feb 2022

Amerika mengalami inflasi yang cukup tinggi, mencapai 7 % pada Desember 2021, tertinggi dalam 39 tahun terakhir. Jerome Powell, pemimpin The Fed, mengumumkan akan menaikkan suku bunga (FFR) pada 2022 beberapa kali. Semua akan terdampak oleh kebijakan ini di kala negara-negara di dunia belum semua pulih dari hantaman pandemi. Pertama, dollar AS yang kuat akan menarik arus modal global kembali ke AS. Sebelum normalisasi FFR, likuiditas global sedang tinggi. Kedua, naiknya dollar AS juga berdampak pada utang pemerintah sejumlah negara. Ketiga, rencana kenaikan suku bunga The Fed sudah diikuti kenaikan suku bunga beberapa bank sentral. BI juga sudah mengumumkan arah kebijakannya dalam menjaga stabilitas dengan mendukung pemulihan ekonomi nasional sekaligus memitigasi dampak normalisasi The Fed. Keempat, naiknya nilai tukar dollar AS berdampak pada realisasi komitmen investasi. Kelima, ketegangan geopolitik Rusia dan Ukraina kembali terjadi, pada saat AS mengalami inflasi tinggi, dan FFR harus naik. Jika ketegangan ini tak terselesaikan dengan baik, bisa menciptakan volatilitas dan kenaikan harga energi dan bahan pangan. (Yoga)


Pengendalian Tembakau, Pemerintah Pusat Harus Bertindak Lebih

03 Feb 2022

Komitmen pemda sangat berperan dalam mengendalikan dampak buruk produk tembakau khususnya pada anak. Tapi, tidak mampu menurunkan prevalensi perokok anak jika dilakukan secara sporadis. Pemerintah pusat perlu tegas agar pengendalian tembakau bisa berjalan optimal di seluruh daerah. Riset Kesehatan Dasar menunjukkan, prevalensi perokok anak usia 10-18 tahun pada 2018 mencapai 9,10 %, naik dari sebelumnya 8,80 % pada 2016. Tetapi, di Depok, prevalensi perokok usia 10 tahun ke atas menurun dari 29,5 % pada 2013 menjadi 27,7 % pada 2018. Wali Kota Depok Mohammad Idris (2/2) menyampaikan, penurunan prevalensi perokok tersebut dicapai setelah Perda No 3 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) mulai diimplementasi, diperkuat Perda No 2 Tahun 2020 yang memperluas jenis rokok yang diatur dengan memasukkan shisha, vape atau rokok elektrik, serta rokok sintetis selain rokok konvensional. Sanksi administrasi juga diperluas, berupa penutupan reklame atau media iklan dan promosi yang melanggar ketentuan aturan KTR.

Ketegasan serupa dilakukan Pemerintah Kota Bogor. Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, kebijakan yang diatur dalam Perda KTR merupakan hal penting untuk memastikan pengendalian rokok bisa tercapai dengan baik, yang dilakukan secara komprehensif, mulai dari promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif. Anggota Komisi IX Fraksi Partai Gerindra, Putih Sari menyampaikan, ketegasan mengendalikan produk tembakau perlu menjadi gerakan yang dijalankan di seluruh daerah, ia mendorong agar revisi PP No 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan segera diterbitkan. (Yoga)


Ekonomi Keuangan, Literasi Keuangan untuk Mitigasi Risiko

03 Feb 2022

Perkembangan teknologi menciptakan berbagai inovasi keuangan digital. Meski memberikan manfaat memperluas inklusi keuangan, literasi keuangan perlu terus dilakukan untuk memitigasi risiko. Kerugian dan kejahatan sangat mungkin menimpa konsumen yang belum memahami mekanisme dan risiko layanan inovasi keuangan digital. Senior Financial Sector Specialist Bank Dunia, Sharmista Appaya menjelaskan, inovasi keuangan digital ibarat pisau bermata dua yang bisa memberikan manfaat sekaligus mengandung risiko. Inovasi keuangan digital mampu memperluas inklusi keuangan karena menjangkau segmen yang sebelumnya tak bisa mengakses layanan jasa keuangan. Di sisi lain, ada potensi risiko yang merugikan masyarakat, juga perusahaan penyelenggara inovasi keuangan digital itu sendiri. Dari sisi masyarakat, potensi risiko antara lain peretasan rekening, pencurian data pribadi, hingga kekerasan verbal dan fisik dari tim penagih utang. Perusahaan juga berisiko tertipu identitas palsu nasabah hingga terjebak transaksi dana nasabah yang terlibat dalam tindak pidana pencucian uang.

Deputi Komisioner OJK Institute dan Keuangan Digital Imasyah mengakui, potensi risiko dari inovasi keuangan digital masih kerap terjadi, bersumber dari masih rendahnya literasi keuangan masyarakat Indonesia. Menurut Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2019, tingkat literasi keuangan di Indonesia baru 38,03 %, artinya, masih banyak warga Indonesia (61,97 %) yang belum memahami cara kerja dan risiko dari layanan jasa keuangan. OJK bersama industri jasa keuangan, lanjut Imansyah, terus melakukan edukasi dan sosialisasi tentang layanan jasa keuangan, baik melalui seminar maupun kanal-kanal media sosial. Tak hanya melakukan edukasi, OJK juga bekerja sama dengan pelaku industri membahas pembuatan regulasi yang tak hanya memperkuat pertumbuhan industri, tetapi juga  memberikan perlindungan konsumen. (Yoga)


Inflasi Januari

03 Feb 2022

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi bulan Januari 2022 sebesar 2,18% yoy, atau lebih tinggi dari posisi akhir tahun 2021 yang sebesar 1,87% yoy. Penyebab inflasi pada Januari 2022 ini adalah inflasi di beberapa kelompok pengeluaran adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Tingkat inflasi Januari 2022 ini masih dalam kisaran target Bank Indonesia (BI) sebesar 3% plus minus 1%

Omicron Bisa Menghambat Ekspansi Manufaktur

03 Feb 2022

Prospek kinerja manufaktur ke depan kembali suram sejalan dengan penyebaran Covid-19 di Indonesia yang mulai memasuki gelombang ketiga Covid-19. Jika pengetatan mobilitas kembali dilakukan, sektor ini bakal menerima pukulan keras. Padahal, kinerja sektor manufaktur Indonesia pada awal tahun terlihat ciamik. Menurut data IHS Markit, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada bulan Januari 2022 sebesar 53,7, naik dari 53,5 pada bulan Desember 2021. Economics Associate Director IHS Markit Jingyi Pan dalam keterangannya, Rabu (2/2) menyebut ada permintaan dari klien sehingga produsen berekspansi lebih besar. Permintaan baru manufaktur ini terutama berasal dari luar negeri.

Berkaca pada kuartal III-2021 lalu, kinerja manufaktur anjlok cukup dalam akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan Level 4 yang diambil pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19, khususnya varian delta. Pada bulan Juli 2021, PMI Manufaktur Indonesia jeblok ke level 40,1, dari bulan sebelumnya 53,3. Pada bulan Agustus, PMI Manufaktur masih berada pada kisaran 40, yakni 43,7. Pada bulan September, saat pandemi mulai terkendali, indeks manufaktur baru bisa kembali ke level ekspansif, yakni ke posisi 52,2


PMA China, Impor & Tuduhan UE

03 Feb 2022

We encourage competitive Chinese producers of iron and steel, cement and plate etc. to shift their operation to ASEAN countries to meet the local need of infrastructure development through investment, leasing and loan, lending so as to achieve mutual benefit.” (PM China Li Keqiang pada KTT Asean-China ke-17, 2014). Li Keqiang benar. China melakukan ekspansi industri melalui skema Belt and Road Initiative (BRI) secara masif. Uni Eropa (UE) berang dan melabel strategi itu sebagai upaya pengalihan kelebihan kapasitas domestik dengan memberikan subsidi transnasional. UE berpandangan subsidi itu sebagai praktik ilegal yang dilarang oleh WTO-Subsidy and Countervailing Measures Agreement (SCMA).Subsidi transnasional adalah subsidi lintas batas negara. Ditafsirkan UE sebagai bantuan pembiayaan dari pemerintah kepada industri yang melakukan ekspansi ke negara ketiga. Definisi ini diperluas mencakup kerja sama G2G dalam pembangunan kawasan industri di negara tujuan investasi. 

Fasilitas tidak hanya terbatas pada infrastruktur tetapi juga permodalan. Lembaga keuangan China diwajibkan menyalurkan berbagai pembiayaan dalam bentuk loans, export guarantees dan export insurance ke perusahaan yang melakukan relokasi. Pada 2019 UE menginisiasi penyelidikan anti-subsidi untuk impor produk fiber glass fabrics asal Mesir dan China. Pada tahun yang sama UE juga melakukan penyelidikan anti-subsidi terhadap impor stainless steel hot-rolled flat products dan stainless steel cold-rolled flat products asal Indonesia dan China. Modal asing (PMA) merupakan komponen penting dalam pembiayaan pembangunan. Namun, karena pengguliran isu subsidi transnasional ini terkait dengan investasi China di Tanah Air maka pemerintah perlu mewaspadai reaksi UE terhadap produk impor yang dihasilkan oleh produsen yang berafiliasi ke Negeri Tirai Bambu.


Inflasi Zona Euro Naik ke Rekor Tertinggi Baru

03 Feb 2022

Inflasi di zona euro melonjak ke rekor rating tertinggi baru pada Januari 2022. Data resmi yang dirilis Rabu (2/2) itu menambah tekanan kepada Bank Sentral Eropa atau EBC menjelang rapat kebijakan moneter hari ini. Badan statistik zona euro, Eurostat, melaporkan bahwa angka inflasi mencapai 5,1% bulan lalu. Dewan Gubernur EBC akan melakukan pertemuan pada Kamis (3/2). Kalangan pengamat memperkirakan ECB mempertahankan suku bunga untuk saat ini. "Data inflasi Januari mendukung pandangan kami, EBC akan segera mengeluarkan proyeksi bahwa inflasi mencapai  targetnya dalan jangka menengah," kata Capital Economics dalam laporan riset terbarunya. Analis ING Charlotte de Montpellier mengatakan kepada AFP bahwa kenaikan inflasi memang  mengejutkan dan menambah amunisi argumen untuk kenaikan suku bunga ECB. (Yetede)

Perhutani Dukung Bisnis Kopi

03 Feb 2022

Perum Perhutani mendukung pengembangan bisnis dan penguatan sistem kopi di Indonesia melalui Project Management Office (PMO) Kopi Nusantara. Direktur Utama Perum Perhutani Wahyu Kuncoro menyampaikan  bahwa perhutani sangat terbuka untuk bermitra dengan pihak manapun sesuai dengan  visi Perhutani yaitu menjadi perusahaan pengelola hutan berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Kawasan hutan Perum Perhutani yang dijadikan pilot project program PMO Kopi Nusantara oleh Kementerian BUMN melalui ID Food berada di wilayah Garut dan Bandung Selatan. Perum Perhutani mendukung upaya pengembang bisnis kopi di Indonesia melaui PMO Kopi Nusantara yang merupakan program inisiatif Kementerian BUMN untuk memperkuat ekosistem kopi di Indonesia dan mengoptimalkan potensi kopi sebagai komoditas nasional. (Yetede)