;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Minim, Peluang Nelayan Manfaatkan Sistem Kontrak

29 Mar 2022

Kebijakan penangkapan ikan terukur melalui sistem kontrak penangkapan berbasis kuota dinilai tidak berpihak pada nelayan kecil dan menengah. Zona industri perikanan yang menerapkan sistem kontrak penangkapan ikan meliputi empat zona di tujuh wilayah pengelolaan perikanan (WPP). Dalam sistem kontrak itu, kuota penangkapan ikan yang ditawarkan kepada setiap badan usaha perikanan minimal 100.000 ton per tahun dengan masa kontrak 15 tahun dan dapat diperpanjang. Pelaku usaha perorangan disyaratkan membentuk badan usaha, koperasi, atau berbentuk konsorsium. Dengan sistem itu, negara menargetkan PNBP dari perikanan tangkap meningkat hingga Rp 4 triliun pada 2023.

Pengurus Asosiasi Tuna Indonesia Muhammad Bilahmar mengemukakan, sistem kontrak masih membingungkan pelaku usaha. Dengan keterbatasan kapal, pilihannya adalah membentuk koperasi atau konsorsium. Namun, pembentukan koperasi tidak mungkin dilakukan perusahaan atau perseroan terbatas karena koperasi menaungi perorangan. Sementara itu, pembentukan konsorsium memerlukan kerja sama antar perusahaan swasta, sedangkan alat tangkap berbeda-beda, ukuran kapal dan jenis tangkapan ikan berbeda, dan daerah tangkapan beragam sehingga sulit menyatukan perusahaan dalam badan hukum.

Koordinator Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia Muhammad Abdi Suhufan menilai, pemerintah kerap menyebutkan akan mengutamakan nelayan lokal untuk mendapatkan sistem kontrak. Namun, persyaratan sistem kontrak penangkapan terukur sangat memberatkan nelayan lokal dan pelaku usaha skala menengah. Di antaranya, persyaratan modal usaha minimal Rp 200 miliar. Tidak ada kemudahan persyaratan bagi nelayan lokal yang bergabung dalam koperasi perikanan untuk mengikuti sistem kontrak, padahal kapasitas koperasi perikanan di Indonesia masih sangat terbatas jika dibandingkan perusahaan besar atau investor asing. (Yoga)


Target Bangkit seperti Prapandemi

29 Mar 2022

Sebelum pandemi, 5 juta wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Bali. Tahun 2019 menjadi puncak jumlah kedatangan wisman ke Bali, 6,275 juta turis asing masuk ke Bali  atau 40 % dari total turis asing yang masuk ke Indonesia. Begitu pandemi melanda dunia, pergerakan manusia di berbagai belahan dunia melambat. Pembatasan perjalanan diberlakukan di banyak negara, termasuk Indonesia. Pemerintah melarang warga negara asing masuk ke Indonesia pada 2 April 2020. Akibatnya, jumlah kunjungan wisman ke  Indonesia anjlok 75 %. Dari 16,1 juta orang di tahun 2019 menjadi 4 juta orang tahun 2020. Penurunan jumlah kunjungan wisman ke Bali 83 % dari 6,25 juta orang pada 2019 menjadi 1,07 juta orang pada 2020. Tahun 2021, BPS mencatat hanya 51 wisman yang berkunjung ke Bali. Dengan berkurangnya tingkat hunian hotel di Bali karena minimnya jumlah tamu yang datang, roda perekonomian Bali pun melambat. Pertumbuhan ekonomi Bali 2020 menjadi minus 9,33 %, jauh lebih rendah dibandingkan kondisi nasional yang minus 2,07 %.

Perekonomian Bali 2021 sebenarnya sudah membaik dilihat dari indikator pertumbuhan ekonomi hanya minus 2,47 persen, namun lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang positif 3,69 %. Perbaikan itu tak lepas dari kebijakan pemerintah meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali melalui beberapa program, antara lain mengajak masyarakat, khususnya aparatur sipil negara, untuk work from Bali serta adanya kegiatan internasional di akhir tahun. Perekonomian Bali 2022 diperkirakan akan lebih baik seiring membaiknya perekonomian global dan lalu lintas perjalanan internasional yang sudah lebih tinggi. Jika pengendalian pandemic tetap berlangsung baik di Bali, serta tidak ada varian baru Covid-19, sektor pariwisata akan segera pulih. Bukan tidak mungkin, satu atau dua tahun ke depan, kejayaan pariwisata Bali sudah kembali seperti sebelum pandemi. (Yoga)


Cetak Sawah ”Food Estate” Hampir Rampung

29 Mar 2022

Perluasan lahan baru untuk cetak sawah dalam program food estate (lumbung pangan) di Kalteng masih berjalan, 16.644 hektar lahan  sudah dibuka untuk ditanami padi. Namun, baru 146 hektar yang bakal ditanami. Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kalteng Riza Rahmadi, Senin (28/3) menjelaskan, target ekstensifikasi lahan sudah tercapai oleh Korem 102/Panju Panjung bersama instansi terkait. (Yoga)

APR Dukung Peluncuran Melayu Merindu

29 Mar 2022

Produsen serat viscose, Asia Pacific Rayon (APR) mendukung peluncuran kampanye Melayu Merindu untuk memajukan  fesyen Indonesia sekaligus melestarikan kekayaan budaya khususnya wastra melayu. Program tersebut digagas oleh Asosiasi Pertextilan Indonesia (API) BPD Riau, berkolaborasi dengan APR, Wiyasa TFA, Tokopedia, dan Swara Gembira, dalam mengembangkan potensi UMKM fesyen dengan memaksimalkan potensi budaya wastra Riau, dalam kreasinya, "Kami akan selalu mendukung setiap upaya dan aspirasi untuk memajukan UKM di bidang tekstil  dan fesyen serta memperkenalkan budaya Riau Melayu kepada generasi yang akan melestarikan budaya ini kedepannya. (Yetede)

Timbul Tenggelam Nama Grup Salim di Bank Mega

29 Mar 2022

Sudah lama beredar kabar bahwa Anthoni Salim, petinggi Grup Salim, turut berada di balik imperium bisnis milik Chairul Tanjung, pemilik CT Corp. Keduanya juga kerap terlibat kongsi bisnis bersama.   Sebagai contoh di bisnis keuangan. Selain sama-sama memiliki Allo Bank Indonesia (BBHI), sejumlah korporasi di bawah Grup Salim rupanya juga tercatat memiliki saham di Bank Mega yang dikendalikan oleh CT Corp. Pekan lalu, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan beberapa perusahaan Grup Salim yang tercatat sebagai pemegang saham di atas 5% di emiten berkode MEGA (Harian KONTAN, 28 Maret 2022). Nama INDF, ICBC, Indolife, Megah Eraraharja dan Asuransi Central Asia merupakan perusahaan di bawah Grup Salim. Sementara nama PT Lintas Sejahtera Langgeng dikendalikan oleh Axton Salim, anak Anthoni Salim. Kemunculan nama-nama Grup Salim di MEGA terungkap seiring proses pembagian dividen saham dan saham bonus Bank Mega yang menerbitkan 4,77 miliar saham baru. Alhasil, total saham ditempatkan dan disetor penuh Bank Mega yang semula berjumlah 6,96 miliar bertambah menjadi 11,74 miliar.


Go Public April 2022: Enam Calon Emiten Antre IPO

29 Mar 2022

Setelah kedatangan 12 emiten baru hingga pengujung kuartal I/2022, sebanyak enam calon perusahaan terbuka sedang menuntaskan initial public offering (IPO) agar dapat melantai di Bursa Efek Indonesia pada April 2022. Para calon emiten itu ialah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), PT WIR Asia Tbk. (WIRG), PT Teladan Prima Agro Tbk. (TLDN), PT Winner Nusantara Jaya Tbk. (WINR), PT Murni Sadar Tbk. (MTMH), dan PT Sigma Energy Compressindo Tbk. (SICO).WIR Asia baru saja menetapkan harga pelaksanaan IPO di level Rp168 per saham. Harga itu berada di level tengah harga penawaran awal di kisaran Rp150—Rp175 per saham.Dalam IPO, perusahaan sektor teknologi informasi itu bakal melepas 2,33 miliar saham biasa sehingga berpotensi menggalang dana segar Rp392,63 miliar dari aksi go public tersebut. Apabila terjadi kelebihan pemesanan dalam penjatahan terpusat, WIR Asia bakal mengeluarkan saham tambahan maksimal 233,7 juta. Dengan begitu, dana hasil IPO dapat meningkat menjadi Rp431,89 miliar.

Dampak Krisis Ukraina bagi ASEAN dan Indonesia

28 Mar 2022

Pada 24 Februari 2022, Presiden Vladimir Putin menggelar operasi militer khusus ke wilayah Donbas di Ukraina timur dan beberapa kota di Ukraina (Kharkiv, Kiev, dan Mariupol). AS dan UE mengecam operasi militer itu dan menjatuhkan sanksi ekonomi lanjutan kepada Rusia (BBC, 2022) seperti pengeluaran 7 bank besar Rusia dari SWIFT dan embargo energy Rusia. Konflik bersenjata Rusia-Ukraina memasuki minggu ketiga dan masih berlangsung sampai sekarang. Negara-negara ASEAN merespons krisis Ukraina dengan posisi beragam. Singapura mengecam operasi militer Rusia terhadap Ukraina dan ikut serta dengan AS dan UE menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia. Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Vietnam tidak memihak dalam konflik bersenjata Rusia-Ukraina dan tak ikut menjatuhkan sanksi unilateral terhadap Rusia. Myanmar tak mengecam operasi militer Rusia karena kedekatan hubungan pertahanan dan militernya dengan Rusia.

 Rivalitas AS, UE, dan pendukungnya versus Rusia akan meluas ke pelbagai forum multilateral dan regional, termasuk ASEAN, yang berpotensi memperlemah pelbagai kerja sama yang diinisiasi ASEAN, seperti The ASEAN Regional Forum dan The East Asia Summit, karena AS, UE, Jepang, dan Rusia adalah bagian dari beragam kerja sama ASEAN. Negara-negara ASEAN akan menjadi korban/obyek dari rivalitas tersebut dan cukup rentan serta terjepit posisinya. Presidensi G20 Indonesia 2022 juga menghadapi tantangan berat akibat krisis Ukraina dan meluasnya persaingan negara-negara besar tersebut ke Asia Tenggara dan Indo-Pasifik. Saat pertemuan menkeu dan gubernur bank sentral negara-negara G20 17-18 Februari 2022 di Jakarta, ada tarik-menarik antar anggota G20 terkait eskalasi tensi geopolitik Rusia-Ukraina dalam perumusan komunike bersama G20. Krisis Ukraina membuat perang energi antara AS-UE versus Rusia. AS menghentikan impor minyak, gas, dan batubara dari Rusia sejak 8 Maret 2022. Respons Rusia adalah membuka kemungkinan penghentian ekspor migasnya. Akibatnya, pasar energi bergerak dinamis dan harga minyak dan gas dunia melonjak. (Yoga)


Bank Wakaf Mikro Terus Berkembang

28 Mar 2022

Skala bisnis dan kapasitas bank wakaf mikro atau BWM secara nasional terus berkembang, terindikasi dari jumlah nasabah dan pembiayaan yang terus meningkat. Potensi pengembangan BWM sangat besar mengingat masih banyak usaha mikro dan ultramikro yang membutuhkan permodalan. Mengutip data OJK, sejak mulai tahun 2017 hingga 24 Maret 2022 terdapat 62 BWM di seluruh Indonesia. Total pembiayaan yang disalurkan Rp 87,5 miliar kepada 55.266 nasabah. Ketua Satgas Pengembangan Keuangan Syariah dan Ekosistem UMKM OJK Ahmad Buchori mengatakan, perkembangan BWM tidak lepas dari kondisi masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Hal ini mendorong terciptanya potensi ekonomi keuangan syariah.

Radiansyah, Kabag Keuangan atau Bendahara BWM Ponpes Mawaridussalam, Deli Serdang, Sumut, menjelaskan, sejak berdiri Oktober 2018, pihaknya sudah menyalurkan pembiayaan Rp 689 juta dengan total nasabah 426 orang. Debitor BWM ini adalah para ibu yang memiliki usaha mikro. Meski tak mensyaratkan agunan, tingkat kredit macet BWM ini terjaga tetap nol %. Radiansyah mengatakan, sebelum memberikan pembiayaan, pihaknya memberikan pendampingan dan pelatihan kepada calon debitor. (Yoga)


Maybank Indonesia Bagi Dividen 30 Persen

28 Mar 2022

Rapat Umum Pemegang Saham PT Bank Maybank Indonesia Tbk memutuskan membagikan dividen sebesar Rp 493,5 miliar atau 30 % laba bersih tahun 2021. ”Perseroan membukukan laba bersih tahun 2021 sebesar Rp 1,64 triliun, tumbuh 9,9 % dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Presdir Maybank Indonesia Taswin Zakaria akhir pekan lalu. (Yoga)

Eropa Atur Google dan Kawan-Kawan

28 Mar 2022

Parlemen Uni Eropa mengesahkan UU Pasar Digital yang akan mencegah monopoli raksasa teknologi terus berlanjut. Aturan ini akan menentukan kecepatan investigasi antimonopoli, pengaturan ketat soal perlindungan dan privasi data pengguna teknologi, serta aturan-aturan lain yang tengah digodok, termasuk soal kecerdasan buatan. Aturan ini disahkan Kamis (24/3) malam atau Jumat (25/3) WIB. Parlemen Uni Eropa (UE) juga akan memberlakukan aturan digital baru lainnya, yaitu UU Layanan Digital, pada Oktober mendatang, untuk menandai hingga menghapus konten dan layanan berbahaya, seperti ujaran kebencian. ”Apa yang kami putuskan kemarin akan memulai era baru regulasi teknologi,” kata Ketua Parlemen UE Andreas Schwab.

Beberapa substansi UU Pasar Digital tersebut mencakup soal pemanfaatan data pribadi pengguna dan kemungkinan pengguna aplikasi melakukan pembayaran menggunakan teknologi yang dikembangkan pihak ketiga. Dalam pengumpulan dan pemanfaatan data pribadi pengguna, misalnya, mesin pencari Google, Facebook, dan Instagram akan dipaksa mengungkapkan lebih banyak soal data ini kepada para pengiklan dan penerbit, terutama tentang cara kerja iklan serta efektivitas iklan sebenarnya. Situasi ini akan mengurangi monopoli iklan yang dilakukan Google dan Facebook, terutama karena para pelanggan mereka dan perusahaan lain akan mencari cara baru agar pesan itu tersampaikan.

Data pribadi pengguna juga tidak dapat digabungkan untuk iklan bertarget kecuali ”persetujuan eksplisit” diberikan oleh pengguna. Aturan baru ini mencegah Google melakukan penelusuran kebiasaan pengguna platform, mulai dari Youtube, Google Maps (riwayat perjalanan), hingga lalu lintas surat elektronik Gmail, juga mengunci monopoli perusahaan raksasa teknologi dalam pengembangan teknologi. Modusnya dengan membalutnya dengan slogan ”inkubator” atau teknologi rintisan. Otoritas menilai, akuisisi atau pembelian berbalut ”sosial” ini sebagai upaya para raksasa teknologi menggembosi atau mematikan calon pesaing potensial mereka sebelum menjadi ancaman. Aturan baru ini mewajibkan semua akuisisi, tidak hanya perusahaan, tetapi juga teknologi rintisan untuk dilaporkan kepada Komisi Eropa. (Yoga)