Ekonomi
( 40465 )GoTo Tetapkan Saham IPO Rp 338 Per Unit
Setelah mendapatkan persetujuan efektif dari OJK, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk menetapkan harga saham perdana (IPO) Rp 338 per saham. Dengan total penawaran 46,7 miliar saham dan harga Rp 338 per saham, total dana masyarakat yang diperoleh dari IPO akan mencapai Rp 15,78 triliun. CEO Grup GoTo Andre Soelistyo, Kamis (31/3), mengatakan, pihaknya bersyukur melihat tanggapan positif dari para investor. (Yoga)
Laba Bersih Bank BJB Syariah Rp 21,9 Miliar
PT Bank BJB Syariah mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp 86,7 miliar dan laba bersih senilai Rp 21,9 miliar pada tahun 2021. Laba bersih meningkat 494 % dibandingkan tahun sebelumnya dan di atas rata-rata industri perbankan syariah yang sebesar 16,9 %. ”Pencapaian tersebut didorong penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp 6,43 triliun, tumbuh 33 % dibandingkan tahun lalu,” kata Dirut BJB Syariah Indra Falatehan, Kamis (31/3). (Yoga)
Lampu Hijau Minyak Rusia
Indonesia berpegang teguh pada peraturan internasional di tengah sanksi sepihak oleh AS dan negara-negara sekutunya kepada Rusia. Dengan demikian, Indonesia bebas menjalin kerja sama ekonomi dan bidang lainnya dengan negara mana pun sesuai kepentingan strategis nasional. ”Selama ini, Indonesia hanya menjalankan sanksi yang diatur DK (Dewan Keamanan) PBB. Indonesia tidak pernah mengikuti ajakan sanksi yang diberlakukan unilateral oleh pihak tertentu,” kata Jubir Kemenlu Teuku Faizasyah (31/3). Pernyataan ini disampaikan berkaitan dengan rencana pembelian minyak mentah Rusia oleh Pertamina yang diungkapkan Dirut PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati pada rapat dengar pendapat umum di Komisi VI DPR, Senin (28/3). ”Di saat harga sekarang (tinggi) dan situasi geopolitik (seperti saat ini), kita melihat ada opportunity untuk membeli dari Rusia dengan harga yang baik,” kata Nicke. Sedianya minyak mentah dari Rusia akan diolah di Kilang Minyak Balongan di Indramayu, Jabar, yang akan selesai dimodifikasi Mei. Jika pengolahan sukses, Pertamina akan melanjutkan pengadaan minyak mentah dari Rusia.
Menlu Retno Marsudi mengadakan pembicaraan bilateral dengan Menlu Rusia Sergey Lavrov di sela-sela forum negara-negara tetangga Afghanistan yang digelar di Anhui, China, 30-31 Maret. Belum diketahui apakah rencana pembelian minyak itu juga menjadi salah satu topik pembicaraan di antara keduanya atau tidak. Direktur Eksekutif Refor Miner Institute Komaidi Notonegoro mendukung rencana Pertamina membeli minyak mentah dari Rusia. Ini penting demi memperkuat ketahanan energy nasional. Sepanjang harga cocok dalam skema transaksi di antara pelaku usaha, Komaidi menekankan, negara lain tidak bisa mengintervensi. Pemikiran sama disampaikan Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal. Guna mengantisipasi serangan politik, ia mengingatkan agar Indonesia mempersiapkan argumentasi kepada pihak-pihak yang mempertanyakan. (Yoga)
Satgas BLBI Giliran Menyita Aset Obligor Agus Anwar
Satuan Tugas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) kembali menyita aset pengemplang utang BLBI yakni Agus Anwar berupa tanah seluas 340 hektar di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/3). Penyitaan tersebut Satgas BLBI lakukan karena Obligor Bank Pelita Istismarat tersebut belum membayar utang ke negara sebesar Rp 635,44 miliar. Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban menegaskan penyitaan barang jaminan obligor Agus Anwar tersebut dilakukan berdasarkan Akta Perjanjian Penyelesaian Kewajiban Pemegang Saham dan Pengakuan Utang Nomor 6745/BIDKONS/1103 tanggal 21 November 2003 antara Agus Anwar dengan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), serta Surat Paksa Nomor SP-71/PUPNC.10/2009.
Market Cap GOTO Terbesar Nomor Empat
PT Goto Gojek Tokopedia Tbk telah mendapatkan persetujuan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Saham Goto tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 April. Harga perdana Goto ditetapkan Rp 338 per saham dari kisaran awal antara Rp 316-Rp 346 per saham. Ini menjadikan emisi Goto sebagai IPO terbesar ketiga di Asia serta Kelima di dunia sepanjang tahun ini. Nilai kapitalisasi Goto diperkirakan mencapai Rp 400,3 triliun. Ini akan menjadikan Goto sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar keempat di BEI, setelah PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). Analis Samuel Sekuritas Indonesia Farras Farhan menilai, initial public offering (IPO) Goto di harga Rp 338 sebenarnya relatif premium dibandingkan peers. Ini setara enterprise value of sales (EV/sales) sekitar 69 kali di tahun ini. "Goto juga merupakan saham dengan kapitalisasi terbesar keempat, para fund akan masuk untuk indexing." terang Farras, Kamis (31/3).
Sompo Gandeng StartUp
PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insurance) menggandeng startup insurtech Roojai. Kolaborasi keduanya adalah bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat kemudahan akses produk asuransi terutama di digital. "Kolaborasi dengan Roojai menjanjikan inklusi yang lebih baik untuk semua orang di Indonesia, dan memungkinkan nasabah untuk membeli asuransi melalui kanal paling intuitif yang mereka miliki dengan harga yang terjangkau." kata Eric Nemitz, CEO Sompo Insurance, kemarin.
Kontribusi Pembangunan Indonesia, BRI Setor Rp14 Triliun Dividen Kepada Kas Negara
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022 telah menyepakati nilai dividen tahun buku 2021 sebesar Rp26,40 triliun atau setara 85% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada Perusahaan sebesar Rp31,06 triliun. Dengan kepemilikan saham sebesar 53,19%, Negara Republik Indonesia menerima dividen dari BRI sekurang-kurangnya sebesar Rp14,04 triliun. Nominal dividen tersebut disetor kepada Rekening Kas Umum Negara.
Direktur Utama BRI Sunarso menyebut bahwa kontribusi perseroan kepada negara melalui dividen tersebut merupakan wujud perseroan dalam mendeliver economic value kepada seluruh stakeholders utamanya Pemerintah di tengah kondisi yang menantang.
Potensi Pariwisata : Penopang Baru Ekonomi Sumbar
Sektor pariwisata diyakini mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Sumatra Barat. Kedatangan wisatawan diperkirakan dapat menggerakkan sektor-sektor lain untuk mendorong pemulihan ekonomi.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) Wahyu Purnama A. mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Sumbar yang positif pada kuartal IV/2021 melanjutkan tren positif pertumbuhan ekonomi.“Perekonomian Sumbar pada triwulan IV/2021 tercatat sebesar 4,38% YoY [year-on-year], meningkat dibandingkan dengan triwulan III/2021 yang tumbuh 3,31% YoY,” katanya, Rabu (30/3).
Oleh karena itu, dia menilai untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, Sumbar perlu mengembangkan sumber pertumbuhan ekonomi baru sebagai lokomotif perekonomian ke depan. Upaya ini, lanjutnya, sekaligus diiringi dengan memperkuat dan mengoptimalkan kinerja pertanian dan industri pengolahan yang telah lama menjadi tulang punggung perekonomian Sumbar.Menurut Wahyu, pariwisata dapat menjadi lokomotif baru perekonomian Sumbar karena memiliki multiplier effect yang luas dan keseluruhan. Dia menilai kedatangan wisatawan memiliki dampak yang luar biasa dalam menggerakkan begitu banyak kegiatan sektor lain, seperti perhotelan dan restoran, transportasi, produk kerajinan dan industri olahan makan/minum, dan jasa-jasa.
Eropa Terancam Darurat Energi
Negara-negara Eropa menyiapkan langkah antisipasi jika Rusia menghentikan pasokan energi, terutama gas, menyusul dampak konflik di Ukraina. Jerman memberlakukan level status darurat keamanan energinya. Spanyol memilih memotong biaya sambungan dan keuntungan kelebihan pajak pada kontrak pasokan listrik bagi pelanggan rumah tangga dan industri. ”Ruang krisis sekarang akan didirikan di kementerian,” kata Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck, Rabu (30/3). Negara-negara anggota G7 menolak permintaan Rusia untuk membayar pembelian gas dari Rusia dengan mata uang Rusia, rubel. Pemerintah Rusia, Selasa (29/3), menyatakan tidak akan memasok gas ke Eropa secara gratis dan hanya akan menerima pembayaran dalam mata uang rubel dan tidak dalam bentuk mata uang lain.
Melalui juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, Moskwa menyatakan bahwa Pemerintah Rusia, bank sentral Rusia, dan perusahaan Gazprom akan mempresentasikan proposal tentang metode pembayaran gas dalam mata uang rubel kepada Presiden Vladimir Putin, Kamis ini. Peskov menambahkan, Rusia akan mengambil keputusan pada waktunya jika negara-negara Eropa menolak untuk membayar gas Rusia dalam mata uang rubel. Terkait situasi ancaman pasokan energi dari Rusia itu, Habeck menyebutkan, level pertama dari tiga status darurat keamanan energi diberlakukan, yakni pemberlakuan peringatan dini. Level tertinggi dari status darurat keamanan energi Jerman adalah campur tangan pemerintah dalam alokasi pasokan gas di masyarakat. Kementerian Ekonomi menyebut prioritas tertinggi pasokan gas di Jerman adalah untuk rumah tangga dan rumah sakit. (Yoga)
Sumber Risiko Baru di Sistem Keuangan
Setidaknya ada 3 sumber risiko baru akibat dinamika global yang dapat memicu instabilitas sistem keuangan. Pertama, risiko siber. Kemunculan risiko siber tak lepas dari maraknya digitalisasi di berbagai sektor, terutama industri perbankan. Terjadi fenomena bank berlomba-lomba mendigitalkan layanan perbankannya. Bahkan beberapa bank menyatakan diri bertransformasi menjadi bank digital. Alhasil, nilai transaksi keuangan digital melesat. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam Laporan Profil Risiko Sektor Perbankan 2020 menyebutkan sektor perbankan merupakan sektor yang paling sering terkena serangan siber sehingga mengakibatkan kerugian, baik bagi industri perbankan maupun nasabah.
Kedua, risiko aset kripto. Selain transaksi keuangan digital, digitalisasi juga melahirkan aset digital berbasis kriptografi (aset kripto). Aset ini kian populer di kalangan investor dan sangat pesat pertumbuhannya. Berdasarkan data Bappebti Kemendag, jumlah investor aset kripto mencapai 11 juta orang selama 2021, naik 120 % dari 2020 yang baru 5 juta investor. Jumlah investor aset kripto bahkan jauh melampaui investor pasar modal yang 7,86 juta per akhir Januari 2022. Begitu pula transaksi perdagangan aset kripto yang mencapai Rp 859 triliun pada 2021, melonjak signifikan dibandingkan 2020 yang Rp 65 triliun. Harga aset kripto terus naik dan cenderung bubble. Aset kripto sebenarnya investasi yang tak memiliki aset dasar. Keramaian di pasar aset kripto lebih ditentukan permintaan dan penawaran, serta cenderung spekulatif dan ponzi dengan harapan mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi. Harga aset kripto sangat fluktuatif dan dapat menurun dengan sangat tajam sehingga dapat merugikan investor.
Ketiga, risiko iklim. Kemunculan risiko iklim terkait erat dengan perubahan iklim yang dipicu ulah manusia dalam mengelola alam yang kerap kali eksploitatif dengan mengatasnamakan pembangunan. Dampak dari perubahan iklim tidak hanya mengancam keselamatan jiwa manusia, tetapi juga stabilitas sistem keuangan. Jalur gangguan pada stabilitas sistem keuangan akibat perubahan iklim melalui risiko fisik dan transisi. Risiko fisik berkaitan dengan kerusakan aset fisik akibat bencana alam. Sementara risiko transisi merupakan risiko yang muncul akibat adanya transisi kebijakan ke kerangka kebijakan yang mengurangi emisi. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









