Ekonomi
( 40465 )Kasus Izin Ekspor CPO Penyidikan Diperluaske Perusahaan Lain
Kejagung akan memperluas penyidikan kasus dugaan korupsi pemberian izin ekspor CPO dan produk turunannya. Proses pemberian izin ekspor minyak sawit kepada 88 perusahaan akan kembali diperiksa, apakah ketika itu telah sesuai aturan. Rabu (20/4), tim penyidik Kejagung memeriksa tiga saksi terkait kasus dugaan korupsi izin ekspor CPO dan produk turunannya. Mereka adalah AAA, Sales Manager PT Incasi Raya; BR selaku Supply Chain Manager PT Synergy Oil Nusantara; serta FA selaku Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag. Mereka diperiksa sebagai saksi atas empat tersangka yang telah ditahan Kejagung, Selasa (19/4). Mereka ialah Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana, Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia Master Parulian Tumanggor, Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group Stanley MA, dan GM Bagian General Affair PT Musim Mas Picare Togare Sitanggang.
Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, Rabu, menginformasikan akan memeriksa birokrat di Kemendag yang diduga mengetahui penerbitan persetujuan ekspor CPO dan produk turunannya. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan memeriksa Mendag Muhammad Lutfi. Presiden Jokowi meminta pengusutan tuntas atas dugaan korupsi pemberian izin ekspor minyak sawit mentah dan produk turunannya. Semua pihak yang terlibat perlu diungkap karena menyulitkan rakyat. (Yoga)
Investasi Hotel Baru Masih Terbatas
Investasi baru di bidang properti hotel masih terbatas. Kendati demikian, industri pariwisata Indonesia saat ini sedang memasuki masa pemulihan seiring dibukanya kembali perjalanan internasional disertai berbagai pelonggaran bepergian di dalam negeri. Dilihat dari sisi hotel mewah (luxurious), misalnya. Berdasarkan studi konsultan properti JLL, tak ada pasokan baru di Jakarta dan Bali sampai triwulan I-2022. Total pasokan kamar hotel mewah yang sudah ada di Jakarta mencapai 61.986 kamar, sedangkan di Bali terdapat 44.756 kamar. Sampai Februari 2022,tingkat hunian hotel mewah di Jakarta 48,2 % dan di Bali 12,1 %. Pembukaan hotel baru melambat sejak pandemi Covid-19. Pasokan yang akan masuk diperkirakan mulai terjadi pada 2022. Itu pun merupakan pembukaan yang tertunda. JLL memperkirakan, total pasokan kamar hotel mewah, khususnya di Jakarta, pada 2022–2024 mencapai 3.400 kamar, sedangkan di Bali sekitar 1.700 kamar.
Vice President of Investment Sales Hotels and Hospitality Group JLL untuk Asia Pasifik Julien Naouri berpendapat, dibukanya kembali perjalanan internasional disertai pencabutan syarat karantina di Indonesia sebenarnya akan memberikan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi kepada investor, operator, dan pemilik hotel. Namun, dalam waktu dekat, pendorong utama pemulihan industri pariwisata datang dari wisatawan Nusantara dan korporasi domestic yang melakukan perjalanan bisnis di dalam negeri. Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Haryadi B Sukamdani mengatakan, investasi pembangunan baru hotel masih ada. Namun, hal itu umumnya dilakukan oleh segelintir grup pemilik hotel yang mempunyai neraca keuangan kuat. ”Pihak perbankan masih memandang industri perhotelan sebagai sektor yang berisiko. Akibatnya, rata-rata perbankan enggan memberikan pinjaman kepada pengusaha hotel,” ujarnya. Hotel baru yang berdiri ketika pandemi Covid-19 masih berjalan, merupakan proyek yang telah lama direncanakan. (Yoga)
Literasi Ekonomi Syariah di Indonesia Masih Rendah
Edukasi ekonomi dan keuangan syariah perlu terus-menerus diperluas. Sebab, baru sembilan dari 100 orang Indonesia yang memahami cara kerja dan manfaat dari instrumen ekonomi keuangan syariah. Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Tirta Segara, Rabu (20/4), menjelaskan, tingkat literasi keuangan syariah hanya 8,9 %. (Yoga)
Di Tengah Normal Baru dan Perang Rusia-Ukraina, Netflix Kehilangan 200.000 Pelanggan
Laporan pendapatan perseroan menyajikan hal mengejutkan bagi Netflix. Basis pelanggan perusahaan penyedia layanan streaming media digital itu dilaporkan turun 200.000 selama periode Januari-Maret 2022. Sontak harga saham Netflix pun ambles 25 % pada akhir penutupan perdagangan saham di AS, Selasa (19/4). Netflix mengakhiri Maret tahun ini dengan basis pelanggan total 221,6 juta pelanggan di seluruh dunia. Penurunan pelanggan memangkas keuangan Netflix pada triwulan I-2022. Laba perusahaan turun 6 % dari periode yang sama tahun lalu. Laba Netflix pada periode Januari-Maret 2022 sebesar 1,6 miliar USD atau 3,53 dollar AS per saham. Pendapatan perseroan dilaporkan naik 10 persen pada triwulan I-2022 secara tahunan menjadi 7,9 miliar USD..
Manajemen Netflix menyatakan, turunnya basis pelanggan itu pengalaman pertama Netflix kehilangan pelanggan dalam kurun lebih dari satu dekade. Ini juga pertama kali jumlah pelanggan Netflix turun sejak layanan streaming tersedia di dunia, selain China, sejak enam tahun lalu. Penurunan tahun ini sebagian berasal dari keputusan Netflix menarik diri dari Rusia untuk memprotes perang di Ukraina. Karena langkah itu, Netflix kehilangan 700.000 pelanggan di Rusia.Netflix mengakui masalahnya berakar dalam dan memproyeksikan hilangnya 2 juta pelanggan lagi selama periode April-Juni. Pandemi Covid-19 kemungkinan segera berlalu dan orang kembali lebih banyak beraktivitas di luar rumah. Pada saat bersamaan, saingan-saingan Netflix menawarkan layanan serupa dan lebih variatif.
Saat ini, Netflix mendapat pukulan terbesar dalam jumlah pelanggan sejak anjlok sebanyak 800.000 pelanggan pada 2011. Larinya pelanggan kala itu akibat rencana untuk membebankan biaya terpisah atas layanan streaming yang baru lahir tersebut. Layanan digabungkan dengan pemberian perangkat secara gratis saat itu. Reaksi pelanggan cukup mengagetkan sehingga CEO Netflix Reed Hastings meminta maaf. Aksi korporasi berupa spin-off pun urung digelar. Kehilangan pelanggan kali ini dinilai jauh lebih buruk dibandingkan dengan proyeksi dan target manajemen Netflix untuk mendapatkan 2,5 juta pelanggan. Larinya pelanggan memperdalam masalah yang dialami Netflix. Ruang pertumbuhan basis pelanggan itu pada saat yang sama makin terimpit kehadiran pesaing Netflix, seperti Apple TV dan Disney+. (Yoga)
Saham BUKA Menguat, GOTO Merosot
Saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mencatatkan kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Pada perdagangan Rabu (20/4), BUKA naik 11,52% ke level Rp 368 per saham. Dalam sepekan, sahamnya sudah naik 14,29%. Sementara itu, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) cenderung turun. Pada perdagangan Rabu (20/4), GOTO terkoreksi 5,59% ke harga Rp 338 per saham. dalam sepekan, sudah minus 8,65%. Secara teknikal, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat, support BUKA di Rp 308 dan menguji resistance Rp 390. Para pelaku pasar bisa trading buy di emiten ini. Sedangkan untuk GOTO, investor disarankan wait and see terlebih dahulu sambil menunggu sinyal reversal.
Sigap Merangkul Debitur Kakap
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) diyakini memiliki outlook menarik tahun 2022 ini. Ini pula yang menyebabkan bank pelat merah ini masuk radar buruan investor pasar modal.
Analis Maybank Sekuritas Indonesia Rahmi Marina dalam riset 22 Maret menulis, BBNI merupakan bank dengan pertumbuhan kinerja signifikan sejak tahun 2015. Kunci perbaikan fundamental BBNI adalah perbaikan current account dengan kenaikan pangsa pasar dari 9% di 2015 menjadi 15% pada akhir 2021.
"Hal ini menjadikan BBNI sebagai saham gainer terbesar di antara peers. Hal tersebut membuat BBNI punya funding cost terendah di sektor ini dan jadi keunggulan untuk mengamankan debitur berkualitas," tulis Rahmi.
PTPN Group Go Public Tahun ini
Holding perkebunan Nusantara atau PTPN III optimistis rencana menggelar initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan terlaksana pada akhir tahun ini. Kinerja PTPN Group secara konsolidasi pada tahun 2021 menunjukkan hasil positif. Mereka mampu membukukan laba sebesar Rp 4 triliun dan earning before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) sebesar Rp 13,77 triliun. Tahun ini, PTPN Group menargetkan dapat memproduksi gula sebesar 1,1 juta ton. Selanjutnya, di tahun 2025 mendatang, targetnya 1,8 juta ton. Kebutuhan gula nasional di tahun 2025 diproyeksikan sekitar 3,5 juta ton, yang mana 60% kebutuhan gula nasional bisa dipasok PTPN Group.
Kinerja Korporasi : Laba Berangsur Pulih, ASII Loyal Tebar Dividen
Dividen final bernilai jumbo bakal kembali ditebar oleh PT Astra International Tbk. (ASII) kepada para pemegang sahamnya. Kas tebal juga membuat konglomerasi Astra agresif membidik lima subsektor investasi potensial pada tahun ini. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022, emiten berkode saham ASII itu menetapkan total dividen sebesar Rp9,67 triliun atau sekitar 47,89% dari laba bersih 2021 yang mencapai Rp20,19 triliun. Adapun, sisa laba bersih sebesar Rp10,52 triliun dibukukan ASII sebagai laba ditahan. Head of Corporate Communication Astra International Boy Kelana Soebroto mengatakan ASII telah menebar dividen interim sebesar Rp45 per saham atau Rp1,82 triliun pada 29 Oktober 2021. Dengan demikian, dividen final senilai Rp194 per saham atau seluruhnya berjumlah Rp7,85 triliun akan dibayarkan perseroan pada 20 Mei 2022.
Kemelut Minyak Goreng Sawit: Menperin Buka Dialog Intensif
Kementerian Perindustrian membuka komunikasi intensif dengan pelaku industri minyak goreng menyusul penetapan empat orang tersangka dugaan tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Agung dengan tiga di antaranya merupakan pelaku swasta. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meminta pelaku usaha untuk tetap tenang sehingga dapat mencari solusi bersama di tengah upaya pemenuhan minyak goreng curah bersubsidi yang belum juga selesai. “Kami membuka komunikasi yang intensif dengan pelaku industri untuk mencari solusi terbaik dalam penyaluran minyak goreng curah bersubsidi bagi masyarakat,” katanya di Jakarta, Rabu (20/4). Dia mengatakan kasus terkait ekspor minyak goreng sawit yang tengah ditangani Kejaksaan Agung, lanjutnya merupakan proses penegakan hukum dan tidak berkaitan dengan program penyediaan minyak goreng curah bersubsidi untuk masyarakat. Data Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (Simirah) per 19 April 2022 menunjukkan distribusi bulan ini mencapai 136.720 ton, atau rata-rata 7.197 ton per hari atau sesuai perkiraan Kemenperin pada pekan lalu bahwa rata-rata distribusi minyak goreng curah bersubsidi pada minggu ketiga April 2022 akan mencapai rata-rata 7.000 ton per hari.
Angkutan Lebaran 2022: Waspada Mudik Jalur Darat
Presiden Joko Widodo meminta semua pihak mewaspadai aktivitas mudik Lebaran menggunakan jalur darat menyusul potensi besarnya pemudik menggunakan kendaraan pribadi. Kepala negara memperkirakan sebanyak 23 juta orang pemudik memilih menggunakan mobil dan 17 juta orang memilih menggunakan sepeda motor untuk pulang kampung pada libur Idulfitri tahun ini. Potensi pemudik menggunakan jalur darat itu mengacu hasil survei Badan Litbang Perhubungan Kementerian Perhubungan pada akhir Maret lalu. “Kami lihat di angka-angka untuk mudik yang lewat udara, saya kira masih ada ruang yang lebih longgar. Kemudian, yang lewat kereta api juga masih ada sedikit ruang yang masih bisa dipakai oleh masyarakat. Yang berat memang adalah yang mudik lewat darat,” katanya di seperti dikutip Antara, Rabu (20/4). Oleh karena itu, Presiden mengingatkan persiapan manajemen lalu lintas yang harus matang, di antaranya soal aturan ganjil genap, pemberlakuan satu arah, dan larangan bagi truk untuk menggunakan ruas jalan tol.
Dalam kesempatan terpisah, PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menambah perjalanan kereta api angkutan mudik Lebaran 2022 untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang. VP Public Relations KAI Joni Martinus menjelaskan bahwa selama masa angkutan Lebaran sepanjang 22 April–3 Mei 2022, terdapat 3.860 perjalanan kereta api jarak jauh reguler yang dioperasikan, atau rata-rata 167 perjalanan kereta api setiap harinya. Untuk tiket juga paling banyak dipesan untuk keberangkatan 7 Mei 2022 atau sekitar H+4 Idulfitri. Sebanyak 112.000 tiket disiapkan untuk keberangkatan pada saat itu, dan 60% di antaranya sudah dipesan oleh masyarakat.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









